MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MANADO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa memperkuat langkah pembenahan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kegiatan Profiling ASN (ProASN). Pemetaan ini diarahkan untuk memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai kompetensi, potensi, serta kebutuhan pengembangan aparatur.
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, saat memberikan pengarahan sekaligus mengikuti kegiatan ProASN Pemkab Minahasa di Kantor Regional XI BKN Manado, Jumat (18/9/2026).
Menurut Lynda, profiling menjadi bagian penting dalam memastikan pengembangan ASN dilakukan secara terukur dan berdasarkan data. Karena itu, seluruh aparatur diminta mengikuti setiap tahapan dengan serius dan penuh tanggung jawab.
“Profiling ASN merupakan bagian penting dalam mengenali potensi dan kompetensi aparatur. Karena itu, seluruh proses harus diikuti dengan serius dan penuh tanggung jawab,” demikian penekanan dalam kegiatan tersebut.
Lynda menegaskan, peningkatan kualitas ASN tidak sebatas kemampuan teknis. Integritas, profesionalisme, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika pemerintahan dan tuntutan pelayanan publik juga menjadi bagian penting dalam membangun aparatur yang berkualitas.
Ia menjelaskan, hasil profiling diharapkan dapat menjadi salah satu pijakan dalam membangun sistem manajemen ASN yang lebih objektif dan terarah. Data tersebut dapat mendukung pengembangan aparatur sekaligus membantu pemerintah menyesuaikan kapasitas ASN dengan kebutuhan organisasi.
“Pengembangan sumber daya aparatur harus dilakukan secara terukur agar potensi, kompetensi, dan kebutuhan pengembangan ASN dapat diketahui secara lebih komprehensif,” ujarnya.
Pemkab Minahasa menargetkan penguatan manajemen ASN dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan organisasi pemerintahan. Dengan pemetaan yang lebih sistematis, aparatur diharapkan dapat ditempatkan dan dikembangkan sesuai kompetensi sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ProASN tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, Dr. Akhmad Syauki, SH, MH, serta Ketua Tim Kerja Pembinaan Manajemen ASN Kanreg XI Manado, Jovinus Montolalu, S.E, M.A.P., Ak.
Pelaksanaan profiling sekaligus memperkuat sinergi antara Pemkab Minahasa dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam mendorong penerapan manajemen ASN berbasis kompetensi.
Bagi Pemkab Minahasa, hasil pemetaan ini diharapkan tidak berhenti sebagai data administratif, tetapi dapat menjadi bagian dari langkah strategis untuk mengembangkan aparatur yang profesional, berintegritas, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik.
Dengan penguatan berbasis data tersebut, pembenahan birokrasi diharapkan semakin terarah dan mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.














MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., membuka Festival Literasi yang digelar Dinas Perpustakaan Kabupaten Minahasa, Kamis (17/9/2026).
MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Tomohon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Manado menggelar razia gabungan dan tes urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini melibatkan sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH) sebagai bagian dari upaya deteksi dini serta pencegahan gangguan keamanan dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Petugas gabungan melakukan penggeledahan badan serta kamar hunian WBP. Pemeriksaan tersebut ditujukan untuk memastikan lingkungan hunian tetap aman dan tertib sekaligus mencegah masuk atau beredarnya barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.



Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi (Paksi) Sulawesi Utara, Dr. Magdalena Wulur, SE, MAP, Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Leonny Mongi, Kepala Inspektorat Minahasa Dr. Vicky Ch. Tanor, S.Pi., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Drs. Arthur N. Palilingan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ricky Laloan, SH, serta seluruh kepala sekolah se-Kabupaten Minahasa.
Menurutnya, pemetaan melalui SPI harus dimanfaatkan seluruh jajaran Pemkab Minahasa sebagai dasar menyusun langkah perbaikan yang terukur. Karena itu, ia meminta perangkat daerah hingga kepala sekolah mempelajari rekomendasi SPI dan menutup celah yang berpotensi membuka ruang terjadinya praktik korupsi.
Ia menegaskan, penandatanganan kesepakatan bersama tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kesepakatan tersebut harus diterjemahkan menjadi program edukasi, asistensi dan penyuluhan antikorupsi yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan.