Rektor Unima Tegaskan Pemecatan Jika Dosen Terbukti Terlibat Pelecehan Terhadap Almarhum Evia

MINAHASA, POSTKOTANEWS.CO.ID – Universitas Negeri Manado (UNIMA) berduka atas meninggalnya mahasiswi EM (21 tahun), yang ditemukan tewas gantung diri di rumah kost di kompleks kampus Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Tomohon, Selasa, 30 Desember 2025. Rektor UNIMA, Dr. Joseph Kambey, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas jika ada oknum dosen yang terbukti terlibat dalam kasus ini.
Mendengar kabar duka tersebut, Rektor Joseph Kambey langsung mengumpulkan jajarannya dan bergegas ke Rumah Sakit Anugerah Tomohon untuk melihat jenazah EM dan mengurus segala keperluan untuk dibawa ke rumah duka di Kelurahan Kamasi, Tomohon Tengah.
Di rumah duka, Kambey menyatakan, “Peristiwa ini sangat memilukan hati kami sebagai pendidik di kampus Unima. Saya bersama jajaran turut berbelasungkawa dengan kematian EM, apalagi peristiwa gantung diri ini diduga dilatarbelakangi oleh tindakan tidak wajar oknum dosen FIP terhadap almarhum EM, yang menyebabkan depresi berat hingga berujung pada tindakan mengakhiri hidup.”
Kambey secara tegas meminta aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Kota Tomohon, untuk mengusut tuntas latar belakang kematian EM. “Saya menghormati hukum dan menjunjung tinggi praduga tidak bersalah, namun jika terbukti adanya keterlibatan oknum DM (50), seorang dosen, dalam peristiwa ini, saya tidak segan-segan memecat oknum dosen tersebut,” tegas Rektor Kambey.
Pantauan media di rumah duka menunjukkan banyaknya pelayat dari pejabat UNIMA, mahasiswa, dan masyarakat yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah EM alias Evia Mangolo.
Wakil Rektor II, Prof. Dr. Donal Ratu, M.Pd., menambahkan bahwa pihak direktorat UNIMA akan bertanggung jawab untuk mengurus semua kebutuhan almarhumah EM hingga pemakaman. “Kami siap membantu pihak keluarga untuk mengatur ibadah pemakaman adik mahasiswi EM sampai selesai,” ujar Ratu.
Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Masyarakat dan pihak kampus berharap agar kasus ini segera terungkap motif  EM (21) Mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan Unima mengakhiri hidup dengan cara gantung diri .

Bupati Minahasa Robby Dondokambey Ikuti Ujian Tertutup Disertasi di Unima

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa — Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., MAP (RD), kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan dunia akademik dan pembangunan sumber daya manusia. RD mengikuti Ujian Tertutup Disertasi Program Doktor Manajemen Pendidikan yang digelar di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Manado (Unima), Tomohon, Rabu (17/12/2025).

Dalam ujian tersebut, Robby Dondokambey mempertahankan disertasi berjudul “Analisis Kualitas Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Minahasa”. Topik ini mencerminkan perhatian serius Bupati Minahasa terhadap pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan dan keberlanjutan daerah.

RD menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia bukan sekadar konsep akademik, melainkan kebutuhan nyata yang menentukan arah pembangunan Minahasa ke depan. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM harus menjadi prioritas utama dalam setiap perumusan kebijakan publik.

Ujian tertutup berlangsung dalam suasana akademik yang khidmat. Dalam pemaparannya, Robby Dondokambey menjelaskan secara sistematis hasil kajian dan temuan penelitian, mulai dari kondisi objektif pengembangan SDM di Kabupaten Minahasa, berbagai tantangan yang dihadapi, hingga strategi peningkatan kualitas SDM yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan daerah.

Paparan tersebut membuka ruang dialog ilmiah yang konstruktif antara kalangan akademisi dan praktisi pemerintahan. Tim penguji dan dosen pembimbing yang hadir terdiri atas akademisi berpengalaman, antara lain Rektor Unima Dr. Joseph Philip Kambey, SE, MBA, Ak, mantan Rektor Unima Prof. Dr. Deitje A. Katuuk, M.Pd, serta Prof. Dr. Joulanda A. M. Rawis, M.Pd, Prof. Dr. Jeffry S. J. Lengkong, M.Pd, Prof. Dr. Ruth Umbase, M.Hum, Prof. Dr. Rolles M. Palilingan, MS, dan Prof. Dr. Henny N. Tambingon, M.Si.

Berbagai pertanyaan kritis dan masukan konstruktif disampaikan tim penguji, khususnya terkait relevansi hasil penelitian dengan kebijakan publik serta implementasinya dalam pemerintahan daerah. Robby Dondokambey menjawab setiap pertanyaan secara tenang, argumentatif, dan berbasis data, menunjukkan penguasaan materi akademik yang kuat serta pengalaman praktis sebagai kepala daerah.

Keikutsertaan Robby Dondokambey dalam ujian disertasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa jabatan publik bukan penghalang untuk terus belajar dan mengembangkan kapasitas diri, melainkan sarana memperkaya perspektif dalam pengambilan kebijakan.

Melalui disertasi tersebut, Bupati Minahasa berharap gagasan dan rekomendasi yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Minahasa, sejalan dengan semangat membangun daerah dari kualitas manusianya.

Wakil Bupati Minahasa Ikuti Kuliah Tamu Program MAN UNIMA

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, mengikuti kegiatan Kuliah Tamu Program Magister Administrasi Negara (MAN) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Manado (UNIMA), Sabtu (6/12/25).

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Indonesia Association for Public Administration (IAPA), Prof. Dr. Mujibur Rahman Khairul Muluk, S.Sos., M.Si., sebagai narasumber.

Kuliah tamu yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa ini turut dihadiri jajaran pimpinan FISH UNIMA, yakni Wakil Dekan I Dr. Xaverius E. Lobja, S.Pd., M.Si., dan Wakil Dekan II Dr. Fitri H. Mamonto, S.Ag., M.AP., bersama para dosen Program MAN.

Pada kesempatan tersebut, Vanda Sarundajang yang juga merupakan Ketua Kelas MAN UNIMA menerima sertifikat penghargaan dari pihak kampus. Sertifikat diserahkan langsung oleh Kepala Program Studi Administrasi Negara S-2, Dr. Steven Tarore, S.Pd., M.A.P., sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif dan dedikasinya dalam proses perkuliahan.

Selain itu, Wakil Bupati turut menyerahkan sejumlah buku karya Dr. S.H. Sarundajang, Gubernur Sulawesi Utara periode 2005–2010, kepada pihak UNIMA sebagai kontribusi literasi dan referensi akademik bagi mahasiswa dan dosen.

Dalam sambutannya, Vanda Sarundajang menyampaikan apresiasi kepada UNIMA yang terus menghadirkan ruang dialog akademik berkualitas melalui kegiatan kuliah tamu.

“Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam memperkaya wawasan dan praktik administrasi publik. Kehadiran narasumber nasional seperti Prof. Muluk tentu memberikan nilai tambah bagi seluruh peserta,” ujar Wabup.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa selalu mendukung upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk melalui kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia akademik terus diperkuat demi kemajuan pembangunan di Minahasa,” tambahnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan ini, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala BPBD, serta Kepala Bagian Prokopim.

Mahasiswa Teknik Informatika UNIMA Kecewa dengan Pelayanan BPMP SULUT.Minta Polda Sulut Turun Tangan

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Acara Malam Kebersamaan 7 Program Studi Teknik Informatika UNIMA yang berlangsung selama 3 hari 2 malam di BPMP SULUT (27-29 November 2025) diwarnai kekecewaan dari para mahasiswa. Pasalnya, pihak BPMP SULUT dinilai tidak profesional dan kurang transparan dalam memberikan pelayanan.

Menurut perwakilan mahasiswa Teknik Informatika Unima Owen (22) yang juga sebagai panitia acara, sejumlah masalah muncul selama kegiatan berlangsung. “Kami sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan BPMP SULUT. Banyak hal yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal, bahkan ada peraturan yang tiba-tiba diubah saat hari kegiatan,” ujarnya.

Berikut adalah beberapa poin ketidakpuasan mahasiswa:
Perubahan Kebijakan Mendadak: Peraturan dan kebijakan yang berubah secara tiba-tiba menyebabkan rundown acara menjadi kacau dan mengalami keterlambatan.
Masalah Air: Ketersediaan air yang tidak memadai, padahal saat survei lokasi sebelumnya air lancar. Hal ini menyebabkan peserta dan panitia kesulitan untuk mandi dan berdampak pada keterlambatan kegiatan.

Fasilitas Air yang Kurang Memadai: Kapasitas fasilitas air tidak mencukupi untuk jumlah peserta yang banyak. Selain itu, pihak BPMP menerima pihak lain untuk berkegiatan di lokasi yang sama tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Kasur Tidak Memadai: Beberapa kamar asrama tidak mendapatkan kasur yang memadai untuk jumlah peserta.
Ketidakadilan Penggunaan Aula: Pihak BPMP menggunakan aula tanpa koordinasi dengan panitia, sehingga menyebabkan keterlambatan kegiatan.

Waktu Checkout yang Tidak Sesuai Kesepakatan: Waktu checkout yang awalnya tidak ditentukan jamnya, tiba-tiba diubah menjadi pukul 12.00 atau maksimal 17.00 pada hari terakhir, padahal kesepakatan awal tidak ada ketentuan jam checkout.
Total biaya yang dikeluarkan untuk akomodasi adalah Rp. 6.731.000 untuk 53 kamar dan aula. Sementara untuk konsumsi totalnya mencapai Rp. 24.725.000.
Desakan Evaluasi Kinerja Terkait buruknya pelayanan tersebut, panitia secara khusus menyoroti tanggung jawab pengelola teknis di lapangan. Panitia berharap perhatian serius dari Ibu Youlanda Yane Ngantung, S.Pd, M.Pd (Selaku Penanggung Jawab Bagian Akomodasi) dan Ibu Dr. Deisy Sampul, S.Kom., Ms.I (Kepala Sub Bagian Umum BPMP).
“Kami berharap pihak BPMP SULUT dapat berbenah diri dan lebih profesional dalam memberikan pelayanan. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kami dan semoga tidak terulang lagi di kemudian hari,” pungkasnya

Ketidak puasnya pelayanan BPMP Sulut sebenarnya juga dialami sejumlah  organisasi yang menyewa fasilitas tersebut ,sehingga mereka meminta Aparat Hukum untuk menyelidiki BPMP ini ,diduga ada unsur kesengajaan untuk meraup keuntungan pribadi atau sekelompok dalam pengelolaan Fasilitas Negara tersebut .

Tim Percasi Minahasa Raih Peringkat Dua Umum Porprov XII Sulut, Keberhasilan Berkat Dukungan Sport Manager Donal Ratu

MINAHASA, POSTKOTANEW.CO.ID – Cabang olahraga catur (Percasi) Kabupaten Minahasa kembali menunjukkan taringnya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara yang digelar di Kota Manado. Kontingen Percasi Minahasa berhasil menempati peringkat dua umum se-Sulut, setelah mengoleksi total 6 medali, masing-masing 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Medali emas Minahasa diraih dari kategori catur perseorangan putri serta perseorangan putra veteran. Untuk medali perak, keduanya berhasil disabet dari nomor beregu putra catur standar dan perseorangan putri catur standar. Sementara dua medali perunggu masing-masing diperoleh dari nomor catur kilat putra dan beregu catur kilat putra.

Kepengurusan Percasi Apresiasi Kinerja Sport Manager

Ketua Percasi Minahasa Jeffry Uno bersama Sekretaris AKP Robby Wongkar menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Sport Manager Tim Catur Porprov XII Kabupaten Minahasa, Prof. Dr. Donal Ratu. Menurut keduanya, konsistensi, perhatian, serta dukungan penuh Donal Ratu sejak awal persiapan hingga akhir pertandingan menjadi faktor penting yang mendorong performa luar biasa para atlet catur Minahasa.

 “Kami sangat berterima kasih kepada Prof. Dr. Donal Ratu yang tidak hanya hadir sebagai manajer tim, tetapi benar-benar memberikan sport dan motivasi bagi seluruh atlet sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan Porprov. Hasil ini tidak lepas dari dukungan beliau,” ujar Jeffry Uno.

Prof. Dr. Donal Ratu: Bangga dan Akan Terus Mendukung

Saat dihubungi sejumlah media melalui sambungan telepon seluler, Prof. Dr. Donal Ratu menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian yang diraih Percasi Minahasa. Ia mengatakan sudah memiliki keyakinan sejak awal bahwa Minahasa dapat meraih medali, terlebih dengan diperkuat para atlet berkelas nasional.

 “Saya bangga kepada seluruh pengurus dan atlet catur Minahasa. Dengan hadirnya atlet-atlet master nasional seperti Artur, Musa Manarisip, serta Alfret Dien, saya sudah yakin Minahasa bisa mendulang medali,” ujar Ratu.

 

Lebih jauh, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan catur di Kabupaten Minahasa.

 “Ke depan saya berjanji akan selalu memberikan dukungan apa saja bagi pengurus dan atlet catur Minahasa. Harapannya, perkembangan catur di Minahasa bisa semakin melonjak, dan pada Porprov Sulut berikutnya Percasi Minahasa bisa membawa predikat juara umum,” tegas Ratu penuh optimisme yang adalah Wakil Rektor II Universitas Negeri Manado .

Minahasa Mantapkan Tradisi Medali di Catur

Dengan torehan enam medali dan posisi kedua umum, Percasi Minahasa kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama dalam dunia catur Sulawesi Utara. Prestasi ini menjadi modal berharga bagi pembinaan atlet menuju kompetisi berikutnya serta memantapkan ambisi Minahasa untuk menjadi juara umum pada Porprov mendatang.

Bupati Minahasa Ikuti Ujian Seminar Hasil Disertasi di Pascasarjana Unima

TOMOHON,POSTKOTANEWS.CO.ID – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, mengambil langkah penting dalam perjalanan akademiknya dengan mengikuti Ujian Seminar Hasil Penelitian Disertasi Program Studi S3 Manajemen Pendidikan di Kampus Pascasarjana Universitas Negeri Manado (Unima), Jumat (31/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Robby memaparkan hasil penelitian disertasinya di hadapan tim penguji yang terdiri dari para guru besar dan dosen pembimbing Pascasarjana Unima. Atmosfer ruang ujian terasa akademis dan penuh keseriusan, namun tetap hangat dan komunikatif.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Minahasa sebagai mahasiswa doktoral menjadi bukti nyata komitmennya terhadap pengembangan ilmu dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada sektor pendidikan dan kepemimpinan publik.

“Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Sebagai pelayan masyarakat, saya ingin terus belajar agar bisa memberikan kontribusi yang lebih baik bagi daerah dan dunia pendidikan,” ujar Robby Dondokambey usai ujian.

Ujian seminar hasil penelitian ini menjadi tahapan krusial menuju penyusunan dan ujian terbuka disertasi, yang akan menjadi puncak capaian akademik dalam meraih gelar doktor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para dosen Pascasarjana Unima, mahasiswa program doktor, serta sejumlah undangan yang memberikan dukungan dan apresiasi atas capaian akademik yang diraih Bupati Minahasa. Dengan langkah ini, Bupati Robby terus menunjukkan bahwa belajar dan berkarya tidak mengenal batas jabatan maupun usia.(73,U)

Sinergi Unima-AWAM: Cegah Narkoba dan Paham Radikal Di Lingkungan Kampus

 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.