MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Tondano — Pemerintah Kabupaten Minahasa resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 128 Hukum Tua hasil Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Serentak 2026. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Selasa (14/7/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, didampingi Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si.
Sebanyak 128 Hukum Tua yang berasal dari 25 kecamatan di Kabupaten Minahasa resmi memulai masa pengabdian mereka sebagai pemimpin desa untuk periode yang telah ditetapkan.
Pelantikan turut dihadiri perwakilan Gubernur Sulawesi Utara, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Minahasa, para asisten, staf ahli bupati, Inspektur, Sekretaris DPRD, kepala badan, kepala dinas, kepala satuan kerja, Direktur RSUD, para kepala bagian, seluruh camat se-Kabupaten Minahasa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga para Hukum Tua yang dilantik.
Prosesi berlangsung khidmat ketika seluruh Hukum Tua mengucapkan sumpah dan janji jabatan sebagai bentuk komitmen kepada Tuhan Yang Maha Esa, negara, pemerintah, dan masyarakat yang akan mereka layani.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam mengemban amanah masyarakat.
“Hari ini adalah awal dari sebuah pengabdian yang sesungguhnya. Sumpah jabatan yang baru saja Saudara ucapkan bukan sekadar rangkaian kata-kata, tetapi ikrar suci yang dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pemerintah, dan masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati mengingatkan seluruh Hukum Tua agar menjalankan pemerintahan desa secara profesional, transparan, akuntabel, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mengakhiri perbedaan yang muncul selama proses Pilhut. Menurutnya, kontestasi politik telah usai dan saatnya seluruh masyarakat kembali bersatu membangun desa.
“Kontestasi politik telah selesai. Hari ini tidak ada lagi pendukung nomor berapa pun. Yang ada hanyalah masyarakat desa yang harus hidup dalam persaudaraan, saling menghormati, saling menopang, dan bersama-sama membangun desa,” ujarnya.
Bupati meminta para Hukum Tua menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik, latar belakang, maupun status sosial. Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, kelompok perempuan, petani, pelaku UMKM, hingga seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa harus terus diperkuat agar seluruh program pembangunan berjalan selaras dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Bupati, kemajuan Kabupaten Minahasa sangat ditentukan oleh kemajuan desa. Karena itu, para Hukum Tua diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan melalui penguatan ketahanan pangan, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan potensi lokal, pelestarian budaya, menjaga kebersihan lingkungan, serta mewujudkan desa yang aman, sehat, mandiri, dan sejahtera.
Menutup sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh Hukum Tua yang baru dilantik.
“Suatu hari nanti masyarakat mungkin tidak lagi mengingat kapan Saudara dilantik atau pidato yang Saudara sampaikan. Tetapi masyarakat akan selalu mengingat bagaimana Saudara memperlakukan mereka, apakah Saudara hadir saat mereka mengalami kesulitan, dan apakah Saudara memimpin dengan hati atau hanya dengan jabatan. Tinggalkanlah warisan terbaik bagi desa dan masyarakat,” pesannya.
Dengan dilantiknya 128 Hukum Tua di 25 kecamatan, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa semakin kuat sehingga mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan Minahasa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.














Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan dan dihadiri Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., MAP, Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si., unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, serta insan pers.
Menurut Bupati, laporan pertanggungjawaban APBD tidak sekadar menyajikan angka-angka keuangan, tetapi menjadi cerminan pelaksanaan berbagai program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengendalian inflasi, penguatan ketahanan pangan, hingga peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Bupati menjelaskan, pembentukan Perumda Air Minum Rano Manguni merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar semakin profesional, sehat, mandiri, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.
MINAHASA , POSTKOTANEWS.CO.ID-(ADVE) Pemerintah Kabupaten Minahasa terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan layanan sanitasi yang aman dan berkelanjutan. Upaya tersebut ditandai dengan audiensi Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) melalui Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, di ruang kerja Sekda, Kamis (9/7/2026).



Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purnabakti pada Agustus 2026. Selain itu, diserahkan pula SK Kenaikan Pangkat bagi ASN dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juni dan 1 Juli 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Agenda apel juga dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP Kabupaten Minahasa Tahun 2026. Dalam arahannya, Bupati Robby Dondokambey memberikan motivasi kepada para peserta agar bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Minahasa di tingkat yang lebih tinggi.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Minahasa turut menyambut Dokter Program Internsip Indonesia Angkatan II Tahun 2026 yang akan menjalankan masa pengabdian di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Minahasa. Kehadiran para dokter interns diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus menjadi wadah peningkatan kompetensi bagi para dokter muda.
Selain itu, Bupati menerima Sertifikat Terbit atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa yang diserahkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Minahasa. Penyerahan sertifikat tersebut merupakan bagian dari upaya penataan administrasi dan memberikan kepastian hukum terhadap aset milik pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, integritas, dan semangat melayani masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Apel kerja ini turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., unsur Forkopimda atau yang mewakili, Pimpinan Taspen Sulawesi Utara Agus Humaedi, S.St., QRMP., Kepala BPN Kabupaten Minahasa Alfrits Youce Opit, S.SiT., Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tondano Stephano Liuw, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, rohaniawan Pdt. Reflien Watuseke, S.Th., seluruh ASN, para Dokter Program Internsip Indonesia Angkatan II Tahun 2026, guru pendamping, orang tua, peserta O2SN, penerima penghargaan Lomba Bertutur, serta tokoh agama.






MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang dan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda D. Watania, melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Serentak Tahun 2026 di sejumlah wilayah Kabupaten Minahasa, Rabu (17/6/2026).
Monitoring dilakukan di Desa Kiawa Dua, Kecamatan Kawangkoan Utara, dan Desa Kanonang Satu, Kecamatan Kawangkoan Barat. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berlangsung aman, tertib, lancar, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Robby Dondokambey bersama rombongan meninjau langsung proses pemungutan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Mereka juga berdialog dengan panitia penyelenggara, aparat keamanan, dan masyarakat yang menggunakan hak pilihnya.
Hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa, Rama Eka Darma, Dekan FISIP Universitas Sam Ratulangi, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, anggota DPRD Kabupaten Minahasa, pengurus dan anggota ABPEDNAS, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Serentak yang akan digelar pada Rabu, 17 Juni 2026, Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya serta menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif.
Ajakan itu disampaikan sebagai wujud komitmen Pemkab Minahasa dalam memastikan Pilhut Serentak berlangsung sukses di seluruh desa yang melaksanakan pemilihan. Keduanya menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam menggunakan hak pilih menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan desa.
Selain mengimbau warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), Robby Dondokambey dan Vanda Sarundajang juga mengingatkan para calon hukum tua beserta tim pendukung agar menjaga proses demokrasi tetap sehat dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Keduanya turut mengajak para calon hukum tua dan tim pendukung untuk menjalani seluruh tahapan Pilhut secara santun, bermartabat, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kompetisi yang sehat dan beretika dinilai menjadi cerminan kedewasaan demokrasi masyarakat Minahasa.