HUT ke-598 Minahasa, Bupati, Wabup dan Sekda Ziarah ke Makam Para Mantan Pemimpin Daerah

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-598 Kabupaten Minahasa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar ziarah ke makam para mantan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Senin (2/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus penghargaan atas jasa dan pengabdian para tokoh yang pernah memimpin serta meletakkan fondasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Tanah Minahasa.

Ziarah dilaksanakan di sejumlah lokasi berbeda dan dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, serta Sekretaris Daerah Lynda D. Watania bersama jajaran masing-masing.

Bupati Robby Dondokambey mengawali rangkaian ziarah di makam Almarhum Warouw Karowan di Maumbi, Almarhum J. H. Rumambi di Sukur, Minahasa Utara, Almarhum H. R. Ticoalu di Airmadidi, Almarhum H. Karouw di Kauditan, Almarhum J. P. Mongula di Kairagi, serta Almarhum J. F. Lumentut dan Almarhum B. G. Lapian di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi.

Menurut Bupati Robby, ziarah tersebut bukan sekadar tradisi dalam rangka peringatan hari jadi daerah, melainkan wujud penghargaan atas kontribusi para pemimpin terdahulu.

“Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan, apresiasi, serta tradisi penghargaan atas jasa dan dedikasi para pimpinan pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Tanah Minahasa,” ucap Bupati Robby.

Sementara itu, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., bersama jajaran melaksanakan ziarah ke makam Almarhum Max Lumintang di Sonder, Almarhum A. L. Lelengboto di Tompaso Barat, Almarhum A. R. Warouw di Kakas, Almarhum E. F. Saerang di Langowan Timur, serta Almarhum Jan Rolos di Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara.

Vanda mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pemerintahan sekaligus menghargai jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi kemajuan Minahasa.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pemerintahan dan jasa para tokoh yang pernah meletakkan dasar pembangunan di Kabupaten Minahasa,” kata Wabup Vanda.

Di lokasi berbeda, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Lynda D. Watania bersama jajaran juga melakukan ziarah ke sejumlah makam mantan pejabat daerah.

Lokasi yang dikunjungi meliputi makam Almarhum A. F. Sumampouw di Tondano Utara, Almarhum S. V. Runtu dan Almarhum Rull Kuron di Kembuan, Tondano, Almarhum D. A. T. Gerungan dan Almarhum A. Pelealu di Wawalintouan, Almarhum D. J. Montong di Tondano Selatan, serta Almarhum S. H. Sarundajang di Kawangkoan.

Rombongan kemudian melanjutkan ziarah ke makam Almarhum Dolfi Tanor, Almarhum K. L. Senduk, dan Almarhum Boy Tangkawarouw di Tomohon, Almarhum E. Kandouw di Pineleng, serta Almarhum Jantje W. Sajow di Koka, Tombulu.

“Ziarah ini adalah bentuk penghormatan dan penghargaan kita kepada para pemimpin terdahulu,” ujar Sekda Lynda.

Melalui rangkaian ziarah tersebut, Pemkab Minahasa menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan sejarah dan nilai-nilai pengabdian yang telah diwariskan para pemimpin sebelumnya.

Momentum HUT ke-598 Kabupaten Minahasa pun tidak hanya dimaknai sebagai perayaan bertambahnya usia daerah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk merefleksikan perjalanan pemerintahan, memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta melanjutkan cita-cita pembangunan.

Semangat pengabdian para pendahulu diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Minahasa yang semakin maju dan sejahtera.

Bupati RD Lantik ASN Minahasa, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik Tanpa Berbelit

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., menegaskan pentingnya integritas, disiplin, dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia meminta pejabat yang baru dilantik bekerja responsif, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta meninggalkan pola birokrasi yang lambat dan berbelit-belit.

Penegasan itu disampaikan Robby saat memimpin pengambilan sumpah/janji dan pelantikan ASN dalam jabatan administrator, pengawas, dan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, Selasa (13/10/2026).

Pelantikan berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda Deisye Watania, M.M., M.Si., Ketua TP-PKK Minahasa Martina Watok Dondokambey-Lengkong, S.E., serta jajaran pejabat pemerintah daerah. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa.

Dalam sambutannya, Robby menyampaikan selamat kepada para ASN yang mendapat kepercayaan menduduki jabatan baru. Ia mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar perubahan posisi dalam struktur pemerintahan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja, integritas, dan pengabdian nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, sumpah/janji jabatan tidak boleh berhenti pada seremoni pelantikan. Ikrar tersebut harus menjadi pedoman moral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, negara, pemerintah, serta masyarakat Minahasa.

“Sumpah tersebut bukan hanya diucapkan secara lisan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegas Robby.

Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, profesional, dan berorientasi pada hasil. Setiap ASN dituntut mampu bekerja efektif, bergerak cepat, serta tanggap terhadap kebutuhan dan persoalan masyarakat.

Robby secara khusus mengingatkan agar aparatur tidak mempertahankan pola kerja yang lamban, prosedur birokrasi yang berbelit-belit, maupun sikap tidak responsif terhadap keluhan publik.

“Jadilah aparatur yang hadir memberikan solusi, bukan menambah persoalan,” pesannya.

Dorong Birokrasi yang Profesional dan Kolaboratif

Robby menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan publik harus berjalan seiring dengan penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Untuk itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi, membangun komunikasi yang efektif, dan mengutamakan kerja sama dalam menjalankan program pemerintah.

Ia mengingatkan bahwa ego sektoral hanya akan menghambat pelaksanaan program dan mengurangi efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, setiap pejabat harus mampu menempatkan kepentingan daerah dan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Jabatan adalah amanah, bukan hak istimewa. Jabatan bukan pula sarana untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan kesempatan untuk mengabdi dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain menuntut kinerja pejabat yang baru dilantik, Bupati juga menekankan pentingnya peran pimpinan perangkat daerah dalam membina, mengevaluasi, dan mengawasi ASN di lingkungan kerja masing-masing.

Para pimpinan perangkat daerah diharapkan menjadi teladan dalam disiplin dan profesionalisme, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan mendukung peningkatan kompetensi aparatur.

Menurut Robby, keberhasilan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang disusun, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, setiap pejabat harus memahami tugas pokok dan kewenangannya serta mampu mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas secara optimal.

Pelantikan Jadi Momentum Perbaikan Kinerja

Menutup sambutannya, Robby mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa memperkuat kebersamaan, meningkatkan etos kerja, dan menjaga komitmen pengabdian demi kemajuan daerah.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan perubahan nyata dalam kinerja birokrasi, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas.

“Mari kita bekerja dengan hati, melayani dengan tulus, dan membangun daerah dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap profesionalisme dan integritas ASN semakin kuat, tata kelola pemerintahan semakin efektif, serta pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pemkab Minahasa Salurkan Lima Traktor Crawler, Dorong Efisiensi Pengolahan Lahan Sawah

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Pertanian menyalurkan lima unit bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa Traktor Crawler kepada kelompok tani. Bantuan dari Kementerian Pertanian RI ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengolahan lahan sawah sekaligus mendongkrak produktivitas pertanian di Kabupaten Minahasa.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung Bupati Minahasa, Dr Robby Dondokambey SSi MAP, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS dan Sekretaris Daerah Dr Lynda D Watania MM MSi, di halaman Kantor Bupati Minahasa, Tondano, Selasa (13/10/2026) pagi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Minahasa, Christiene Tampanguma, dalam laporannya menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, Traktor Crawler memiliki peran penting dalam mempercepat pengolahan lahan sawah. Penggunaan alat tersebut juga berpotensi mengurangi kebutuhan tenaga kerja secara signifikan dibandingkan metode konvensional.

“Bantuan ini berupa lima unit Traktor Crawler yang diperuntukkan bagi pengolahan lahan sawah. Secara umum, penggunaan alat ini dapat menghemat tenaga kerja hingga 80–90 persen dibandingkan pengolahan lahan secara manual menggunakan cangkul maupun tenaga hewan,” jelas Tampanguma.

Adapun kelompok tani penerima bantuan tersebut yakni Koptan Karapita yang diketuai Seska Wuon dari Desa Raringis, Kecamatan Langowan Barat; Koptan Citawaya yang diketuai Rendy Wokas dari Desa Amongena I, Kecamatan Langowan Timur; Koptan Sumaru Endo yang diketuai Agus Tenda dari Desa Sendangan I, Kecamatan Sonder; serta Koptan Goro yang diketuai Steven Sumanti dari Desa Touliang, Kecamatan Kakas Barat.

Tampanguma menambahkan, bantuan tersebut sebelumnya telah diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sulawesi Utara dalam kegiatan penanaman padi di Kecamatan Kakas.

Sementara itu, Bupati Robby Dondokambey menegaskan, bantuan alsintan tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia meminta seluruh kelompok tani penerima agar menjaga dan merawat bantuan yang diberikan, sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian di Minahasa.

“Saya berharap, dengan adanya bantuan ini, proses pengolahan lahan dapat menjadi lebih efektif dan efisien sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta memperkuat ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Minahasa,” ujar Dondokambey.

Atas nama Pemkab Minahasa, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kemajuan sektor pertanian di daerah tersebut.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat semangat gotong royong demi mewujudkan pertanian Minahasa yang semakin maju, produktif, dan berdaya saing.

“Dengan memohon berkat Tuhan Yang Maha Kuasa, penyerahan bantuan ini resmi dilaksanakan kepada kelompok tani yang telah dipersiapkan. Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi para petani dan kemajuan Kabupaten Minahasa,” pungkasnya.

Sekda Lynda Watania Buka Bina Rohani Siswa di Kakas: “Generasi Muda Menentukan Wajah Indonesia

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID KAKAS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, membuka sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan Bina Rohani Siswa yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Minahasa di SMP Negeri 1 Kakas, Kamis (8/10/2026).

Mengusung tema “Pembinaan Akhlak dan Mental, Membangun Karakter dan Spiritual”, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bagi para siswa untuk memperkuat karakter, mental, spiritual, sekaligus menanamkan nilai-nilai toleransi dan kerukunan sejak usia sekolah.

Dalam pemaparannya, Lynda Watania menekankan pentingnya peran generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, para siswa saat ini merupakan aset bangsa sekaligus calon pemimpin yang akan menentukan arah Indonesia di masa depan.

“Generasi muda adalah aset bangsa dan calon pemimpin masa depan. Apa yang kalian lakukan hari ini akan membentuk Indonesia esok,” ujar Lynda di hadapan para siswa.

Ia mengatakan, pembangunan bangsa tidak hanya membutuhkan generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Karena itu, Lynda mendorong para siswa untuk memanfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya melalui semangat belajar, mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, ia mengajak generasi muda untuk menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun kehidupan bermasyarakat.

“Terus kembangkan potensi diri, jaga persatuan dan toleransi, serta jadilah generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, masyarakat dan bangsa,” pesannya.

Kegiatan yang diselenggarakan FKUB Kabupaten Minahasa tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan pembinaan rohani, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, kecerdasan sosial, serta kesadaran akan pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman.

Melalui pembinaan sejak usia sekolah, para siswa diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, mental dan spiritual yang baik serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus FKUB Minahasa, Kepala SMP Negeri 1 Kakas Junne S. Mangente, S.Pd, Kasat Binmas Polres Minahasa IPTU Aris Sukisman, Kapolsek Kakas IPTU Daniel Pangau, Kabag Perencanaan dan Keuangan Jeklyn Rumbayan, S.Kom, Kabid KESBAK Kesbangpol Bryan Mambu, S.Sos., MAP, Kabid Kewaspadaan Daerah Selvana Luntas, S.IP, para guru, serta siswa-siswi SMP Negeri 1 Kakas.

Tinjau Progres SMA Taruna Nusantara, Gubernur Yulius Selvanus Didampingi Wabup Vanda Sarundajang

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, MAP, mendampingi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, meninjau langsung perkembangan pembangunan dan aktivitas pendidikan di SMA Taruna Nusantara, Kecamatan Langowan Barat, Selasa (6/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap keberadaan SMA Taruna Nusantara di Kabupaten Minahasa, khususnya di tengah dimulainya proses belajar mengajar para siswa.

Gubernur Yulius Selvanus melihat secara langsung progres pembangunan berbagai fasilitas sekolah sekaligus perkembangan kegiatan pendidikan yang telah berjalan.

Wakil Bupati Vanda Sarundajang mengatakan, kunjungan tersebut menunjukkan komitmen Pemprov Sulut untuk memastikan pembangunan SMA Taruna Nusantara berjalan sesuai harapan, baik dari sisi infrastruktur maupun proses pendidikan.

“Bapak Gubernur ingin memastikan secara langsung bagaimana progres pembangunan Sekolah Taruna Nusantara, baik dari sisi pembangunan fasilitas maupun perkembangan para siswa yang sudah mulai mengikuti proses pembelajaran,” ujar Vanda.

Menurut Vanda, kehadiran SMA Taruna Nusantara di Langowan memiliki arti strategis dalam pengembangan sumber daya manusia di Sulawesi Utara. Sekolah tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga disiplin, karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan.

“Keberadaan sekolah ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas dan memiliki karakter,” katanya.

Usai meninjau SMA Taruna Nusantara, Gubernur Yulius Selvanus bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang melanjutkan agenda dengan melakukan ziarah ke makam keluarga Presiden Republik Indonesia di Pekuburan Desa Tounelet, Kecamatan Langowan Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah Taruna Nusantara, Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Dandim 1302 Minahasa, Kepala Dinas Kominfo Minahasa, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kapolsek Langowan Barat, Kapolsek Langowan Timur, Danramil Langowan, serta para camat se-Langowan Raya.

Hari Kesaktian Pancasila di Minahasa: Upacara Khidmat, Puluhan ASN Terima Kenaikan Pangkat

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Halaman Kantor Bupati Minahasa, Kamis (1/10/2026).

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati Hari Kesaktian Pancasila, tetapi juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat kepada puluhan aparatur sipil negara (ASN).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti ratusan peserta. Hadir jajaran asisten, staf ahli, kepala badan dan dinas, direktur RSUD, para kepala bagian, hingga camat se-Kabupaten Minahasa.

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Suasana semakin khidmat saat Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Franky Wolayan membacakan naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila.

Dalam ikrar tersebut ditegaskan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Puluhan ASN Terima SK Kenaikan Pangkat

Di balik rangkaian peringatan yang sarat nilai kebangsaan, momentum tersebut juga menjadi kabar baik bagi puluhan ASN di lingkungan Pemkab Minahasa.

Penyerahan SK kenaikan pangkat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan kinerja ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

Para penerima SK tampak antusias saat menerima dokumen kenaikan pangkat yang diserahkan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Doa dipanjatkan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memohon penyertaan Tuhan bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa.

Doa juga ditujukan bagi jajaran pimpinan daerah, yakni Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS., MAP, serta Sekretaris Daerah Dr. Linda Watania, MM., M.Si.

Upacara ditutup dengan laporan komandan upacara dan penghormatan terakhir. Setelah itu, seluruh peserta membubarkan diri.

Kegiatan berakhir dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan daerah dan para ASN penerima SK kenaikan pangkat.

Momentum Hari Kesaktian Pancasila di Minahasa tahun ini pun menjadi perpaduan antara refleksi terhadap sejarah perjuangan bangsa dan apresiasi terhadap aparatur yang menjalankan tugas pelayanan publik di daerah.

Sekda Minahasa: Hasil SPI KPK Harus Jadi Peta Jalan Perbaikan, Bukan Sekadar Evaluasi

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si., menegaskan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI harus menjadi pijakan nyata untuk membenahi tata kelola pemerintahan dan memperkuat pencegahan korupsi di Kabupaten Minahasa.

Hal itu disampaikan Lynda saat menghadiri Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Sosialisasi Antikorupsi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, yang digelar Inspektorat Kabupaten Minahasa di SMP Negeri 1 Tondano, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi (Paksi) Sulawesi Utara, Dr. Magdalena Wulur, SE, MAP, Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Leonny Mongi, Kepala Inspektorat Minahasa Dr. Vicky Ch. Tanor, S.Pi., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Drs. Arthur N. Palilingan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ricky Laloan, SH, serta seluruh kepala sekolah se-Kabupaten Minahasa.

Dalam sambutannya, Lynda mengatakan hasil SPI KPK bukan sekadar angka atau laporan evaluasi, melainkan cermin yang menunjukkan titik-titik kerawanan korupsi sekaligus kelemahan tata kelola yang harus segera dibenahi.

“Kita harus mengakui secara jujur kelemahan yang masih ada, baik dalam aspek sistem tata kelola, transparansi, pelayanan publik maupun faktor integritas individu aparatur sipil negara,” ujar Lynda.

Menurutnya, pemetaan melalui SPI harus dimanfaatkan seluruh jajaran Pemkab Minahasa sebagai dasar menyusun langkah perbaikan yang terukur. Karena itu, ia meminta perangkat daerah hingga kepala sekolah mempelajari rekomendasi SPI dan menutup celah yang berpotensi membuka ruang terjadinya praktik korupsi.

Hal tersebut, kata Lynda, terutama perlu diperkuat pada sektor pelayanan publik, pengadaan barang dan jasa, serta manajemen sumber daya manusia.

Lynda juga menyambut positif kehadiran Forum Penyuluh Antikorupsi Sulawesi Utara sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun budaya integritas.

“Melalui kerja sama ini kita ingin membangun benteng pertahanan moral dan sistemik yang lebih kuat,” katanya.

Ia menegaskan, penandatanganan kesepakatan bersama tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kesepakatan tersebut harus diterjemahkan menjadi program edukasi, asistensi dan penyuluhan antikorupsi yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan.

“Saya berharap Forum Penyuluh Antikorupsi Sulawesi Utara dapat membantu kami melakukan edukasi, asistensi dan penyuluhan antikorupsi yang menyasar hingga ke tingkat desa dan kelurahan di Kabupaten Minahasa,” ungkapnya.

Di sisi lain, Lynda menekankan pentingnya membangun budaya integritas mulai dari diri sendiri. Menurutnya, sistem pemerintahan yang kuat tidak akan efektif tanpa ditopang aparatur yang memiliki kejujuran dan tanggung jawab.

“Korupsi tidak akan bisa diberantas hanya dengan sistem yang canggih jika tidak dibarengi dengan integritas manusianya,” tegas Lynda.

Karena itu, ia mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk terus menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lynda juga mengingatkan bahwa masyarakat membutuhkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel. Kepercayaan publik, kata dia, harus dijaga melalui komitmen bersama untuk menolak segala bentuk gratifikasi, suap maupun pungutan liar.

“Kepercayaan publik adalah aset terbesar kita. Mari kita jaga kepercayaan itu dengan menolak segala bentuk gratifikasi, suap maupun pungutan liar,” tandasnya.

Menutup sambutannya, Lynda menyampaikan apresiasi kepada Forum Penyuluh Antikorupsi Sulawesi Utara atas kolaborasi yang dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa.

“Mari kita bergandengan tangan, satukan langkah demi mewujudkan Minahasa yang maju, berintegritas dan bebas dari korupsi,” pungkasnya.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.