PostKota News

DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — DPRD Kabupaten Minahasa menggelar rapat paripurna pembicaraan tingkat I pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (14/9/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Minahasa tersebut dipimpin Ketua DPRD Franky Wolayan, didampingi Wakil Ketua I Adri Kamasi dan Wakil Ketua II Putri Pontororing. Hadir pula Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Sekda Lynda Watania, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, anggota DPRD, serta undangan lainnya.
Pendapatan Daerah Tembus Rp1,12 Triliun
Dalam penyampaian pemerintah daerah, Bupati Robby Dondokambey mengungkapkan bahwa pendapatan daerah sebelum perubahan ditetapkan sebesar Rp1.129.894.707.421,00.
Menurut Bupati, pembahasan perubahan APBD merupakan tahapan penting untuk menyesuaikan kebijakan anggaran dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan daerah. Proses tersebut, kata dia, harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, efektif, dan efisien, serta tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Rapat paripurna ini memiliki arti penting dalam rangka memastikan bahwa proses perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan secara transparan, akuntabel, efektif, efisien, serta berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Dondokambey.
Ia menekankan, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan yang berkelanjutan.
DPRD Diingatkan Kawal Kepentingan Rakyat
Momentum rapat paripurna tersebut juga dirangkaikan dengan ucapan selamat atas dua tahun pengabdian pimpinan dan seluruh anggota DPRD Minahasa periode 2024–2029.
Bupati berharap momentum tersebut menjadi penyemangat bagi lembaga legislatif untuk terus menjalankan amanah rakyat dengan integritas, dedikasi, dan tanggung jawab.
“Kiranya momentum dua tahun pengabdian ini menjadi penyemangat untuk terus menjalankan amanah rakyat dengan penuh integritas, dedikasi dan tanggung jawab, serta senantiasa memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Minahasa,” ungkapnya.
Rapat paripurna ini menjadi awal pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026 antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Minahasa sesuai mekanisme serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Tahapan selanjutnya diharapkan tidak sekadar memenuhi prosedur penganggaran, tetapi juga memastikan setiap kebijakan perubahan anggaran memiliki manfaat nyata bagi masyarakat Minahasa.(J.Uno)

Stiki

Pemkab Minahasa Gerak Cepat Hadapi Kemarau, Pompa Air Dikerahkan Selamatkan Lahan Pertanian

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terus memperkuat langkah penanganan dampak kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah. Salah satu fokus utama pemerintah adalah memastikan ketersediaan air bagi masyarakat, terutama petani yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian.

Kemarau yang berlangsung cukup panjang telah menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah dan mulai mengancam produktivitas pertanian. Jika kebutuhan air tanaman tidak segera terpenuhi, kondisi ini berpotensi menyebabkan gagal panen.

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi MAP bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS MAP (RD-Vasung) bergerak cepat dengan mengoordinasikan jajaran Pemkab Minahasa untuk melakukan penanganan sekaligus mengantisipasi dampak kemarau.

Sebelumnya, Bupati Robby Dondokambey telah menginstruksikan Dinas Pertanian untuk segera turun ke lapangan, khususnya di wilayah-wilayah sentra pertanian. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lahan pertanian yang masih memungkinkan diselamatkan mendapat suplai air yang memadai, sehingga petani tetap memiliki peluang untuk mempertahankan hasil panennya.

Plt Kepala Dinas Pertanian Minahasa Christine Tampanguma mengatakan, pihaknya telah turun ke sejumlah wilayah untuk membantu para petani yang terdampak kemarau.

Menurut Christine, lahan pertanian yang masih memungkinkan untuk diselamatkan terus diupayakan mendapat dukungan, salah satunya melalui pengerahan pompa air dan Brigade Alsintan.

“Ini salah satu kepedulian Pemerintah Kabupaten Minahasa. Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati melalui Dinas Pertanian memberikan pinjam pakai alat mesin pompa air untuk menyuplai air ke lahan persawahan yang terdampak kemarau,” kata Christine kepada Manado Post, akhir pekan lalu.

Ia menjelaskan, petani yang membutuhkan bantuan namun belum terdata dapat mengajukan permohonan peminjaman alat kepada Dinas Pertanian.

“Petani mengajukan permohonan pinjam alat melalui BPP atau penyuluh pertanian di kecamatan, kemudian disampaikan ke Brigade Alsintan Dinas Pertanian,” jelasnya.

Selain mengerahkan pompa air, Pemkab Minahasa juga memberikan perhatian terhadap keberadaan jalur irigasi dan sumber-sumber aliran air di desa dan kelurahan.

Sesuai arahan Bupati Robby Dondokambey, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa diminta bersama-sama membuka serta membersihkan jalur-jalur air yang masih memungkinkan dialirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kerja bakti terus kita gencarkan. Semua jalur air di desa dan kelurahan dibuka dan dialirkan ke masyarakat. Fokus kita adalah ketersediaan air bagi masyarakat,” tegas Christine.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Minahasa dalam menghadapi dampak kemarau panjang. Pemerintah tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan air masyarakat, tetapi juga berupaya menjaga keberlangsungan lahan pertanian agar dampak kekeringan tidak semakin meluas dan jumlah lahan yang mengalami gagal panen dapat ditekan.

Stiki

Minahasa Perkuat Data Pajak dan Pertanahan lewat Sistem Digital

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Minahasa memperkuat tata kelola data pajak dan pertanahan melalui kerja sama pemanfaatan Sistem Peta Pajak dan Pertanahan dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Minahasa bersama Pemkot Tangerang Selatan. Penandatanganan berlangsung secara daring dari Ruang Kerja Sekretaris Daerah Minahasa, Jumat (11/9/2026), dan disaksikan Sekda Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si.

Watania mengatakan, kerja sama ini bukan sekadar pemanfaatan teknologi digital, melainkan bagian dari upaya membangun tata kelola data pemerintahan yang tertib, akurat, terintegrasi, dan akuntabel.

Menurutnya, persoalan pertanahan berkaitan erat dengan pengelolaan pajak. Karena itu, pemerintah membutuhkan basis data yang kuat sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Berbicara tentang pertanahan, ada banyak permasalahan yang dihadapi daerah. Kaitannya juga dengan pajak,” ujar Watania.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui kolaborasi teknis antara perangkat daerah terkait, termasuk Bapenda dan Diskominfo dari kedua daerah.

“Setelah penandatanganan antar kepala daerah, akan ada turunannya. Termasuk kerja sama antara Bapenda Minahasa dengan Bapenda Tangerang Selatan serta Diskominfo dengan Diskominfo,” jelasnya.

Watania menilai, Minahasa perlu terbuka terhadap inovasi dan praktik tata kelola dari daerah lain. Teknologi, katanya, harus dimanfaatkan untuk mendukung penerapan e-government dan membangun sistem data yang terintegrasi.

Melalui sistem tersebut, pemerintah diharapkan dapat memetakan objek pajak, menata informasi pertanahan, serta mengidentifikasi potensi pendapatan daerah secara lebih efektif.

“Ini merupakan langkah yang sangat baik bagi pemerintah kabupaten karena memang berbicara tentang pertanahan ada banyak permasalahan yang dihadapi daerah, sama kaitannya dengan pajak,” tuturnya.

Ia menegaskan, digitalisasi tidak boleh hanya memindahkan administrasi manual ke sistem elektronik. Teknologi harus berdampak pada peningkatan pelayanan, akurasi data, pengawasan, dan akuntabilitas pendapatan daerah.

“Pada akhirnya, digitalisasi ini diharapkan bukan sekadar perubahan sistem administrasi, tetapi menjadi instrumen untuk mempercepat pelayanan, memperkuat pengawasan data dan meningkatkan akuntabilitas pendapatan daerah,” pungkasnya.

Turut hadir Kepala Bapenda Minahasa Jeffry Tangkulung, SH, MAP, Kepala Diskominfo Minahasa Ricky Laloan, SH, Kabag Kerja Sama Rener Karwur, SSTP, MAP, serta jajaran Bapenda Minahasa.

Kerja sama ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi Minahasa dalam membangun pengelolaan data pajak dan pertanahan yang modern, terintegrasi, serta mampu mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan peningkatan pelayanan publik.(J.Uno)

Stiki

DPRD-Bupati Minahasa Sepakati APBD Perubahan 2026, Dewan Soroti Pokir dan Pelayanan Publik

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – DPRD dan Pemerintah Kabupaten Minahasa menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2026.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II di Ruang Sidang DPRD Minahasa, Rabu (23/9/2026). Sebelum proses evaluasi oleh gubernur, DPRD menyampaikan sejumlah catatan strategis yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam pelaksanaan anggaran.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, didampingi Wakil Ketua Adri Kamasi dan Wakil Ketua Putri Pontororing. Paripurna dinyatakan kuorum setelah dihadiri 32 dari 35 anggota DPRD.

Dalam laporan Badan Anggaran (Banggar) yang dibacakan Rommy Leke, seluruh fraksi DPRD Minahasa menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan APBD 2026.

Namun, persetujuan tersebut disertai sejumlah catatan.

Salah satu perhatian DPRD adalah meminta pemerintah daerah segera menyampaikan status realisasi seluruh pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD, termasuk usulan hasil reses yang hingga kini belum terealisasi.

DPRD juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara aspirasi masyarakat, perencanaan pembangunan daerah, dan pengalokasian anggaran. Sektor strategis, terutama pelayanan publik dan infrastruktur, diminta tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan program pemerintah.

Bupati: Setiap Rupiah Harus Berdampak

Bupati Minahasa Robby Dondokambey mengapresiasi proses pembahasan antara DPRD, Badan Anggaran, dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) hingga tercapainya kesepakatan.

Menurutnya, perubahan APBD disusun dengan mempertimbangkan dinamika daerah serta perubahan asumsi pendapatan dan belanja.

Robby menegaskan, perubahan anggaran tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif. Anggaran harus diterjemahkan menjadi program yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Setiap rupiah yang dianggarkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Seluruh perangkat daerah harus mampu melaksanakan program secara tepat sasaran, meningkatkan realisasi anggaran, serta menghindari pemborosan,” tegas Robby.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat efisiensi, mempercepat realisasi anggaran, dan memastikan setiap program berjalan sesuai sasaran.

Pemkab Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Selain persoalan anggaran, Robby juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca.

Potensi kekeringan dan kebakaran menjadi perhatian, seiring kondisi cuaca panas serta fenomena El Niño yang disebut dapat meningkatkan risiko di sejumlah wilayah.

Rapat paripurna ditutup dengan komitmen DPRD dan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan APBD Perubahan 2026.

Dengan disepakatinya Ranperda tersebut, proses selanjutnya adalah evaluasi oleh gubernur sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

HUT ke-62 Sulut, Bupati dan Wabup Minahasa Perkuat Sinergi Pembangunan

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Bupati Minahasa Robby Dondokambey bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (23/9/2026), di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Upacara dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus selaku Inspektur Upacara. Gubernur hadir bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus.

Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay bersama Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Merry Elisabeth Kalalo, serta jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, kepala daerah se-Sulawesi Utara, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, hingga unsur perguruan tinggi, perbankan, BUMN dan BUMD.

Kehadiran Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memastikan program pemerintah semakin berdampak bagi masyarakat.

Momentum HUT ke-62 Sulut juga membawa kabar positif bagi Minahasa. TP-PKK Kabupaten Minahasa berhasil meraih Juara II Kategori Lunchbox dalam Lomba Cipta Menu Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Pangan Lokal dalam Mendukung Hilirisasi Pangan Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026.

Penghargaan tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Minahasa sekaligus memperkuat upaya pemanfaatan pangan lokal. Prestasi ini juga sejalan dengan dorongan terhadap pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Minahasa terus mendorong kolaborasi lintas sektor melalui pemberdayaan masyarakat, penguatan ketahanan pangan, serta optimalisasi potensi pangan lokal sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah.

Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang dalam kegiatan tersebut turut didampingi Kabag Prokopim dan Kabag Kerja Sama Kabupaten Minahasa.

Peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara menjadi momentum bagi seluruh kabupaten dan kota untuk memperkuat kebersamaan serta kolaborasi dalam melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Vanda Sarundajang Hadiri Paripurna HUT ke-62 Sulut, Minahasa Raih Penghargaan Desa Berprestasi

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (22/9/2026).

Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Provinsi Sulawesi Utara tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Ny. Anik Yulius Selvanus. Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., didampingi Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Ny. Dr. Merry Elisabeth Kalalo, S.H., M.H.

Peringatan HUT ke-62 Sulawesi Utara menjadi momentum untuk merefleksikan berbagai capaian pembangunan sekaligus memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Salah satu penghargaan tersebut diterima Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui prestasi Desa Kayuuwi yang berhasil meraih Juara Desa Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026.

Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Minahasa sekaligus menjadi cerminan kerja bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi serta mendorong kemajuan desa.

Keberhasilan Desa Kayuuwi juga menegaskan pentingnya peran pemerintahan desa dan masyarakat dalam menghadirkan berbagai inovasi serta pembangunan yang berdampak bagi kehidupan masyarakat.

Rapat Paripurna Istimewa tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI dan DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Utara, pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang, S.IP., M.M., bersama Ketua DWP Provinsi Sulawesi Utara, Konjen Filipina di Manado, para Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Utara, Wakil Bupati/Wakil Wali Kota, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara beserta keluarga.

Hadir pula pimpinan DPRD kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, pimpinan instansi vertikal, perbankan, perguruan tinggi, BUMN/BUMD, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Turut hadir rohaniwan Pdt. Thomas Ticonuwu, S.Th., M.Th., selaku Ketua FKUB Provinsi Sulawesi Utara.

Wakil Bupati Vanda Sarundajang hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa. Dalam kegiatan tersebut, Vanda turut didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Minahasa.

Peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam melanjutkan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara.

Polsek Langowan Tertibkan Motor Berknalpot Brong, Pengendara 17 Tahun Diberi Tindakan

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Polsek Langowan memperketat penertiban kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta keamanan dan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polsek Langowan.

Penertiban digelar pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 19.00 WITA. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Langowan menemukan satu unit Honda Sonic warna ungu tahun 2017 dengan nomor polisi DB 5087 ML yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Pengendara yang diketahui masih berusia 17 tahun langsung diberikan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi juga memeriksa kelengkapan kendaraan dan pengendara serta melakukan penertiban terhadap knalpot yang digunakan.

Tak hanya melakukan penindakan, personel Polsek Langowan turut memberikan edukasi kepada pengendara mengenai pentingnya menggunakan kendaraan sesuai standar teknis dan ketentuan keselamatan lalu lintas.

Penertiban bukan sekadar penindakan

Polsek Langowan menegaskan, kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memberikan sanksi kepada pelanggar. Penertiban juga menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor, agar lebih disiplin dalam berlalu lintas.

Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis dapat menghasilkan suara bising yang mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan.

Polsek Langowan memastikan kegiatan edukasi dan penertiban akan terus dilakukan secara humanis sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya.

Polisi tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Kebun di Watulaney Amian Terbakar, Damkar Minahasa Bersama personil Polsek Lembean Timur  Bergerak Cepat

MINAHASA ,POSTKOTANEWS.CO.ID – Kebakaran lahan perkebunan terjadi di kawasan Perkebunan Parentek, Desa Watulaney Amian, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.
Lahan milik Nofjen Sepang tersebut terbakar dan sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena lokasi berada tidak jauh dari akses jalan umum serta berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Youni Korengkeng (50), warga Desa Watulaney Jaga III. Saat berada di kebunnya yang berdekatan dengan lokasi kejadian, saksi melihat lahan milik Nofjen Sepang telah terbakar.
Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Desa Watulaney.
Mendapat laporan, Pemerintah Desa Watulaney langsung mengumumkan kejadian melalui pengeras suara desa. Polsek Lembean Timur bersama pemerintah desa dan masyarakat kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Upaya pemadaman awal dilakukan secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Pemerintah desa juga segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa untuk mengantisipasi api merembet dan mengancam kawasan sekitar.
Tim Damkar Pemkab Minahasa kemudian tiba di lokasi dengan satu unit mobil pemadam kebakaran. Berkat respons cepat petugas bersama personil Polsek Lembean Timur,  pemerintah desa dan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 30 x 30 meter atau kurang lebih 900 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material juga dipastikan nihil. Berdasarkan informasi di lapangan, lahan tersebut sudah tidak diolah pemiliknya dan selama ini dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai lokasi pembuangan sampah. Area yang terbakar didominasi rumput, tanaman liar serta sisa sampah.
Meski api telah berhasil dipadamkan, masyarakat masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi munculnya kembali titik api.
Kondisi di lokasi saat ini dilaporkan aman dan kondusif. Tidak terdapat kendala berarti dalam proses pemadaman karena lokasi dapat diakses kendaraan Damkar dan berada dekat dengan aliran sungai yang memungkinkan petugas melakukan pengisian air.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terlebih pada kondisi cuaca kering. Pengelolaan sampah dan aktivitas pembakaran di area perkebunan juga perlu mendapat perhatian agar tidak memicu kebakaran yang lebih luas.

Minahasa Replikasi Sistem Peta Pajak Tangsel, Robby Dondokambey Dorong Digitalisasi dan Optimalisasi PAD

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID TANGERANG SELATAN — Pemerintah Kabupaten Minahasa mengambil langkah memperkuat digitalisasi pengelolaan pajak dan pertanahan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama Antar Daerah dan Perjanjian Kerja Sama tentang Replikasi dan Pemanfaatan Sistem Peta Pajak dan Pertanahan Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026), di Lantai IV Kantor Wali Kota Tangerang Selatan.

Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP hadir langsung dalam agenda tersebut didampingi Sekretaris Daerah Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si.

Agenda ini diikuti sekitar 60 kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia, sekaligus menjadi forum pertukaran inovasi antarpemerintah daerah dalam pemanfaatan teknologi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.

Bidik Data Pajak Lebih Akurat

Bagi Minahasa, kerja sama ini diarahkan untuk mengadopsi sistem digital yang telah dikembangkan Tangerang Selatan, terutama dalam pemetaan objek pajak dan data pertanahan.

Melalui replikasi sistem tersebut, Pemkab Minahasa berupaya membangun basis data yang lebih akurat, terintegrasi dan mudah dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan pajak daerah.

Digitalisasi ini juga diharapkan membantu pemerintah dalam mengidentifikasi objek dan potensi pajak secara lebih optimal. Dengan data yang semakin terintegrasi, proses pengelolaan perpajakan diharapkan menjadi lebih efektif sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Robby Dondokambey menempatkan transformasi digital sebagai bagian penting dalam membangun pemerintahan yang efektif dan responsif. Sistem informasi yang terintegrasi dinilai dapat mempercepat proses pengelolaan data sekaligus meningkatkan akurasi dan keterukuran dalam pengambilan keputusan.

Namun, sistem yang direplikasi tidak akan diterapkan begitu saja. Pemkab Minahasa akan menyesuaikannya dengan kebutuhan, kondisi serta karakteristik wilayah Minahasa.

Perkuat Pelayanan Publik

Kerja sama dengan Tangerang Selatan sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi Pemkab Minahasa untuk memperoleh pengalaman dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik berbasis teknologi.

Selain mengikuti penandatanganan kerja sama, Bupati Robby Dondokambey bersama Sekda Lynda Watania juga meninjau Stand Tangerang Selatan Expo. Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk melihat langsung berbagai inovasi, produk serta pengembangan layanan yang ditampilkan dalam expo.

Pemkab Minahasa berharap kerja sama ini tidak berhenti pada pertukaran sistem, tetapi menghasilkan penerapan teknologi yang memberikan dampak nyata terhadap pelayanan masyarakat.

Dengan basis data perpajakan dan pertanahan yang semakin kuat, pemerintah daerah menargetkan pelayanan pajak menjadi lebih efektif, transparan dan mudah diakses, sekaligus membuka ruang optimalisasi potensi PAD.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir perwakilan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Direktur Jenderal Survei Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian ATR/BPN RI, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Gubernur Banten, serta Wali Kota Tangerang Selatan.

Bupati Robby Dondokambey juga didampingi Kepala Bapenda, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kominfo dan Kepala Bagian Kerja Sama Kabupaten Minahasa.

Keikutsertaan Minahasa dalam agenda yang melibatkan 60 kepala daerah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi antardaerah dan mempercepat adopsi inovasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Wabup Vanda Sarundajang Letakkan Batu Pertama MPP Minahasa, Pelayanan Publik Masuk Babak Baru

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa mulai membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai langkah baru untuk menghadirkan layanan pemerintahan yang lebih mudah, cepat, transparan dan terintegrasi.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., di Kelurahan Toukuramber, tepatnya di belakang Kantor Bupati Minahasa, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Minahasa itu turut dihadiri jajaran pejabat Pemkab Minahasa, mulai dari para asisten, staf ahli, inspektur, Sekretaris DPRD, kepala badan dan dinas, kepala satuan, direktur RSUD, direktur PDAM hingga para kepala bagian.

Peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan fasilitas yang nantinya ditujukan sebagai pusat layanan terpadu bagi masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP yang disampaikan pada kegiatan itu, ditegaskan bahwa pembangunan MPP bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari pembenahan tata kelola pemerintahan.

“Peletakan batu pertama hari ini bukan sekadar simbol dimulainya sebuah pembangunan fisik. Lebih dari itu, momentum ini merupakan tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, transparan, terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.”

Bupati menekankan, masyarakat harus memperoleh pelayanan yang sederhana dan tidak berbelit-belit, dengan kepastian waktu dan biaya. Pelayanan juga harus ditopang aparatur yang profesional, berintegritas dan memiliki semangat melayani.

Melalui MPP, berbagai layanan pemerintahan dan layanan instansi terkait akan dipusatkan dalam satu tempat. Konsep ini diharapkan memangkas waktu dan tenaga masyarakat yang selama ini harus berpindah dari satu kantor ke kantor lain untuk mengurus kebutuhan administrasi.

Namun, Pemkab Minahasa menegaskan bahwa MPP tidak boleh berhenti pada pembangunan gedung.

“Gedung yang baik harus diikuti dengan pelayanan yang baik. Fasilitas yang modern harus dibarengi dengan aparatur yang ramah, responsif, disiplin dan bertanggung jawab,” tegas Bupati.

Karena itu, pembangunan MPP diarahkan menjadi bagian dari transformasi budaya kerja aparatur. Perangkat daerah dan instansi yang nantinya terlibat diminta memperkuat sinergi dan meninggalkan pola kerja sektoral.

Koordinasi, integrasi dan komunikasi antarlembaga menjadi kunci agar seluruh layanan di MPP dapat berjalan efektif dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Bupati juga meminta proses pembangunan dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, transparansi, akuntabilitas serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Setiap tahapan pembangunan, menurutnya, harus dapat dipertanggungjawabkan karena fasilitas tersebut dibangun menggunakan sumber daya yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.

Kehadiran MPP nantinya diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga memberikan kepastian layanan bagi pelaku usaha dan pihak lain yang membutuhkan pelayanan pemerintahan.

Dengan dimulainya pembangunan tersebut, Pemkab Minahasa menargetkan lahirnya sistem pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat—bukan hanya melalui fasilitas yang representatif, tetapi juga melalui aparatur yang profesional, ramah, responsif dan berintegritas.

Pembangunan MPP ini menjadi salah satu bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa mendorong terwujudnya daerah yang maju dan sejahtera, dengan kualitas pelayanan publik sebagai salah satu fondasi pembangunan.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.