Sekda Minahasa Lynda Watania Buka Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja JPT Pratama

MANADO,POSTKOTANEWS.CO.ID— Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, secara resmi membuka rangkaian kegiatan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa. Kegiatan yang berlangsung di Four Points Hotel Manado, pada Jumat (9/1/2026), dihadiri oleh sejumlah pejabat dan peserta terkait.

Dalam sambutannya, Sekda Lynda menekankan bahwa uji kompetensi dan evaluasi kinerja pejabat JPT Pratama merupakan aspek krusial dalam upaya pemerintah daerah untuk memastikan kualitas, profesionalisme, dan kapabilitas para pejabat dalam menjalankan tugas mereka. “Proses ini tidak hanya penting untuk penilaian murni, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembinaan karier aparatur sipil negara, yang harus selaras dengan prinsip meritokrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hasil dari uji kompetensi ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam pengambilan kebijakan kepegawaian, sekaligus mendorong peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah secara berkelanjutan. Sekda mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahap kegiatan dengan serius, objektif, dan menjaga integritas.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Minahasa, Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama, serta seluruh peserta yang terlibat dalam uji kompetensi dan evaluasi kinerja ini. Diharapkan, proses yang berlangsung dapat membawa dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Dengan dilaksanakannya evaluasi ini, Kabupaten Minahasa menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik melalui peningkatan kapabilitas pejabat yang bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan strategis.

Sengke Pimpin Sepakbola Minahasa “Marwa Persmin Minahasa  Kembali”

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Kabar gembira bagi masyarakat dan para pecinta sepak bola Minahasa. Setelah sekian lama ditunggu, kini Persmin Minahasa akan bangkit kembali dari tidurnya.

“Persmin Minahasa, dengan berbagai prestasi yang pernah dicapai. Saat ini, kita akan membangkitkan kembali Persmin Minahasa,” ungkap Renaldo Sengke, Manajer Persmin Minahasa , kepada media pada Senin, 5 Januari 2026, di Tondano.

Ia menambahkan bahwa langkah ini juga sejalan dengan keinginan Gubernur Sulawesi Utara untuk memajukan olahraga, terutama sepak bola di daerah. Putra dari mantan kiper Persmin ini menekankan, “Target kami ke depan adalah meraih kemenangan di Liga IV Sepak Bola Indonesia.”

“Persmin bangkit harus menang, bukan sekadar ikutan (Iko rame), kita akan bersaing secara sehat dengan tim-tim lainnya,” tegas Sengke sambil berjanji kembalikan Marwa Persim saat 20 tahun yang lalu dimana Tim kembanggaan rakyat minahasa masuk Divisi Utama .

Terkait dengan perekrutan pemain, politisi dari Partai Demokrat Minahasa ini membeberkan bahwa seleksi akan dilakukan secara terbuka. “Perekrutan nantinya akan dimulai pada tanggal 8-9 Januari 2026. Mekanismenya akan diatur oleh tim teknis Persmin Minahasa, yang melibatkan pemain-pemain legenda seperti Yongki Rantung, Stenly Ungke Mamuaya, dan lainnya,” pungkasnya.

Dengan semangat baru dan dukungan dari masyarakat, Persmin Minahasa diharapkan dapat kembali ke jalur kesuksesan dan menciptakan prestasi yang membanggakan. Mari kita dukung tim kebanggaan daerah ini untuk mencapai target dan cita-cita bersama.

Karya Jurnalistik: Apel Awal Tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Minahasa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar Apel Awal Tahun 2026 di Wale Ne Tou Tondano, yang dipimpin langsung oleh Bupati Robby Dondokambey SSi MAP. Acara pagi ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, Sekretaris Daerah Dr. Lynda D Watania MM MSi, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Minahasa.

Dalam sambutannya, Bupati Dondokambey menyampaikan rasa syukur karena seluruh jajaran Pemkab dapat memulai tahun 2026 dengan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi untuk melayani masyarakat. Dia juga mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026 dan berharap tahun ini menjadi momentum untuk memperbaharui semangat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Apel perdana ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang refleksi untuk menilai kinerja kita di tahun 2025 dan memperkokoh komitmen dalam menghadapi tahun 2026,” ujarnya. Diingatkannya pula pentingnya meningkatkan integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam setiap tugas yang diemban.

Sesi apel ini juga diramaikan dengan penandatanganan penerimaan peserta Magang II Satuan Praja Muda Angkatan XXXV dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara. Selain itu, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Minahasa dan IPDN serta peluncuran Sistem Pengelolaan Pajak Daerah Terintegrasi (SIKAMANG). Langkah ini diyakini akan memperkuat tata kelola pemerintahan dan mengoptimalkan pendapatan daerah.

Bupati Dondokambey memberikan apresiasi kepada seluruh ASN dan pemangku kepentingan atas dedikasi serta kerja keras yang dibuktikan selama ini. Ia menekankan bahwa pencapaian yang ada bukanlah akhir, tetapi harus menjadi pemacu untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas kinerja.

“Memasuki tahun 2026, tanggung jawab kita semakin besar. Mari kita wujudkan nilai-nilai yang menjadi landasan dalam tugas sehari-hari,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri juga oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Martina Watok Dondokambey-Lengkong SE, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minahasa, serta Direktur IPDN Kampus Sulawesi Utara Dr. Arnold Polii SH MAP, yang turut mendukung kegiatan dan inisiatif Pemkab Minahasa dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan semangat awal yang positif, Pemkab Minahasa berkomitmen untuk menghadapi tantangan-tantangan baru di tahun 2026 dengan semakin berintegritas dan profesional.

Polres Minahasa Catat Kenaikan Gangguan Kamtibmas Sepanjang 2025, Miras Jadi Faktor Dominan

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Kepala Kepolisian Resor (Polres) Minahasa AKBP Seven JR Simbar SIK , melalui siaran  Pers selasa 31 Desember 2025 , memaparkan analisis dan evaluasi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang tahun 2025 dalam rilis akhir tahun berbasis data.

Kapolres Menjelaskan berdasarkan catatan resmi dalam aplikasi pelaporan kepolisian, jumlah gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Minahasa mencapai 956 kejadian.
Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 852 kejadian. Kenaikan paling signifikan terjadi pada kasus kejahatan dan bencana. Dari total gangguan kamtibmas tahun 2025, sebanyak 935 kasus merupakan tindak kejahatan, sembilan pelanggaran, dan sisanya gangguan ketentraman masyarakat.

Kapolres Minahasa mengatakan bahwa meskipun terjadi peningkatan jumlah kasus, fokus utama kepolisian tidak hanya pada angka laporan, tetapi juga pada upaya pencegahan, penyelesaian perkara, serta penurunan dampak terhadap korban. Risiko penduduk dan kecepatan terjadinya kejahatan tercatat pada angka 449, dengan selang waktu terjadinya kejahatan rata-rata setiap 1 jam 34 menit.
Jenis kejahatan yang paling dominan sepanjang 2025 meliputi 210 kasus penganiayaan, 97 kasus pengeroyokan, 74 kasus kejahatan terhadap perlindungan anak, serta 45 kasus yang melibatkan senjata tajam. Selain itu, Polres Minahasa juga menangani sejumlah kasus narkotika dan penganiayaan berat sebagai perkara menonjol.”Ujar Simbar.

Di bidang lalu lintas, tercatat 277 kasus kecelakaan. Jumlah korban meninggal dunia mencapai 19 orang, turun 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, korban luka berat sebanyak 91 orang, mengalami penurunan 18 persen, dan korban luka ringan masih mendominasi.

Terkait pelanggaran hukum, Polres Minahasa menangani sembilan kasus pelanggaran yang sebagian besar berkaitan dengan peredaran minuman keras. Meski jumlahnya relatif kecil, kepolisian menegaskan bahwa konsumsi minuman beralkohol menjadi pemicu utama berbagai tindak kejahatan, khususnya penganiayaan.”Kata Kapolres.

Selain itu, sepanjang tahun 2025 juga tercatat enam kasus bencana yang ditangani aparat kepolisian. Dari hasil analisis operasional, Polres Minahasa menilai akar permasalahan gangguan kamtibmas masih didominasi oleh faktor perilaku dan budaya berisiko, terutama konsumsi minuman keras, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta tingginya kerentanan anak sebagai korban maupun pelaku kejahatan.”Ujarnya.

Memasuki tahun 2026, Pihak Polres Minahasa berkomitmen memperkuat patroli, deteksi dini, penegakan hukum yang tegas, serta meningkatkan kualitas penyelesaian perkara. Sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan keluarga juga akan terus diperkuat.

“Keamanan tidak lahir dari kehadiran polisi  semata, tetapi dari masyarakat yang peduli dan mau bekerja sama,” tegas Kapolres.

Selain tugas keamanan, Polres Minahasa turut mendukung program nasional, khususnya ketahanan pangan. Sepanjang 2025, kepolisian aktif mendampingi petani dalam penanaman jagung serta melaksanakan program Gerakan Pangan Murah.

Hingga akhir tahun, Polres Minahasa telah membantu distribusi beras SPHP sebanyak 270 ton guna menjaga ketersediaan pangan di wilayah Minahasa.”Ungkap Kapolres.

Untuk menjelang pergantian tahun 2026, Polres Minahasa mengimbau masyarakat merayakan malam tahun baru secara sederhana, tertib, dan penuh toleransi antarumat beragama. Masyarakat diminta tidak mengonsumsi minuman keras, narkoba, tidak melakukan konvoi, balap liar, serta menghindari penggunaan knalpot tidak standar. Penggunaan petasan dan kembang api juga tidak diberikan izin sesuai arahan Mabes Polri dan Polda, terutama untuk mencegah kerumunan berlebihan dan gangguan keselamatan.
Polres Minahasa berharap peran aktif tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemerintah desa dan kelurahan dalam menyampaikan pesan damai demi menjaga situasi kondusif di Kabupaten Minahasa.”Pungkas Kapolres .

Upacara Kenaikan Pangkat 48 Personel Polres Minahasa, Momentum Penghargaan dan Penguatan Tanggung Jawab Pengabdian

MIANAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID -Polres Minahasa melaksanaan Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polres Minahasa periode 1 Januari 2026. Upacara yang dimulai tepat pukul 08.00 WITA ini berlangsung khidmat, mengukuhkan penghargaan dari institusi Polri terhadap dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Pada kesempatan itu, Polres Minahasa memberikan kenaikan pangkat kepada 48 personel, termasuk perwira dan bintara, yang dinilai telah memenuhi syarat administrasi, penilaian kinerja, disiplin, serta integritas. Kenaikan pangkat ini mencerminkan kepercayaan dan pengakuan institusi terhadap tanggung jawab yang diemban para personel dalam tugas-tugas mereka.

Kapolres Minahasa AKBP Steven J. R. Simbar, S.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Kabag SDM AKP Michel Siwu berperan sebagai Perwira Upacara, dan IPTU Denny Indrato Sumual sebagai Komandan Upacara. Acara ini dihadiri oleh Wakapolres Minahasa Kompol Djonny Rumate, S.Sos., MAP, pejabat utama Polres, perwira staf, Kapolsek jajaran, personel satuan fungsi, serta para istri anggota yang naik pangkat, menandai dukungan keluarga dalam pengabdian mereka.

Rangkaian upacara berlangsung tertib dan penuh simbolisme, dimulai dengan laporan dari perwira dan komandan upacara, dilanjutkan dengan penanggalan pangkat lama dan penyematan pangkat baru oleh Inspektur Upacara kepada perwakilan personel. Prosesi ini diikuti seluruh personel yang naik pangkat dengan pendampingan pasangan masing-masing, mencerminkan dukungan keluarga dalam setiap jenjang karir. Salah satu momen penting adalah tradisi siram air bunga yang dilakukan Kapolres Minahasa bersama Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa, simbol pembaruan semangat dan tanggung jawab yang lebih besar.

Dalam amanatnya, Kapolres Minahasa menekankan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak otomatis maupun hadiah, melainkan hasil dari proses pembinaan dan penilaian kinerja yang dilakukan secara konsisten. Ia mengingatkan bahwa kenaikan pangkat juga membawa konsekuensi nyata, baik dalam karir maupun kesejahteraan, yang perlu dimaknai dengan penuh tanggung jawab.

“Seiring bertambahnya tanda pangkat, semakin besar pula beban moral, etika, dan keteladanan yang harus ditunjukkan. Gunakan kewenangan dengan bijak, tetap rendah hati, dan jadikan pangkat sebagai amanah untuk membina, melindungi, serta memberi teladan. Saya ingatkan, tidak ada toleransi untuk budaya senioritas yang menyimpang atau yang menjurus ke arah intimidasi,” tegas Kapolres Minahasa.

 

Rektor Unima Tegaskan Pemecatan Jika Dosen Terbukti Terlibat Pelecehan Terhadap Almarhum Evia

MINAHASA, POSTKOTANEWS.CO.ID – Universitas Negeri Manado (UNIMA) berduka atas meninggalnya mahasiswi EM (21 tahun), yang ditemukan tewas gantung diri di rumah kost di kompleks kampus Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Tomohon, Selasa, 30 Desember 2025. Rektor UNIMA, Dr. Joseph Kambey, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas jika ada oknum dosen yang terbukti terlibat dalam kasus ini.
Mendengar kabar duka tersebut, Rektor Joseph Kambey langsung mengumpulkan jajarannya dan bergegas ke Rumah Sakit Anugerah Tomohon untuk melihat jenazah EM dan mengurus segala keperluan untuk dibawa ke rumah duka di Kelurahan Kamasi, Tomohon Tengah.
Di rumah duka, Kambey menyatakan, “Peristiwa ini sangat memilukan hati kami sebagai pendidik di kampus Unima. Saya bersama jajaran turut berbelasungkawa dengan kematian EM, apalagi peristiwa gantung diri ini diduga dilatarbelakangi oleh tindakan tidak wajar oknum dosen FIP terhadap almarhum EM, yang menyebabkan depresi berat hingga berujung pada tindakan mengakhiri hidup.”
Kambey secara tegas meminta aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Kota Tomohon, untuk mengusut tuntas latar belakang kematian EM. “Saya menghormati hukum dan menjunjung tinggi praduga tidak bersalah, namun jika terbukti adanya keterlibatan oknum DM (50), seorang dosen, dalam peristiwa ini, saya tidak segan-segan memecat oknum dosen tersebut,” tegas Rektor Kambey.
Pantauan media di rumah duka menunjukkan banyaknya pelayat dari pejabat UNIMA, mahasiswa, dan masyarakat yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah EM alias Evia Mangolo.
Wakil Rektor II, Prof. Dr. Donal Ratu, M.Pd., menambahkan bahwa pihak direktorat UNIMA akan bertanggung jawab untuk mengurus semua kebutuhan almarhumah EM hingga pemakaman. “Kami siap membantu pihak keluarga untuk mengatur ibadah pemakaman adik mahasiswi EM sampai selesai,” ujar Ratu.
Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Masyarakat dan pihak kampus berharap agar kasus ini segera terungkap motif  EM (21) Mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan Unima mengakhiri hidup dengan cara gantung diri .

Rempar KTNA Sulut Deadlock, 8 DPD Kabupaten-Kota Walk Out

SULUT,- POSTKOTANEWS.CO,- Tidak memiliki Panitia dan dilaksanakan melanggar Ad-ART, Rembuk Paripurna ditolak sejumlah Pengurus DPD Kabupaten- Kota se Sulut.

Rembuk Paripurna (Rempar) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) untuk mendemgarkan laporan pertanggungajawaban Pengurus KTNA SULUT masa bhakti 2018-2023 dan memilih Pengurus KTNA masa bhakti 2026-2040 pengurus Sulawesi Utara yang dihadiri oleh pengutus KTNA Nasional menemui jalan buntu.

Hal ini setelah Rembuk Paripurna yang dilaksanakan bertempat digedung Aula Kantor Gubernur Sulut tidak dihadiri unsur Pemerintah Propinsi selaku Pembina  pada Senin (29/12-2025). Dan dilaksanakan oleh Panitia yang tidak memiliki surat Keputusan dari DPD KTNA sulawesi utara yang seharusnya ditandatangani oleh Ketua KTNA Sulut Bapak Zammy Karo karo

Ada delapan pengurus Kabupaten-Kota yang Walk Out dan meninggalkan persidangan karena menilai Rembuk yang dilaksanakan tidak memiliki Izin dan Cacat Hukum. Serta terkesan berpihak pada salah satu bakal calon

Ketua KTNA Mitra Semuel Montolalu SH, memgatakan saya menyatakan Walk Out karna Paripurna tidak dihadiri unsur Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara yang dalam hal ini Kepala Dinas Pertanian selaku Instansi Pembina dan harus memiliki rekomendasi dari Badan Kesbangpol Provinsi Sulut.

” Seharusnya dalam paripurna ini dihadirkan Pemerintah Propinsi Sulut dalam hal ini Kepala Dinas Pertanian selaku Pembina pada KTNA,” Ujar Semuel Montolalu SH mantan Anggota DPRD Minahasa Selatan.

Hal senada disampaikan Ketua KTNA Manado Tini Tamaka yang menjelaskan “bagaimana mungkin Masa berlaku pengurus kami masih nerlaku dan tidak diakui dan seakan mengakui kepengurusan yang ilagal, dan tifak memiliki surat kepengurusan yang sah” Tegas Tini.

Ditempat saat yang sama, Ketua KTNA Provinsi Sulut Bapak Sammy Karo karo yang mempertanyakan legalitas kepanitiaan pada Rembuk Paripurna KTNA, ” kenapa masih ada kepengurusan yang saya keluarkan?  dan sementara yang saya lantik tidak diakui oleh panitia,” Ketusnya.” Rembuk Paripurna macam apa ini ?” tegas Sammy kesal.

Sorotan tajam juga datang dari Drs. Ronny Lumowa, MSi, yang menegaskan bahwa kehadiran dari KTNA Nasional tidak netral, ” bagaimana mungkin hanya surat rekomendasi mengabaikan Pengurus KTNA kabupaten kota yabg sah” Kesalnya.

Ia juga mengatakan,”  dengan cara rempar seperti ini kami berharap DPP membatalkan hasil keputusan rempar yabg tidak sesuao dengan AD ART dan P O yang ada” paparnya.

Akibat dari kejanggalan ini maka ada Delapan Pengurus Kabupaten- Kota yang menyatakan diri Walk Out dari persidangan dan menolak hasil Rembuk Paripurna yang dinyatakan cacat hukum ini.

Adapun 8 Kabupaten- Kota yang Walk Out diantaranya, Kabupaten Minahasa selatan, Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Talaud, Kabupaten Boltim, Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kota Manado.

(Red)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.