Wakil Bupati Minahasa Ikuti Kuliah Tamu Program MAN UNIMA

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, mengikuti kegiatan Kuliah Tamu Program Magister Administrasi Negara (MAN) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Manado (UNIMA), Sabtu (6/12/25).

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Indonesia Association for Public Administration (IAPA), Prof. Dr. Mujibur Rahman Khairul Muluk, S.Sos., M.Si., sebagai narasumber.

Kuliah tamu yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa ini turut dihadiri jajaran pimpinan FISH UNIMA, yakni Wakil Dekan I Dr. Xaverius E. Lobja, S.Pd., M.Si., dan Wakil Dekan II Dr. Fitri H. Mamonto, S.Ag., M.AP., bersama para dosen Program MAN.

Pada kesempatan tersebut, Vanda Sarundajang yang juga merupakan Ketua Kelas MAN UNIMA menerima sertifikat penghargaan dari pihak kampus. Sertifikat diserahkan langsung oleh Kepala Program Studi Administrasi Negara S-2, Dr. Steven Tarore, S.Pd., M.A.P., sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif dan dedikasinya dalam proses perkuliahan.

Selain itu, Wakil Bupati turut menyerahkan sejumlah buku karya Dr. S.H. Sarundajang, Gubernur Sulawesi Utara periode 2005–2010, kepada pihak UNIMA sebagai kontribusi literasi dan referensi akademik bagi mahasiswa dan dosen.

Dalam sambutannya, Vanda Sarundajang menyampaikan apresiasi kepada UNIMA yang terus menghadirkan ruang dialog akademik berkualitas melalui kegiatan kuliah tamu.

“Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam memperkaya wawasan dan praktik administrasi publik. Kehadiran narasumber nasional seperti Prof. Muluk tentu memberikan nilai tambah bagi seluruh peserta,” ujar Wabup.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa selalu mendukung upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk melalui kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia akademik terus diperkuat demi kemajuan pembangunan di Minahasa,” tambahnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan ini, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala BPBD, serta Kepala Bagian Prokopim.

Mahasiswa Teknik Informatika UNIMA Kecewa dengan Pelayanan BPMP SULUT.Minta Polda Sulut Turun Tangan

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Acara Malam Kebersamaan 7 Program Studi Teknik Informatika UNIMA yang berlangsung selama 3 hari 2 malam di BPMP SULUT (27-29 November 2025) diwarnai kekecewaan dari para mahasiswa. Pasalnya, pihak BPMP SULUT dinilai tidak profesional dan kurang transparan dalam memberikan pelayanan.

Menurut perwakilan mahasiswa Teknik Informatika Unima Owen (22) yang juga sebagai panitia acara, sejumlah masalah muncul selama kegiatan berlangsung. “Kami sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan BPMP SULUT. Banyak hal yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal, bahkan ada peraturan yang tiba-tiba diubah saat hari kegiatan,” ujarnya.

Berikut adalah beberapa poin ketidakpuasan mahasiswa:
Perubahan Kebijakan Mendadak: Peraturan dan kebijakan yang berubah secara tiba-tiba menyebabkan rundown acara menjadi kacau dan mengalami keterlambatan.
Masalah Air: Ketersediaan air yang tidak memadai, padahal saat survei lokasi sebelumnya air lancar. Hal ini menyebabkan peserta dan panitia kesulitan untuk mandi dan berdampak pada keterlambatan kegiatan.

Fasilitas Air yang Kurang Memadai: Kapasitas fasilitas air tidak mencukupi untuk jumlah peserta yang banyak. Selain itu, pihak BPMP menerima pihak lain untuk berkegiatan di lokasi yang sama tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Kasur Tidak Memadai: Beberapa kamar asrama tidak mendapatkan kasur yang memadai untuk jumlah peserta.
Ketidakadilan Penggunaan Aula: Pihak BPMP menggunakan aula tanpa koordinasi dengan panitia, sehingga menyebabkan keterlambatan kegiatan.

Waktu Checkout yang Tidak Sesuai Kesepakatan: Waktu checkout yang awalnya tidak ditentukan jamnya, tiba-tiba diubah menjadi pukul 12.00 atau maksimal 17.00 pada hari terakhir, padahal kesepakatan awal tidak ada ketentuan jam checkout.
Total biaya yang dikeluarkan untuk akomodasi adalah Rp. 6.731.000 untuk 53 kamar dan aula. Sementara untuk konsumsi totalnya mencapai Rp. 24.725.000.
Desakan Evaluasi Kinerja Terkait buruknya pelayanan NOBARTV tersebut, panitia secara khusus menyoroti tanggung jawab pengelola teknis di lapangan. Panitia berharap perhatian serius dari Ibu Youlanda Yane Ngantung, S.Pd, M.Pd (Selaku Penanggung Jawab Bagian Akomodasi) dan Ibu Dr. Deisy Sampul, S.Kom., Ms.I (Kepala Sub Bagian Umum BPMP).
“Kami berharap pihak BPMP SULUT dapat berbenah diri dan lebih profesional dalam memberikan pelayanan. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kami dan semoga tidak terulang lagi di kemudian hari,” pungkasnya

Ketidak puasnya pelayanan BPMP Sulut sebenarnya juga dialami sejumlah  organisasi yang menyewa fasilitas tersebut ,sehingga mereka meminta Aparat Hukum untuk menyelidiki BPMP ini ,diduga ada unsur kesengajaan untuk meraup keuntungan pribadi atau sekelompok dalam pengelolaan Fasilitas Negara tersebut .

Tim Percasi Minahasa Raih Peringkat Dua Umum Porprov XII Sulut, Keberhasilan Berkat Dukungan Sport Manager Donal Ratu

MINAHASA, POSTKOTANEW.CO.ID – Cabang olahraga catur (Percasi) Kabupaten Minahasa kembali menunjukkan taringnya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara yang digelar di Kota Manado. Kontingen Percasi Minahasa berhasil menempati peringkat dua umum se-Sulut, setelah mengoleksi total 6 medali, masing-masing 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Medali emas Minahasa diraih dari kategori catur perseorangan putri serta perseorangan putra veteran. Untuk medali perak, keduanya berhasil disabet dari nomor beregu putra catur standar dan perseorangan putri catur standar. Sementara dua medali perunggu masing-masing diperoleh dari nomor catur kilat putra dan beregu catur kilat putra.

Kepengurusan Percasi Apresiasi Kinerja Sport Manager

Ketua Percasi Minahasa Jeffry Uno bersama Sekretaris AKP Robby Wongkar menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Sport Manager Tim Catur Porprov XII Kabupaten Minahasa, Prof. Dr. Donal Ratu. Menurut keduanya, konsistensi, perhatian, serta dukungan penuh Donal Ratu sejak awal persiapan hingga akhir pertandingan menjadi faktor penting yang mendorong performa luar biasa para atlet catur Minahasa.

 “Kami sangat berterima kasih kepada Prof. Dr. Donal Ratu yang tidak hanya hadir sebagai manajer tim, tetapi benar-benar memberikan sport dan motivasi bagi seluruh atlet sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan Porprov. Hasil ini tidak lepas dari dukungan beliau,” ujar Jeffry Uno.

Prof. Dr. Donal Ratu: Bangga dan Akan Terus Mendukung

Saat dihubungi sejumlah media melalui sambungan telepon seluler, Prof. Dr. Donal Ratu menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian yang diraih Percasi Minahasa. Ia mengatakan sudah memiliki keyakinan sejak awal bahwa Minahasa dapat meraih medali, terlebih dengan diperkuat para atlet berkelas nasional.

 “Saya bangga kepada seluruh pengurus dan atlet catur Minahasa. Dengan hadirnya atlet-atlet master nasional seperti Artur, Musa Manarisip, serta Alfret Dien, saya sudah yakin Minahasa bisa mendulang medali,” ujar Ratu.

 

Lebih jauh, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan catur di Kabupaten Minahasa.

 “Ke depan saya berjanji akan selalu memberikan dukungan apa saja bagi pengurus dan atlet catur Minahasa. Harapannya, perkembangan catur di Minahasa bisa semakin melonjak, dan pada Porprov Sulut berikutnya Percasi Minahasa bisa membawa predikat juara umum,” tegas Ratu penuh optimisme yang adalah Wakil Rektor II Universitas Negeri Manado .

Minahasa Mantapkan Tradisi Medali di Catur

Dengan torehan enam medali dan posisi kedua umum, Percasi Minahasa kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama dalam dunia catur Sulawesi Utara. Prestasi ini menjadi modal berharga bagi pembinaan atlet menuju kompetisi berikutnya serta memantapkan ambisi Minahasa untuk menjadi juara umum pada Porprov mendatang.

Bupati Minahasa Ikuti Ujian Seminar Hasil Disertasi di Pascasarjana Unima

TOMOHON,POSTKOTANEWS.CO.ID – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, mengambil langkah penting dalam perjalanan akademiknya dengan mengikuti Ujian Seminar Hasil Penelitian Disertasi Program Studi S3 Manajemen Pendidikan di Kampus Pascasarjana Universitas Negeri Manado (Unima), Jumat (31/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Robby memaparkan hasil penelitian disertasinya di hadapan tim penguji yang terdiri dari para guru besar dan dosen pembimbing Pascasarjana Unima. Atmosfer ruang ujian terasa akademis dan penuh keseriusan, namun tetap hangat dan komunikatif.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Minahasa sebagai mahasiswa doktoral menjadi bukti nyata komitmennya terhadap pengembangan ilmu dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada sektor pendidikan dan kepemimpinan publik.

“Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Sebagai pelayan masyarakat, saya ingin terus belajar agar bisa memberikan kontribusi yang lebih baik bagi daerah dan dunia pendidikan,” ujar Robby Dondokambey usai ujian.

Ujian seminar hasil penelitian ini menjadi tahapan krusial menuju penyusunan dan ujian terbuka disertasi, yang akan menjadi puncak capaian akademik dalam meraih gelar doktor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para dosen Pascasarjana Unima, mahasiswa program doktor, serta sejumlah undangan yang memberikan dukungan dan apresiasi atas capaian akademik yang diraih Bupati Minahasa. Dengan langkah ini, Bupati Robby terus menunjukkan bahwa belajar dan berkarya tidak mengenal batas jabatan maupun usia.(73,U)

Sinergi Unima-AWAM: Cegah Narkoba dan Paham Radikal Di Lingkungan Kampus

 

UNJ Buka Suara Terkait S3 Rektor UNIMA

JAKARTA,POSTKOTANEWS.CO.ID- Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akhirnya buka suara terkait isu minor tentang Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana UNJ tahun 2013 yang pernah diikuti Joseph Philip Kambey jauh sebelum menjabat Rektor Universitas Negeri Manado.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Negeri Jakarta Prof. Dr. Ifan Iskandar. M.Hum turut bersuara menanggapi perbedaan nomenklatur Program Studi yang diterbitkan pada ijazah S3 atas nama Joseph Philip Kambey.

Ia menegaskan, pihaknya perlu memberi tanggapan karena Joseph Philip Kambey pernah kuliah S3 di UNJ.

Menurutnya, persoalan perbedaan nomenklatur Program Studi, bukanlah persoalan serius karena hal itu merupakan masalah nasional sejak tahun 2010 sampai tahun 2020 di hampir seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia.

Ia menjelaskan, ketika itu pihak Kementerian Pendidikan Tinggi punya kebijakan untuk mengatur dan menata pelaksanaan program studi termasuk nomenklaturnya agar seragam antar perguruan tinggi.

“Di UNJ juga mengalami masa perubahan nomenklatur di beberapa program studi. Misalnya Program Studi Bahasa yang berubah beberapa kali namun akhirnya kembali ke Program Studi Bahasa,” ungkap Warek I UNJ Irfan Iskandar yang ditemui di ruang kerjanya, di Gedung Rektorat UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (10/02/2025).

Ia juga menegaskan akan membuat pernyataan resmi UNJ terkait perbedaan nomenklatur Program Studi Manajemen Pendidikan (SDM) Pascasarjana UNJ pada tahun 2013.

Terkait durasi kuliah S3 di UNJ, Irfan menerangkan, ada dua jalur yang berbeda. Untuk mahasiswa S3 jalur umum atau reguler memakan waktu paling lama 3 sampai 6 tahun.

Sementara untuk jalur khusus, lanjut Warek I UNJ, ada persyaratan tekhnis dari pihak rektorat dan wajib diverifikasi. Durasinya menurut Irfan. paling cepat 1,5 sampai 2 tahun lama masa kuliah.

“Jadi semua mahasiswa S3 pasti melewati lama masa pendidikannya tidak kurang dari yang saya jelaskan tadi. Tidak mungkin sudah dinyatakan lulus dari UNJ dan masa pendidikannya 6 bulan,” tegas Warek I UNJ Irfan menanggapi isu di luar yang menyatakan UNJ meluluskan Joseph Philip Kambey hanya berdurasi 6 bulan masa pendidikannya.

Di tempat terpisah, Joseph Philip Kambey yang pernah dikonfirmasi sebelum dirinya dilantik sebagai Rektor Unima, menegaskan pihaknya sudah diklarifikasi secara ketat dan dikonfrontir langsung oleh pihak Kemendikti, termasuk oleh Mendikti langsung.

“Permasalahan tudingan miring dan upaya pihak-pihak yang ingin menjegal saya, sudah selesai. Saya mengikuti proses pendidikan S3 di UNJ dan menyelesaikan seluruh prosedur sampai selesai,” kata Josep Kambey, menjawab pertanyaan wartawan, sebelum dirinya di lantik sebagai Rektor Unima, di Jakarta.

Terkait isu plagiarisme, ungkap Josep, itu ulah oknum yang tanpa ijin mencantumkan namanya dalam satu artikel atau jurnal, dan oknum tersebut sudah membuat permohonan maaf dan pernyataan resmi di berbagai media.

“Saya diseret karena ulah mahasiswa yang tadinya mungkin ingin cari perhatian saya sebagai dekan. Saya tidak tega melaporkannya ke pihak berwajib. Dan memang saya tidak pernah menulis artikel itu. Makanya saya berani buat pernyataan di atas meterai. Di mana plagiatnya? Kecuali saya mengaku sendiri menulisnya,” terang Josep.

Rektor Unima Josep Kambey sendiri tercatat telah menulis sebanyak 133 artikel dan jurnal yang dapat diakses di link : https://scholar.google.co.uk/citations?user=7lEeBOwAAAAJ&hl=en

Dan keabsahan pendidikan S3 Josep Kambey dapat diakses di situs resmu UNJ di link : https://lib.unj.ac.id/tugasakhir/index.php?p=show_detail&id=49804&keywords=.

Saat ini Unima sudah memiliki rektor baru yang sebelumnya sempat dijabat pelaksana tugas dari Kemenristek Dikti sejak terjadi permasalahan Pilrek di tahun 2024. ***

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  – Dr Joseph Philip Kambey SE Ak MBA resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) periode 2025-2029.

Joseph Kambey dilantik oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Satryo Soemantri Brodjonegoro, Selasa (4/2/25) sore tadi.

Pelantikan itu bersamaan dengan dilantiknya pejabat struktural dan kepala lembaga layanan pendidikan tinggi di lingkungan kementerian, yang dilaksanakan di Kantor Mendiktisaintek, Jakarta, pukul 14.00 WIB.

Usai dilantik, suami tercinta dari Jeannet Kumaat serta ayah dari Joanne, Jade dan Jocelyn ini mengungkapkan rasa syukur atas tanggung jawab yang kini diembannya.

“Terima kasih tak terhingga kepada Tuhan Yesus karena mempercayakan jabatan ini. Perjuangan selama ini berbuah berkat yang luar biasa,” kata Joseph Kambey yang biasa disapa Joje.

Ia juga menyampaikan apresiasi juga terima kasih kepada para sahabat, tim serta semua pihak termasuk anggota Senat yang telah mendukung hingga dirinya terpilih dan dilantik sebagai rektor.

“Tuhan akan membalas jerih lelah para sahabat yang dengan setia membantu saya hingga sampai di tahap ini,” ujar Rektor ke-13 Unima itu.

Sebagai rektor, dirinya menegaskan komitmennya untuk membawa Unima ke arah yang lebih baik. “Kami siap bekerja keras membangun Unima agar semakin maju dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Diketahui, pelantikan ini merupakan babak baru bagi Unima di bawah kepemimpinan Joseph Kambey. Dimana, sebelumnya ia menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum. (

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.