Lewati Proses Panjang,Penghargaan Manggala Karya Kencana Layak Bagi Kota Tomohon

POSTKOTANEWS.CO.ID  –  Lady D.Ante,S.Pd.,MAP selaku Sekretaris BKKBN Provinsi Sulawesi Utara dalam konferensi pers Rabu,(3/07/2024) bertempat di lantai 2 MPP Pemkot Tomohon  didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Mareyke Manengkey SPd. menyampaikan pemberian suatu tanda kehormatan ataupun penghargaan dalam tubuh BKKBN dilakukan secara cermat dan teliti.

Dalam  pemberian Tanda Kehormatan dan Tanda Penghargaan Bidang Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting tidak memungut biaya sepeserpun. Dan Mekanismenya mengacu pada Surat Edaran Kepala BKKBN Nomor 8 Tahun
2023 tentang Tata Cara Pemberian Tanda Kehormatan dan Tanda
Penghargaan Bidang Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga
Berencana (Bangga Kencana).
Selanjutnya Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara menetapkan Tim
Teknis Pemberian Tanda Kehormatan dan Tanda Penghargaan.
Tim Teknis Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan verifikasi, validasi dan penilaian secara selektif berdasarkan indikator dan bobot penilaian yang ada dalam lampiran Surat Edaran Kepala BKKBN.
Hasil penilaian dibuat Berita Acara Hasil Penilaian (BAHP) dan telah ditandatangani oleh seluruh Tim Penilai Provinsi.

Manggala Kencana ini diberikan kepada tokoh atau pemerintah daerah, atau Ketua TP PKK yang punya peran aktif pada program bangga kencana. Yang tahun ini kita tambah lagi dengan penurunan stunting, dan dalam program penurunan Stunting  Kota Tomohon adalah yang terendah dari semua Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara,tutur Ante.

Dan setelah melalui proses panjang ini maka di hasilkanlah Penghargaan Bidang Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting untuk Kota Tomohon.

Turut hadir Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Novi Politon MM, Kaban Bapelitbangda Tomohon Jacquline Mangulu.

 

 

 

 

KPU Tomohon Gelar Sosialisasi Pendidikan Bagi Pemilih Pemula Di Pilkada 2024

POSTKOTANEWS.CO.ID  –  KPU Kota Tomohon melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula dalam Penyelenggaraan Pilkada Tomohon tahun 2024, bertempat di Grand Master Tomohon, Kamis, 6 Juni 2024.

Seiring dengan amanah Keputusan KPU no 620 tahun 2024 bahwa salah satu sasaran Sosialisasi Pendidikan Pemilih adalah Pemilih Pemula.

Ketua KPU Kota Tomohon Albertien Pijoh menjelasakan Sosialisasi adalah proses penyampaian Informasi Pemilihan serta Pendidikan Pemilih adalah proses penyampaian Informasi Pemilihan kepada Pemilih untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran Pemilih tentang Pemilihan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.

Kami berharap kegiatan ini berdampak positif akan kemajuan demokrasi di Kota Tomohon, sekalipun pada Pemilu 2024 tingkat partisipasi pemilih di Kota Tomohon sangat signifikan dengan mencapai angka 89%, tapi tentunya kami tidak berpuas diri dan tetap berinovasi serta berupaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 ini.

Komisioner KPU Tomohon Rojer R. Datu juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan sosialisasi Pemilihan KPU Tomohon memaparkan dan menjelaskan materi yang memuat substansi khususnya tahapan, program, dan jadwal Pemilu atau Pemilihan, proses dan tata cara teknis penyelenggaraan Pemilihan, tugas dan wewenang KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota, materi lain yang relevan dengan tujuan sosialisasi berupa jadwal dan tanggal pemungutan suara Pemilihan, hak dan kewajiban Pemilih dalam dalam setiap Tahapan Pemilihan dan informasi yang sesuai terhadap kondisi penyelenggaraan Pemilihan di masing-masing wilayah.

Sedangkan substansi Pendidikan Pemilih dalam kegiatan pendidikan pemilih pada Pemilihan yakni demokrasi dan partisipasi masyarakat, sistem dan tahapan Pemilu dan Pemilihan, upaya membangun sinergi dan kolaborasi dengan komunitas dan/atau kelompok, manajemen konflik dalam Pemilu dan Pemilihan, upaya menumbuhkan sikap kesukarelawanan dalam Pemilu dan Pemilihan, muatan lokal atau materi lain yang relevan dengan tujuan Pendidikan Pemilih.

Hadir sebagai Narasumber Akademis yang juga merupakan Tenaga Ahli Bawaslu RI DR. Wenly Lolong, serta Yossi Korah yang merupakan Anggota Bawaslu Tomohon, peserta merupakan pemilih pemula yang berasal dari 16 SMA se Kota Tomohon.

PDAM Tomohon Layani Masyarakat Dengan Pemasangan Meter Gratis

POSTKOTANEWS.CO.ID  –  Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tomohon dalam memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat khususnya pelanggan terus dimaksimalkan.

Buktinya, salah satu solusi untuk meminimalisir masalah pelayanan air bersih di Kota Tomohon, di tahun 2024 ini PDAM Kota Tomohon, mengalokasikan 1.500 sambungan rumah (SR) gratis.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Tomohon, Adrian Ngenget SE Ak saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (4/6/2024) terkait waktu pemasangan gratis ini menjelaskan, pihaknya masih akan mensinkronkan dulu dengan pembangunan jaringan pipa.

“Jika sudah siap, baru dilakukan pemasangan sambungan gratis ini. Diperkiraan di bulan September 2024 mendatang,” bebernya.

Terkait dengan syarat pemasangan sendiri, Adrian menuturkan belum menjadi pelanggan PDAM sebelumnya, membuat surat pernyataan, memasukan KTP dan diverifikasi oleh Bapelitbang.

“Namun untuk pendaftaran pemasangan baru sendiri, sudah ditutup dikarenakan keterbatasan kouta dan waktu. Harapan kami, dengan adanya pemasangan gratis ini akan sangat membantu pelayanan air bersih bagi warga di Kota Tomohon,” tutupnya.

Rayakan HUT ke 1,Michi No Eki Pakewa Tomohon Launching Produk Herbal “Pakoba Tea”

POSTKOTANEWS.CO.ID  –  Michi No Eki Pakewa hadir di Tomohon melalui kerjasama antara  JICA ( Badan Kerjasama Internasional Jepang),Chiba Minami  Boso  Corporation,Kementerian Pertanian RI dan Pemerintah Kota Tomohon.

Dalam rangka merayakan HUT nya yang ke-1,Michi No Eki Pakewa Tomohon berinovasi dengan meLaunching Produk minuman herbal  unggulan “Pakoba Tea”,Sabtu (25/5/2024). Pakoba merupakan buah khas dari Kota Tomohon,berdasarkan MOU bersama pihak JICA,MNE Pakewa Tomohon menjadikan buah Pakewa (Pakoba) sebagai icon yang harus dikembangkan,ungkap Direktur Pengelola MNE Tomohon Ibu Vonny.J.Pangemanan.

VJP sapaan akrabnya juga menambahkan “MNE Pakewa Tomohon ini merupakan milik dari Pemerintah Kota,kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kota Tomohon yang telah memberi kepercayaan kepada kami untuk mengelola Michi No Eki Pakewa Tomohon ini,dan kami akan terus berupaya agar kerja sama yang telah terjalin ini dapat membawa kemajuan bagi Kota Tomohon.

Sejalan dengan tujuan awal,pendirian MNE Pakewa Tomohon untuk meningkatkan pendapatan petani melalui kegiatan agrowisata.Dalam perjalanan setahun ini,MNE Pakewa Tomohon telah berhasil memasarkan berbagai produk,untuk hasil pertanian produk yang ada di MNE Tomohon telah melalui standar tes (uji) pengawasan keamanan Pangan oleh Dinas Pangan,ada juga hasil kerajinan dari UMKM.

Dan untuk kedepannya pihak pengelola berharap bagi para pelaku usaha boleh makin konsisten dalam memproduksi hasil-hasil usahanya sehingga tujuan untuk dapat mengeksport berbagai produk dari Kota Tomohon bisa terwujud.

Di moment HUT ke 1 yang penuh kebahagiaan ini, Direktur Michi No Eki Pakewa Tomohon turut didampingi jajaran pengelola. Di antaranya, Novi Politon SE MM, Judie Turambi SH (Humas), Jacoba Roeroe, dan Jacqueline Mangulu.

Ada juga Kadis Pangan Pemkot Tomohon Novi Kainde, dan Pemerhati Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara Taufik Tumbelaka.

 

 

 

79.152 Pemilih Potensial Kota Tomohon Siap Ramaikan Pilkada 2024

POSTKOTANEWS.CO.ID  –  Jelang Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Tomohon 2024,KPU Kota Tomohon melalui Divisi Perencanaan Data dan Informasi saat ini memfokuskan pekerjaan dalam pemutakhiran data pemilih.

Arinny.Y.Poli,SH.,MH selaku Ketua Divisi Perencanaan Data,Wakil Divisi Keuangan,Rumah Tangga dan Logistik kepada awak media Senin (20/5/2024) diseblah kegiatan Bimtek PPK mengungkapkan,dalam Pileg yang baru saja kita lewati daftar pemilih potensial yang dikeluarkan oleh Disdukcapil Kota Tomohon berjumlah 78.022 dan dalam memasuki tahapan Pilkada saat ini jumlah pemilih mengalami peningkatan1.490 pemilih sehingga  menjadi 79.152. Daftar pemilih ini yang nantinya akan kami susun menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Poli menambahkan dalam waktu dekat KPU akan melaksanakan Rakor Pemutakhiran Data Pemilih.Dalam agenda itu, kami dengan Panita Pemilihan Kecamatan (PPK) akan membahas tentang pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Agar supaya nantinya, tidak ada yang satu anggota keluarga, terpisah TPS-nya,” ungkapnya.

“Dalam aturan, pada pemilu yang lalu 400 pemilih dalam satu TPS. Untuk sekarang aturannya paling maksimal 600 pemilih dalam satu TPS. Untuk mencegah terjadinya kerumunan atau penumpukan,” kuncinya.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.