Gaji Tenaga Outsourcing Pemkab Minahasa Segera Cair, Pembayaran Ditargetkan Mulai Senin

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa memastikan pembayaran gaji tenaga outsourcing yang sempat mengalami keterlambatan akan mulai dicairkan pada Senin, 6 Juli 2026, setelah seluruh persyaratan administrasi dinyatakan lengkap.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa, Denny Mangundap, menanggapi keluhan sejumlah tenaga outsourcing di media sosial terkait belum diterimanya gaji hingga awal Juli.

Menurut Denny, keterlambatan pembayaran bukan karena hak para pekerja diabaikan, melainkan akibat belum lengkapnya laporan kehadiran yang menjadi syarat wajib dalam proses pencairan anggaran pemerintah. Selama dokumen tersebut belum diterima dan diverifikasi, pembayaran belum dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

“Pembayaran gaji bulan ini masih menunggu kelengkapan laporan kehadiran dari masing-masing tenaga outsourcing. Setelah seluruh dokumen diterima dan diverifikasi, kami akan segera memproses pembayaran sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Denny, Sabtu (4/7/2026).

Ia menegaskan, Bagian Umum Sekretariat Daerah terus mempercepat proses administrasi agar hak para tenaga outsourcing dapat segera diterima. Menurutnya, Pemkab Minahasa memahami kondisi para pekerja yang bergantung pada gaji bulanan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kami memahami kondisi dan kebutuhan Bapak Ibu sekalian. Proses pembayaran akan segera kami lanjutkan dan ditargetkan dapat dilaksanakan pada hari Senin,” katanya.

Selain itu, Denny mengimbau seluruh tenaga outsourcing dan pihak terkait untuk menyampaikan laporan kehadiran secara tepat waktu pada setiap periode pembayaran. Hal tersebut dinilai penting agar proses pencairan gaji pada bulan-bulan berikutnya tidak kembali mengalami keterlambatan.

Ia juga memastikan Pemkab Minahasa tetap berkomitmen memenuhi hak seluruh tenaga outsourcing setelah seluruh persyaratan administrasi dipenuhi.

“Pemkab Minahasa berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai penyebab keterlambatan ini. Hak tenaga outsourcing tetap menjadi prioritas dan akan segera disalurkan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi,” tegasnya.

Dengan target pencairan pada Senin mendatang, Pemkab Minahasa berharap keresahan para tenaga outsourcing dapat segera terjawab sehingga pelayanan pemerintahan tetap berjalan optimal.

Minahasa dan Sidrap Resmi Jalin Kerja Sama Dagang Beras, Perkuat Distribusi Pangan Antar Daerah

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, resmi menjalin Kerja Sama Antar Daerah (KAD), Selasa (1/7/2026). Kerja sama ini bertujuan memperkuat kemitraan perdagangan sekaligus menjamin kelancaran distribusi komoditas beras antara kedua daerah.

Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Bupati Sidrap. Delegasi Pemerintah Kabupaten Minahasa dipimpin Wakil Bupati Vanda Sarundajang, didampingi Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, dan diterima langsung oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah.

Sebagai tindak lanjut kerja sama antar pemerintah daerah, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama bisnis (business-to-business/B2B) antara perwakilan pedagang beras Kabupaten Minahasa dan pelaku usaha penggilingan beras Kabupaten Sidrap.

Kerja sama tersebut diharapkan mampu membangun rantai pasok perdagangan yang lebih efisien, transparan, dan memiliki kepastian hukum bagi para pelaku usaha. Melalui skema ini, pedagang beras di Minahasa dapat memperoleh pasokan secara langsung dan berkelanjutan dari sentra penggilingan beras di Sidrap tanpa harus melalui rantai distribusi yang panjang.

Penandatanganan kerja sama bisnis itu turut disaksikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, bersama Asisten Direktur Bank Indonesia Sulawesi Utara. Kehadiran Bank Indonesia menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran logistik pangan antarprovinsi sekaligus memitigasi potensi gejolak harga di pasar.

Pertemuan strategis tersebut juga dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap, di antaranya Ketua DPRD Sidrap, Dandim 1420 Sidrap, Sekretaris Daerah Sidrap, para Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Ekonomi dan Pembangunan, Inspektur Daerah, Kepala BPKAD, serta kepala perangkat daerah dari sektor pertanian, perdagangan, dan sosial. Hadir pula Kepala Bagian Kerja Sama, Hukum, dan Perekonomian, serta perwakilan komunitas petani dan pelaku usaha setempat.

Sementara dari Pemerintah Kabupaten Minahasa, turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Administrasi Umum, Inspektur Kabupaten, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bagian Ekonomi, serta perwakilan petani hortikultura dan asosiasi pedagang beras Kabupaten Minahasa.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga beras, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sinergi perdagangan yang saling menguntungkan antara Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Sidrap.

Polres Minahasa Rayakan Hut Bhayangkara Ke 80 “Profesi Anggota Polri  bentuk pengabdian yang mulia”

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID– Kepolisian Resor (Polres) Minahasa menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Minahasa, Rabu (1/7/2026). Upacara berlangsung khidmat sebagai wujud refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia sekaligus penegasan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapolres Minahasa AKBP Steven JR Simbar membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh personel Polri di Indonesia serta memberikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan seluruh anggota Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas nasional.

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh tugas dan pengabdian Polri harus berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, cepat, berintegritas, serta mampu menghadirkan rasa aman dan keadilan bagi seluruh warga.

Presiden juga mengingatkan bahwa tantangan keamanan saat ini semakin kompleks. Selain menghadapi kejahatan konvensional, Polri dituntut mampu mengantisipasi kejahatan lintas negara, memperkuat keamanan siber, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional.

Menurut Presiden, Polri tidak cukup hanya bertindak setelah suatu peristiwa terjadi, tetapi harus mampu bekerja secara prediktif, adaptif, dan responsif melalui pemanfaatan teknologi serta penguatan sistem deteksi dini.

Dalam amanat tersebut, Presiden turut mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, mulai dari Program Makanan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan lahan jagung, pemberantasan narkotika, penyelundupan, dan judi online, hingga pengamanan Proyek Strategis Nasional.

Untuk menjawab tantangan ke depan, Presiden memberikan lima arahan strategis kepada seluruh jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan agar semakin profesional dan akuntabel, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta penegakan hukum berbasis teknologi informasi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan zaman, membangun organisasi yang fleksibel dan berbasis data, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui integritas, komunikasi yang baik, dan respons cepat terhadap setiap persoalan masyarakat.

Menutup amanatnya, Presiden mengajak seluruh insan Bhayangkara menjadikan profesi sebagai anggota Polri sebagai bentuk pengabdian yang mulia. Ia menegaskan bahwa setiap tugas harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, setiap pelayanan merupakan kehormatan, dan kepercayaan masyarakat harus menjadi landasan utama dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, instansi vertikal, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai tamu undangan.

Hadir mewakili Bupati Minahasa, Asisten II Setdakab Minahasa Arody Tangkere. Turut hadir perwakilan Kodim 1302/Minahasa, Kejaksaan Negeri Minahasa, Pengadilan Negeri Tondano, DPRD Minahasa, Wakapolres Minahasa Kompol Djoni Rumate, para Pejabat Utama Polres Minahasa, Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa Ny. Angel Steven Simbar beserta jajaran pengurus, Ketua KPU Minahasa, Ketua Bawaslu Minahasa, pimpinan perangkat daerah Kabupaten Minahasa, unsur BUMN dan perusahaan, Kalapas Kelas IIB Tondano, ATR/BPN Minahasa, organisasi kemasyarakatan, hingga Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Minahasa.(*)

Kala Motif Batik Menghias Bolu Gulung Karya Warga Binaan Lapas Perempuan Manado

TOMOHONPOSTKOTANEWS.CO.ID – Aroma harum kue yang baru matang menyerbak di ruang kemandirian Lapas Perempuan Kelas IIB Manado. Di sana, jemari para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tampak telaten melukis motif batik di atas adonan kue. Mereka sedang mendalami seni pembuatan “Batik Roll Cake”, sebuah inovasi tata boga yang kini menjadi fokus pembinaan di Lapas tersebut.

Suasana pelatihan terasa istimewa karena Kepala Lapas Perempuan Manado, Patta Helena, turun tangan langsung menjadi sang mentor. Dengan sabar, ia membagikan rahasia teknik pembuatan bolu gulung bermotif indah tersebut—mulai dari menjaga presisi motif hingga memastikan tekstur kue tetap lembut saat digulung.

Kehadiran sosok pimpinan yang langsung mengajar menjadi pelecut semangat bagi para WBP. Fokus utama dari kegiatan ini adalah kemandirian. Lapas Perempuan Manado ingin memastikan bahwa jeruji besi bukan penghalang untuk tetap produktif.

Dengan bekal keterampilan kuliner yang unik ini, para warga binaan diharapkan mampu menatap masa depan yang lebih cerah sebagai pelaku usaha kreatif saat mereka menghirup udara bebas nanti.

Harganas ke-33 di Minahasa: Orang Tua Diajak Kurangi Gawai, Perkuat Ketahanan Keluarga

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Minahasa menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Pemerintah mengajak para orang tua lebih aktif mendampingi anak dan mengurangi ketergantungan terhadap gawai.

Upacara peringatan Harganas berlangsung di halaman Kantor Bupati Minahasa, Senin (29/6/2026), dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, serta perangkat daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa renggangnya hubungan dalam keluarga saat ini sering dipicu oleh penggunaan gawai yang tidak terkendali di lingkungan rumah.

“Hari ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen penting untuk berefleksi. Sudahkah keluarga kita menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mampu mendidik generasi masa depan yang tangguh?” ujar Lynda.

Ia juga menyoroti fenomena fatherless, yakni kondisi ketika sosok ayah hadir secara fisik di rumah, namun tidak terlibat secara emosional maupun psikologis dalam proses pengasuhan anak.

Menurutnya, minimnya komunikasi antara orang tua dan anak sering kali digantikan oleh kehadiran gawai. Akibatnya, anak berpotensi mencari perhatian dan pelarian di luar rumah yang dapat memicu berbagai persoalan sosial, seperti tawuran, perundungan (bullying), pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Jangan biarkan meja makan sunyi karena semua sibuk menatap layar. Wahai para ayah, letakkan gawai Anda saat di rumah, peluk anak-anak, ajak mereka berdialog, dan batasi waktu bermain gawai,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru beban sosial akibat tingginya angka pengangguran.

Untuk mewujudkannya, terdapat tiga pilar utama pembangunan keluarga yang harus diperkuat sejak dari rumah.

Pilar pertama adalah kesehatan fisik, melalui percepatan penurunan stunting dengan memastikan pemenuhan gizi selama 1.000 hari pertama kehidupan agar anak tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Pilar kedua adalah pendidikan karakter, dengan menjadikan keluarga sebagai tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.

Sementara pilar ketiga adalah ketahanan mental, yakni memperkuat peran orang tua sebagai pendamping emosional yang mampu menciptakan lingkungan keluarga yang hangat, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui peringatan Harganas ke-33 ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan tangguh menghadapi tantangan zaman digital.

Bupati Robby Dondokambey Hadir Beribadah di GMIM Maranatha Makassar, Momen Hangat Bersama Warga Kawanua Jadi Sorotan

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Tangan seorang lansia tampak sedikit bergetar saat menyambut uluran tangan di hadapannya. Namun, senyumnya merekah lebar, memancarkan kebahagiaan yang tulus.

Di hadapannya, Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP., mengulurkan tangan dengan penuh hormat. Ia tampak sedikit membungkukkan badan sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan lanjut usia yang pagi itu mengenakan gaun brokat berwarna kuning cerah.

Di samping Bupati, sang istri, Ny. Martina W. Dondokambey-Lengkong, SE., turut menyapa dengan senyum hangat. Suasana penuh keakraban itu menjadi salah satu momen yang menghangatkan ibadah Minggu di GMIM Jemaat Maranatha Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/6/2026).

Jauh dari Tanah Minahasa, GMIM Maranatha Makassar bukan sekadar tempat beribadah. Bagi warga Kawanua di perantauan, gereja ini menjadi ruang perjumpaan, tempat iman, budaya, dan kerinduan terhadap kampung halaman bertemu.

Kehadiran Bupati Robby Dondokambey pun terasa istimewa. Ia datang bukan dalam balutan protokoler pemerintahan yang kaku, melainkan sebagai seorang warga jemaat yang mengikuti ibadah bersama.

Bagi masyarakat Minahasa yang menetap di Makassar, kehadiran pemimpin daerah asal mereka menjadi pengobat rindu sekaligus simbol kedekatan dengan tanah kelahiran.

Ibadah pagi itu mengangkat tema, “Hiduplah sebagai terang yang membuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran”, yang diambil dari Kitab Efesus.

Subtema ibadah pun mengandung pesan yang relevan dengan kehidupan kebangsaan saat ini, yakni ajakan untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat majemuk yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta hidup berdamai dengan seluruh ciptaan Allah.

Pesan tersebut seolah selaras dengan kehadiran Bupati Robby Dondokambey di tengah jemaat. Sebagai seorang kepala daerah, semangat menjadi terang juga diwujudkan melalui sikap yang merangkul, menghormati, dan menghapus sekat-sekat pembatas di tengah masyarakat.

Suasana semakin hangat ketika Bupati bersama rombongan, termasuk Sekretaris DPRD Kabupaten Minahasa, diminta maju ke depan altar untuk mempersembahkan puji-pujian.

Tulisan pada layar proyektor bertuliskan “Puji-pujian Bpk. Bupati Minahasa dan Rombongan” menyambut mereka.

Mengenakan kemeja motif kotak-kotak biru putih, Bupati Robby Dondokambey tampak memegang telepon genggam untuk membaca lirik lagu pujian. Di sampingnya, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Ny. Martina W. Dondokambey-Lengkong, yang tampil anggun dengan gaun merah marun, ikut bernyanyi bersama jemaat.

Suara mereka berpadu dalam pujian yang memenuhi ruang ibadah, menciptakan suasana yang khidmat sekaligus penuh kekeluargaan.

Usai ibadah, seluruh jemaat dan rombongan mengikuti sesi foto bersama di tangga altar. Senyum mengembang di wajah setiap orang yang berdiri berdampingan menghadap kamera.

Di depan altar, tiga lilin putih menyala di atas meja yang dihiasi rangkaian bunga kuning dan putih. Nyala lilin yang kecil namun tetap terang seolah menjadi simbol dari pesan ibadah hari itu: menjadi terang yang menghadirkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran di tengah masyarakat yang majemuk.

Jadwal Pengucapan Syukur Minahasa Berubah, Tahun Ini Digelar Setelah Mitra

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Pelaksanaan Pengucapan Syukur di wilayah Minahasa Raya tahun 2026 menghadirkan perubahan dari pola yang selama ini berlangsung. Jika pada tahun-tahun sebelumnya urutannya dimulai dari Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), kemudian Kabupaten Minahasa, dan diakhiri Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), tahun ini Kabupaten Minahasa justru menggelar Pengucapan Syukur setelah Mitra.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, Pengucapan Syukur Kabupaten Minahasa akan dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026, atau sepekan setelah Kabupaten Minahasa Tenggara yang dijadwalkan pada Minggu, 19 Juli 2026.

Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang (VaSung), memastikan jadwal tersebut telah diputuskan melalui rapat bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Minahasa.

“Ya, benar. Tanggal Pengucapan Syukur Minahasa tahun ini telah diputuskan dalam rapat dan akan dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026,” ujar Vanda Sarundajang saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026) sore.

Penetapan jadwal tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten I Setda Minahasa, Riviva Maringka, bersama Plt Kepala Badan Kesbangpol Denny Kojansouw, serta Wakil Ketua dan Sekretaris FKUB Minahasa.

Perubahan jadwal tahun ini menjadi perhatian karena berbeda dari tradisi sebelumnya. Biasanya, rangkaian Pengucapan Syukur di Minahasa Raya dimulai dari Minsel, dilanjutkan Kabupaten Minahasa, kemudian ditutup oleh Mitra.

Untuk tahun 2026, urutannya berubah menjadi:

Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel): Minggu, 12 Juli 2026

Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra): Minggu, 19 Juli 2026

Kabupaten Minahasa: Minggu, 26 Juli 2026

Perubahan ini menjadikan Kabupaten Minahasa sebagai daerah terakhir yang menggelar Pengucapan Syukur di wilayah Minahasa Raya pada tahun 2026.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.