Wabup Vanda Sarundajang Hadiri MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulut, Tegaskan Komitmen Pemkab Minahasa Dukung Pendidikan Inklusif

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, MAP, menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, Senin (31/8/2026).

Kegiatan strategis tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, SH, MH, serta Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dr. Suratna, M.Psi.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk terus mendukung penguatan sarana dan peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda di daerah.

Menurut Vanda, kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi menjadi sebuah terobosan penting dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, khususnya bagi anak-anak di Sulawesi Utara.

“Sekolah Rakyat Terintegrasi ini merupakan terobosan luar biasa dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi anak-anak kita.”

“Melalui kegiatan MPLS ini, kami berharap para siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolahnya, tetapi juga terbangun karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar yang tinggi untuk merajut masa depan yang lebih cerah,” ujar Vanda.

Kegiatan MPLS berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta instansi pemerintah pusat dalam mendukung kemajuan sektor sosial dan pendidikan.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Minahasa Selatan, Wakil Wali Kota Kotamobagu, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, para Tim Ahli Gubernur Sulawesi Utara, pimpinan instansi vertikal Provinsi Sulawesi Utara, serta pimpinan instansi vertikal Kabupaten Minahasa.

Hadir pula Kepala Sekolah SRT 3 Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Sekolah SRMP 21 Manado, para orang tua, serta siswa peserta MPLS.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang dalam kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Minahasa dan Camat Remboken.

Dengan dukungan lintas sektor yang terus diperkuat, keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sekda Minahasa: Pencegahan Dini dan Kecepatan Penanganan Jadi Kunci Cegah Karhutla

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Pencegahan dini dan kecepatan penanganan menjadi kunci utama dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sehingga setiap titik api dapat segera dikendalikan sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., saat hadir mewakili Bupati Minahasa dalam Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di Lapangan Manguni Sasaran, Senin (31/8/2026).

Apel gabungan yang diinisiasi jajaran Kodim 1302/Minahasa tersebut menjadi momentum konsolidasi lintas instansi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca yang panas dan kering.

Sekda Lynda menyampaikan, kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu ancaman serius yang dapat menimbulkan dampak luas, tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat, perekonomian, hingga keberlangsungan kehidupan sosial.

“Pencegahan harus menjadi langkah utama. Ketika muncul potensi kebakaran, penanganan harus dilakukan dengan cepat agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tegasnya.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kodim 1302/Minahasa beserta jajaran, Polres Minahasa, DPRD Kabupaten Minahasa, Satpol PP, BPBD, Damkar Minahasa, organisasi perangkat daerah terkait, unsur TNI/Polri, hingga perangkat kecamatan, desa, kelurahan, serta seluruh personel yang tergabung dalam tim kesiapsiagaan penanggulangan Karhutla.

Pemerintah Kabupaten Minahasa juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor dengan melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat.

Penanggulangan Karhutla dinilai tidak akan berjalan optimal jika hanya mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan komunikasi yang cepat, koordinasi yang solid, serta pembagian tugas yang jelas mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan.

Selain kesiapan personel dan sarana prasarana, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Warga Minahasa diimbau untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Dengan kesiapsiagaan bersama dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, potensi Karhutla di wilayah Minahasa diharapkan dapat dicegah sejak dini dan ditangani secara cepat sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

HUT ke-65 Desa Mokupa, Bupati Robby Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Semangat Mapalus

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Desa Mokupa, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, yang digelar di Balai Pertemuan Umum Desa Mokupa, Senin (31/8/2026).

Syukuran tersebut dihadiri langsung Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina Dondokambey-Lengkong.

Bupati hadir bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, di antaranya Inspektur Kabupaten Minahasa, Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bagian Organisasi, serta Camat Tombariri.

Perayaan HUT ke-65 ini menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat Desa Mokupa untuk mensyukuri perjalanan panjang desa sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan menuju masyarakat yang semakin maju, mandiri, aman, dan sejahtera.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Mokupa. Ia menegaskan, peringatan HUT tidak sekadar menjadi seremoni bertambahnya usia desa, tetapi juga momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan serta menatap masa depan dengan semangat yang lebih kuat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa dan pribadi, saya menyampaikan selamat HUT ke-65 kepada seluruh masyarakat Desa Mokupa,” ujar Bupati.

Menurutnya, perjalanan selama 65 tahun telah diwarnai berbagai tantangan, perjuangan, dan keberhasilan yang menjadi bagian penting dari sejarah Desa Mokupa.

Karena itu, berbagai capaian yang telah diraih patut disyukuri sekaligus dijadikan motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Perkuat Persatuan dan Budaya Mapalus

Bupati Robby menegaskan, kemajuan sebuah desa tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga sangat bergantung pada keterlibatan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Ia pun mengajak masyarakat Desa Mokupa untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, semangat gotong royong, serta budaya Mapalus yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Minahasa.

“Perkuat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat, karena kemajuan desa hanya dapat diwujudkan melalui kerja bersama,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar perbedaan tidak menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, masyarakat diharapkan terus mengedepankan kepentingan bersama, saling menghormati, saling membantu, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, persatuan dan kerukunan merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Dorong Pengembangan Potensi Ekonomi Desa

Lebih lanjut, Bupati Robby menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia meminta pemerintah desa bersama masyarakat mampu melihat dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Desa Mokupa.

Sektor pertanian, perkebunan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai sektor ekonomi lainnya dinilai perlu terus dikembangkan untuk membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat perekonomian masyarakat.

“Manfaatkan setiap potensi yang dimiliki Desa Mokupa, terutama di bidang pertanian, perkebunan, UMKM, serta sektor-sektor ekonomi lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.

Ia berharap sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Waspadai El Niño dan Cuaca Ekstrem

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Robby juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak El Niño dan cuaca ekstrem.

Menurutnya, kondisi kering dapat meningkatkan risiko kekurangan air maupun kebakaran. Karena itu, masyarakat diimbau menggunakan air secara bijaksana, menjaga sumber-sumber air, serta menghindari pembakaran lahan, kebun, maupun sampah secara sembarangan.

Masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana juga diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan meningkatkan kesiapsiagaan.

Jika terjadi kondisi yang berpotensi membahayakan, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Menutup sambutannya, Bupati Robby kembali mengajak seluruh masyarakat Desa Mokupa menjadikan HUT ke-65 sebagai momentum untuk memperkuat tekad, persatuan, dan kebersamaan dalam membangun desa.

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terpelihara selama ini terus menjadi kekuatan bagi masyarakat Mokupa dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus membuka peluang pembangunan di masa mendatang.

“Selamat HUT ke-65 Desa Mokupa. Kiranya Tuhan senantiasa memberkati seluruh masyarakat Desa Mokupa, memberikan kesehatan, kedamaian, serta menyertai setiap usaha dan karya kita,” tutup Bupati.

Syukuran HUT ke-65 Desa Mokupa berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Perayaan tersebut sekaligus menjadi refleksi perjalanan enam setengah dekade Desa Mokupa dalam membangun kehidupan masyarakat.

Momentum ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta menumbuhkan optimisme untuk membawa Desa Mokupa menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.

Pemkab Minahasa Perkuat Tata Kelola Bersih, Gerakan Antikorupsi Menyasar Semua Lini

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP. dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., komitmen terhadap pemerintahan yang berintegritas terus didorong melalui penguatan budaya antikorupsi di seluruh lini birokrasi.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda D. Watania. Ia menegaskan bahwa gerakan antikorupsi harus menjadi bagian dari budaya kerja dan diterapkan secara konsisten, mulai dari Sekretariat Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

Menurutnya, nilai-nilai antikorupsi harus diinternalisasikan secara menyeluruh, termasuk di jajaran kewilayahan yang melibatkan camat, lurah, dan hukum tua. Penguatan integritas juga harus menyentuh sektor-sektor pelayanan dasar dan strategis, seperti sekolah, rumah sakit, puskesmas, hingga Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Lynda menekankan, reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada dokumen administratif, pencanangan zona integritas, atau sekadar kegiatan seremonial.

Sebaliknya, seluruh jajaran birokrasi dituntut mampu menghadirkan pelayanan publik yang nyata, cepat, transparan, profesional, serta terbebas dari berbagai bentuk penyimpangan.

“Budaya antikorupsi harus benar-benar menjadi bagian dari keseharian dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Upaya membangun pemerintahan yang bersih di Minahasa pada akhirnya bermuara pada satu tujuan utama, yakni menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penyelenggara negara.

Dengan birokrasi yang bekerja berdasarkan prinsip integritas dan akuntabilitas di setiap tingkatan, pembangunan di Tanah Toar Lumimuut diharapkan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan fisik, tetapi juga mampu menghadirkan keadilan sosial serta kesejahteraan yang semakin merata bagi seluruh masyarakat Minahasa.

Komitmen terhadap pemerintahan yang bersih pun menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Terkait Dengan Pelayanan Publik, Sejumlah Organisasi Pers Soroti Kinerja Kepala Kantah Minahasa

MINAHASA,- POSTKOTANEWS.co.id,- Sejumlah Organisasi Pers dikabupaten Minahasa merasa kecewa dengan pelayanan publik di Agraria dan Tataruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Minahasa.

Hal itu berkaitan dengan penolakan oleh kepala kantor ATR/BPN Kabupaten Minahasa atas kedatangan Wartawan dikantor tanah (Kantah) yang diketahui sebagai Kantor pelayanan Publik itu.

Kedatangan para Kuli tinta itu dalam rangka konfirmasi terkait pelayanan ATR/BPN yang akhir -akhir ini dikeluhkan Warga Masyarakat dalam pengurusan penerbitan Sertifikat Tanah serta hal lain yang bersifat pelayanan Publik.

Seperti yang disampaikan Ketua Pro Jurnalis Siber (PJS) Propinsi Sulawesi Utara Butje Lengkong kepada media ini, tentang apa yang dialami sejumlah Wartawan saat melakukan tugasnya di Kantor ATR/BPN Rabu (29/08-2026).

Butje Lengkong menegaskan, upaya wartawan melakukan konfirmasi kepada narasumber merupakan bagian penting dalam menjalankan tugas jurnalistik, khususnya untuk memastikan pemberitaan tetap akurat dan berimbang.

Menurutnya, jika seorang kepala kantor belum dapat menemui seluruh awak media, setidaknya perlu ada pejabat yang berwenang memberikan keterangan resmi.

“Wartawan datang bukan untuk menghakimi, tetapi meminta klarifikasi agar berita tidak hanya memuat satu sisi. Apalagi menyangkut pelayanan publik, masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas dan berimbang,” tegasnya Butje Lengkong.

Hal senada disampaikan Ketua Aliansi Wartawan Minahasa (AWAM) yang merasa kecewa dengan penolakan Kepala Kantor (ATR/BPN) terhadap kunjungan wartawan untuk melakukan Konfirmasi hasil temuan dan laporan Masyarakat.

” Karna ada temuan dan laporan masyarakat maka wartawan mendatangi anda yang berstatus kepala kantor, dan sudah menjadi tugas seorang jurnalis untuk melakukan Konfirmasi atas suatu pemberitaan yang akan diberitakan ke publik agar berita itu berimbang,” Ujar Jefry Uno dengan Kesalnya.

Rasa kecewa juga turut dirasakan Advokat/Konsultan Hukum John Franken Kolang dkk, Kuasa Hukum salah satu Masyarakat yang sedang mengurus permohonan balik nama Waris atas Tanah Kintal di Kelurahan Tateli Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa.

” Kami sebagai masarakat merasa kecewa dengan pelayanan ATR/BPN Kabupaten Minahasa, karna dalam pengurusan permohonan hak balik nama waris yang sudah kami ajukan sejak Tanggal 12 Juli 2026 hingga sekarang ini tidak jelas dan berbelit-belit, padahal permohonan yang kami ajukan bukanlah permohonan yang sulit, karna ini hanya balik nama waris dan yang menjadi ahli waris itu hanya tunggal hanya satu orang istri dan dari sejak permohonan kami ajukan hingga saat ini tidak ada komplen terhadap ahli waris,” Kata Pengacara kondang asal Kota Cakalang.

Rasa kekecewaannya timbul ketika dalam pengurusan permohonan ini pihaknya merasa dipermainkan oleh pimpinan di ATR/BPN Minahasa, sehingga harus bolak balik selama masa pengurusan yang tak kunjung ada jawaban yang jelas dari Pihak ATR/BPN itu sendiri.

Terkait permasalahan ini, Organisasi Pers Kabupaten Minahasa merasa kecewa dengan pelayanan yang terjadi di Kantor yang memiliki Program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto itu.

” Kami harus mempertanyakan terkait Program Asta Cita Presiden kepada ATR/BPN apakah itu berlaku diinstansi tersebut atau tidak. Karna telah tertuang dalam arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Reformasi Birokrasi,” Kata Ketua Aliansi Wartawan Minahasa Jefry Uno.

berikut arahan Presiden Prabowo terkait Reformasi Birokrasi dalam Asta Cita.

1. Birokrasi harus rrsponsif dan tidak mempersulit Masyarakat.
2. Percepatan Inplementasi kebijakan, dimana Inplememtasi kebijakan harus dirumuskan dengan cepat dan efektif.
3. Penguatan Koordinasi antar lembaga.
4. Efektifitas Alokasi Anggaran.

(UDIN)

Pelayanan BPN Minahasa Dipertanyakan, Pengurusan Peralihan Sertifikat Sudah Lebih Sebulan Tanpa Kejelasan

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pelayanan Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Minahasa kembali dipertanyakan. Pengurusan peralihan nama sertifikat tanah yang diajukan sejak 17 Juli 2026 oleh Juliana Rampengan, sebagai ahli waris mendiang suaminya, Nicolas Rori, disebut hingga kini belum mendapatkan kejelasan yang memadai.

Pihak keluarga mengaku kecewa lantaran selama lebih dari satu bulan tidak memperoleh informasi resmi terkait status berkas yang telah dimasukkan.

Kuasa hukum Juliana Rampengan, Jhon Kolang, SH, bersama Fatrawati Ibrahim, SH, menilai seharusnya pihak BPN memberikan penjelasan apabila terdapat kendala dalam proses administrasi, baik berupa pemblokiran, pencegahan maupun adanya pengaduan dari pihak lain.

“Kalau memang ada kendala, seharusnya disampaikan kepada pemohon. Apakah ada pemblokiran, pencegahan atau persoalan lainnya, sehingga kami bisa mengetahui langkah yang harus ditempuh,” ujar Jhon.

Menurutnya, pemohon justru harus berulang kali datang untuk mencari tahu perkembangan berkas. Bahkan, informasi yang diterima disebut berubah-ubah.

Ia menyinggung adanya informasi pada 10 Agustus 2026 yang menyebut apabila terdapat pemblokiran, pihak pemohon diminta memasukkan berkas untuk kemudian dilakukan kajian. Namun, pada perkembangan berikutnya, persoalan yang muncul disebut kembali berbeda.

“Ini yang menjadi tanda tanya besar. Orang sudah memasukkan berkas sejak 17 Juli, tetapi sampai satu bulan lebih tidak mendapatkan penjelasan yang jelas dan resmi,” tegasnya.Kuasa Hukum: Jika Ada Gugatan, Silakan Diuji di Pengadilan

Terkait adanya pihak lain, yakni Henny, yang disebut memiliki dokumen dan berpotensi mengajukan gugatan terhadap kepemilikan atau peralihan tanah tersebut, kuasa hukum Juliana menyatakan tidak gentar.

Menurut Jhon, gugatan merupakan hak setiap warga negara. Bahkan, pihaknya justru mempersilakan persoalan tersebut diuji melalui jalur pengadilan apabila pihak Henny merasa memiliki dasar hukum yang kuat.

“Kalau ada gugatan dari pihak lawan, silakan. Justru di pengadilan nanti akan diuji apakah dokumen yang dimiliki itu sah dan mempunyai kekuatan hukum atau tidak. Kami siap menghadapi,” katanya.

Ia mempertanyakan dasar hukum dokumen yang disebut menjadi pegangan pihak Henny. Menurutnya, dokumen tersebut berupa surat di bawah tangan dan pemberian hibah disebut hanya dilakukan oleh mendiang Nicolas Rori.

Padahal, lanjut Jhon, apabila objek tersebut merupakan harta bersama dalam perkawinan, maka berdasarkan ketentuan mengenai harta bersama, tindakan hukum atas harta tersebut semestinya memperhatikan persetujuan kedua pihak suami dan istri.

“Dalam surat itu, yang bertindak sebagai pemberi hibah adalah Bapak Nicolas Rori. Ibu Juliana hanya disebut sebagai saksi. Saksi adalah pihak yang mengetahui atau melihat suatu peristiwa, bukan pihak yang memberikan persetujuan sebagai pemilik harta bersama,” jelasnya.

Jhon menilai, apabila persoalan tersebut benar-benar dibawa ke pengadilan, pihaknya siap menguji seluruh dokumen yang dimiliki pihak Henny.

“Kalau memang merasa punya kekuatan hukum, silakan diuji di pengadilan. Kami juga siap membawa seluruh bukti yang kami miliki untuk membela kepentingan hukum Ibu Juliana Rampengan,” ujarnya.

Kakan BPN: Berkas Akan Ditindaklanjuti, Pihak Henny Dipersilakan Menggugat

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Minahasa Alfrits Opit, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti pemberkasan yang diminta Juliana Rampengan terkait peralihan nama sertifikat sebagai ahli waris bersama mendiang Nicolas Rori.

Namun demikian, Opit juga menyatakan pihak Henny diberikan kesempatan untuk menempuh gugatan perdata apabila merasa memiliki dokumen yang cukup untuk menggugat Juliana Rampengan.

Pernyataan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan dari pihak kuasa hukum Juliana.

Pasalnya, menurut kuasa hukum, Kakan BPN Minahasa dalam keterangannya telah menyebut Juliana Rampengan sebagai pihak yang merupakan ahli waris, namun pada saat yang sama tetap memberikan ruang bagi pihak lain untuk menggugat.

Bagi kuasa hukum Juliana, kondisi tersebut dinilai janggal dan menimbulkan tanda tanya terkait lambannya proses peralihan sertifikat.

Jhon Kolang bahkan menduga terdapat unsur kesengajaan dalam keterlambatan proses peralihan nama sertifikat dari mendiang Nicolas Rori kepada Juliana Rampengan selaku istri dan ahli waris.

“Kami mempertanyakan mengapa proses ini begitu lambat. Ketika pihak BPN sendiri sudah menyebut siapa ahli warisnya, mengapa proses peralihan sertifikat masih berlarut-larut?” kata Jhon.

Ia menegaskan pihaknya tidak mempersoalkan apabila pihak lain ingin menggunakan jalur hukum. Namun, menurutnya, proses administrasi pertanahan tidak semestinya dibiarkan tanpa kejelasan.

“Kalau memang ada keberatan atau gugatan, silakan tempuh jalur hukum. Tetapi pemohon juga berhak mendapatkan kepastian dan informasi yang jelas mengenai berkas yang sudah diajukan,” tegasnya.

Kini, sorotan diarahkan pada BPN Minahasa. Publik menunggu apakah proses peralihan sertifikat tersebut benar-benar akan segera ditindaklanjuti atau justru kembali berlarut-larut tanpa kepastian.

Pertanyaanya: jika berkas sudah diajukan sejak 17 Juli dan pihak BPN menyebut Juliana Rampengan sebagai ahli waris, apa sebenarnya yang membuat proses peralihan sertifikat belum juga tuntas? (73’U)

Bupati Robby Lepas Education Road Show GTK 2026, Dorong Guru Minahasa Terus Berinovasi

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia melalui berbagai program yang melibatkan guru serta tenaga kependidikan.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP saat menghadiri sekaligus melepas Minahasa Education Road Show GTK Tahun 2026 di Stadion Maesa Tondano, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun semangat bersama di kalangan guru dan tenaga kependidikan agar terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, dedikasi, serta kualitas pelayanan pendidikan di Kabupaten Minahasa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, anggota DPRD Kabupaten Minahasa, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, serta para guru dan tenaga kependidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Robby menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Minahasa Education Road Show GTK 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar menjadi ajang mempererat kebersamaan, tetapi juga ruang untuk mendorong inovasi dan membangun semangat baru dalam dunia pendidikan.

Ia menegaskan, guru dan tenaga kependidikan memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas generasi masa depan. Karena itu, peningkatan mutu pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan kapasitas dan profesionalisme para pendidik.

“Guru bukan hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, membangun kedisiplinan, menanamkan nilai-nilai positif, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Bupati Robby juga menilai perkembangan zaman yang semakin dinamis menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Pemanfaatan teknologi, peningkatan kompetensi, pengembangan metode pembelajaran, serta penciptaan lingkungan belajar yang inovatif menjadi hal yang perlu terus diperkuat.

Melalui Road Show GTK 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap terbangun interaksi dan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Bupati pun mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Minahasa, kata dia, akan terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang memberikan ruang bagi para guru untuk berkembang, berinovasi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kualitas generasi Minahasa di masa yang akan datang,” tegasnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga terlihat dari kehadiran Sekda Minahasa bersama jajaran pemerintah daerah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kapasitas guru dan tenaga kependidikan.

Minahasa Education Road Show GTK Tahun 2026 diharapkan mampu memberikan energi positif bagi para pendidik untuk terus bergerak, belajar, berkolaborasi, dan menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama membangun pendidikan Minahasa yang semakin berkualitas, adaptif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan generasi masa depan.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Minahasa optimistis pembangunan sumber daya manusia dapat terus diperkuat dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah.

Dari guru yang berdedikasi, lahir generasi yang berprestasi. Dari pendidikan yang berkualitas, tumbuh Minahasa yang semakin maju.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.