Minahasa Matangkan Persiapan, HUT ke-64 P/KB Sinode GMIM Dipusatkan di Kakas Raya

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Pria/Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM terus dimatangkan. Tahun ini, Rayon Minahasa dipercaya menjadi tuan rumah, dengan pusat kegiatan berada di Wilayah Kakas Raya.

Pemantapan persiapan tersebut dibahas dalam rapat panitia pelaksana bersama panitia lokal yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Kamis (1/10/2026).

Rapat dipimpin Ketua Harian Panitia, Pnt Dr Drs Riviva Maringka MSi, yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Minahasa, didampingi Sekretaris Umum Panitia, Pnt Rio Rindengan SSos MA. Jajaran panitia pelaksana dan panitia lokal turut hadir dalam rapat tersebut.

Berbagai hal strategis menjadi pembahasan, mulai dari kesiapan teknis, koordinasi antar-panitia, hingga pematangan rangkaian kegiatan menjelang puncak perayaan. Seluruh unsur panitia diminta memastikan setiap kebutuhan dipersiapkan secara optimal agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

“Rapat ini digelar demi memastikan apa-apa saja yang perlu disiapkan sebelum pelaksanaan hari H kegiatan nanti,” ujar Pnt Riviva Maringka, didampingi Pnt Rio Rindengan.

Puncak perayaan HUT ke-64 P/KB Sinode GMIM akan ditandai dengan Ibadah Raya pada 9 Oktober 2026, yang dipusatkan di Lapangan God Bless Minahasa.

Ketua Umum Panitia, Pnt Dr Robby Dondokambey SSi MAP, yang juga Bupati Minahasa, mengajak seluruh panitia dan warga GMIM, khususnya kaum bapak, untuk bersama-sama mendukung serta menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Menurutnya, dukungan dan keterlibatan seluruh elemen menjadi bagian penting dalam menyukseskan Minahasa sebagai tuan rumah perayaan HUT ke-64 P/KB Sinode GMIM.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, panitia optimistis seluruh rangkaian perayaan dapat berlangsung tertib dan lancar sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan pelayanan P/KB Sinode GMIM.

Pajak Diabaikan, Pemkab Minahasa Turun Tangan

MINAHASA ,POSTKOTANEWS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mulai memperketat pengawasan terhadap kepatuhan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pajak daerah.

Langkah tegas itu ditunjukkan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, MAP, saat memimpin langsung Tim Intensifikasi Pajak Daerah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pelaku usaha, termasuk KFC Tondano, Kamis (1/10/2026).

Sidak tersebut menjadi sinyal keras Pemkab Minahasa bahwa kewajiban pajak bukan perkara yang bisa diabaikan oleh pelaku usaha yang menjalankan aktivitas bisnis di wilayah tersebut.

Tim gabungan yang turun dalam kegiatan ini melibatkan Bapenda Minahasa, Kejaksaan Negeri Minahasa, Polres Minahasa, Satpol PP, Bagian Hukum Pemkab Minahasa, serta unsur pers.

Pengawasan dilakukan melalui pendataan dan pemeriksaan terhadap objek serta kewajiban perpajakan pelaku usaha. Pemerintah daerah memastikan seluruh objek pajak terdata dan kewajiban yang melekat dipenuhi sesuai ketentuan.

Saat berada di KFC Tondano, Wabup Vanda menegaskan tidak boleh ada pelaku usaha yang menganggap enteng kewajiban pajak daerah.“Kami mengingatkan kepada seluruh pelaku usaha, jangan menganggap sepele kewajiban pajak. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan penertiban sesuai aturan yang berlaku,” tegas Sarundajang.

Ia menyebut, pembinaan dan peringatan akan tetap menjadi bagian dari proses penertiban. Namun, apabila kewajiban perpajakan tetap diabaikan, Pemkab Minahasa akan menindaklanjutinya melalui mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

Bahkan, menurut Vanda, sanksi dapat diterapkan hingga penutupan usaha apabila memenuhi dasar hukum serta prosedur yang dipersyaratkan.“Kami akan turun terus. Kalau ada yang belum memenuhi kewajibannya, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku. Jangan sampai sudah diberikan peringatan tetapi tetap tidak mengindahkan,” ujarnya.

Menurut Wabup, intensifikasi pajak daerah bukan sekadar persoalan penagihan. Optimalisasi penerimaan pajak menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penerimaan tersebut selanjutnya menjadi salah satu sumber pembiayaan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Minahasa.

Turut mendampingi Wabup Vanda dalam sidak tersebut, Kaban Bapenda Minahasa Jeffry M. Tangkulung, SH, MAP; Kasat Pol PP Minahasa Drs. Laxie S.J. Korengkeng, M.Si; serta Intelijen Kejari Minahasa Reinhard Tawalujan, SH.serta KBO Intelkam Polres Minahasa Aiptu Steven Rengkuan.

Stiki

Hari Kesaktian Pancasila di Minahasa: Upacara Khidmat, Puluhan ASN Terima Kenaikan Pangkat

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Halaman Kantor Bupati Minahasa, Kamis (1/10/2026).

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati Hari Kesaktian Pancasila, tetapi juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat kepada puluhan aparatur sipil negara (ASN).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti ratusan peserta. Hadir jajaran asisten, staf ahli, kepala badan dan dinas, direktur RSUD, para kepala bagian, hingga camat se-Kabupaten Minahasa.

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Suasana semakin khidmat saat Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Franky Wolayan membacakan naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila.

Dalam ikrar tersebut ditegaskan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Puluhan ASN Terima SK Kenaikan Pangkat

Di balik rangkaian peringatan yang sarat nilai kebangsaan, momentum tersebut juga menjadi kabar baik bagi puluhan ASN di lingkungan Pemkab Minahasa.

Penyerahan SK kenaikan pangkat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan kinerja ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

Para penerima SK tampak antusias saat menerima dokumen kenaikan pangkat yang diserahkan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Doa dipanjatkan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memohon penyertaan Tuhan bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa.

Doa juga ditujukan bagi jajaran pimpinan daerah, yakni Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS., MAP, serta Sekretaris Daerah Dr. Linda Watania, MM., M.Si.

Upacara ditutup dengan laporan komandan upacara dan penghormatan terakhir. Setelah itu, seluruh peserta membubarkan diri.

Kegiatan berakhir dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan daerah dan para ASN penerima SK kenaikan pangkat.

Momentum Hari Kesaktian Pancasila di Minahasa tahun ini pun menjadi perpaduan antara refleksi terhadap sejarah perjuangan bangsa dan apresiasi terhadap aparatur yang menjalankan tugas pelayanan publik di daerah.

Kemarau Belum Berakhir, Wabup Minahasa Turun Langsung Bantu Petani Atasi Kekeringan

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Musim kemarau yang belum berakhir mulai berdampak serius terhadap sektor pertanian di Kabupaten Minahasa. Sejumlah lahan pertanian mengalami kekurangan air hingga menyebabkan tanaman mulai mengering dan mengancam produktivitas petani.

Merespons kondisi tersebut, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS MAP turun langsung meninjau lahan pertanian di Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Rabu (30/9).

Dalam kunjungan itu, Pemkab Minahasa melalui Dinas Pertanian menyerahkan bantuan pompa air kepada petani untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian, khususnya lokasi yang berada dekat dengan sumber air.

“Pemkab Minahasa melalui Dinas Pertanian turun tangan membantu langsung petani. Musim kemarau ini masih belum usai, harus ada langkah nyata menghadapi kekeringan yang terjadi, terutama di pertanian,” kata Wabup.

Tak sekadar melakukan peninjauan, Wabup berdialog langsung dengan Kelompok Tani Lepo Weru untuk menyerap aspirasi petani terkait ketersediaan sumber air dan sarana pendukung pertanian.

Wabup juga ikut turun ke lahan, melakukan penyiraman tanaman sekaligus menanam cabai rawit bersama para petani.

Menurutnya, penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan di wilayah Parepei. Untuk daerah lain yang terdampak, pemerintah menyiapkan pasokan air menggunakan mobil tangki PDAM.

“Untuk wilayah lain yang mengalami kekeringan, pemerintah menyediakan pasokan air dengan mobil tangki PDAM,” ujarnya.

Selain penanganan jangka pendek, Pemkab Minahasa juga menyiapkan langkah jangka panjang dengan mengajukan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Kementerian Pertanian RI. Bantuan tersebut antara lain berupa traktor dan mesin pompa air guna memperkuat sarana pertanian sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pertanian Christin Moniung Tampaguma, Tim Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara, serta Camat Remboken Eigtmi Moniung.

Pemkab Minahasa Perkuat JKN, Fokus Perluas Kepesertaan dan Pangkas Kendala Administrasi

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa memperkuat upaya menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengoptimalkan pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di daerah.

Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, bersama jajaran BPJS Kesehatan Cabang Tondano dan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa di Ruang Kerja Wakil Bupati, Rabu (30/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus koordinasi untuk mengidentifikasi berbagai persoalan dalam pelaksanaan JKN serta merumuskan langkah perbaikan agar manfaat program semakin dirasakan masyarakat.

Ada tiga hal utama yang menjadi perhatian, yakni memperluas cakupan kepesertaan, meningkatkan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan, serta mengurangi kendala administratif yang masih dihadapi peserta.

Sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan jajaran kesehatan dinilai penting untuk memastikan akses terhadap jaminan kesehatan dapat diberikan secara adil, terutama bagi kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Dengan koordinasi lintas sektor yang lebih kuat, Pemkab Minahasa berharap pelayanan kesehatan publik dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan program JKN tidak hanya menjangkau lebih banyak warga, tetapi juga memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan berkualitas.

25 Camat Ditekan Kejar PBB, Minahasa Target 100 Persen Oktober

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa memperketat penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sebanyak 25 camat diminta bergerak lebih agresif mengejar realisasi pajak di wilayah masing-masing, menyusul masih adanya kecamatan dan desa yang belum mencapai target.

Evaluasi tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si. Pemerintah daerah bahkan menetapkan target realisasi PBB mencapai 100 persen pada Oktober 2026.

Watania mengatakan, hasil evaluasi menunjukkan capaian PBB antarwilayah masih timpang. Sejumlah kecamatan telah mencapai target, namun masih ada desa yang belum menuntaskan kewajiban pajaknya.

“Ekstensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan menjadi salah satu langkah yang kami lakukan. Target-target penyelesaian sudah diketahui, dan kami melihat masih ada beberapa kecamatan yang belum memenuhi target yang diharapkan,” ujar Watania.

Camat Tak Bisa Hanya Menunggu Bapenda

Watania menegaskan, mengejar target PBB bukan semata-mata tugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Camat diminta mengambil peran aktif dengan menggerakkan pemerintah desa dan melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, camat memiliki tanggung jawab untuk memastikan penagihan, koordinasi, hingga sosialisasi berjalan sampai ke tingkat desa.

“Ini bukan hanya semata-mata kita menagih pajak, tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab moral mereka sebagai kepala kecamatan,” tegasnya.

Pemkab Minahasa meminta para camat segera menyusun dan menjalankan langkah konkret untuk mengejar wilayah yang masih tertinggal.

Evaluasi Setiap Pekan

Tekanan terhadap percepatan PBB semakin kuat karena waktu yang tersedia semakin terbatas. Pemkab Minahasa menargetkan realisasi 100 persen pada Oktober 2026.

Untuk memastikan target tersebut tercapai, evaluasi akan dilakukan setiap pekan.

“Waktunya tinggal satu bulan. Setiap satu minggu akan kami evaluasi. Para camat sudah memberikan komitmen untuk melakukan optimalisasi dan langkah-langkah konkret agar PBB di wilayah mereka bisa 100 persen,” kata Watania.

Ia meminta camat tidak berhenti pada koordinasi administratif. Perangkat kecamatan dan desa harus aktif melakukan sosialisasi serta pendekatan persuasif kepada wajib pajak.

“Ini menjadi tanggung jawab para camat untuk mengonsolidasikan, berkoordinasi ke samping dan juga turun ke bawah. Berbagai cara harus dilakukan secara persuasif, mendorong masyarakat, menggugah mereka dan memberikan sosialisasi agar masyarakat sadar membayar pajak,” jelasnya.

Langowan Barat Tertinggi, Sawangan Terendah

Dalam evaluasi tersebut, capaian PBB antarwilayah masih menunjukkan kesenjangan.

Kecamatan Langowan Barat disebut menjadi wilayah dengan capaian tertinggi. Sementara Kecamatan Sawangan berada pada posisi terendah.

Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kecamatan, terutama wilayah dengan capaian rendah, untuk mengejar ketertinggalan sebelum batas waktu yang ditetapkan.

Watania mengatakan, PBB masih menjadi salah satu jenis pajak daerah yang realisasinya relatif rendah. Karena itu, diperlukan keterlibatan aktif seluruh jajaran pemerintahan hingga ke tingkat desa.

Masyarakat Diminta Lunasi PBB

Di sisi lain, Pemkab Minahasa mengingatkan masyarakat agar segera memenuhi kewajiban pembayaran PBB sesuai ketetapan yang telah ditetapkan Bapenda.

“Pajak merupakan kewajiban setiap warga negara Indonesia, termasuk masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa. Kami mengimbau agar masyarakat melunasi pajak sesuai dengan perhitungan yang telah ditetapkan,” ujar Watania.

Menurutnya, optimalisasi PBB tidak hanya berkaitan dengan penerimaan daerah, tetapi juga mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“PBB juga merupakan bagian dari proses percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat maupun pelayanan pemerintahan. Karena itu kami mendorong masyarakat untuk menjadi warga yang taat pajak,” tandasnya.

Dengan evaluasi mingguan dan target 100 persen pada Oktober, para camat kini dituntut membuktikan komitmennya. Wilayah yang masih tertinggal harus bergerak lebih cepat agar target PBB Kabupaten Minahasa tidak kembali meleset.

Dari Klinik ke Gedung Dewan, dr. Anita Mamuaya Kini Pimpin Komisi I DPRD Minahasa

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Pengabdian kepada masyarakat tak selalu bermula dari panggung politik. Bagi dr. Anita Mamuaya, M.Kes., pengabdian justru lebih dulu dijalani melalui dunia kesehatan, sebelum akhirnya membawanya ke kursi legislatif dan kini dipercaya memimpin Komisi I DPRD Kabupaten Minahasa.

Jauh sebelum terjun ke politik, dr. Anita dikenal sebagai praktisi kesehatan yang aktif melayani masyarakat melalui praktik mandiri dan klinik dokter umum. Dari ruang pelayanan kesehatan tersebut, ia berhadapan langsung dengan beragam persoalan warga, termasuk kebutuhan masyarakat dari kalangan pra-sejahtera.

Pengalaman itu kini menjadi bagian penting dari bekalnya sebagai wakil rakyat. Terpilih melalui Partai Gerindra, dr. Anita juga dipercaya mengemban tugas sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Minahasa.

Terbaru, amanah untuk memimpin Komisi I DPRD Minahasa resmi diberikan melalui Rapat Paripurna Penetapan Perubahan Susunan Pimpinan dan Keanggotaan Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Minahasa, yang dipimpin Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, S.E., Senin (28/9/2026).

Sebagai Ketua Komisi I yang membidangi pemerintahan, hukum, dan kepegawaian, dr. Anita menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat akan tetap menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas legislatif.

“Komitmen saya sebagai Ketua Komisi I, bahwa seorang wakil rakyat harus senantiasa aktif turun di tengah masyarakat, mendengarkan kesulitan dan kebutuhan warga secara langsung, serta mengawal aspirasi tersebut hingga tuntas,” ujar dr. Anita saat ditemui di Gedung Manguni.

Menurutnya, fungsi legislatif tidak cukup hanya dilakukan dari balik meja. Aspirasi masyarakat harus didengar secara langsung agar dapat menjadi bahan pengawasan sekaligus pijakan dalam mendorong kebijakan pemerintah daerah.

Di sisi lain, dr. Anita juga menyoroti pentingnya peningkatan kinerja perangkat daerah yang menjadi mitra kerja Komisi I. Ia berharap seluruh organisasi perangkat daerah mampu meningkatkan pelayanan, menciptakan inovasi, dan memastikan program pemerintah benar-benar bermuara pada kepentingan masyarakat.

“Untuk mitra kerja kami di SKPD terkait, harus siap bekerja untuk rakyat lebih baik lagi, siap berinovasi, dan satu tujuan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Minahasa,” tegasnya.

Komisi I DPRD Minahasa memiliki fungsi pengawasan terhadap sejumlah sektor strategis pemerintahan daerah. Ruang lingkupnya antara lain Sekretariat Daerah, khususnya Bagian Hukum, Bagian Pemerintahan dan Bagian Organisasi; Inspektorat Daerah; Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD); Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM); Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol); Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil); Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP); hingga pemerintah kecamatan di seluruh Kabupaten Minahasa.

Dengan latar belakang sebagai praktisi kesehatan, dr. Anita kini membawa pengalaman pelayanan langsung kepada masyarakat ke dalam ruang legislatif.

Baginya, aspirasi warga tidak boleh berhenti pada tahap penyampaian. Aspirasi tersebut harus dikawal melalui fungsi pengawasan dan proses pemerintahan agar dapat diterjemahkan menjadi pelayanan serta kebijakan yang menyentuh kebutuhan masyarakat Minahasa.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.