PostKota News

Bupati Robby Serahkan KUA-PPAS 2027 ke DPRD, APBD Minahasa Diproyeksikan Rp1,05 Triliun

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Tondano – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama DPRD Minahasa resmi memulai pembahasan siklus penganggaran daerah untuk Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut ditandai dengan penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) oleh Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., dalam rapat paripurna DPRD Minahasa.

Rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Minahasa tersebut dipimpin Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, didampingi Wakil Ketua Putri Pontororing dan Adrie Kamasi, serta dihadiri 27 anggota dewan.

Turut hadir Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., serta jajaran pejabat eselon II dan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Minahasa.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa arah kebijakan fiskal Kabupaten Minahasa pada 2027 akan difokuskan pada penguatan dan percepatan pembangunan daerah.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk mendukung terwujudnya visi pembangunan Minahasa sebagai “Daerah Pariwisata yang Maju dan Sejahtera.”

“Kebersamaan ini adalah napas pembangunan. Kerja sama antara legislatif dan eksekutif adalah pijakan kokoh untuk mengantar Minahasa menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Robby.

APBD 2027 Diproyeksikan Rp1,05 Triliun

Dalam rapat tersebut, Bupati memaparkan ringkasan rancangan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2027.

Berdasarkan rancangan yang disampaikan, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,038 triliun, sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,054 triliun.

Adapun rincian postur anggaran tersebut yakni:

Pendapatan Daerah: Rp1.038.816.383.493, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp124,5 miliar, pendapatan transfer Rp889,4 miliar, serta lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp24,8 miliar.

Belanja Daerah: Rp1.054.442.206.949, yang mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer.

Penerimaan Pembiayaan: Rp27,5 miliar.

Pengeluaran Pembiayaan: Rp11,8 miliar.

Pembiayaan Neto: Rp15.625.823.456.

Dengan adanya pembiayaan neto tersebut, kebutuhan selisih antara pendapatan dan belanja sebesar sekitar Rp15,6 miliar dapat ditutup sehingga struktur APBD 2027 tetap berada dalam kondisi seimbang dan sehat.

“Pembiayaan neto ini secara efektif menutup kebutuhan selisih anggaran, sehingga struktur APBD dapat berjalan secara seimbang, sehat, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Bupati.

Fokus pada Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Bupati menjelaskan, penyusunan KUA-PPAS 2027 diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah sekaligus menyesuaikan kebutuhan fiskal dengan kemampuan keuangan daerah.

Sejumlah fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah meliputi penguatan sektor unggulan, percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemkab Minahasa juga tetap mempertimbangkan dinamika kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan secara nasional maupun regional. Penyesuaian tersebut dilakukan agar perencanaan anggaran tetap realistis, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Menutup sambutannya, Bupati Robby menyampaikan apresiasi atas komitmen dan sinergitas yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan DPRD Minahasa.

Ia berharap pimpinan dan seluruh anggota DPRD dapat memberikan dukungan konstruktif, masukan, serta membangun kerja sama yang harmonis dalam proses pembahasan rancangan KUA-PPAS tersebut.

“Kiranya rancangan ini dapat kita bahas dan sempurnakan bersama, sehingga dapat ditetapkan tepat waktu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Minahasa,” harapnya.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara resmi dokumen Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 oleh Bupati Minahasa kepada pimpinan DPRD untuk selanjutnya dibahas sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Pertama di Indonesia, Minahasa Kukuhkan Pengurus FKUB Kecamatan Serentak

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali mencatatkan sejarah dalam upaya memperkuat kerukunan umat beragama. Untuk pertama kalinya di Indonesia, Dewan Penasehat dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tingkat kecamatan di seluruh wilayah kabupaten dikukuhkan secara serentak.

Pengukuhan dipimpin Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, di Yama Resort Tondano, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Muhammad Abib Abdushomad, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para tokoh lintas agama.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menegaskan bahwa pengukuhan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran FKUB sebagai mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, mempererat komunikasi antarumat beragama, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Menurut Vanda, keberagaman yang dimiliki Minahasa merupakan kekuatan yang harus terus dijaga dan dirawat. Semangat persaudaraan, toleransi, dan hidup berdampingan secara damai telah menjadi bagian dari jati diri masyarakat Minahasa yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Ia juga menekankan bahwa falsafah Si Tou Timou Tumou Tou menjadi landasan penting dalam membangun kehidupan yang saling menghormati tanpa membedakan agama, suku, maupun latar belakang lainnya.

Vanda mengajak seluruh pengurus FKUB tingkat kecamatan untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga sikap netral, serta membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, ia berharap pengurus FKUB dan para tokoh agama mampu menjadi penyejuk di tengah masyarakat. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi memicu perpecahan.

“Kerukunan merupakan fondasi utama bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan. Daerah yang aman dan harmonis akan lebih mudah berkembang dan maju,” ujar Vanda.

Sementara itu, Ketua PKUB, Muhammad Abib Abdushomad, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat kelembagaan FKUB hingga ke tingkat kecamatan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan sebuah inovasi yang layak menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Ia berharap penguatan kelembagaan FKUB dapat terus berlanjut hingga menjangkau tingkat desa, sehingga Minahasa semakin dikenal sebagai daerah yang mampu menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Minahasa Lynda Watania, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, seluruh camat, serta pengurus FKUB dari seluruh kecamatan di Kabupaten Minahasa.

Ribuan Warga Padati Pengucapan Syukur Minahasa 2026, Gubernur Apresiasi Semangat Kebersamaan dan Capaian Daerah

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Perayaan Hari Pengucapan Syukur Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Taman God Bless Minahasa, pada Minggu (26/7/2026). Perayaan yang berlangsung penuh sukacita ini diawali dengan ibadah syukur dan dilanjutkan dengan makan bersama yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.

Suasana kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya beragam hidangan khas Minahasa serta hasil pertanian yang dibawa oleh setiap kecamatan dan desa. Seluruh sajian dinikmati bersama sebagai ungkapan syukur atas berkat Tuhan sekaligus mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa dan seluruh masyarakat atas terselenggaranya Perayaan Hari Pengucapan Syukur yang berlangsung meriah. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dari berbagai daerah menjadi bukti kuatnya tradisi kebersamaan yang telah mengakar di Minahasa serta memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Minahasa pada periode 2025–2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dan prevalensi stunting menunjukkan hasil yang membanggakan. Berkat capaian tersebut, Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah dengan kinerja terbaik di Pulau Sulawesi dalam penanganan kemiskinan dan stunting.

Sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperoleh alokasi dana sebesar Rp3 miliar. Gubernur menjelaskan bahwa dana tersebut akan dimanfaatkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan, memperkuat perekonomian daerah, serta melanjutkan program penanggulangan kemiskinan dan stunting.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah pusat dengan terus mendukung pembangunan dan memanfaatkan setiap bantuan secara bertanggung jawab demi kemajuan Sulawesi Utara.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Minahasa untuk senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan atas penyertaan, kesehatan, damai sejahtera, dan berkat yang terus dilimpahkan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, keluarga, dan pribadi, saya mengucapkan selamat merayakan Hari Pengucapan Syukur. Kiranya Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberkati kita semua,” tutup Gubernur.

Ibadah syukur dipimpin oleh Ketua BPMS GMIM, Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas. Turut hadir Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E. beserta istri, Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, S.I.P., M.Han., CGCAE., Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., Ketua TP-PKK Minahasa Martina W. Dondokambey-Lengkong, S.E., Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf. Bonaventura Ageng F.S., Ketua DPRD Minahasa Frangky Wolayan, S.E., serta jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan hukum tua se-Kabupaten Minahasa.

Pemkab Minahasa Tegaskan Hak Jaminan Sosial PPPK Tetap Dijamin, Implementasi Bertahap Sesuai Regulasi

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa memberikan klarifikasi terkait informasi yang berkembang mengenai jaminan sosial bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pemkab menegaskan bahwa hak-hak PPPK sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjadi komitmen pemerintah dan pelaksanaannya dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Minahasa, Johnny Tendean AP MAP, mengatakan pengelolaan manajemen ASN, termasuk pemenuhan hak PPPK, memiliki mekanisme yang telah diatur secara jelas dalam regulasi.

Menurutnya, informasi mengenai jaminan sosial bagi PPPK perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru, baik di kalangan ASN maupun masyarakat.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, PPPK merupakan bagian dari ASN yang memiliki hak dan kewajiban sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Hak tersebut meliputi penghasilan, tunjangan dan fasilitas, jaminan sosial, pengembangan kompetensi, perlindungan hukum, serta hak-hak lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pemenuhan hak ASN, termasuk yang berkaitan dengan perlindungan sosial, merupakan komitmen pemerintah. Namun, pelaksanaannya tetap dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan memperhatikan tahapan implementasi, kesiapan administrasi, penganggaran, serta proses koordinasi yang diperlukan,” ujar Tendean, Sabtu (25/7/2026).

Ia menjelaskan, implementasi kebijakan di setiap pemerintah daerah dapat berlangsung berbeda karena menyesuaikan kondisi, kemampuan daerah, serta proses administrasi yang sedang berjalan.

Terkait perlindungan ASN melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), Tendean menegaskan bahwa program tersebut telah diatur dalam regulasi sebagai bentuk perlindungan bagi ASN dalam menjalankan tugas.

Selain itu, Pemkab Minahasa saat ini tengah memproses fasilitasi kerja sama dengan PT Taspen (Persero) Cabang Manado melalui program Taspen Smart Save.

“Program tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi ASN, termasuk PPPK, melalui manfaat Taspen Life dan Taspen Group Personal Accident (GPA),” katanya.

Menurut Tendean, program tersebut juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah dalam aspek perlindungan dan perencanaan keuangan jangka panjang bagi ASN, khususnya PPPK, yang memiliki karakteristik pengaturan hak kepegawaian berbeda dengan PNS, termasuk terkait manfaat Tabungan Hari Tua (THT).

Mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Minahasa itu menegaskan, Pemkab Minahasa terus berkomitmen menyempurnakan tata kelola manajemen ASN, termasuk dalam aspek perlindungan sosial.

“Setiap kebijakan akan terus dilaksanakan dengan mengedepankan kepastian hukum, akuntabilitas, kemampuan keuangan daerah, serta keberlanjutan program. Pemerintah terus berkomitmen memperkuat perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan ASN sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Pemkab Minahasa juga berharap seluruh pihak dapat melihat persoalan tersebut secara komprehensif dan objektif sehingga ruang dialog serta penyempurnaan kebijakan dapat terus berjalan demi terwujudnya perlindungan dan kesejahteraan ASN yang semakin baik.

Bupati Robby Dondokambey Lantik Panitia HUT ke-64 P/KB Sinode GMIM 2026, Ajak Wujudkan Pelayanan yang Solid

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa – Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Panitia, secara resmi melantik Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM Tahun 2026. Pelantikan berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Jumat (24/7/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., Asisten I Drs. Riviva Maringka, M.Si., Asisten II Dr. Arody Tangkere, M.AP., Asisten III Ir. Jani Moniung, jajaran Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM, para kepala dinas, kepala badan, serta para camat.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh panitia yang telah dilantik. Ia berharap amanah yang diterima dapat dijalankan sebagai panggilan pelayanan kepada Tuhan, bukan sekadar tugas organisasi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, pribadi, dan keluarga, saya mengucapkan selamat kepada seluruh panitia yang telah dilantik. Kiranya amanah ini diterima sebagai panggilan pelayanan dan bentuk pengabdian kepada Tuhan,” ujar Bupati.

Sebagai Ketua Umum Panitia Pelaksana, Robby Dondokambey juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM serta Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Minahasa sebagai tuan rumah penyelenggaraan HUT ke-64 P/KB Sinode GMIM Tahun 2026.

“Kepercayaan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijawab melalui kerja sama, semangat gotong royong, disiplin, serta pelayanan yang dilandasi kasih Kristus,” katanya.

Ia mengajak seluruh panitia, tanpa memandang bidang tugas masing-masing, untuk bekerja dengan penuh dedikasi, saling menopang, saling menghargai, serta mengedepankan semangat kebersamaan.

“Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini tidak ditentukan oleh satu atau dua orang, tetapi oleh kekompakan seluruh panitia dan dukungan seluruh jemaat GMIM,” tegasnya.

Bupati juga meminta setiap seksi segera menyusun program kerja, memperkuat koordinasi, mempersiapkan seluruh kebutuhan secara matang, serta memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan tertib, efektif, dan bertanggung jawab.

Lebih lanjut, ia berharap peringatan HUT ke-64 Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat peran kaum bapa sebagai teladan di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat.

“Kaum Bapa GMIM diharapkan terus menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, menjaga persatuan, serta aktif mendukung berbagai program pembangunan daerah,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Robby Dondokambey juga mengajak seluruh warga GMIM untuk terus mendukung program Pemerintah Kabupaten Minahasa, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, pengendalian inflasi daerah, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kiranya kolaborasi antara gereja, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan Minahasa yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Bupati Minahasa Cetak Sejarah, Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik Lewat Manajemen Talenta BKN

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Tondano, 23 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Minahasa mencatat sejarah baru dalam tata kelola kepegawaian. Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., melantik enam Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) melalui mekanisme Manajemen Talenta Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kamis (23/7), di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa.

Pelantikan ini menjadi yang pertama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa yang dilaksanakan melalui sistem Manajemen Talenta BKN, sebagai implementasi penerapan sistem merit dalam pengisian jabatan strategis secara profesional, objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.

Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa, Dharma Wanita Persatuan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan kepemimpinan yang inovatif, memperkuat sinergi antarperangkat daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi mendukung terwujudnya visi “Minahasa Daerah Pariwisata yang Maju dan Sejahtera.”

Menurutnya, penerapan Manajemen Talenta menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap jabatan diisi oleh ASN yang memiliki kualifikasi, kompetensi, kinerja, potensi, dan rekam jejak terbaik. Melalui sistem tersebut, diharapkan lahir pemimpin birokrasi yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Adapun enam pejabat yang dilantik adalah:

Carlo Wagey, S.H. sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa.

Denny Steven Mangundap, S.S. sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa.

Denny Paultje Richard Kojansow, S.IP. sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Minahasa.

Shandro Arter Mogot, S.E., M.Si. sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Minahasa.

Rivai Mamonto, S.T. sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Minahasa.

Augustina Mangundap, S.E. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Minahasa.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa, Johnny Tendean, A.P., M.AP., mengatakan bahwa pelantikan perdana melalui Manajemen Talenta BKN merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru, menunjukkan kinerja terbaik, serta menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi peningkatan pelayanan publik dan kemajuan daerah.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun birokrasi yang profesional, adaptif, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan publik melalui penerapan sistem merit yang konsisten dalam manajemen ASN.

Tim Intensifikasi Pajak Daerah Minahasa Sidak Empat Usaha Kuliner Penunggak Pajak

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  – Tim Intensifikasi Pajak Daerah Kabupaten Minahasa yang dipimpin Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Minahasa, Jeffry Tangkulung, turun langsung melakukan pengawasan terhadap wajib pajak. Pada Rabu (22/07/2026), tim mendatangi empat usaha kuliner yang masih menunggak pembayaran pajak daerah, yakni KFC Tondano, Ponkan depan PLN Ranting Tondano, Janji Jiwa, serta Sari Rasa Kiniar Tondano.

Jeffry Tangkulung menjelaskan bahwa Tim Intensifikasi Pajak Daerah dibentuk sebagai upaya memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya kepada pemerintah daerah.

“Tim ini terdiri dari berbagai unsur, yakni Kejaksaan, Kepolisian, wartawan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa, serta unsur teknis dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Minahasa,” ujar Tangkulung.

Menurutnya, tim akan secara rutin melaksanakan pengawasan terhadap para pelaku usaha yang menjadi wajib pajak daerah. Langkah ini bertujuan memastikan setiap pelaku usaha memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan pengawasan, tim juga memberikan edukasi kepada para wajib pajak agar memahami pentingnya membayar pajak tepat waktu. Penerimaan pajak daerah dinilai sebagai salah satu sumber pendapatan penting dalam mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Minahasa.

Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap melalui kegiatan intensifikasi ini, tingkat kepatuhan wajib pajak terus meningkat sehingga target penerimaan pajak daerah dapat tercapai secara optimal.”””

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.