Bupati Minahasa Kumendong :”Sinergi antara Pemkab Minahasa dengan Kejari Minahasa kunci untuk mencapai keberhasilan bersama

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID(ADVE)  – Penegakan hukum yang baik dan adil merupakan fondasi penting dalam menciptakan ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat.

Penjabat Bupati Minahasa Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, mengatakan hal itu pada acara temu kenal Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minahasa, Beny Hermanto SH, MH, di ruang sidang kantor Bupati Minahasa, Jumat (5/7/2024)

(Foto: Dok/intananews.com)

Oleh karena itu, lanjut dia, Pemkab Minahasa berkomitmen untuk mendukung setiap upaya Kejari Minahasa dalam penegakan hukum, memberantas korupsi, serta melindungi kepentingan masyarakat.

“Sinergi antara Pemkab Minahasa dengan Kejari Minahasa kunci untuk mencapai keberhasilan bersama, termasuk di dalamnya unsur Forkompimda Kabupaten Minahasa,” Kata Bupati Kumendong.

(Foto: Dok/intananews.com)

Untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, lanjut dia, diperlukan aparat pemerintah yang benar-benar dapat melaksanakannya sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Permasalahannya, masih banyaknya aparat yang suka coba-coba untuk melaksanakan sesuatu yang tidak sesuai dengan ketentuan, apalagi di desa,” ujarnya.

Ia menuturkan, para kepala desa ini terekrut dari berbagai macam lapisan, dan mereka harus mengelola dana desa yang lebih besar.

(Foto: Dok/intananews.com)

Jika tidak dibarengi dengan keterampilan, keahlian dan pengetahuan yang memadai dalam mengelola keuangan, maka akan sangat berbahaya, bukan hanya bagi mereka tetapi bagi daerah ini juga.

“Oleh karena itu, kami memerlukan bantuan dan dukungan agar segala sesuatu dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menyebutkan, di Kejaksaan Negeri ada penindakan dan juga pencegahan.

(Foto: Dok/intananews.com)

“Upaya pencegahan yang dilakukan secara continue menjadikan sinergitas, sehingga jumlah kasus yang terjadi di Kabupaten Minahasa akan berkurang,” ia menambahkan.(73″U)

Sejumlah Pejabat Minahasa di Datangi Petugas Pantarlih untuk Coklit

MINAHASA,POSTKOTQNEWS.CO.ID – Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Arody Tangkere, MAP menerima kedatangan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dirumah pribadi di Kelurahan Tataan Patar Tondano Selatan, Senin (24/62024).

Kedatangan Petugas Pantarlih dari TPS 01 Kelurahan Tataaran Patar, bertujuan untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Asisten II Setdakab Minahasa Arody Tangkere, usai menerima petugas Pantarlih menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KPU Minahasa yang sudah boleh melaksanakan pencocokan data pemilih yang sementara dilakukan oleh petugas secara berjenjang.

“Kami sangat berharap kiranya masyarakat Minahasa dapat merespon dengan baik program Coklit yang sementara berlangsung, oleh karena program ini perlu direspon mengingat dalam rangka mensukseskan pemilihan kepala daerah

Ditambahkan Tangkere, bahwa masalah data sangat penting. Oleh karena itu, kegiatan yang dilaksanakan yakni Coklit memberikan ruang bagi masyarakat secara khusus pemilih di kabupaten Minahasa untuk dapat memperbaiki apabila ada data yang belum sesuai.

“Suksesnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah nanti sangat tergantung dari data coklit yang sementara dilakukan Pantarlih KPU Minahasa,” tutur Tangkere.

Selain Asisten II Setdakab, petugas Pantarlih KPU Minahasa juga mendatangi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa, Maya Kainde, SH, MAP dikediamannya di Kelurahan Tataaran Dua Tondano selatan dan Kadis Dukcapil Meidy Rengkuaan di Tataaran Satu Tondano Selatan.

Ketua KPU Minahasa Rendy Suawa mengatakan, dalam Keputusan KPU tersebut, masa kerja Pantarlih sekitar satu bulan, yakni mulai 24 Juni 2024 hingga 25 Juli 2024, namun dari masa kerja sebulan, KPU Minahasa menargetkan menyelesaikan Coklit dalam dua Minggu.

“Dihari pertama ini ada benerapa kendala yang dialami Pantarlih dalam menjalankan tugas di lapangan, seperti pemilih atau warga tidak berada ditempat sehingga Pantarlih harus kembali lagi untuk melakukan coklit,” ungkap Suawa. (**)

KPU Sulut Sosialisasikan Produk Hukum di Minahasa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID –Dalam rangka Pemiihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa menggelar sosialisasi Produk Hukum, dalam tahapan Pilkada.

Sosialisasi produk hukum ini diikuti perwakilan Partai Politik (Parpol), Organisasi Masyarakat (Ormas) dan insan pers di Minahasa. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di restoran Rumah Tua Tondano, Jumat (21/06/24) .

Sosialisasi tentang produk hukum jelang Pilkada 2024 dilakukan secara serentak.

Kegiatan Sosialisasi tersebut resmi dibuka oleh Ketua KPU Minahasa Rendy Suawa.

Suawa menyampaikan pentingnya sosialisasi produk hukum ini karena menjadi landasan pelaksanaan Pilkada 2024, karena produk hukum ada yang sifatnya eksternal, yaitu untuk masyarakat luas dan sifatnya internal, yaitu untuk KPU sendiri.

“Terima kasih kepada KPU Provinsi karena sudah membantu KPU Minahasa dalam melaksanakan sosialisasi ini. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari pemberian informasi mengenai produk hukum kepada masyarakat sebagai wajib pemilih”.Sebut Rendy

Lanjutnya, Semoga dengan diselenggarakannya sosialisasi tentang produk hukum kepada perwakilan Parpol, Ormas dan insan pers, bisa di sebarluaskan kepada masyarakat agar Pilkada 2024 bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Suawa.

Bahkan, menurut ketua KPU Minahasa ini pelaksanaan Pilkada bukan hanya menjadi tanggung jawab dari penyelenggara, dalam hal ini KPU tapi dari pemerintah dan semua peserta Pemilu, baik Parpol, insan pers dan masyarakat.

“Finalnya, masyarakat akan bisa mengetahui parpol dan calon kepala daerah mana yang akan mengikuti Pilkada di tahun 2024 dan produk hukum apa saja yang ditentukan pada pemilihan bulan November nanti,” tandasnya.

Sosialisasi dilanjutkan oleh komisioner KPU Sulut Meydi Yafet Tinangon (MYT) membidangi Divisi hukum dan pengwasan. Menurutnya, sosialisasi atau penyuluhan produk hukum ini dilaksanakan agar dapat memberikan penguatan dari stakeholder terkait dengan tujuan untuk suksesnya pelaksanaan Pilkada 2024.

“Suksesnya pelaksanaan Pilkada tergantung semua penyelenggara dan peserta Pemilu serta stakeholder terkait bersama insan pers. Ini supaya pemilih memahami regulasi penyelenggaraan pemilihan yang ada, sepanjang mengetahui tahapan-tahapan Pilkada supaya kelangsungan pemilihan bisa berlangsung baik dan sukes,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan MYT panggilan akrab Komisoner KPU Sulut ini, ada beberapa hal berkaitan dengan produk hukum yang mengatur Pilkada serentak tahun 2024.

“Pilkada serentak merupakan pemilihan terbesar sepanjang sejarah yang kita laksanakan. Ini di mulai ketika UU no 1 tahun 2015 ditetapkan, dan kita telah melalui beberapa kali Pilkada sejak 2015, dan Minahasa pada tahun 2018, kemudian Pemilihan Gubernur tahun 2020.

Untuk Pilkada sebelum 2024, belum semua Provinsi serta kabupaten kota melakukan pemilihan secara setentak.

“Nah, untuk Pilkada tahun 2024 ini dilangsungkan secara serentak, karena semua Provinsi maupun Kabuparen dan Kota melaksanakan pesta demokrasi. Kecuali daerah khusus, seperti Yogyakarta, begitu pula di DKI Jakarta karena daerah tersebut tidak melaksanakan pemilihan Walikota,” bebernya.

Lebih lanjut ditambahkan MYT, untuk tahapan pemilihan serentak tahun 2024 ada beberapa tahapannya. Kita mulai dengan menetapkan peraturan tentang tahapan dan jadwal Pilkada serentak pada bulan februari lalu, dan telah mengumumkan pendaftaran pemantau pemilihan sampai bulan november mendatang.

Kemudian pembentukan PPK dan KPPS pada 17 April sampai 5 November 2024. Setelah itu, dilanjutkan dengan Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih (Pantarlih) pada 31 Mei sampai 23 September 2024.

Selanjutnya pada 5 Mei hingga Agustus penemuhan persyaratan calon perseorangan, dan perlu dijelaskan disini bahwa pasangan perseorangan di Minahasa tidak ada pendaftar.

Kita datang pada masa kampanye pada 25 September sampai 23 November 2024. Selanjutnya pada 22 September penetapan pasangan calon. Sementara pendaftaran pasangan calon dari 27-29 Agustus, hingga penghitungan suara dan rekapitulasi dilksanakan pada 27 November sampai 16 Desember, dan terakhir pasangan calon terpilih paling lama 5 hari setelah MK secara resmi memberitahukan permohonan teregistrasi dalam Buku Registrasi Perkara konstitusi (BRPK) kepada KPU.

Sesudah itu, nara sumber dari akademisi, Dr Going Chris Tumbel, M.Si, MM, dalam materinya menyampaikan problema hukum dan administrasi. Kemudian dilanjutkan pemateri berikutnya, Victory N.J Roti, selaku Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Sulut, dengan materinya kode etik dalam penyelenggara Pilkada.

Dari semua yang disampaikam nara sumber itu berkaitan dengan produk hukum menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Bupati dan Wakil Bupati Minahasa tahun 2024. (73″U)

Sambut Hari Raya Kurban warga Muslim di Minahasa terima 36 Ekor Sapi dari Pj Bupati Kumendong.

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID [ADVE) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menyerahkan 36 ekor hewan kurban, Sabtu (15/6/2024), kepada umat muslim di Kabupaten Minahasa yang akan melaksanakan hari raya Iduladha 1445 Hijriyah.

Pj Bupati Minahasa Jemmy Kumendong dalam sambutannya mengatakan, penyerahan hewan kurban ini merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Kegiatan ini memiliki makna nilai-nilai penting yang terkait dengan ketaatan, keikhlasan dan pengorbanan yang bagi umat muslim pada umumnya berasal dari kisah nabi Ibrahim dan putranya Ismail,” kata Kumendong.

Menurut Pj Bupati Minahasa, penyerahan 36 sapi sebagai hewan kurban ini adalah bentuk ketaatan ibadah umat muslim yang dilakukan sebagai wujud pengabdian dan rasa syukur kepada sang pencipta.

“Kurban juga menjadi momen untuk refleksi diri bagi setiap individu muslim. Melalui kurban, umat diajak untuk merenungkan makna pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana bersikap ikhlas, rela berkorban demi kebaikan bersama, dan mengutamakan kepentingan orang lain,” ujar Kumendong.

Dirinya berharap, penyerahan hewan kurban ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan, serta berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan.

“Penyerahan hewan kurban ini adalah salah satu bentuk nyata dari upaya pemerintah untuk membantu meringankan beban saudara kita yang membutuhkan,” pungkas Kumendong.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekda Lynda Watania, Asisten I Riviva Maringka, Asisten II Arody Tangkere, Kadis Kominfo, Kadis Perhubungan, Kaban BKPSDM, Kaban Kesbangpol, Sekwan DPRD, Kabag Kesra, Kapolres, Dandim 1309/Minahasa, Ketua MUI, dan para perwakilan penerima hewan kurban.(73″U)

Indonesia Perkuat Blue Natural Capital

MANADO, POSTKOTANEWS.CO.ID— Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen meningkatkan “Blue Natural Capital” atau “Modal Alam Biru” sebagai upaya melestarikan dan memulihkan kondisi ekosistem alam. Investasi ini dapat mendukung ekosistem laut yang berkelanjutan dan berketahanan yang menjadi landasan model ekonomi biru berkelanjutan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Victor Gustaaf Manoppo dalam sambutannya mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan pada High Level Forum on Blue Natural Capital dalam rangka Coral Triangle Day di Manado.Selasa(11/06/24)

“Ini merupakan momen yang tepat bagi negara-negara CTI-CFF untuk mempertimbangkan cara memanfaatkan peluang investasi dalam aset alam, dengan tujuan memposisikan diri sebagai inovator global dalam proyek dan perekonomian kelautan berkelanjutan,” ujarnya.

Kawasan Segitiga Karang (Coral Triangle) yang meliputi negara Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor-Leste merupakan harta karun global berupa keanekaragaman hayati laut. Wilayah ini merupakan rumah bagi beragam kehidupan laut, yang memberikan penghidupan bagi jutaan orang, kekayaan terumbu karang, hutan bakau dan wisata bahari eko-kultural yang berkelanjutan.

Menurut Victor, strategi dan instrumen investasi keuangan untuk melestarikan dan membangun kembali Modal Alam Biru (Blue Natural Capital) sangat penting untuk memberikan insentif dan mendukung pengelolaan kelautan dan pesisir dalam perekonomian biru. Kondisi ekosistem terumbu karang, lamun dan bakau yang masih asli di Kawasan Segitiga Karang mewakili “Modal Alam Biru” yang melimpah di kawasan ini.

“Kemitraan multilateral merupakan alat penting dalam upaya Indonesia untuk melindungi ekosistem di Kawasan Segitiga Karang dan memanfaatkan kekuatan Modal Alam Biru untuk menjamin masa depan yang sejahtera dan berkelanjutan bagi kawasan,” tambahnya.

Special Envoy of Seychelles for ASEAN and Founder of Blue Institute Nico Barito menjelaskan pentingnya sinergi antara konservasi dan ekonomi masyarakat serta perlunya pelibatan dukungan Pemerintah Daerah dan pelibatan masyarakat lokal dalam program Blue Natural Capital supaya program ini bisa cepat dipahami dan terealisasi.

“Instrumen investasi keuangan Blue Natural Capital juga dapat dimanfaatkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk pengembangan nelayan dan masyarakat pesisir,” tutupnya.

Sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, KKP terus bersinergi dengan berbagai pihak khususnya dalam pengelolaan ruang laut yang mendukung program ekonomi biru.

*HUMAS DITJEN PENGELOLAAN KELAUTAN DAN RUANG LAUT*

Dirjen Pengelolaan Kelautan dan Laut KKP RI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Laut di Desa Tateli Minahasa” Sambut Hari Laut Sedunia”

SULUT,POSTKOTANEWS.CO.ID –Kementetian Kelautan dan Perinkanan (KKP), melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (PKRL) menggelar gerakan bersih-bersih pantai dan laut, di Desa Tateli 1, Kecamatan Mandolang, samping Hotel Mercure, Sabtu (8/6/2024) pagi.

Sebelum Gerakan bersih pantai dan laut, terlebih dahulu dilaksanakan apel yang dipimpin langsung Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Drs. Victor Gustaf Manoppo, MH.

Aksi bersih pantai dan laut ini dilakukan oleh ratusan peserta, seperti Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Minahasa, DKP, Dinas Pendidikan Minahasa, Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Utara, perwakilan Kecamatan Mandolang dan masyarakat Pesisir Desa Tateli Satu.

Selain itu, juga melibatkan anak-anak sekolah, seperti siswa Madrasah Ibtidaiyah Tateli, Siswa SD Inpres Tateli, Siswa SD Inpres Buntong, dan siswa SMP 14 Februari Buntong Tateli, bersama Guru Pendamping sekolah.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Victor Manoppo, menyampaikan puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas segala rahmat dan hidayah-Nya, sehingga hari ini kita dapat berkumpul di Desa Tateli Satu, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa guna melakukan aksi bersih pantai dan laut.

“Kita berkumpul disini demi menyambut Bulan Cinta Laut, melalui kampanye aksi bersih pantai dan laut yang dilaksanakan hari ini dalam rangka menyambut Hari Laut Sedunia. Untuk itu, diadakan aksu bersih-bersih pantai,” kata Manoppo.

Lanjut dijelaskannya, ada beberpa poin yang harus menjadi perhatian kita semua, seperti
Laut bukanlah tempat sampah raksasa. Laut dengan segala keunikan, keanekaragaman hayati dan kekayaan sumberdayanya telah dan akan tetap menjadi harapan dan masa depan kita.

Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan menjadi ancaman bagi laut, ekosistem dan pasti akan berdampak kepada kita. Sampah plastik misalnya, jika tidak dikelola dengan baik, maka menjadi mikro dan nano plastik yang akan merusak ekosistem pesisir dan termakan oleh biota laut.

“Hal ini akan berdampak terhadap kesehatan laut, produktivitas perairan bahkan Kesehatan manusia,” ujar Manoppo.

Kementerian KP telah menindaklanjuti komitmen Indonesia dalam penanganan sampah plastik di laut, dengan target pengurangan sampah plastik 70% hingga tahun 2025 sesuai mandat Peraturan Persiden No 83 Tahun 2018. Pada tahun 2022 penurunan sampah plastik di laut baru mencapai 35,36% (Data TKN-PSL).

Beberapa program berkelanjutan yang telah dilaksanakan berupa edukasi, kampanye dan aksi nyata pembersihan sampah di laut dengan partisipasi nelayan melalui Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut yang telah diinisiasi sejak tahun 2022 di 14 Kab/Kota dengan total sampah terkumpul 89,44 ton oleh 1.508 nelayan dan di tahun 2023 di 18 Kab/Kota dengan total sampah terkumpul 171,78 ton oleh 1.350 nelayan.

Pada tahun 2024, Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut dilaksanakan secara serentak di 22 Kab/Kota seluruh Indonesia yang melibatkan 1.760 nelayan dengan mengusung tema “Laut Sehat, Indonesia Sejahtera” sebagai momentum penting bagi kesehatan laut kita.

“Melalui Bulan Cinta Laut yang diusung Kementerian Kelautan dan Perikanan, diupayakan dapat tercipta sebuah upaya pemerintah yang berkolaborasi bersama masyarakat, dan berbagai mitra dalam mengendalikan sampah plastik yang masuk ke laut. Serta kegiatan penanggulangan sampah yang mudah diadopsi masyarakat dalam skala lokal. Upaya gotong royong ini sejalan dengan tema Hari Laut Sedunia,” ujarnya.

Bertepatan peringatan Hari Laut Sedunia pada 8 Juni ini, mengingatkan kita bahwa Indonesia sebagai negara maritim, memiliki posisi strategis dalam mengimplementasikan program ekonomi biru untuk mengelola sumber daya kelautan dan perikanan.

Lanjut Manoppo menjelaskan pemerintah sangat mengapresiasi upaya-upaya bersama seluruh pihak dalam mensosialisasikan perubahan perilaku masyarakat, untuk secara sadar dan sukarela menjaga laut dari sampah, mulai penerapan 3R (reduce, reuse, recycle), pemilahan sampah serta pemanfaatan lainnya untuk kerajinan tangan daur ulang.

“Dengan demikian akan terbangun sebuah sistem tata kelola pengelolaan sampah secara baik dan terintegrasi (good governance) dari hulu sampai hilir dengan konsep circular economy. Selain itu, laut yang bersih dan sehat memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, baik oleh KKP maupun bekerjasama dengan pihak lain, untuk tujuan konservasi, pendidikan dan pelatihan, wisata bahari berkelanjutan, perikanan tangkap terukur, budidaya perikanan berorientasi ekspor, pembangunan kampung budidaya, maupun kegiatan ekonomi berkelanjutan lainnya,” kata dia.

Akhir kata, kami ucapkan terima kasih atas partipasi dan dukungan semua pihak dalam menjaga laut sebagai masa depan bangsa yang bersoih dan lestari.

“Semoga laut kita selalu terjaga kebersihannya, ikannya melimpah dan masyarakat kelautan dan perikanan kesejahteraannya dapat terus meningkat,”tutupnya.

Hadir dalam gerakan aksi bersih pantai dan laut, diantaranya Sekertaris Direktorat PKRL-KKP Dr Husdiantoro, S.Pi, MSc, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan pulau kecil Ditjen PKRL- KKP Muhammad Yusuf, S Hut, M.Si, Kepala BPSPL Makasar Permana Yudiarso, ST, MT, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut Dr Tinneke Adam, MSi serta Camat Mandolang Reyli Yurike Pinasang, SE.

Bupati Kumendong Kukuhkan Pengurus BKSAUA dan LPPD Minahasa Periode 2024-2028

MINAHASA : Penjabat Bupati Minahasa,Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, melaksanakan pelantikan pengurus Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) dan Pelantikan Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Daerah (LPPD) periode tahun 2024-2028, bertempat di ruang sidang kantor Bupati Minahasa, Rabu (05/06).

Surat Keputusan (SK)Bupati Minahasa tentang pembentukan pengurus BKSAUA serta pembentukan pengurus LPPD 2024-2028 diserahkan langsung oleh Penjabat Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi disaksikan langsung oleh Ketua BKSAUA, Pdt Handry Dengah STh, Kepala Kantor Kemenag Minahasa, Dolly Tangan MPd serta Presidium BKSAUA yang hadir.
Adapun Ketua BKSAUA Minahasa yang dilantik adalah Pdt Dan Sompe STh serta Ketua LPPD Minahasa, Ny Djeneke Kumendong-Onibala SH, MSA, beserta seluruh pengurus dari berbagai elemen agama dan masyarakat.

Bupati Kumendong dalam sambutannya menyampaikan kerukunan beragama di Kabupaten Minahasa sangat terjalin dengan baik. “Toleransi dan dukungan para tokoh agama sangat baik. BKSAUA Minahasa diharapkan menjadi sebuah wadah yang efektif untuk berkomunikasi, membangun dialog dan menciptakan kerukunan di tanah Minahasa,” ujar Bupati Kumendong seraya mengharapkan BKSAUA yang dilantik dapat memainkan peran penting memperkokoh kerukunan di tengah kehidupan umat beragama di Minahasa.

Lebih lanjut Bupati Kumendong juga berharap pengurus LPPD yang dilantik dapat memberikan sumbangsih dan karya bagi budaya lokal jati diri Minahasa.Pada kesempatan ini Bupati Kumendong memberikan tantangan kepada LPPD untuk lebih mengembangkan lagu- lagu Gerejawi berbahasa daerah sebagai jatidiri lokal daerah Minahasa

“Mari kita melihat contoh yang positif, misalnya masyarakat kabupaten Sangihe yang terlihat banyak mengeluarkan lagu-lagu daerah, contoh Masamper dan lain sebagainya. Saya berharap LPPD terus menjadi penggerak paduan suara di kabupaten Minahasa. Banyak selamat bagi seluruh pengurus yang sudah dilantik. Semoga karya dan tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik dan mendapat tuntunan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” kunci Bupati Kumendong.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.