MINAHASA ,POSTKOTANEWS.CO.ID— Anggota KPU Sulawesi Utara, Meidy Yafeth Tinangon, resmi meraih gelar doktor setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor di Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (21/4).
Sidang promosi dipimpin Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof. Dr. Moh. Khusaini, S.E., M.Si., M.A. Dalam ujian tersebut, Tinangon memaparkan disertasi berjudul “Pengelolaan Danau Tondano sebagai Materi Kampanye dan Implementasinya dalam Kebijakan Pasangan Calon Terpilih Pilkada Minahasa Tahun 2018.”
Ia menegaskan bahwa pilkada tidak semata menjadi ajang politik elektoral, melainkan juga ruang strategis dalam perencanaan kebijakan publik.
“Pada tahap pencalonan dan kampanye, setiap pasangan calon wajib menyusun visi, misi, dan program yang selaras dengan RPJPD. Inilah yang kemudian menjadi substansi materi kampanye,” ujar Tinangon, yang juga mantan Ketua KPU Minahasa.
Ia menambahkan, visi dan program pasangan calon terpilih—termasuk terkait pengelolaan Danau Tondano—akan diadopsi ke dalam Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebelum diimplementasikan.
Penelitian Tinangon mengulas secara komprehensif siklus kebijakan publik pengelolaan Danau Tondano, mulai dari penetapan agenda, formulasi kebijakan dalam visi-misi calon, proses adopsi, implementasi, hingga evaluasi pascapilkada.
Sebagai kebaruan (novelty), ia merumuskan desain kebijakan yang mengintegrasikan pengelolaan ekosistem danau dengan nilai lokal mapalus serta filosofi Si Tou Timou Tumou Tou (ST4). Konsep tersebut diberi nama Mapalus Ekologi dengan Insentif dan Disinsentif yang Tumou Tou dan Danau Tondano (MEIDY YT2DT), atau kolaborasi ekologi yang mendorong keberlanjutan manusia dan danau.
Adapun promotor dalam studi ini adalah Prof. Amib Setyo Leksono, dengan ko-promotor Prof. Gatot Ciptadi dan Dr. Anthon Efani. Sementara tim penguji terdiri dari Bunga Hidayati, S.E., M.E., Ph.D; Fadillah Putra, S.Sos., M.PAff., Ph.D; Prof. Setyo Tri Wahyudi, S.E., M.Ec., Ph.D; serta Dr. Ahmad Dzulfikar Nurrahman, S.T., M.T.
Berita
Remaja Penikam di Langowan Barat Diringkus Resmob, Korban Luka Tikam di Paha
MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Aksi penganiayaan dengan senjata tajam menggegerkan Kecamatan Langowan Barat, Rabu dini hari (22/4/2026). Seorang remaja berinisial AP (17) diringkus Tim Resmob Polres Minahasa usai diduga menikam korban hingga terluka.
Penangkapan dilakukan tim yang dipimpin Kanit Resmob AIPDA Hendra Mandang, SH setelah menerima laporan masyarakat. Pelaku diamankan di Desa Raringis Selatan, tak lama setelah insiden terjadi. Korban, RT (17), warga Desa Walewangko, mengalami luka tikam di paha kiri.
Dari hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula di sebuah acara ulang tahun di Desa Waleure. Pelaku dan korban sempat duduk bersama sambil mengonsumsi minuman keras. Situasi kemudian memanas saat korban meninggalkan lokasi.
Pelaku diduga mengikuti korban dari belakang sebelum secara tiba-tiba menghunus badik yang telah dibawanya dari rumah dan menikam korban berulang kali. Korban berhasil melarikan diri, sementara pelaku sempat mengejar namun gagal.
Usai kejadian, pelaku kabur dan bersembunyi di rumah rekannya di Desa Raringis. Polisi yang bergerak cepat akhirnya mengamankan pelaku beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam aksi tersebut.
“Pelaku sudah diamankan dan saat ini menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K.
Polisi menduga insiden ini dipicu kesalahpahaman yang diperparah oleh konsumsi minuman keras. Kapolres mengingatkan masyarakat untuk menghindari miras berlebihan karena kerap menjadi pemicu tindak kriminal, serta mengajak warga menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Polres Minahasa Evaluasi Dugaan Layanan Lambat Usai Viral di Medsos
MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID— Polres Minahasa bergerak cepat menindaklanjuti keluhan seorang pelapor yang viral di media sosial terkait dugaan pelayanan lambat dan kurang profesional dalam penanganan laporan.
Kapolres Minahasa AKBP Steven J. R. Simbar, S.I.K menegaskan pihaknya memberi atensi serius terhadap kasus tersebut. Langkah awal yang dilakukan yakni pengecekan dan pemeriksaan internal terhadap prosedur pelayanan yang dijalankan petugas saat menerima laporan.
Hasil pendalaman sementara menunjukkan laporan masyarakat telah ditangani melalui mekanisme di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), termasuk koordinasi dengan piket fungsi Reserse Kriminal (Reskrim) serta tindak lanjut ke lokasi kejadian untuk klarifikasi awal dan pengumpulan bahan keterangan.
Meski demikian, Polres Minahasa tidak menutup kemungkinan adanya kekurangan, khususnya pada aspek pelayanan, komunikasi, dan penyampaian informasi kepada pelapor. Hal ini diduga menjadi pemicu munculnya kekecewaan hingga berujung viral di media sosial.
“Evaluasi dilakukan secara objektif, menyeluruh, dan profesional. Jika ditemukan pelanggaran prosedur atau tindakan yang tidak patut, akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolres.
Polres Minahasa menilai kritik publik sebagai bagian penting dalam pembenahan institusi. Tidak hanya fokus pada klarifikasi kasus, evaluasi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat memperoleh layanan yang cepat, transparan, humanis, dan akuntabel.
Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan memberi ruang bagi proses pemeriksaan yang tengah berlangsung.
Pemkab Minahasa Dukung Transformasi SMK Berbasis Potensi Lokal
MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa menyambut optimis arah kebijakan baru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mentransformasi pendidikan kejuruan.
Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, mendampingi kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, di SMK Negeri 3 Tondano pada Rabu (22/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen memaparkan visi pengembangan SMK masa depan yang tidak hanya berfokus pada pencetakan tenaga kerja industri, tetapi juga melahirkan wirausahawan mandiri.
Salah satu fokus utama adalah pengembangan SMK berbasis keunggulan lokal. Kurikulum akan diselaraskan dengan potensi daerah, seperti pariwisata Danau Tondano dan pengolahan hasil alam khas Minahasa.
Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung skema link and match yang menghubungkan sekolah dengan dunia industri, termasuk di tingkat internasional.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas pendidikan yang memadai menjadi instrumen penting agar siswa Minahasa memiliki daya saing global tanpa meninggalkan akar budaya daerah.
“Kami ingin memastikan lulusan SMK di Minahasa tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga sertifikasi keahlian yang diakui industri. Dengan dukungan digitalisasi melalui bantuan Interactive Flat Panel, ekosistem belajar di Minahasa kini semakin modern dan inklusif,” ujar Robby.
Program revitalisasi SMK tahun 2026 diharapkan dapat menjangkau sekolah-sekolah hingga ke wilayah pelosok Minahasa. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja terampil di tingkat nasional maupun internasional.
Bupati Minahasa Sambut Kunjungan Mendikdasmen, Resmikan Revitalisasi Sekolah di Sulut

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa – Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., menyambut kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., di Kabupaten Minahasa, Rabu (22/04) pagi.
Kunjungan tersebut turut didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, S.H., M.H., dalam rangka peresmian Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2025 se-Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini dipusatkan di SMK Negeri 3 Tondano.
Program revitalisasi ini merupakan bagian dari kebijakan prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui program nasional peningkatan kualitas pendidikan bertajuk “Wujudkan Sekolah Asri”.
Menteri Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa program tersebut merupakan implementasi visi pembangunan nasional, khususnya dalam memperkuat sumber daya manusia melalui pendidikan, sains, dan teknologi, sebagaimana tertuang dalam agenda prioritas pemerintah pusat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh jajaran pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten Minahasa, atas dukungan terhadap program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan.
“Tahun lalu kita berhasil menyelesaikan pembangunan revitalisasi dan unit sekolah baru di seluruh Indonesia untuk 16.167 satuan pendidikan. Semua ini bertujuan mendukung pembelajaran yang bermutu,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., melalui Wakil Gubernur Victor Mailangkay menegaskan bahwa revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah strategis dalam membangun masa depan generasi muda.
“Hari ini kita tidak hanya meresmikan gedung, tetapi juga mempertegas komitmen bersama bagi masa depan generasi penerus Sulawesi Utara. Ini adalah momentum penting dalam transformasi pendidikan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dari total 225 sekolah yang direvitalisasi di Sulawesi Utara, sebanyak 95 satuan pendidikan diresmikan pada tahap ini, sementara sisanya telah lebih dahulu diselesaikan. Program ini mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SLB, TK, SD, SMP, hingga SMA dan SMK.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas pendidikan yang memadai menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan global.
“Lingkungan sekolah yang baik akan mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas, baik bagi guru maupun siswa. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan daerah,” tambahnya.
Bupati Robby Dondokambey juga menyatakan dukungan penuh terhadap program revitalisasi pendidikan yang digagas pemerintah pusat. Ia menilai peningkatan sarana dan prasarana sekolah menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memastikan program ini memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan,” tegasnya.
Peresmian ini menjadi simbol dimulainya babak baru transformasi pendidikan di Bumi Nyiur Melambai, dengan harapan seluruh peserta didik dapat mengakses pendidikan berkualitas dalam lingkungan yang lebih layak, modern, dan inspiratif.
Ratusan Butir Obat Terlarang Disita, Pria di Tondano Utara Diciduk Polisi
MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Minahasa berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba dan mengamankan seorang pria berinisial GGK (22), warga Desa Kembuan, Kecamatan Tondano Utara. Penangkapan dilakukan pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 23.30 WITA.
Pengungkapan kasus ini bermula dari hasil pengembangan dan pendalaman informasi yang diperoleh personel Satres Narkoba Polres Minahasa. Berdasarkan informasi tersebut, petugas kemudian melakukan pencarian dan mengetahui keberadaan terlapor. Tim langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan GGK yang saat itu berada di rumah temannya.
Dari hasil penggeledahan terhadap terlapor beserta sepeda motornya, petugas menemukan barang yang diduga narkoba di dalam bagasi kendaraan. Setelah dilakukan interogasi awal, terlapor mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya, yakni sebanyak 510 butir tablet jenis Yarindo dan 1 butir Trihexyphenidyl.
Tindakan awal yang dilakukan petugas meliputi pengamanan terduga pelaku bersama barang bukti, pelaksanaan interogasi awal, serta pembuatan laporan polisi. Selanjutnya, terlapor beserta barang bukti diamankan di Mapolres Minahasa untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Kapolres Minahasa, AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., mengimbau masyarakat untuk menjauhi narkoba serta segera melapor apabila mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Lapas Tondano Tegaskan Komitmen Bebas HP Ilegal, Pungli, dan Narkoba
MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Komitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas kembali ditegaskan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano.
Bertempat di Aula Dr. Sahardjo pada Selasa (21/4/2026), seluruh jajaran petugas mengikuti apel ikrar bebas dari peredaran handphone ilegal, pungutan liar (pungli), dan narkoba. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Tondano, Yulius Jum Hertantono, dan berlangsung dengan penuh khidmat.
Dalam apel tersebut, seluruh peserta secara serentak mengucapkan ikrar sebagai bentuk kesungguhan dalam menjalankan tugas secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta menaati peraturan yang berlaku.
Dalam amanatnya, Yulius menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud komitmen nyata seluruh jajaran.
“Ini bukan hanya seremonial. Ini adalah komitmen kita bersama untuk mewujudkan Lapas Tondano yang benar-benar bersih dari handphone ilegal, pungli, dan narkoba. Tidak ada ruang dan tidak ada toleransi bagi pelanggaran,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas, sebagai upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
Melalui apel ikrar ini, diharapkan seluruh petugas semakin solid dan konsisten dalam menjaga keamanan serta ketertiban di dalam lapas. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata dalam memberantas berbagai praktik pelanggaran, demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan terpercaya.
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- …
- 238
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

















