Pj. Bupati Minahasa dan Ketua TP- PKK serta Jajaran Pemkab Minahasa Ikuti Upacara Hari Bhayangkara Ke- 78

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong M,Si, bersama Ketua TP- PKK Ny. Djeneke Kumendong- Onibala SH, MSA, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM, M,Si, mengikuti upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke- 78, bertempat di Halaman Kantor Bupati Minahasa, Senin (1/7/24).

Kapolres Minahasa AKBP S. Sophian SIK, MH, bertindak sebagai inspektur upacara, dan Kapolsek Tondano AKP Ronny Maweikere bertindak sebagai komandan upacara.

Usai melaksanakan upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke- 78, dilanjutkan dengan Syukuran yang dilaksanakan diruang sidang kantor Bupati Minahasa.

Bupati Kumendong dalam sambutannya menyampaikan, “Pada hari yang berbahagia ini, dalam rangka memperingati hari bhayangkara yang ke-78 yang merupakan momen penting bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia, hal ini sebagai sebuah refleksi dari dedikasi dan pengabdian tanpa batas dari para anggota kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, selaku Penjabat Bupati Minahasa, menyampaikan ucapan selamat hari Bhayangkara ke-78 kepada seluruh anggota kepolisian republik indonesia, khususnya yang bertugas di wilayah administrasi kabupaten minahasa.

Seiring dengan bertambahnya usia bhayangkara, tentunya tantangan dan dinamika yang dihadapi oleh kepolisian juga semakin kompleks. oleh karena itu, peran serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung tugas-tugas kepolisian menjadi sangat krusial. sinergi antara kepolisian, pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Untuk itu saya sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para anggota kepolisian yang bertugas diwilayah administrasi kabupaten minahasa. selama ini, jajaran kepolisian yang bertugas kabupaten minahasa telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dimana sinergi antara pemerintah kabupaten minahasa dan kepolisian menjadi hal yang sangat penting, terutama dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban selama ini, sehingga kami menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh kepolisian tidaklah mudah. namun, dengan semangat pengabdian yang tinggi, kami yakin kepolisian akan terus mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Pada momen yang berbahagia ini, marilah kita bersama-sama merefleksikan kembali semangat dan nilai-nilai luhur yang menjadi landasan tugas kepolisian. dimana kepolisian bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Semoga di usia yang ke-78 ini, kepolisian negara republik indonesia semakin kuat dan profesional, mari kita jadikan momen ini sebagai titik awal untuk semakin mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat demi terciptanya kabupaten minahasa yang aman, tentram, dan sejahtera” tutup Bupati Kumendong.

Sementara, Kapolres Minahasa AKBP S.Sophian SIK, MH, dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pj Bupati Minahasa dan rekan-rekan Forkompimda juga para Stakeholder, serta seluruh rekan-rekan organisasi Kemasyarakatan, rekan-rekan media dan seluruh para undangan lainnya yang telah bersedia hadir dan membantu rangkaian kegiatan upacara dan kegiatan syukuran Hari Bayangkara Ke- 78 ini boleh berjalan dengan aman dan lancar.

“Dalam kesempatan ini juga kami atas nama Polres Minahasa mengucapkan terima kasih atas sinergitas dan kemitraan semua pihak sehingga pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya Polres Minahasa dapat berjalan dengan aman dan lancar, kami menyadari bahwa tupoksi Polri dalam penegakan hukum, maupun pelindung pengayom masyarakat tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya support dukungan dan senergitas dan kemitraan dengan Pemerintah Daerah dengan rekan-rekan TNI dengan Stakeholder dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan lain sebagainya.

Kami menyadari hal tersebut dan kami pun meyakini bahwa kami masih banyak kekurangan didalam pelaksanaan tugas baik itu secara pribadi maupun tupoksi kami, Selaku Kapolres Minahasa mewakili Kepolisian Negara Republik Indonesia memohon maaf apabila di dalam pelaksanaan tugas di dalam sinergi maupun kemitraan masih banyak hal-hal yang harus kami perbaiki, Insyaallah saran dan masukan dari pada Pemerintah Daerah, rekan-rekan TNI, para Stakeholder, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda yang hadir dapat memberi feedback bagi kami untuk kedepan kami bisa jauh lebih baik lagi seperti kata slogan “kami memang tidak sempurna tetapi kami berusaha yang terbaik” pungkas Kapolres Minahasa

Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa Ny. Rosa Sophian dan Anggota Bhayangkari Jajaran Polres Minahasa, Ketua Pengadilan Negeri Tondano Dr. Erents Ulaen, SH, MH, Kalapas Tondano Yulius Paath SIP, DEA, Kajari Minahasa yang diwakili oleh Kasie tindak pidana umum Ibu Debby Kenap, Direktur IPDN Regional Sulawesi Utara Dr. Drs. Arnold Poli, SH, Ketua KPU Minahasa Rendy Suawa S.Pd, Ketua Bawaslu Minahasa Lord Malonda, S.Pd, Pimpinan Instansi Vertikal, Pdt Seisy Watulingas. M Th, BKSUA Kabupaten Minahasa, Ormas LMI, Ormas BMI, FKPPI, NU Minahasa, Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, serta Jajaran Pemkab Minahasa dan Insan Pers.

MINAHASA,- POSTKOTANEWS.CO.ID,-  Hukumtua Desa Tounelet Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa, Youbert Stenly Lengkoan, menyalurka Beras Bantuan Sosial Pemerintah Pusat kepada Masyarakat Desa, Kamis (27/06-2024).

Bertempat di Kantor Hukumtua  jaga 5 desa Tounelet, kegiatan penyaluran beras Bansos berlangsung pada Pukul 12.00 Wita dan dihadiri Masyarakat Penerima bantuan serta Perangkat desa setempat.

Hukumtua yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Desa Fivi Jurike Tumengkol dan Sekertaris Desa Santy Lombogia SH bersama Bendahara Livi Natalia Pangalila.

Hukumtua Tounelet Youbert Stenly Lengkoan kepada POSTKOTA.CO.ID saat diwawancarai menyampaikan rasa bersyukur atas disalurkannya bantuan ini.

” Saya selaku Pemerintah desa menyampaikan rasa bersyukur atas disalurkannya bantuan ini, dan semoga bantuan beras ini dapat membantu ketahanan pangan bagi Warga desa Tounelet Kecamatan Kakas,” Ujar Youbert.

Sejumlah Pejabat Minahasa di Datangi Petugas Pantarlih untuk Coklit

MINAHASA,POSTKOTQNEWS.CO.ID – Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Arody Tangkere, MAP menerima kedatangan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dirumah pribadi di Kelurahan Tataan Patar Tondano Selatan, Senin (24/62024).

Kedatangan Petugas Pantarlih dari TPS 01 Kelurahan Tataaran Patar, bertujuan untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Asisten II Setdakab Minahasa Arody Tangkere, usai menerima petugas Pantarlih menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KPU Minahasa yang sudah boleh melaksanakan pencocokan data pemilih yang sementara dilakukan oleh petugas secara berjenjang.

“Kami sangat berharap kiranya masyarakat Minahasa dapat merespon dengan baik program Coklit yang sementara berlangsung, oleh karena program ini perlu direspon mengingat dalam rangka mensukseskan pemilihan kepala daerah

Ditambahkan Tangkere, bahwa masalah data sangat penting. Oleh karena itu, kegiatan yang dilaksanakan yakni Coklit memberikan ruang bagi masyarakat secara khusus pemilih di kabupaten Minahasa untuk dapat memperbaiki apabila ada data yang belum sesuai.

“Suksesnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah nanti sangat tergantung dari data coklit yang sementara dilakukan Pantarlih KPU Minahasa,” tutur Tangkere.

Selain Asisten II Setdakab, petugas Pantarlih KPU Minahasa juga mendatangi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa, Maya Kainde, SH, MAP dikediamannya di Kelurahan Tataaran Dua Tondano selatan dan Kadis Dukcapil Meidy Rengkuaan di Tataaran Satu Tondano Selatan.

Ketua KPU Minahasa Rendy Suawa mengatakan, dalam Keputusan KPU tersebut, masa kerja Pantarlih sekitar satu bulan, yakni mulai 24 Juni 2024 hingga 25 Juli 2024, namun dari masa kerja sebulan, KPU Minahasa menargetkan menyelesaikan Coklit dalam dua Minggu.

“Dihari pertama ini ada benerapa kendala yang dialami Pantarlih dalam menjalankan tugas di lapangan, seperti pemilih atau warga tidak berada ditempat sehingga Pantarlih harus kembali lagi untuk melakukan coklit,” ungkap Suawa. (**)

KPU Sulut Sosialisasikan Produk Hukum di Minahasa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID –Dalam rangka Pemiihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa menggelar sosialisasi Produk Hukum, dalam tahapan Pilkada.

Sosialisasi produk hukum ini diikuti perwakilan Partai Politik (Parpol), Organisasi Masyarakat (Ormas) dan insan pers di Minahasa. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di restoran Rumah Tua Tondano, Jumat (21/06/24) .

Sosialisasi tentang produk hukum jelang Pilkada 2024 dilakukan secara serentak.

Kegiatan Sosialisasi tersebut resmi dibuka oleh Ketua KPU Minahasa Rendy Suawa.

Suawa menyampaikan pentingnya sosialisasi produk hukum ini karena menjadi landasan pelaksanaan Pilkada 2024, karena produk hukum ada yang sifatnya eksternal, yaitu untuk masyarakat luas dan sifatnya internal, yaitu untuk KPU sendiri.

“Terima kasih kepada KPU Provinsi karena sudah membantu KPU Minahasa dalam melaksanakan sosialisasi ini. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari pemberian informasi mengenai produk hukum kepada masyarakat sebagai wajib pemilih”.Sebut Rendy

Lanjutnya, Semoga dengan diselenggarakannya sosialisasi tentang produk hukum kepada perwakilan Parpol, Ormas dan insan pers, bisa di sebarluaskan kepada masyarakat agar Pilkada 2024 bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Suawa.

Bahkan, menurut ketua KPU Minahasa ini pelaksanaan Pilkada bukan hanya menjadi tanggung jawab dari penyelenggara, dalam hal ini KPU tapi dari pemerintah dan semua peserta Pemilu, baik Parpol, insan pers dan masyarakat.

“Finalnya, masyarakat akan bisa mengetahui parpol dan calon kepala daerah mana yang akan mengikuti Pilkada di tahun 2024 dan produk hukum apa saja yang ditentukan pada pemilihan bulan November nanti,” tandasnya.

Sosialisasi dilanjutkan oleh komisioner KPU Sulut Meydi Yafet Tinangon (MYT) membidangi Divisi hukum dan pengwasan. Menurutnya, sosialisasi atau penyuluhan produk hukum ini dilaksanakan agar dapat memberikan penguatan dari stakeholder terkait dengan tujuan untuk suksesnya pelaksanaan Pilkada 2024.

“Suksesnya pelaksanaan Pilkada tergantung semua penyelenggara dan peserta Pemilu serta stakeholder terkait bersama insan pers. Ini supaya pemilih memahami regulasi penyelenggaraan pemilihan yang ada, sepanjang mengetahui tahapan-tahapan Pilkada supaya kelangsungan pemilihan bisa berlangsung baik dan sukes,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan MYT panggilan akrab Komisoner KPU Sulut ini, ada beberapa hal berkaitan dengan produk hukum yang mengatur Pilkada serentak tahun 2024.

“Pilkada serentak merupakan pemilihan terbesar sepanjang sejarah yang kita laksanakan. Ini di mulai ketika UU no 1 tahun 2015 ditetapkan, dan kita telah melalui beberapa kali Pilkada sejak 2015, dan Minahasa pada tahun 2018, kemudian Pemilihan Gubernur tahun 2020.

Untuk Pilkada sebelum 2024, belum semua Provinsi serta kabupaten kota melakukan pemilihan secara setentak.

“Nah, untuk Pilkada tahun 2024 ini dilangsungkan secara serentak, karena semua Provinsi maupun Kabuparen dan Kota melaksanakan pesta demokrasi. Kecuali daerah khusus, seperti Yogyakarta, begitu pula di DKI Jakarta karena daerah tersebut tidak melaksanakan pemilihan Walikota,” bebernya.

Lebih lanjut ditambahkan MYT, untuk tahapan pemilihan serentak tahun 2024 ada beberapa tahapannya. Kita mulai dengan menetapkan peraturan tentang tahapan dan jadwal Pilkada serentak pada bulan februari lalu, dan telah mengumumkan pendaftaran pemantau pemilihan sampai bulan november mendatang.

Kemudian pembentukan PPK dan KPPS pada 17 April sampai 5 November 2024. Setelah itu, dilanjutkan dengan Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih (Pantarlih) pada 31 Mei sampai 23 September 2024.

Selanjutnya pada 5 Mei hingga Agustus penemuhan persyaratan calon perseorangan, dan perlu dijelaskan disini bahwa pasangan perseorangan di Minahasa tidak ada pendaftar.

Kita datang pada masa kampanye pada 25 September sampai 23 November 2024. Selanjutnya pada 22 September penetapan pasangan calon. Sementara pendaftaran pasangan calon dari 27-29 Agustus, hingga penghitungan suara dan rekapitulasi dilksanakan pada 27 November sampai 16 Desember, dan terakhir pasangan calon terpilih paling lama 5 hari setelah MK secara resmi memberitahukan permohonan teregistrasi dalam Buku Registrasi Perkara konstitusi (BRPK) kepada KPU.

Sesudah itu, nara sumber dari akademisi, Dr Going Chris Tumbel, M.Si, MM, dalam materinya menyampaikan problema hukum dan administrasi. Kemudian dilanjutkan pemateri berikutnya, Victory N.J Roti, selaku Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Sulut, dengan materinya kode etik dalam penyelenggara Pilkada.

Dari semua yang disampaikam nara sumber itu berkaitan dengan produk hukum menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Bupati dan Wakil Bupati Minahasa tahun 2024. (73″U)

Sekda Watania Ikuti Rapat Evaluasi  Pencegahan Stunting bersama Kemenko PMK

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM, M,Si mengikuti rapat evaluasi capaian pelaksanaan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting tahun 2024, bertempat di ruangan Minahasa Command Center Kantor Bupati Minahasa, Jumat (21/6/2024).

Rapat evaluasi pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting ini digelar secara virtual oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, yang dipimpin langsung oleh Menko PMK Muhajir Effendy.

Kegiatan rapat bersama Kemenko PMK diikuti seluruh Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, juga diikuti para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam intervensi stunting serentak dengan memaparkan sejauh mana langkah intervensi stunting yang telah dilakukan, termasuk hasil capaian pengukuran dan penimbangan yang menyasar bayi lima tahun.

Menko PMK berharap, seluruh sasaran stunting seperti calon pengantin, balita, dan ibu hamil diminta mengunjungi posyandu secara rutin untuk melakukan pengukuran dan penimbangan sebagai upaya mencegah lahirnya stunting baru.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM, M,Si mengatakan bahwa Penurunan stunting menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional, dan kita di kabupaten minahasa terus mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasinya dengan membentuk tim percepatan penurunan stunting yang terdiri dari berbagai OPD mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga infrastruktur serta mengevaluasi efektivitas intervensi penurunan stunting” Kata Sekda Watania.

Turut hadir mendampingi Sekda Minahasa, Kadis Pendidikan Tommy Wuwungan S,Pd, Kadis Sosial Dr. Maya Rambitan M,Kes, Kadis PUPR Daudson Rombon ST, Kadis Perikanan dan Kelautan Ir. Lendy Aruperes.

Bupati  Buka Kegiatan Kick Off Meeting Implementasi Integerasi Pelayanan Kesehatan Primer Tahun 2024.

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.SI menghadiri sekaligus membuka kegiatan Kick Off Meeting Implementasi Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer Kabupaten Minahasa Tahun 2024 yang dilanjutkan dengan penyerahan SK Piloting Project Penerapan ILP dan Penandatanganan Komitmen bersama Pemerintah Daerah dan Seluruh Lintas Sektor, Lintas Program Terkait Penerapan ILP di Kabupaten Minahasa Bertempat di Hotel Yama Resort Tondano, Jumat (21/6/24).

Dalam sambutannya Bupati Kumendong menyampaikan bahwa “Pelayanan kesehatan primer merupakan ujung tombak dalam sistem pelayanan kesehatan di indonesia, sehingga dalam pelayanan kesehatan primer inilah, masyarakat akan mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan yang baik, sesuai dengan yang mereka butuhkan. oleh karena itu, sangatlah penting bagi kita untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan primer di kabupaten minahasa berjalan dengan optimal, terintegrasi, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat” Kata Kumendong.

Lebih lanjut Bupati menambahkan, Data menunjukkan bahwa sebagian besar kasus kematian yang terjadi di indonesia merupakan kasus yang dapat dicegah, namun spesifik terjadi untuk berbagai kelompok usia diantaranya penyakit stroke, penyakit jantung iskemik, hipertensi dan tbc yang menduduki penyebab kematian tertinggi pada kelompok usia di atas 15 tahun. sedangkan di bawah usia 15 tahun, lebih cenderung pada permasalahan gizi, penyakit menular seperti tbc, diare, dan infeksi saluran pernafasan yang mendominasi. selanjutnya pada kondisi ibu hamil, penyebab kematian terbesar disebabkan pada perdarahan dan hipertensi dalam kehamilan.

Untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut, kementerian kesehatan telah berkomitmen melaksanakan 6 (enam) pilar transformasi, yang salah satu diantaranya yaitu transformasi layanan primer, sehingga menjadikan transformasi inilah yang menjadi pilar penting dengan tujuan untuk mendekatkan layanan promotif preventif berkualitas kepada masyarakat melalui promosi kesehatan, pencegahan, deteksi dini, dan pelayanan kesehatan untuk semua siklus hidup. tujuan dari pelaksanaan integrasi pelayanan kesehatan primer, yaitu untuk mengoptimalkan koordinasi dan kolaborasi antar berbagai sektor kesehatan, dan dengan integrasi ini diharapkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan primer dapat bekerja secara sinergis, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih efisien, efektif, dan berkualitas” Tutup Kumendong.

Diwaktu yang sama, Kadis Kesehatan Kabupaten Minahasa Dr Olviane Imelda Rattu M,Kes mengatakan “Hari ini kami Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan Kick Off Meeting Implementasi Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer Kabupaten Minahasa Tahun 2024, ILP ini salah satu kegiatan transformasi pelayanan kesehatan primer dan itu dilaksanakan di seluruh Indonesia dan kami bersyukur mendapat bantuan dari global fund atau bank dunia dalam hal pendampingan maupun dalam hal pembiayaan dan ini diberikan dalam jangka waktu 1 tahun walaupun di minahasa hanya satu titik yang mendapatkan bantuan yaitu di Puskesmas Kombi dan yang menjadi lokus itu di desa makalesung dalam hal ini Pustu atau puskesmas pembantu, karena sekarang di ILP itu pelayanan yang diberikan bukan hanya ditingkat puskesmas tapi sampai Pustu yang akan diperkuat dengan kementerian kesehatan.

“Kami sungguh berterima kasih mendapatkan bantuan ini apalagi pendampingnya langsung dari global fund, mudah mudahan ini merupakan titik awal kita untuk kembali melakukan transformasi, melakukan perbaikan-perbaikan guna pemenuhan kelengkapan dalam rangka sarana prasarana SDM dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat juga mendekatkan akses dan kemudahan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.” Jelas Kadis Kesehatan Minahasa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Perwakilan The Global Fund Herdin Mokodompit, SKM, Para Camat se-Kabupaten Minahasa, Para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Minahasa dan turut mendampingi Pj Bupati Minahasa, diantaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum, Ka.Bapelitbangda, Kabag Prokopim.

Bupati Kumendong Buka Rakor Pelaksanaan Tim Percepatan Penurunan Stunting dan Percepatan Pengukuran Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID- Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong M,Si, secara resmi membuka kegiatan Rakor Pelaksanaan Tim Percepatan Penurunan Stunting dan Percepatan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Minahasa.

Kegiatan Rakor Berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, yang diawali dengan laporan yang disampaikan Kadis DPPKB Meitha Aguw, Kamis (20/6/24).

Dalam sambutannya, Bupati Kumendong menyampaikan bahwa Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama, terutama pada periode seribu hari pertama kehidupan” ujar Kumendong.

“Penurunan stunting menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional, dan kita di kabupaten minahasa harus mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasinya dengan membentuk tim percepatan penurunan stunting yang terdiri dari berbagai OPD mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga infrastruktur.

Kita berkumpul untuk membahas pelaksanaan program-program yang telah direncanakan, mengevaluasi kemajuan yang telah dicapai, dan mengidentifikasi tantangan serta solusi untuk meningkatkan efektivitas intervensi kita sehingga penurunan stunting memerlukan upaya yang terkoordinasi dan berkesinambungan.

Saya menekankan beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian kita bersama yaitu penguatan data dan sistem informasi karena dengan data yang akurat dan terkini sangat penting untuk memantau perkembangan dan mengevaluasi program.

Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader tenaga kesehatan dan kader posyandu adalah ujung tombak dalam pencegahan dan penanganan stunting serta dapat berkolaborasi lintas sektor.

Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga terkait dengan faktor-faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan, untuk itu kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam pencegahan stunting sehingga edukasi mengenai pentingnya asupan gizi yang baik, praktik pengasuhan yang benar, serta pola hidup sehat harus terus digalakkan.

Saya berharap, melalui rapat koordinasi ini, kita dapat merumuskan strategi dan langkah-langkah konkrit untuk mempercepat penurunan angka stunting di kabupaten minahasa, juga berharap kita semua dapat berkomitmen untuk melaksanakan setiap program dan kegiatan yang telah direncanakan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi” Tutup Bupati Kumendong.

Turut hadir, Inspektur, Ka. Bapelitbangda, Kadis Sosial, Kadis Perkim, Kadis Capil, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Kominfo, Kadis Pangan, Sekdis PU, Para Camat di Minahasa, serta Para Kepala Puskesmas dan Petugas Gizi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.