Berhasil Tekan Inflasi,  Pemkab Minahasa dapat  Insentif Fiskal 6,39 M dari Pusat . Bupati Kumendong Ucap Terima kasih atas kerja keras serta kerja kompak pemerintah dan masyarakat Minahasa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Minahasa dibawah kepemimpinan Penjabat Bupati, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, kembali mencatat prestasi di tahun 2024 ini. Betapa tidak, Kabupaten Minahasa tercatat sebagai salah satu dari 50 pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi yang mendapatkan insentif fiskal terkait dengan pengendalian inflasi daerah.
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dalam Keputusan Nomor 295 Tahun 2024 Tentang Rincian Alokasi Insentif Fiskal Tahun Anggaran 2024 untuk Penghargaan Kinerja Tahun Berjalan Kategori Pengendalian Inflasi Daerah Periode Pertama Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota, tertanggal 15 Juli 2024 menetapkan 4 provinsi dan 46 kabupaten/kota penerima beserta dengan nilai insentif fiskal tersebut. Di poin lainnya dalam keputusan itu juga ditetapkan besaran total anggarannya adalah Rp300 miliar. Berdasarkan rincian SK Menteri Keuangan tersebut, mendapatkan insentif fiskal senilai Rp6.392.0211.000 atau sekira Rp6,39 miliar.

Diketahui sebelumnya pada bulan Juni, Penjabat Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi diundang langsung menghadiri Rakornas yang dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo dalam rangka TPID Awards oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri. Penghargaan ini hasil evaluasi pertahun kinerja berjalan.

Bupati Kumendong menyatakan bahwa Pemkab Minahasa terus memantau pergerakan inflasi, dan mengambil tindakan secepatnya bila ada kenaikan signifikan indeks harga komoditas.
“Penanganan inflasi di Kabupaten Minahasa tetap dilakukan secara konsisten dan kontinu dengan melibatkan semua stakeholder terkait dalam
melakukan berbagai upaya untuk mengontrol inflasi,” ungkap Bupati Kumendong seraya menegaskan hasil ini juga merupakan kerja keras dan kompak dari jajarannya melalui Sekretaris Daerah, Dr Lynda Watania, para Asisten, Dinas Badan, Kecamatan hingga Desa dan Kelurahan.

Selain itu, Bupati Kumendong mengatakan, keberhasilan ini juga tak lepas dari adanya bimbingan dan pemantauan yang dilakukan secara ketat oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri. Dimana setiap pekan, lewat online, seluruh pemerintah daerah dikumpulkan oleh Kemendagri untuk Rapat Koordinasi pengendalian inflasi.

“Iinsentif fiskal terkait pengendalian inflasi yang diraih Pemkab Minahasa ini merupakan salah satu penilaian oleh pemerintah pusat. Yakni penilaian oleh Kemendagri berupa evaluasi kinerja pengendalian inflasi pertriwulan tahun kinerja berjalan oleh pemerintah daerah. Tindaklanjut dari hal tersebut kami menginstruksikan instansi terkait mengambil langkah-langkah konkret yang dibutuhkan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah,” jelas Bupati Kumendong yang juga diketahui sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Utara.(’73″U)

Sekda Minahasa Watania Pimpin FGD Percepatan Penyaluran DAK Fisik Tahap 1 TA 2024

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM, M,Si, bersama Asisten III Bidang Administrasi Umum Dr. Vicky Ch.Tanor S.Pi, M,Si .Pimpin Rapat Focus Group Discussion(FGD) di ruang kerja Sekda Minahasa, Senin (15/7/2024).

Pelaksanaan FGD ini menindaklanjuti surat kepala kantor wilayah direktorat jenderal perbendaharaan provinsi Sulawesi Utara nomor S- 1680/WPB.30/2024.

Kegiatan FGD tersebut dihadiri lqngsung Kepala Kantor Wilayah DJPB Sulawesi Utara Hari Utomo, Kepala KPPN Manado Saripudin.

Sekda Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM, M,Si pada kesempatan ini menyampaikan “Kegiatan FGD merupakan momentum yang sangat penting bagi kita semua, khususnya bagi kabupaten Minahasa, dan melalui pertemuan ini kita dapat berdiskusi bertukar pikiran dan mencari solusi bersama untuk memastikan bahwa penyaluran DAK Fisik Tahap 1 Tahun Anggaran 2024 dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu dan tepat sasaran” Ujar Watania.
Dana Alokasi Khusus fisik memilki peran yang sangat strategis dalam pembangunan di kabupaten Minahasa dimana DAK fisik ini di harapakan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di berbagai sektor, oleh karena itu, dirinya berharap komitmen bersama untuk melaksanakan percepatan penyaluran DAK fisik harus sesuai dengan target yang telah ditentukan. Serta tetap memperhatikan aspek akuntabilitas pengelolaannya.”Kata Watania.

Melalui FGD ini juga dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang konstruktif dan aplikatif untuk mempercepat penyaluran dak fisik tahap i tahun anggaran 2024 ini.

“Saya mengajak agar seluruh yang terlibat dalam FGD saat ini, mampu bekerja sama dengan komitmen yang kuat serta aktif memberikan ide-ide yang baij untuk membangun kabupaten minahasa yang lebih maju dan sejahtera. Tak kalah penting juga kerja sama sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. kita perlu memastikan bahwa seluruh proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan pekerjaan yang didanai dari DAK fisik berjalan sesuai dengan aturan regulasi, transparansi dan akuntabilitas .Hal ini berdampak pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Kabupaten Minahasa .”Pungkas Sekda Watania.

Kegiatan ini dihadiri, Inspektur, Kadis Pendidikan, Kadis Kominfo, Kadis PUPR, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Perpustakaan, Ka. BPKAD, Kadis Kesehatan, Kadis P2KB.

Pj. Bupati Minahasa Jemmy S. Kumendong Beri Bantuan Warga Terdampak Banjir  Eris

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak banjir, Pemerintah kabupaten Minahasa yang dipimpin Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong M,Si,menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah masyarakat yang terkena musibah banjir.

Penyerahan bantuan tersebut diserahkan Pj. Bupati Minahasa di Desa Touliang Oki, Ranomerut, Tandengan dan Tandengan Satu, Sabtu (13/7/2024).

Pj. Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong M,Si, melalui Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Riviva Maringka M,Si mengatakan bahwa pada hari ini Pemkab Minahasa yang dipimpin Bapak Pj. Bupati Minahasa meninjau sekaligus memberikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir di beberapa desa di Kecamatan Eris.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Pj.Bupati menyampaikan kepada masyarakat terdampak banjir untuk bersabar dan senantiasa berdoa kepada Tuhan kiranya bencana yang dirasakan akan cepat berakhir, karena hal ini merupakan fenomena alam, sambil menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan sekitar danau agar terutama daerah-daerah tangkapan air (cachtment area), juga menyangkut pemberantasan eceng gondok.

Ditambahkannya, masyarakat diimbau untuk terus mewaspadai kondisi cuaca yang masih ekstrem saat ini” tutup Maringka.

Dalam kegiatan tersebut, Pj.Bupati didampingi Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadis Sosial, Camat Eris, dan Para Hukum Tua dan perangkat desa yang terdampak banjir se-Kecamatan Eris.

Pj BUPATI MINAHASA menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sulutgo

SULUT,POSTKOTANEWS.CO.ID – Bupati Kabupaten Minahasa Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, menghadiri agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024 PT Bank SULUTGO (BSG).Bertempat di Kantor Pusat BSG Manado Pada Hari jumat 12/07/2024

Gubernur Sulut Disrupsi digital telah memaksa kita untuk melakukan transformasi dalam berbagai bidang  termasuk dalam bidang perbankan agar penatakelolaan BSG terus menerus di tingkatkan antar pemegang saham dan jangan berpuas diri dalam pencapaian  tetap dikembangkan dengan melakukan tolak ukur sisi positif  Direksi dan jajaran dapat lebih fokus lagi dalam upaya meningkatkan kinerja di tahun 2024  di  Tahun yang mendatang, kata Dondokambey

Sementara itu Jemmy Kumendong yang menghadiri acara tetap merasa Optimis BSG akan terus mengalami peningkatan dalam sektor perbangkan dengan arahan pak Gubernur dalam rapat  tentang koordinasi dan peningkatan kinerja siap tanggap dalam situasi genting akan ber implementasi pada pelayanan publik,” ujar Kumendong.

Rapat di hadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara Drs Olly Dondokambey, oleh seluruh Kepala Daerah, Bupati/Walikota se- Provinsi Sulawesi utara dan Gorontalo, serta para pemegang saham publik (*)

Sekda Watania Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Genangan Air Wilayah Pemukiman Seputaran Danau Tondano

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa yang dipimpin Pj. Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong M,Si, dan Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania MM, M,Si, melaksanakan rapat terkait penanganan genangan air kawasan pemukiman disejumlah wilayah seputaran danau tondano.

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM,M,Si, yang bertempat di ruang kerja Sekda Minahasa, Jumat (12/7/2024).

Kegiatan rapat tersebut, turut dihadiri pihak Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Utara Ir. Marthen Kantor, ST, MSi, IPM, PLN Unit Pelaksana Pengendalian Nusantara Power Pembangkit ( UPDK) Minahasa Oudy Rumbayan selaku Asisten manajer operasi, Balai wilayah sungai Sulawesi – Ir. Sugeng Herianto M. SI, MT, BMKG Stasiun Geofisika Manado serta Pos Pengamatan Tondano Frangky Octavian ulus.

Sekda Watania menyampaikan rapat koordinasi yang dilakukan saat ini untuk menangani permasalahan banjir dibeberapa titik di kota Tondano dan diseputaran wilayah pemukiman atau dekat dengan danau Tondano”

“Hal ini kami diskusikan bersama instansi vertikal yang memiliki kewenangan berdasarkan tupoksi yaitu ada balai sungai, PLN, ESDM Provinsi Sulawesi Utara, BMKG, dan Pemerintah kabupaten Minahasa sebagai koordinator terhadap penyelenggara tugas- tugas di daerah. Kami mengundang stakeholder ini karena danau tondano merupakan danau dimana pengelolaanya itu dari pemerintah pusat dan instansi yang ada di daerah adalah balai wilayah sungai.

Lanjut Sekda, Rapat ini telah membahas beberapa permasalahan yang dihadapi termasuk keluhan masyarakat kami telah tampung, dan dinas PUPR telah mempresentasikan lokasi lokasi atau wilayah yang terdampak banjir.

“Tentu saja ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, dan rapat ini menghasilkan langkah kongkrit yang akan dilakukan oleh instansi yang saya sebutkan tadi dan kami membuat kesepakatan untuk mengatasi agar debit air di danau tondano supaya tidak terjadi banjir ketika hujan.

Adapun usulan mitigasi penanganan genangan air di pemukiman kota Tondano dan seputar danau Tondano yaitu, Pengerukan sungai Tondano, pengangkatan eceng gondok, penambahan alat pengangkat eceng gondok, penggunaan pompa di pintu air PLN dan di permukiman, pembuatan dan penambahan pagar pengendali di hulu sungai dan titik titik yang ditentukan, melakukan sosialisasi tentang persampahan kepada masyarakat” pungkas Sekda Watania.

Turut hadir mendampingi Sekda Minahasa dalam rapat koordinasi yaitu Asisten 1, Asisten III, Kadis PUPR, Kadis Kominfo, Ka. BPBD, Kadis LH, Staf ahli Bupati, Staf Ahli Bupati, Staf Khusus Bupati, serta perwakilan dari Kecamatan Tondano Utara.

Sekda Watania Buka Kegiatan Persiapan Sistem PPK BLUD Puskesmas di Minahasa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Sekertaris Daerah (Sekda) Minahasa Lynda Watania membuka kegiatan persiapan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi Puskesmas di Minahasa, yang digelar oleh Dinas Kesehatan di Tondano, Jumat (11/07/24).

Dalam Sambutan Watania menyebut dimana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sangat mendorong kesiapan penyelenggaraan BLUD di daerah.

Menurutnya, wujud nyata komitmen pemerintah daerah menyangkut layanan Puskesmas adalah dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) serta pelayanan maksimal puskesmas yang efektif.

“Tentunya kesiapan program ini merupakan kunci peningkatan Puskesmas yang mandiri bagi pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Sekda.

Meski baru dalam tahap persiapan serta proses lanjut dia, namun pemkab konsisten dan optimis BLUD Puskesmas akan berperan penting bagi pelayanan.

“Penerapan BLUD ini nantinya jadi sistem pelayanan publik yang efisien, pelayanan mudah dan cepat, serta terukur,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Oliviane Rattu menjelaskan, BLUD Puskesmas adalah pelayanan mandiri puskesmas itu sendiri. Baik dalam pelayanan serta pengelolaan keuangannya.

25 Puskesmas di Minahasa diupayakan akan menerapkan pelayanan BLUD, yang dapat mempercepat dan mempermudah pelayanan.

“Minahasa yang menerapkan BLUD baru rumah sakit, dan nantinya juga akan diberlakukan di semua Puskesmas,” terang Rattu.

Meski prosesnya melalui penyusunan peraturan Bupati (Perbup) namun pihaknya menargetkan perbup bisa terealisasi tahun berjalan.

“Menyangkut Perbup kami sangat optimis tahun ini jalan, oleh karena itu kami terus menggenjot sosialisasi ini,” kunci Ratu.(73″U)

Kosmas Harefa Staf Ahli Menteri Hukum dan Ham Apresiasi Lapas Tondano 

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Lembaga Pemasyarakatan(Lapas)Klas IIB Tondano yang dipimpin  Yulius Paath SIP, DEA, bersama jajaran menerima kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Hukum dan Ham, Drs.Kosmas Harefa M,Si, bertempat di Kantor Lapas Papakelan  Tondano timur,kamis (11/07/2024).

Kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Hukum dan Ham yang didampingi Plh. Kanwil Kemenkumham Sulut Jhon Batara SE, SH, MH, Kadiv Permasyarakatan Haris Munandar Bc, IP, S,Sos, M,So, Kadiv Imigrasi Syamsul Sitorus S,Sos, MA, disambut hangat jajaran lapas Tondano dengan tarian tradisonal minahasa cakalele.

Tiba di kantor Lapas Tondano, Staf Ahli Menteri Drs.Kosmas Harefa M,Si, langsung memantau situasi dan kondisi yang ada di area Lapas Tondano termasuk para warga binaan.

Kalapas Tondano menyampaikan, Kunjungan Staf Ahli Menkumham bidang sosial dalam rangka memantau pelaksanaan reformasi birokrasi dilapas rutan maupun di UPT yang ada dilingkungan kantor wilayah kementerian hukum dan Ham Sulawesi Utara, salah satunya di Lapas Tondano, juga memberikan penguatan seluruh UPT dalam hal pelayanan publik dan pengelolaan lapas rutan termasuk pembinaan di lapas tondano” ucap Kalapas.

Sementara kepada media, Staf Ahli Menkumham Kosmas Harefa menyampaikan bahwa tujuan kehadirannya tidak lain melakukan pemantauan pelaksanaan pengelolaan lembaga pemasyarakatan di Tondano, memastikan bahwa program pembinaan kemasyarakatan dilaksanakan dengan baik, apalagi saat ini isu isu mengenai penerapan hak asasi manusia dalam pengelolaan pemasyarakatan sangat penting dan hal ini  harus  dikedepankan” ujarnya.

“Saya melihat bahwa pengelolaan ini sudah cukup baik dilakukan, dan terima kasih kepada Bapak Kalapas dan jajaran  yang sudah menjalankan berbagai program, dan tetap berupaya meningkatkan pelayanan kepada warga binaan, terutama para narapidana yang sedang menjalani masa hukuman, jangan sampai mereka dihukum kedua kalinya, karena berada disini saja sudah direnggut kemerdekaannya sebagai hukuman bagi dirinya, dan tentu kita harus benar benar memperhatikan segala kebutuhannya.

“Saya bangga atas hasil karya warga binaan, ada sofa, meja, tempat tidur dan ini sangat luar biasa hasilnya.”Ujarnya.

Harefa menambahkan ,program dari Direktorat jenderal pemasyarakatan mendorong untuk memberikan ketrampilan, pelatihan kepada warga binaan supaya dapat mengisi waktu mereka untuk kegiatan yang positif, juga diharapkan memiliki kemampuan ketrampilan sehingga terbangunlah secercah harapan dalam dirinya setelah keluar dia bisa membawa ketrampilannya dalam kehidupannya.”Ungkapnya.

Harapanya kepada pimpinan lapas Tondano ,selalu membangun komunikasi dan senergitas bersama pemerintah kabupaten minahasa ,agar terjalin hubungan yang baik ,sehingga kedepan pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Minahasa bisa membantu memberikan bantuan berupa dana rehabilitasi fisik atau hal yang lain sesuai kebutuhan Lapas ,karena warga binaan Yang ada disini adalah juga warga Minahasa sebagian besar .”Pungkasnya .(73″U)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.