Sekda Watania Ikuti Rapat Evaluasi  Pencegahan Stunting bersama Kemenko PMK

Berita, Minahasa45 Dilihat

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM, M,Si mengikuti rapat evaluasi capaian pelaksanaan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting tahun 2024, bertempat di ruangan Minahasa Command Center Kantor Bupati Minahasa, Jumat (21/6/2024).

Rapat evaluasi pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting ini digelar secara virtual oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, yang dipimpin langsung oleh Menko PMK Muhajir Effendy.

Kegiatan rapat bersama Kemenko PMK diikuti seluruh Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, juga diikuti para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam intervensi stunting serentak dengan memaparkan sejauh mana langkah intervensi stunting yang telah dilakukan, termasuk hasil capaian pengukuran dan penimbangan yang menyasar bayi lima tahun.

Baca juga:  Datangi Rumah Warga,Tim Medis, & Babinsa Jajaran Kodim 1302 Minahasa,Berikan Pelayanan Vaksinasi

Menko PMK berharap, seluruh sasaran stunting seperti calon pengantin, balita, dan ibu hamil diminta mengunjungi posyandu secara rutin untuk melakukan pengukuran dan penimbangan sebagai upaya mencegah lahirnya stunting baru.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM, M,Si mengatakan bahwa Penurunan stunting menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional, dan kita di kabupaten minahasa terus mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasinya dengan membentuk tim percepatan penurunan stunting yang terdiri dari berbagai OPD mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga infrastruktur serta mengevaluasi efektivitas intervensi penurunan stunting” Kata Sekda Watania.

Baca juga:  Pemkab Minahasa Salurkan Bantuan 45 Ekor Sapi Qurban

Turut hadir mendampingi Sekda Minahasa, Kadis Pendidikan Tommy Wuwungan S,Pd, Kadis Sosial Dr. Maya Rambitan M,Kes, Kadis PUPR Daudson Rombon ST, Kadis Perikanan dan Kelautan Ir. Lendy Aruperes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *