Lantas Polres Minahasa Gelar Operasi Simpatik Di Hari Valentine Dengan Bagi-bagi Cokelat Untuk Pengendara Taat Lalulintas

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa gelar Operasi Simpatik sekaligus rayakan hari kasih sayang atau dikenal para kaulamuda dengan Valentine day,satuan lantas polres minahasa dengan bagi-bagi coklat simbol valentine kepada pengemudi kendaraan dilokasi jalan Sam ratulangi depan kantor Bupati Minahasa.Jumat (14 /02).

Kendaraan yang melewati operasi Simpatik ini ,satu persatu di periksa kelengkapan surat kendaraan SIM,STNK serta kelaikan kendaraan ,usai melakukan pemeriksaan bagi kendaraan yang lengkap dan tidak ada pelanggaran diberi  permen coklat ,tanda rasa terima kasih pihak kepolisian kepada warga yang kendaraannya lengkap.

Kepala satuan lalulintas polres minahasa IPTU Repy Samel kepada wartawan Postkotanews.co.id saat ditemui di lokasi menjelaskan, operasi simpatik ini tidak lain bertujuan  untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban serta disiplin berlalu lintas jelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.”Ujar Kasat Samel.

Operasi simpatik ini juga bertepatan dengan hari kasih sayang sedunia atau Valentine Day ,sehingga kami satlantas polres wujudkan dengan pembagian cokelat kepada pengendara yang taat aturan lalu lintas, seperti memiliki surat-surat kendaraan lengkap, menggunakan helm, dan memasang plat nomor kendaraan.

“Kegiatan pembagian cokelat ini sebagai penghargaan dan apresiasi kami kepada masyarakat yang telah mematuhi peraturan lalu lintas,” ujar Kasat Lantas IPTU Repy Samel.

lanjut Kasat , hal ini sebagai tujuan untuk  meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Kasat berharap, dengan pendekatan yang humanis, masyarakat dapat lebih memahami bahwa penegakan hukum yang dilakukan oleh kepolisian adalah demi kepentingan bersama.

“Kami Satlantas Polres tidak bosan-bosan mengingatkan masyarakat akan pentingnya keselamatan lalu lintas,” ujarnya.

” Saya atasnama Kapolres Minahasa AKBP Sophian SIK , mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm saat berkendara, serta melengkapi surat-surat kendaraan. Masyarakat lebih sadar memahami keselamatan berlalu lintas,” Pungkas Mantan Kapolsek Pelabuhan Manado.(73″U)

UNJ Buka Suara Terkait S3 Rektor UNIMA

JAKARTA,POSTKOTANEWS.CO.ID- Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akhirnya buka suara terkait isu minor tentang Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana UNJ tahun 2013 yang pernah diikuti Joseph Philip Kambey jauh sebelum menjabat Rektor Universitas Negeri Manado.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Negeri Jakarta Prof. Dr. Ifan Iskandar. M.Hum turut bersuara menanggapi perbedaan nomenklatur Program Studi yang diterbitkan pada ijazah S3 atas nama Joseph Philip Kambey.

Ia menegaskan, pihaknya perlu memberi tanggapan karena Joseph Philip Kambey pernah kuliah S3 di UNJ.

Menurutnya, persoalan perbedaan nomenklatur Program Studi, bukanlah persoalan serius karena hal itu merupakan masalah nasional sejak tahun 2010 sampai tahun 2020 di hampir seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia.

Ia menjelaskan, ketika itu pihak Kementerian Pendidikan Tinggi punya kebijakan untuk mengatur dan menata pelaksanaan program studi termasuk nomenklaturnya agar seragam antar perguruan tinggi.

“Di UNJ juga mengalami masa perubahan nomenklatur di beberapa program studi. Misalnya Program Studi Bahasa yang berubah beberapa kali namun akhirnya kembali ke Program Studi Bahasa,” ungkap Warek I UNJ Irfan Iskandar yang ditemui di ruang kerjanya, di Gedung Rektorat UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (10/02/2025).

Ia juga menegaskan akan membuat pernyataan resmi UNJ terkait perbedaan nomenklatur Program Studi Manajemen Pendidikan (SDM) Pascasarjana UNJ pada tahun 2013.

Terkait durasi kuliah S3 di UNJ, Irfan menerangkan, ada dua jalur yang berbeda. Untuk mahasiswa S3 jalur umum atau reguler memakan waktu paling lama 3 sampai 6 tahun.

Sementara untuk jalur khusus, lanjut Warek I UNJ, ada persyaratan tekhnis dari pihak rektorat dan wajib diverifikasi. Durasinya menurut Irfan. paling cepat 1,5 sampai 2 tahun lama masa kuliah.

“Jadi semua mahasiswa S3 pasti melewati lama masa pendidikannya tidak kurang dari yang saya jelaskan tadi. Tidak mungkin sudah dinyatakan lulus dari UNJ dan masa pendidikannya 6 bulan,” tegas Warek I UNJ Irfan menanggapi isu di luar yang menyatakan UNJ meluluskan Joseph Philip Kambey hanya berdurasi 6 bulan masa pendidikannya.

Di tempat terpisah, Joseph Philip Kambey yang pernah dikonfirmasi sebelum dirinya dilantik sebagai Rektor Unima, menegaskan pihaknya sudah diklarifikasi secara ketat dan dikonfrontir langsung oleh pihak Kemendikti, termasuk oleh Mendikti langsung.

“Permasalahan tudingan miring dan upaya pihak-pihak yang ingin menjegal saya, sudah selesai. Saya mengikuti proses pendidikan S3 di UNJ dan menyelesaikan seluruh prosedur sampai selesai,” kata Josep Kambey, menjawab pertanyaan wartawan, sebelum dirinya di lantik sebagai Rektor Unima, di Jakarta.

Terkait isu plagiarisme, ungkap Josep, itu ulah oknum yang tanpa ijin mencantumkan namanya dalam satu artikel atau jurnal, dan oknum tersebut sudah membuat permohonan maaf dan pernyataan resmi di berbagai media.

“Saya diseret karena ulah mahasiswa yang tadinya mungkin ingin cari perhatian saya sebagai dekan. Saya tidak tega melaporkannya ke pihak berwajib. Dan memang saya tidak pernah menulis artikel itu. Makanya saya berani buat pernyataan di atas meterai. Di mana plagiatnya? Kecuali saya mengaku sendiri menulisnya,” terang Josep.

Rektor Unima Josep Kambey sendiri tercatat telah menulis sebanyak 133 artikel dan jurnal yang dapat diakses di link : https://scholar.google.co.uk/citations?user=7lEeBOwAAAAJ&hl=en

Dan keabsahan pendidikan S3 Josep Kambey dapat diakses di situs resmu UNJ di link : https://lib.unj.ac.id/tugasakhir/index.php?p=show_detail&id=49804&keywords=.

Saat ini Unima sudah memiliki rektor baru yang sebelumnya sempat dijabat pelaksana tugas dari Kemenristek Dikti sejak terjadi permasalahan Pilrek di tahun 2024. ***

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  – Dr Joseph Philip Kambey SE Ak MBA resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) periode 2025-2029.

Joseph Kambey dilantik oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Satryo Soemantri Brodjonegoro, Selasa (4/2/25) sore tadi.

Pelantikan itu bersamaan dengan dilantiknya pejabat struktural dan kepala lembaga layanan pendidikan tinggi di lingkungan kementerian, yang dilaksanakan di Kantor Mendiktisaintek, Jakarta, pukul 14.00 WIB.

Usai dilantik, suami tercinta dari Jeannet Kumaat serta ayah dari Joanne, Jade dan Jocelyn ini mengungkapkan rasa syukur atas tanggung jawab yang kini diembannya.

“Terima kasih tak terhingga kepada Tuhan Yesus karena mempercayakan jabatan ini. Perjuangan selama ini berbuah berkat yang luar biasa,” kata Joseph Kambey yang biasa disapa Joje.

Ia juga menyampaikan apresiasi juga terima kasih kepada para sahabat, tim serta semua pihak termasuk anggota Senat yang telah mendukung hingga dirinya terpilih dan dilantik sebagai rektor.

“Tuhan akan membalas jerih lelah para sahabat yang dengan setia membantu saya hingga sampai di tahap ini,” ujar Rektor ke-13 Unima itu.

Sebagai rektor, dirinya menegaskan komitmennya untuk membawa Unima ke arah yang lebih baik. “Kami siap bekerja keras membangun Unima agar semakin maju dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Diketahui, pelantikan ini merupakan babak baru bagi Unima di bawah kepemimpinan Joseph Kambey. Dimana, sebelumnya ia menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum. (

Pemberhentian Sementara  DM Dosen Universitas Negeri Manado: Tindakan Tegas Rektor  Menuju Integritas Akademik

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Rektor Universitas Negeri Manado (Unima), Dr. Joseph Kambey, telah mengambil langkah signifikan dalam menjaga integritas dan etika akademik di lingkungan universitas dengan menetapkan pemberhentian sementara terhadap dosen berinisial DM alias Danny. Keputusan ini diambil dan tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Rektor yang resmi dikeluarkan di Tondano.

Komitmen Terhadap Integritas.Keputusan ini menandai sikap tegas pimpinan Unima dalam mencegah pelanggaran yang dapat mencederai reputasi dan marwah institusi pendidikan tinggi. “Langkah ini mencerminkan komitmen kita untuk menjaga tata kelola kelembagaan yang baik dan memastikan bahwa setiap anggota sivitas akademika mematuhi norma-norma etika yang telah ditetapkan,” ujar Dr. Kambey dalam rilis resminya.

Hak Dosen Saat Menjalani Pembebasan.Dalam diktum KEDUA SK tersebut, dinyatakan bahwa selama masa pemberhentian sementara, DM tetap berhak atas gaji dan tunjangan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini menunjukkan bahwa Unima tetap menghormati asas keadilan dan perlindungan hak-hak pegawai negeri sipil, meskipun dalam situasi yang kompleks.

Proses Transparan dan Akuntabel.Pemberhentian sementara ini merupakan bagian dari mekanisme penegakan disiplin internal di Unima. Dalam diktum KETIGA, dijelaskan bahwa keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan dalam diktum KEEMPAT, keputusan diinstruksikan untuk dilaksanakan oleh pihak-pihak terkait.

Keputusan ini memberikan ruang bagi proses pemeriksaan dan evaluasi yang objektif, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan norma hukum yang mengatur pendidikan tinggi. “Kami ingin memastikan setiap tindakan diambil berdasarkan prinsip-prinsip yang benar dan sesuai dengan ketentuan yang ada,” tambah Rektor.

Membangun Budaya Akademik Berintegritas .SK ini juga mencerminkan tekad Unima untuk membangun budaya akademik yang bersih, profesional, dan berintegritas. Rektor menegaskan, langkah ini adalah bukti nyata komitmen institusional dalam menegakkan hukum dan etika di lingkungan akademik.

Dengan langkah ini, Unima berupaya menegaskan posisinya sebagai institusi yang menjunjung tinggi keadilan prosedural dan akan terus berusaha menjaga kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan tinggi. Keputusan ini menjadi pesan kuat bahwa universitas akan menindak tegas setiap pelanggaran untuk menjaga citra dan kualitas akademik.

Melalui keputusan ini, Universitas Negeri Manado menunjukkan bahwa tata kelola akademik yang baik adalah landasan utama untuk membangun kepercayaan dan reputasi di mata masyarakat. Pemberhentian sementara dosen DM diharapkan memberi pesan yang jelas tentang pentingnya integritas dan etika dalam setiap aspek kehidupan akademik di Unima.

Pemkab Minahasa Peringati HUT ke-60 Sulut , sekaligus Penyerahan Satyalancana Karya Satya dan SK CPNS

[ADV]MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Provinsi Sulawesi Utara di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Tondano. Senin, (23/9/2024)

Inspektur Upacara, Penjabat Bupati Minahasa, Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si, memimpin rangkaian acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, ASN, dan tokoh masyarakat.

Dr. Jemmy Kumendong menyampaikan amanat Gubernur Sulawesi Utara, Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE, yang menekankan rasa syukur atas kemajuan yang telah dicapai Provinsi Sulawesi Utara selama 60 tahun sejak pembentukannya pada 23 September 1964.

“Hari ini adalah momen bersejarah bagi kita semua. Provinsi Sulawesi Utara telah melalui berbagai kemajuan signifikan di berbagai sektor, yang didukung oleh letak strategis di bibir Pasifik dan kebijakan pembangunan yang tepat,” ujar Kumendong.

Beliau juga menyoroti sejumlah pencapaian penting provinsi ini, termasuk penghargaan Pritrana Award yang diraih enam kali berturut-turut, masuk 10 besar Indeks Kerukunan Umat Beragama terbaik oleh Kementerian Agama, serta menjadi salah satu dari lima daerah paling toleran di Indonesia.

“Semua ini tercapai berkat stabilitas keamanan yang terkendali, sinergi antarpemangku kepentingan, serta toleransi antarumat beragama yang kuat,” tambahnya.

Kumendong juga mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk menjaga stabilitas keamanan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak, serta memberikan dukungan agar proses pemilihan berlangsung aman, damai, dan demokratis.

“Pada momentum HUT ke-60 ini, mari kita bulatkan komitmen untuk mewujudkan cita-cita pendahulu dalam memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” tegasnya.

Diakhir sabutan, Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Kumendong menyampaikan Selamat Hari Ulang Tahun ke 60 Provinsi Sulawesi Utara.

“Dirgahayu Provinsi Sulawesi Utara, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati kita semua melanjutkan cita-cita pembangunan daerah, untuk sulawesi utara semakin hebat,” ucap Kumendong mengakhiri sambutan Gubernur Sulawesi Utara, Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE.

Upacara ini dirangkaikan dengan penyerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengabdi, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat dan SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada lulusan IPDN Tahun 2024.

Keguatan ini dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Djeneke Kumendong-Onibala, SH, MSA, jajaran Forkopimda Kabupaten Minahasa, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, serta para pejabat lainnya dari berbagai instansi di Kabupaten Minahasa.(73″U)

Tim Relawan Pemenangan YSK dan VM di Jakarta Resmi Dibentuk, Jak TW Tumewan Sebagai Ketua

JAKARTA,POSTKOTANEWS.CO.IDTokoh Sulawesi Utara Berkumpul, Ronny F. Sompie, Johan Sumampow, Jan Maringka, Taufik Rahman Dukung YSK-VM

Resto Ramampa Jadi Saksi Tim Relawan Pemenangan Yulius Selvanus dan Victor Maliangkay Dibentuk

Tokoh-tokoh Sulut dan Relawan Prabowo Gibran Berikan Dukungan Buat Yulius Selvanus dan Victor Maliangkay 

Pulang Jo Jadi Jargon Tim Relawan Pemenangan Yulius Selvanus Komaling dan Victor Maliangkay 

Relawan Tim Pemenangan Mayjen Purn Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Victor Maliangkay (VM) sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) 2024-2029 resmi dibentuk. Penyempurnaan pembentukan tim relawan ini digelar di Restoran Rarampa Jl Mahakam II No 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2024).

Jak TW. Tumewan, SE sebagai Ketua Relawan Pemenangan YSK dan VM (Jakarta) mengatakan, komunitas ini adalah Tim Relawan Pemenangan ini terpisah dari Tim Pemenangan yang sudah dibentuk di Manado. Dimana sebagai Tim Pemenangan disana adalah diisi partai koalisi pendukung YSK dan VM.

“Tim Relawan Pemenangan YSK dan AW yang dibentuk ini adalah relawan yang harus dibuat untuk memenuhi kebutuhan di 15 Kab/Kota di Sulut. Yang mana pembentukan ini sifatnya harus segera bergerak cepat untuk memenangkan YSK dan VM,” kata Papa Jak sapaan akrabnya dalam paparannya.

Sementara itu Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H mengatakan, setelah pembentukan Tim Relawan Pemenangan YSK dan VM ini, harus dilakukan koordinasi dengan Tim Pemenangan partai politik dan tim relawan pemenangan yang lain. Tentunya kata dia, perlu diketahui dimana pos-pos pemenangan yang sudah ada di seluruh 15 Kab/Kota di Sulut.

“Kita perlu berkoordinasi dengan partai politik koalisi pendukung Yulius Selvanus Komaling dan Victor Maliangkay dan tim relawan pemenangan di Sulut. Agar semua bisa terkoordinasi dengan baik dan saling mendukung ketika turun ke basis akar rumput masyarakat,” ujar Ronny sapaan akrabnya.

Selanjutnya, Brigjen Pol (Purn) Johan Sumampow mengatakan, harus ada tingkat soliditas yang tinggi, karena pemenangan di Sulut memang memiliki gaya yang berbeda. Diharapkannya, Tim Relawan Pemenangan YSK dan VM ini harus kompak dan saling bahu-membahu antar partai politik dan relawan pendukung.

“Tingkat soliditas yang tinggi dari para Relawan Yulius Selvanus Komaling dan Victor Maliangkay akan menjadi penentu kemenangan. Kemenangan besar bisa diraih dengan turun ke bawah dan saling bekerjasama,” ucap Johan sapaan akrabnya.

Kemudian Jan Maringka mengatakan, dirinya sudah memiliki rumah-rumah pemenangan di Sulut, seperti contoh rumah pemenangan untuk kemandirian pangan yang dibentuk untuk Sulawesi Utara maju.

“Kita semua turun ke Sulut dan segera membentuk Posko-Posko Pemenangan Yulius Selvanus dan Victor Maliangkay. Bagaimanapun posko ini adalah pusat koordinasi antar pendukung dan untuk memastikan jumlah suara pemilih yang akan diraih saat pemilihan,” ungkapnya.

Terakhir Taufik Rahman Ketua Umum Yayasan Beasiswa Supersemar mengatakan, harus dipadukan antara kekuatan positif yang dimiliki oleh Cawagub VM di semua daerah dengan kekuatan Cagub YSK. Bagaimanapun kata dia, jaringan VM sangat besar dan luas di Sulut, tentu hal ini perlu dikoordinasikan dan disinergikan dengan jaringan YSK.

“Cawagub Victor Maliangkay dahulu adalah Ketua Beasiswa Supersemar Wilayah Sulut, mantan petinggi Partai Golkar Sulut, Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulut, seorang dosen dan akademisi. Tentu potensi jaringan-jaringan VM harus dihidupkan secara maksimal untuk pemenangan,” pungkasnya.

Dalam Pembentukan Tim Relawan Pemenangan YSK dan VM ini juga dihadiri tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda Sulut yang ada di Jakarta. Hadir juga Syafrudin Budiman SIP Koordinator Nasional Aliansi Relawan Prabowo Gibran (ARPG) yang ikut memberikan sambutan motivasi dan dukungan moral politik.

“Kami ARPG yang tergabung 52 Relawan Prabowo Gibran menyatakan memberikan dukungan moral dan politik kepada YSK dan VM. Bagaimanapun pasangan ini diusung dari partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan masih segaris perjuangan dengan pemerintahan Prabowo-Gibran,” ucap Gus Din sapaan akrabnya.

Dalam penutupan Peresmian Tim Relawan Pemenangan YSK dan VM untuk Sulut Menang 2024 ditetapkan dengan jargon Pulang JO dan BEKENG SAMPE JADI

“Jargon Pulang JO adalah simbol agar para relawan yang ada di Jakarta untuk turun ke Sulut memenangkan YSK dan VM. Sementara yang ada di Manado untuk pulang ke Kab/Kota kampung halamannya untuk mensosialisasikan YSK dan VM,” tutup Dr. Ahmad Sunjai, Sekretaris Tim Relawan Pemenangan YSK dan VM (Jakarta). (red)

Akhiri Masa Jabatan Sebagai Ketua Dewan ,Glady Kandouw Pimpin Paripurna Tetapkan APBD Perubah

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa menggelar rapat paripurna dalam rangka pembicaraan tingkat ll (dua) terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD tahun anggaran 2024.

Rapat paripurna terbuka itu, dipimpin Ketua DPRD Glady Kandouw dan didampingi Wakil Ketua Satu Okstesi Runtuh serta Wakil Ketua Dua Denny Kalangi, di ruang sidang Dewan, Sabtu (7/9/24).

Selain anggota DPRD, hadir pula Penjabat (Pj) Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, Sekretaris Daerah (Sekda), Dr Lynda Watania MM MSi, dan jajaran pejabat pemkab.

Di kesempatan itu, Ketua DPRD Glady Kandouw menyampaikan bahwa semua fraksi telah menyampaikan pandangan umum terkait ranperda perubahan APBD Minahasa tahun 2024. Sehingga bisa ditetapkan sebagai peraturan daerah (Perda).

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD, saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Penjabat Bupati Minahasa, forkopimda, sekretaris daerah dan jajaran pemkab yang sudah berkerja sama, sehingga pembahasan perubahan APBD 2024 bisa berjalan sebagai mana mestinya,” ucap Kandouw.

Sementara, Pj Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, menyampaikan bahwa perubahan APBD tahun 2024, bukan hanya penyesuaian dalam struktur anggaran saja. Namun, ini merupakan upaya bersama untuk memastikan pengelolaan keuangan demi memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Selain dari pada itu, perubahan anggaran ini untuk mengalokasikan anggaran guna memprogramkan program prioritas yang mendesak, sesuai dengan kebutuhan pembangunan kabupaten Minahasa,” kata Kumendong.

Dikesempatan itu, Bupati Kumendong menyampaikan apresiasi kepada segenap pimpinan  dan anggota DPRD, yang telah bekerja sama dengan pemkab Minahasa. Dalam memberikan masukan yang konstruktif selama proses pembahasan perubahan APBD 2024.

“Tentunya dalam konteks perubahan ini, masih banyak yang harus kita benahi bersama, namun kita terus berkomitmen untuk secara tepat merealisasikan aspirasi masyarakat, melalui kebijakan berbasis kebutuhan nyata  dan prioritas pembangunan daerah,”  ujarnya.

Selanjutnya, Kumendong mengatakan bahwa dalam program-program perubahan APBD yang sudah dibahas, tentunya memperhatikan pemenuhan wajib belanja daerah, antara lain fungsi pendidikan dan kesehatan. Sehingga melalui program kerja ini, bisa menciptakan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik untuk pembangunan di Minahasa.

“Kita meyakini bahwa kerja keras eksekutif dan legislatif akan memberikan manfaat bagi masyarakat di kabupaten Minahasa. Dan dalam melaksanakan tugas kedepannya, kiranya kita akan terus memperkuat sinergitas, koordinasi dan tetap saling mendukung, serta menindaklanjuti setiap program yang ditetapkan khususnya di tahun 2024 ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Robert Ratulangi membacakan berita acara persetujuan terkait ranperda tentang perubahan APBD Kabupaten Minahasa tahun 2024, yang telah melewati proses pembahasan sebelumnya.

Diketahui, pembicaraan tingkat ll terhadap ranperda dan menjadi perda tentang perubahan APBD tahun 2024, adalah rapat paripurna terakhir bagi anggota DPRD Minahasa masa periode 2019-2024. (*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.