HKN ke-61 di Minahasa Sekda Watania : Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Kesehatan menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025. Puncak kegiatan berlangsung di Lapangan Sam Ratulangi Tondano, Kamis (27/11/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Dr. Lynda Deisye Watania, M.M., M.Si., mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey S.Si MAP, hadir sekaligus membacakan sambutan tertulis Menteri Kesehatan RI.

Dalam sambutan tersebut, Sekda Watania menegaskan bahwa sebanyak 84 juta anak Indonesia hari ini akan memasuki usia produktif pada tahun 2045, bertepatan dengan satu abad Indonesia merdeka.

Pemerintah, kata dia, hanya memiliki dua dekade untuk memastikan generasi muda tumbuh menjadi manusia yang sehat, tangguh, dan unggul.

“Tema tahun ini mengingatkan kita bahwa kualitas kesehatan hari ini menentukan peradaban bangsa esok hari. Fokus kita bergeser dari mengobati orang sakit menjadi menjaga orang sehat tetap sehat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya melanjutkan Transformasi Kesehatan Indonesia sebagai pondasi menuju masa depan, dengan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau.

Capaian Transformasi Kesehatan: Cek Kesehatan Gratis Sentuh 52 Juta Orang

Dalam setahun terakhir, program “Hasil Terbaik Cepat Presiden” di bidang kesehatan menunjukkan capaian signifikan.

Lebih dari 52 juta masyarakat telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG), termasuk peningkatan cakupan skrining TB hingga menjangkau lebih dari 20 juta orang.

“Pembangunan dan peningkatan rumah sakit juga terus berjalan. Pada tahun 2025, sebanyak 32 dari 66 lokus peningkatan RSUD telah berjalan sesuai target,”tambahnya.

Sekda juga menyoroti pencapaian enam pilar transformasi kesehatan yang dinilai telah menunjukkan hasil menggembirakan—mulai dari layanan primer hingga transformasi teknologi kesehatan.

Ia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk terus melakukan perubahan budaya kerja menuju birokrasi yang kompeten, bersih, dan akuntabel.

Kepala Dinas Kesehatan Minahasa dr. Olviane Rattu, M.Kes, menegaskan bahwa tema HKN ke-61, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” mencerminkan tekad bersama untuk menciptakan generasi yang sehat secara fisik, mental, dan sosial menuju Indonesia Emas 2045.

“Peringatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya tindakan preventif dan gaya hidup sehat, sekaligus mendorong partisipasi seluruh elemen dalam kegiatan promotif dan preventif,”jelasnya.

Berharap momentum HKN dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat sebagai investasi kesehatan bagi generasi muda.

Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Rattu mengungkapkan bahwa cakupan di Minahasa saat ini baru mencapai 70 persen, karena masih kurangnya sosialisasi di masyarakat.

Kegiatan HKN tahun ini diramaikan oleh seluruh Puskesmas dan tenaga kesehatan se-Kabupaten Minahasa. Acara dirangkaikan dengan:

– pemeriksaan kesehatan gratis,- pemberian penghargaan bagi tenaga kesehatan terbaik,- penyaluran bantuan alat keamanan pangan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa Dr. Riviva Maringka M.Si, perwakilan Forkopimda, para Direktur RS se-Minahasa, para Kepala Puskesmas, serta seluruh tenaga kesehatan ,hadir dalam kegiatan tersebut.

Menteri Fadli Zon Apresiasi Wabup Minahasa Dorong Pengembangan Benteng Moraya Jadi Open-Air Museum

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, mendorong pengembangan Benteng Moraya sebagai open-air museum atau museum ruang terbuka pasca kunjungan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, pada Rabu (26/11). Kunjungan kerja dan ziarah ke sejumlah situs budaya dan sejarah di Minahasa ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk memperjuangkan peningkatan fasilitas destinasi sejarah tersebut.
Menteri Fadli Zon memberikan apresiasi atas kondisi Benteng Moraya yang dinilai telah memenuhi syarat sebagai destinasi budaya berstandar nasional. Saat meninjau Benteng Moraya, Menteri juga menyebut Amphitheater yang mampu menampung hingga 6.000 pengunjung sebagai fasilitas yang sangat representatif.
“Infrastrukturnya sudah bagus. Ada Amphitheater yang bisa memuat sampai enam ribu orang. Kita berharap bisa bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk menyelenggarakan beberapa kegiatan budaya,” ujar Fadli Zon.
Selain Benteng Moraya, Menteri Fadli Zon juga melakukan ziarah ke Makam Kyai Mojo di Kampung Jawa Tondano, melaksanakan salat di Masjid Kyai Mojo, serta mengunjungi Makam Imam Bonjol dan Museum Antik di Warembungan Pineleng.
Wakil Bupati Vanda Sarundajang yang mendampingi kunjungan tersebut menyatakan bahwa Pemkab Minahasa akan segera menindaklanjuti arahan Menteri Kebudayaan dengan menyiapkan proposal resmi ke kementerian terkait. “Kami akan mengajukan proposal untuk menindaklanjuti hal-hal yang beliau sampaikan, terutama terkait peningkatan fasilitas di Benteng Moraya,” ungkap Wabup Vanda.
Vanda menambahkan, Menteri Fadli Zon menilai Benteng Moraya sangat layak dikembangkan menjadi open-air museum yang berkualitas sekaligus venue representatif untuk event kebudayaan skala besar. “Ini sudah sangat memenuhi syarat untuk dijadikan open-air museum. Amphitheater-nya juga sangat representatif untuk festival,” katanya.
Lebih lanjut, Menteri membuka peluang bagi komunitas lokal mengakses Dana Indosiana, program pendanaan kegiatan kebudayaan yang dikelola Kementerian Kebudayaan.
Pemkab Minahasa berkomitmen menyiapkan proposal lengkap sebagai dasar pengembangan lanjutan Benteng Moraya agar destinasi budaya ini dapat menjadi ikon budaya nasional dan pusat kegiatan budaya berskala nasional di Sulawesi Utara.(73″u)

Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon Resmi Menjadi Tuan Rumah Porprov Sulut XIII Tahun 2027

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI Yulius Selvanus SE, secara resmi mengumumkan bahwa Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulut ke XIII pada tahun 2027. Pengumuman ini disampaikan saat penutupan rangkaian Porprov Sulut ke XII di Stadion Klabat, Kota Manado, pada Senin malam, 24 November 2025.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Yulius didampingi oleh Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay dan menyerahkan bendera Petaka Porprov kepada Bupati Minahasa, Robby Dondokambey SSi MAP. Seremoni tersebut dihadiri oleh berbagai tamu undangan dan tokoh masyarakat, yang turut merayakan keberhasilan Porprov Sulut ke XII.

“Saya sangat bangga dan senang mengumumkan bahwa Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon terpilih sebagai tuan rumah Porprov Sulut XIII. Ini adalah kesempatan yang baik untuk menunjukkan potensi dan daya tarik daerah kita,” ungkap Gubernur Yulius.

Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan memastikan kesiapan Kabupaten Minahasa untuk menyambut acara tersebut. “Kami siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Porprov Sulut ke XIII pada tahun 2027. Kami juga siap menyambut seluruh atlet dan tim. Kami tunggu kedatangan semua peserta di Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon,” ujar Bupati Dondokambey.

Dengan penetapan ini, masyarakat di kedua daerah diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Porprov yang akan menjadi ajang bergengsi bagi para atlet dari seluruh Sulawesi Utara.

Kegiatan Porprov sendiri telah menjadi ikon olahraga di Sulut, dan diharapkan dapat meningkatkan semangat sportivitas serta mengembangkan potensi atlet lokal. Penunjukan Minahasa dan Tomohon sebagai tuan rumah diharapkan akan membawa dampak positif, baik bagi perekonomian daerah maupun promosi pariwisata lokal.

Dengan demikian, persiapan untuk Porprov Sulut ke XIII mulai digencarkan, dan semua pihak diharapkan dapat bersinergi untuk menyukseskan acara ini.

Pemkab Minahasa Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dalam Rakor Bersama Wamendagri

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID– Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, MAP, bersama Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Pembahasan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Akhmad Wiyagus, dan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa, pada Senin (24/11/25).

Rakor tersebut dihadiri oleh Kepala BPS, perwakilan Badan Pangan Nasional, pejabat dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PUPR, serta perwakilan dari lembaga terkait lainnya. Dari Pemerintah Kabupaten Minahasa, hadir pula para pejabat yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Dalam paparannya, Wamendagri Akhmad Wiyagus menyampaikan bahwa inflasi nasional hingga Oktober 2025 berada pada posisi 2,86 persen (year-on-year), masih dalam batas target nasional yang ditetapkan antara 1,5 hingga 3,5 persen. Namun, ia juga menyoroti beberapa komoditas yang memberikan tekanan inflasi, seperti emas perhiasan, cabai, dan beras.

“Laporan dari World Gold Council menyebutkan bahwa dua dari tiga masyarakat Indonesia memilih emas sebagai instrumen investasi. Permintaan ini mendorong harga emas melonjak hingga Rp 2,237 juta per gram, menjadi salah satu penyebab inflasi nasional,” jelas Wiyagus.

Di tingkat regional, pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang berhasil menjaga stabilitas inflasi. Namun, beberapa provinsi masih mencatat inflasi tinggi, seperti Riau (4,95 persen) dan Sumatera Utara (4,97 persen), termasuk kota-kota besar seperti Pekanbaru yang menjadi perhatian akibat tingginya tekanan inflasi.

Sementara itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu ketiga November 2025 menunjukkan dinamika yang bervariasi. Penurunan harga tercatat pada komoditas beras di 280 kabupaten/kota, disusul oleh cabai rawit, bawang merah, telur ayam ras, dan minyak goreng. Sebaliknya, kenaikan harga masih terjadi pada sejumlah komoditas, termasuk bawang merah yang naik di 196 daerah dan daging ayam ras di lebih dari 90 daerah.

Pemerintah pusat menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor antara pusat dan daerah. Fokus utama strategi pengendalian inflasi mencakup stabilisasi pasokan, kelancaran distribusi, dan percepatan intervensi di daerah dengan lonjakan harga. Ketersediaan bahan pangan pokok juga menjadi sorotan, karena berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Menanggapi kondisi ini, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi. “Pemkab Minahasa siap memperkuat kolaborasi dalam pengendalian inflasi yang harus terus dipantau,” ujarnya.

Dondokambey menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan penyediaan data yang akurat dan relevan untuk mendukung pengambilan kebijakan yang tepat dalam pengendalian inflasi di daerah. Dengan begitu, diharapkan bisa menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Minahasa.

Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap melalui koordinasi yang baik dan langkah-langkah yang tepat, inflasi dapat dikelola dengan baik sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Tim Percasi Minahasa Raih Peringkat Dua Umum Porprov XII Sulut, Keberhasilan Berkat Dukungan Sport Manager Donal Ratu

MINAHASA, POSTKOTANEW.CO.ID – Cabang olahraga catur (Percasi) Kabupaten Minahasa kembali menunjukkan taringnya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara yang digelar di Kota Manado. Kontingen Percasi Minahasa berhasil menempati peringkat dua umum se-Sulut, setelah mengoleksi total 6 medali, masing-masing 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Medali emas Minahasa diraih dari kategori catur perseorangan putri serta perseorangan putra veteran. Untuk medali perak, keduanya berhasil disabet dari nomor beregu putra catur standar dan perseorangan putri catur standar. Sementara dua medali perunggu masing-masing diperoleh dari nomor catur kilat putra dan beregu catur kilat putra.

Kepengurusan Percasi Apresiasi Kinerja Sport Manager

Ketua Percasi Minahasa Jeffry Uno bersama Sekretaris AKP Robby Wongkar menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Sport Manager Tim Catur Porprov XII Kabupaten Minahasa, Prof. Dr. Donal Ratu. Menurut keduanya, konsistensi, perhatian, serta dukungan penuh Donal Ratu sejak awal persiapan hingga akhir pertandingan menjadi faktor penting yang mendorong performa luar biasa para atlet catur Minahasa.

 “Kami sangat berterima kasih kepada Prof. Dr. Donal Ratu yang tidak hanya hadir sebagai manajer tim, tetapi benar-benar memberikan sport dan motivasi bagi seluruh atlet sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan Porprov. Hasil ini tidak lepas dari dukungan beliau,” ujar Jeffry Uno.

Prof. Dr. Donal Ratu: Bangga dan Akan Terus Mendukung

Saat dihubungi sejumlah media melalui sambungan telepon seluler, Prof. Dr. Donal Ratu menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian yang diraih Percasi Minahasa. Ia mengatakan sudah memiliki keyakinan sejak awal bahwa Minahasa dapat meraih medali, terlebih dengan diperkuat para atlet berkelas nasional.

 “Saya bangga kepada seluruh pengurus dan atlet catur Minahasa. Dengan hadirnya atlet-atlet master nasional seperti Artur, Musa Manarisip, serta Alfret Dien, saya sudah yakin Minahasa bisa mendulang medali,” ujar Ratu.

 

Lebih jauh, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan catur di Kabupaten Minahasa.

 “Ke depan saya berjanji akan selalu memberikan dukungan apa saja bagi pengurus dan atlet catur Minahasa. Harapannya, perkembangan catur di Minahasa bisa semakin melonjak, dan pada Porprov Sulut berikutnya Percasi Minahasa bisa membawa predikat juara umum,” tegas Ratu penuh optimisme yang adalah Wakil Rektor II Universitas Negeri Manado .

Minahasa Mantapkan Tradisi Medali di Catur

Dengan torehan enam medali dan posisi kedua umum, Percasi Minahasa kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama dalam dunia catur Sulawesi Utara. Prestasi ini menjadi modal berharga bagi pembinaan atlet menuju kompetisi berikutnya serta memantapkan ambisi Minahasa untuk menjadi juara umum pada Porprov mendatang.

Minahasa Soroti Minimnya Transparansi Panitia Porprov XII Sulut 2025 Up Date Perolehan Medali  INILAH DATA  MEDALI  MINAHASA 

MANADO,POSTKOTANEWS.CO.ID  — Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara XII yang tahun ini digelar di Kota Manado kembali menuai sorotan. Kritik keras datang dari sejumlah pihak terkait kurangnya transparansi informasi perolehan medali dari seluruh kabupaten/kota peserta, yang dinilai tidak disampaikan secara terbuka oleh panitia penyelenggara.

Minimnya publikasi resmi ini membuat masyarakat hingga para pimpinan daerah kesulitan mengikuti perkembangan prestasi para atlet di lapangan.

Hal tersebut diungkapkan Pengurus KONI Minahasa Bidang Informasi dan Kehumasan, Jeffry Uno, yang juga menjabat sebagai Ketua Aliansi Wartawan Minahasa. Uno menilai panitia Porprov kali ini kurang profesional dalam mengelola dan menyebarluaskan data perolehan medali secara real time.

“Saat ini teknologi digital sangat berkembang. Harusnya update medali bisa disampaikan cepat dan terbuka. Tapi saya justru curiga kesiapan panitia sangat minim,” tegas Uno.

Minahasa Justru Terdepan Dalam Penyampaian Informasi

Berbeda dengan panitia, KONI Kabupaten Minahasa justru bergerak aktif memberikan update perkembangan kontingen mereka melalui grup WhatsApp resmi. Informasi tersebut disampaikan secara akurat oleh tim informasi KONI Minahasa.

Wakil Sekretaris KONI Minahasa, Cinthya Pelealu , menyampaikan bahwa transparansi menjadi komitmen pihaknya guna memastikan masyarakat Minahasa dapat mengikuti perjuangan para atlet.

Lebih jauh, Cinthya mengungkapkan bahwa kontingen Minahasa menunjukkan performa impresif pada Porprov XII Sulut 2025 yang berlangsung sejak 17 November di Kota Manado.

Dengan menerjunkan 409 atlet, 80 pelatih, dan 98 ofisial dari 31 cabang olahraga, Minahasa berhasil membukukan 151 medali, menjadikannya salah satu pencapaian terbaik sepanjang keikutsertaan daerah tersebut dalam Porprov.

 

DAFTAR TERKINI PEROLEHAN MEDALI MINAHASA

 

PORPROV XII SULUT 2025 — Update Minggu, 23 November 2025

Total Medali: 151

🥇 EMAS — 57 Medali

Hapkido: 5

Pencak Silat: 7

Panahan: 10

Atletik: 1

Bulu Tangkis: 1

Dancesport: 2

Taekwondo: 2

Catur: 2

Arung Jeram: 5

Gateball: 3

Menembak: 1

Sambo: 6

Anggar: 1

Muaythai: 3

Binaraga: 3

Tenis: 2

Karate: 2

Tinju: 1

🥈 PERAK — 38 Medali

Billiard: 2

Hapkido: 3

Atletik: 1

Bridge: 2

Dancesport: 1

Selam: 2

Taekwondo: 3

Tenis Meja: 1

Catur: 2

Sambo: 5

Anggar: 2

Pencak Silat: 2

Arung Jeram: 3

Voli Ball: 1

Panahan: 3

Karate: 2

Kempo: 1

Tenis: 2

 

🥉 PERUNGGU — 57 Medali

Atletik: 2

Billiard: 2

Hapkido: 4

Bridge: 3

Dancesport: 4

Taekwondo:1

Tenis Meja:3

Menembak: 5

Bulu Tangkis: 4

Gateball: 4

Sambo: 3

Anggar: 1

Pencak Silat: 2

Muaythai: 5

Kempo: 6

Karate: 2

Binaraga: 2

Catur: 2

Tenis: 2

Keterangan: Data Akurat — KONI MINAHASA 🙏🏻

Dengan capaian tersebut, Minahasa menegaskan diri sebagai salah satu kontingen terkuat pada Porprov tahun ini. Namun demikian, kritik terhadap panitia mengenai keterbukaan informasi masih menjadi catatan penting agar penyelenggaraan event olahraga terbesar di Sulawesi Utara ini lebih profesional dan transparan di masa mendatang.

 

Berkat Tangan dingin Maringka,  Kontingen Minahasa Sukses Gemilang di Porprov XII Sulawesi Utara

2 Atlet Cabor Catur berhasi dapatkan Medali Emas ...Artur dan Cici .MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  — Kontingen Kabupaten Minahasa menunjukkan performa luar biasa pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara yang berlangsung di Kota Manado sejak 17 November 2025. Dengan mengerahkan 409 atlet, 80 pelatih, dan 98 ofisial, Minahasa berhasil meraih total 130 medali, terdiri dari 54 medali emas, 31 medali perak, dan 45 medali perunggu.

Capaian ini menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah partisipasi Minahasa di Porprov. Kesuksesan ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh cabang olahraga (cabor) yang berjumlah 31, serta dukungan dari Ketua Kontingen Minahasa, Reviva Maringka. Reviva dikenal sebagai sosok yang mampu memotivasi dan membangun soliditas tim atlet.Bupati Minahasa RD bersama Ibu Bupati Nonton Final Basket di gedung KONI

Selain itu, pendorong utama terciptanya iklim pembinaan olahraga yang positif adalah dukungan penuh dari Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, dan Wakil Bupati, Vanda Sarundajang. Sinergi ini diperkuat dengan peran KONI Minahasa di bawah kepemimpinan Robby Langkutoy, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Minahasa.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Reviva Maringka mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pimpinan cabor, pelatih, dan atlet yang telah berjuang keras selama Porprov XII. “Saya sangat bangga atas dedikasi dan perjuangan seluruh atlet dan cabor. Ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang kerja keras, komitmen, dan kebersamaan yang membawa Minahasa meraih hasil luar biasa,” ujarnya.

Rincian Perolehan Medali Kabupaten Minahasa*
*Porprov XII Sulut 2025 — Update 21 November 2025*

*Medali Emas (54)*
– Hapkido: 5
– Pencak Silat: 7
– Panahan: 10
– Atletik: 1
– Bulu Tangkis: 1
– Dancesport: 2
– Taekwondo: 2
– Catur: 2
– Arung Jeram: 4
– Gateball: 3
– Menembak: 1
– Sambo: 6
– Anggar: 1
– Muaythai: 3
– Binaraga: 3
– Tenis: 2

**Medali Perak (31)**
– Billiard: 2
– Hapkido: 3
– Atletik: 1
– Bridge: 2
– Dancesport: 1
– Selam: 2
– Taekwondo: 3
– Tenis Meja: 1
– Catur: 2
– Sambo: 5
– Anggar: 2
– Pencak Silat: 2
– Arung Jeram: 1
– Voli: 1
– Panahan: 3

**Medali Perunggu (45)**
– Atletik: 2
– Billiard: 2
– Hapkido: 4
– Bridge: 2
– Dancesport: 4
– Taekwondo: 1
– Tenis Meja: 2
– Menembak: 5
– Bulu Tangkis: 1
– Gateball: 3
– Sambo: 3
– Anggar: 1
– Pencak Silat: 2
– Muaythai: 5
– Karate: 1
– Binaraga: 2
– Catur: 2

Data ini dihimpun oleh KONI Minahasa per pukul 21.40 WITA.

Dengan hasil yang fantastis ini, Minahasa kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan kekuatan olahraga terbaik di Sulawesi Utara. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi para atlet muda untuk terus berkembang dan mengharumkan nama daerah dalam ajang-ajang berikutnya.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.