Hewan Kurban 853kg Pemberian Prabowo di Serahkan Bupati RD

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beri bantuan ternak sapi kurban kepada warga muslim .Hal ini secara serentak nasional dilakukan pada hari  rabu (04/06/2025) dalam peringatan Idul Adha 1446 .

Kabupaten minahasa Sendiri ,bantuan Presiden RI Prabowo tersebut diserahkan langsung secara simbolis Bupati Minahasa Robby Dondokambey ,yang berlokasi di Masjid Baitul Ikhlas Desa Waleure kecamatan Langoan Utara .

Hewan Sapi kurban bantuan Presiden ini, mempunyai berat 853 Kg . Warga umat islam langoan menyambutnya dengan penuh syukur dan bahagia untuk hari raya kurban .Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah pusat ,dalam hal Bapak Presiden RI Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumiraka wakil Presiden RI.

Usai penyerahan  Hewan kurban tersebut, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan bahwa bantuan hewan kurban ini merupakan bentuk nyata perhatian Presiden RI kepada seluruh umat Muslim di Indonesia, termasuk yang berada di Kabupaten Minahasa.

“Penyerahan hewan kurban ini adalah simbol solidaritas dan semangat kebersamaan antarumat beragama, serta bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan yang hidup dalam masyarakat,” ujar Bupati RD

Acara tersebut turut dihadiri Tokoh umat muslim serta sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, Kabag Kesra, para camat .(7″U)

 

“Bangkit Bersama, Wujudkan Indonesia Kuat”

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-117 dengan upacara di lapangan Kantor Bupati Minahasa, Selasa (20/05/25).

“Bangkit Bersama, Wujudkan Indonesia Kuat” Tema Hari Kebangkitan Nasional saat ini.

Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid, yang dibacakan Bupati RD ,menekankan pentingnya momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai pengingat akan perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

“Tepat di tanggal 20 Mei 2025, kita tidak sekedar memperingati sebuah tanggal dalam kalender nasional, melainkan membuka kembali halaman penting sejarah perjuangan bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa semangat persatuan dan keberanian menolak penjajahan yang ditunjukkan para pahlawan 117 tahun silam harus terus dihidupkan.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa kebangkitan nasional bukan hanya romantisme masa lalu, melainkan tuntutan untuk berani menghadapi tantangan zaman modern, termasuk perkembangan teknologi, ketegangan geopolitik, dan krisis global.

“Kita hidup di zaman ketika batas geografis semakin kabur, dan kemampuan beradaptasi serta memimpin perubahan menjadi kunci,” imbuhnya.

Pemerintah Indonesia, lanjut Bupati, terus berkomitmen menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian dalam politik luar negeri.

“Prinsip politik luar negeri bebas aktif senantiasa menuntun kita di tengah polarisasi dunia. Indonesia mengambil posisi sebagai partner yang bebas menentukan kepentingan nasional dan aktif membangun dialog produktif dengan berbagai pihak,” tegasnya.

Dalam menghadapi tantangan transformasi digital, pemerintah juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia.

“Pemerintah mempercepat hadirnya pusat-pusat pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital melalui kolaborasi dengan dunia industri,” jelas Bupati.

Pelatihan-pelatihan ini difokuskan pada penguasaan kecerdasan buatan dan keterampilan digital praktis yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk membangun masa depan yang berpihak pada rakyat.

“Dalam semangat Hari Kebangkitan Nasional ini, pemerintah menetapkan Asta Cita sebagai kompas utama, dengan 8 misi besar untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar terasa di tengah kehidupan rakyat,” tuturnya.

Semua kebijakan, lanjut Bupati, diarahkan agar setiap warga Indonesia, di kota maupun desa, merasa dilibatkan dan diberdayakan dalam kemajuan bangsa.

Upacara diakhiri dengan seruan untuk melangkah bersama menuju Indonesia yang lebih kuat, adil, dan beradab.

“Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117” .

Gubernur Sulut YSK didampingi Bupati RD Karya Bakti Pembersihan Eceng Gondok di Danau Tondano

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, mendampingi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam kegiatan Karya Bakti Pembersihan Eceng Gondok di Danau Tondano, Rabu (23/4/25)

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Tonsaru, Kecamatan Tondano Selatan ini juga diikuti oleh sejumlah pejabat tinggi lainnya, antara lain Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Martin Susilo M. Turnip, SH, MH, serta Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi.

Setelah pelaksanaan karya bakti, kegiatan dilanjutkan dengan Monitoring Kerja Bakti melalui Zoom bersama seluruh jajaran Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan pentingnya menjaga kelestarian Danau Tondano yang merupakan salah satu dari 15 danau prioritas nasional yang harus diselamatkan.

“Hari ini kita bersama-sama melakukan karya bakti pembersihan eceng gondok sebagai bentuk komitmen kita. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan yang telah diberikan dalam upaya penyelamatan Danau Tondano ini,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Bupati Robby Dondokambey mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kelestarian dan kebersihan Danau Tondano.

“Saya mengajak kita semua, masyarakat Minahasa, mari bersama-sama membantu kegiatan pembersihan ini dan menjaga kelestarian Danau Tondano demi masa depan generasi kita,” ucapnya.

Bupati RD menambahkan kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergitas antara pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup, khususnya pelestarian Danau Tondano sebagai aset berharga daerah dan bangsa” tukasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Forkopimda Kabupaten Minahasa, Kepala Balai Sungai Wilayah Sulawesi I, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Ibu Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.

WaBup Minahasa Hadiri Rakor Sosialisasi Program 3 Juta Rumah di Rudis Gubernur YSK

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID (ADVE)- Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi Program Tiga Juta Rumah yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Rabu (16/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program prioritas nasional dan Asta Cita Presiden RI.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE, dan dihadiri para Bupati, Walikota, Wakil Bupati, Wakil Walikota, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Wakil Bupati Vanda Sarundajang tampak hadir bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Plt. Kepala Bappelitbangda Kabupaten Minahasa.

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Program 3 juta rumah dari Bapak Presiden diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Wabup Vasung.

Wabup menambahkan bahwa Pemerintah pusat menerapkan sejumlah strategi utama untuk merealisasikan program ini sebagai bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Program pembangunan 3 juta unit rumah per tahun ini akan mencakup 2 juta unit di kawasan pedesaan dan 1 juta unit di perkotaan. Langkah ini menjadi salah satu solusi nyata dalam mengatasi kekurangan pasokan hunian yang selama ini menjadi persoalan di Indonesia yang diharapkan berjalan secara sinergis dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat” tutup Vasung.

WaBup Sarundajang Pimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi FKUB

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, memimpin langsung Rapat Koordinasi dan Evaluasi Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Minahasa yang digelar di GPdI Imanuel Tondano, Senin (14/4).

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati turut didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Badan Kesbangpol, serta Kepala Bagian Kesra. Hadir pula Ketua dan Wakil Ketua FKUB Kabupaten Minahasa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, serta jajaran pengurus FKUB.

Mengawali arahannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota FKUB atas dedikasi dan komitmennya dalam menjaga dan merawat harmoni kehidupan umat beragama di tanah Minahasa.

“Dalam konteks kehidupan sosial kemasyarakatan saat ini, forum kerukunan umat beragama memainkan peran sangat strategis, bukan hanya sebagai wadah konsultasi dan dialog lintas agama, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan integrasi sosial,” ujar Vasung.

Ia juga mengapresiasi atas perhatian jajaran pemerintah, dan para tokoh agama khususnya dalam rangka perayaan hari-hari besar keagamaan di bulan April, seperti Idul Fitri 1446 Hijriah dan Hari Raya Nyepi yang telah berlangsung aman dan kondusif, serta menyambut Jumat Agung dan Paskah Yesus Kristus yang akan dirayakan umat Kristiani.

Wabup Vasung mengajak seluruh peserta rapat untuk terus menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman dan menjadi pelopor dalam menanamkan nilai-nilai luhur budaya Minahasa, seperti mapalus.

“Mari kita menjadi corong damai dan kasih di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, saya menyampaikan terima kasih atas kerja keras, sinergi, dan kontribusi FKUB yang selama ini sangat berarti. Mari kita jaga terus rumah bersama kita, Minahasa tercinta, agar tetap teduh dan damai untuk generasi yang akan datang,” tutup Vasung.

Motif Dendam 2 Pelaku Habisi JK Dengan 12 Tusukan

MINAHASA.POSTKOTANEWS.CO.ID  –Polres Minahasa ungkap kasus pembunuhan Tewaskan  JK alias Jeessy (22) warga Desa Wolaang Langoan Timur. Oleh dua orang pelaku yaitu LB (20) Warga Desa karumenga Langoan Timur dan SS (17) Warga Tondano Desa Kembuan Tondano Utara.

Hal ini dijelaskan Kapolres Minahasa AKBP Steven Simbar SIK dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Minahasa, Rabu (9/4/2025).

Kapolres Minahasa, AKBP Steven J.R Simbar, SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Edi Susanto, menjelaskan bahwa penangkapan kedua tersangka dilakukan setelah penyidikan mendalam dan pemeriksaan terhadap enam orang saksi. “Kedua tersangka telah kami lakukan penahanan,” tegas Kapolres.

Untuk pasal yang kita terapkan 340 Subsider 338 Subsider 170 ayat 2 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun penjara.

Motif di balik pembunuhan tragis ini diungkapkan Kapolres AKBP Steven adalah sakit hati atau dendam lama antara pelaku dan korban. Selain itu, konsumsi minuman keras yang berlebihan diduga kuat menjadi pemicu utama aksi kekerasan tersebut.

“Dari evaluasi kami, banyak kejadian penganiayaan hingga berujung pembunuhan didominasi oleh pelaku atau korban yang mengkonsumsi minuman keras atau minuman beralkohol,” ujarnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, Polres Minahasa juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang digunakan pelaku.

Kapolres mengimbau masyarakat Minahasa untuk menghindari konsumsi miras berlebihan dan berperan aktif dalam mencegah kepemilikan senjata tajam di luar keperluan yang wajar.

Pihaknya menegaskan akan menindak tegas masyarakat yang kedapatan membawa sajam tanpa alasan yang jelas. Operasi miras juga akan ditingkatkan sebagai langkah pencegahan.

Mengingat salah satu tersangka, SS, masih berusia di bawah umur (17 tahun), Polres Minahasa akan menerapkan sistem peradilan anak sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Untuk mengantisipasi potensi aksi balas dendam, Polres Minahasa telah meningkatkan pengamanan di berbagai lokasi penting.

Kapolres AKBP Steven Simbar juga mengimbau keluarga korban untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh suasana.

“Kami Polres Minahasa, saya selaku Kapolres bersama seluruh anggota mengucapkan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” pungkas AKBP Steven Simbar.

Simbar menegaskan ,pihaknya akan secara rutin melakukan operasi Sajam dan miras di wilayah langoan .”Tegasnya.

Gosal Pimpin PWI KABUPATEN MINAHASA

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara mengambil langkah tegas dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 005/SK.PWI-SULUT/III/2025 yang menetapkan Lefrando Gosal sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kabupaten Minahasa. Keputusan ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi organisasi dan menjaga integritas PWI di wilayah Minahasa.

Penyerahan SK dilakukan secara langsung oleh Plt Ketua PWI Sulut, Vanny Loupatty, didampingi Plt Sekretaris PWI Sulut, Ardison Kalumata, bertempat di Lingkungan 1 Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Rabu (2/4/2025) malam, sekitar pukul 18.00 Wita.

Dalam sambutannya, Vanny Loupatty menegaskan bahwa penunjukan Lefrando Gosal sebagai Plt Ketua PWI Minahasa dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor strategis. Perubahan kepemimpinan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran tugas organisasi serta menegakkan profesionalisme kewartawanan di Minahasa. Selain itu, keputusan ini diambil menyusul pelanggaran Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) PWI oleh ketua sebelumnya.

“Dalam surat keputusan ini, PWI Sulut menegaskan bahwa mantan Ketua PWI Minahasa tidak mematuhi aturan organisasi, termasuk tidak mengakui kepengurusan sah hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PWI Pusat pada 18 Agustus 2024 di Jakarta. Bahkan, yang bersangkutan diketahui aktif dalam kegiatan bersama mantan Ketua dan Sekretaris PWI Sulut yang telah diberhentikan sebelumnya,” ungkap Loupatty.

SK ini juga menetapkan beberapa poin penting lainnya, antara lain pemberhentian resmi Ketua PWI Minahasa periode 2022-2025, pembatalan serta pencabutan semua surat keputusan yang bertentangan dengan keputusan ini, dan instruksi kepada seluruh jajaran PWI Minahasa untuk menjalankan keputusan tersebut dengan penuh tanggung jawab.

Sebagai Plt Ketua, Lefrando Gosal diberikan sejumlah tugas utama untuk memastikan stabilitas dan keberlanjutan organisasi, di antaranya:

1. Melakukan penertiban kepengurusan PWI Kabupaten Minahasa dengan mendata dan mengevaluasi kembali keanggotaan.

2. Menata administrasi organisasi, baik surat masuk maupun keluar.

3. Melakukan konsolidasi organisasi guna memperkuat PWI Minahasa.

4. Mempersiapkan serta menyelenggarakan Konferensi Luar Biasa dalam waktu enam bulan sejak keputusan ini diterbitkan.

5. Melaporkan seluruh kegiatan kepada Pengurus PWI Sulut.

Vanny Loupatty juga mengingatkan bahwa PWI Sulut tidak akan mentolerir tindakan yang bertentangan dengan AD/ART organisasi. Ia mengajak seluruh anggota PWI Minahasa untuk tetap solid dan mendukung langkah-langkah yang diambil guna menjaga profesionalisme serta marwah organisasi.

“Saya berharap Bapak Lefrando Gosal dapat menjadi teladan bagi seluruh anggota PWI Minahasa, baik dalam moral maupun tindakan. Jadilah contoh yang baik,” tegas Loupatty, yang akrab disapa Maemossa.

Dalam sambutannya, Lefrando Gosal menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh anggota PWI Minahasa untuk bersatu dalam membangun organisasi yang lebih kuat dan berintegritas.

“Saya mengajak semua anggota PWI Minahasa untuk bersatu, menjaga solidaritas, dan bekerja sama demi kebaikan organisasi. Kita harus memastikan bahwa PWI tetap menjadi wadah yang kredibel bagi wartawan di Minahasa,” ujar Lefrando Gosal.

Dengan keputusan ini, PWI Sulut berharap integritas dan profesionalisme wartawan di Minahasa dapat terus terjaga. SK ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan dievaluasi kembali jika terdapat perkembangan yang memerlukan penyesuaian.

Acara penyerahan SK ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Minahasa dan wartawan senior yang memberikan dukungan terhadap keputusan PWI Sulut.

(**/)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.