BPJS Kesehatan Cabang Tondano Gelar Media Gathering untuk Tingkatkan Kerjasama dengan Wartawan 

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – BPJS Kesehatan Cabang Tondano menggelar Media Gathering bersama media Biro Minahasa bertempat di Ma’nda Cafe & Restaurant, Paleloan, Danau Tondano, pada Jumat (05/12/25) siang. Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WITA ini diadakan sebagai wadah strategis untuk mempererat hubungan, meningkatkan komunikasi, dan berbagi informasi terbaru terkait penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Kabupaten Minahasa.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Raymond J Liuw, menekankan pentingnya peran media dalam menyebarluaskan informasi yang akurat kepada masyarakat. “Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus menjalin hubungan harmonis dan kolaboratif dengan rekan-rekan media. Media memiliki peran besar dalam mendukung edukasi kepada masyarakat terkait Program JKN,” ujarnya.

Gladies Maureen Eman, Kepala Bagian SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Tondano, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memastikan layanan tetap optimal menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. “Menjelang Nataru, pelayanan BPJS Kesehatan Tondano tetap beroperasi sesuai jam kerja. Kami memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan terbaik tanpa hambatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kelly Triestanti, pengelola Program JKN, memaparkan berbagai inisiatif strategis BPJS Kesehatan dalam upaya membentuk badan penyelenggara yang dinamis, akuntabel, dan terpercaya. “Ini juga sekaligus menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, berkeadilan, dan inklusif,” terangnya.

Kelly juga menekankan empat pilar utama dalam transformasi layanan BPJS Kesehatan, yaitu Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima, dan Inovasi, yang dirangkum dalam program INISIATIF.

Media Gathering tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Para jurnalis mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan masukan, berbagi pengalaman lapangan, serta mendiskusikan berbagai isu terkait implementasi JKN di Minahasa.

Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan Tondano berharap dapat menciptakan kolaborasi yang lebih kuat, sehingga informasi mengenai Program JKN dapat tersampaikan dengan lebih efektif kepada masyarakat luas. “Dengan dukungan media, BPJS Kesehatan optimis mampu terus meningkatkan kualitas layanan dan menjangkau lebih banyak peserta di Minahasa,” pungkas Raymond.

Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung program kesehatan nasional dan harapan untuk meningkatkan kesadaran serta pemanfaatan layanan JKN oleh masyarakat.

Mahasiswa Teknik Informatika UNIMA Kecewa dengan Pelayanan BPMP SULUT.Minta Polda Sulut Turun Tangan

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Acara Malam Kebersamaan 7 Program Studi Teknik Informatika UNIMA yang berlangsung selama 3 hari 2 malam di BPMP SULUT (27-29 November 2025) diwarnai kekecewaan dari para mahasiswa. Pasalnya, pihak BPMP SULUT dinilai tidak profesional dan kurang transparan dalam memberikan pelayanan.

Menurut perwakilan mahasiswa Teknik Informatika Unima Owen (22) yang juga sebagai panitia acara, sejumlah masalah muncul selama kegiatan berlangsung. “Kami sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan BPMP SULUT. Banyak hal yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal, bahkan ada peraturan yang tiba-tiba diubah saat hari kegiatan,” ujarnya.

Berikut adalah beberapa poin ketidakpuasan mahasiswa:
Perubahan Kebijakan Mendadak: Peraturan dan kebijakan yang berubah secara tiba-tiba menyebabkan rundown acara menjadi kacau dan mengalami keterlambatan.
Masalah Air: Ketersediaan air yang tidak memadai, padahal saat survei lokasi sebelumnya air lancar. Hal ini menyebabkan peserta dan panitia kesulitan untuk mandi dan berdampak pada keterlambatan kegiatan.

Fasilitas Air yang Kurang Memadai: Kapasitas fasilitas air tidak mencukupi untuk jumlah peserta yang banyak. Selain itu, pihak BPMP menerima pihak lain untuk berkegiatan di lokasi yang sama tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Kasur Tidak Memadai: Beberapa kamar asrama tidak mendapatkan kasur yang memadai untuk jumlah peserta.
Ketidakadilan Penggunaan Aula: Pihak BPMP menggunakan aula tanpa koordinasi dengan panitia, sehingga menyebabkan keterlambatan kegiatan.

Waktu Checkout yang Tidak Sesuai Kesepakatan: Waktu checkout yang awalnya tidak ditentukan jamnya, tiba-tiba diubah menjadi pukul 12.00 atau maksimal 17.00 pada hari terakhir, padahal kesepakatan awal tidak ada ketentuan jam checkout.
Total biaya yang dikeluarkan untuk akomodasi adalah Rp. 6.731.000 untuk 53 kamar dan aula. Sementara untuk konsumsi totalnya mencapai Rp. 24.725.000.
Desakan Evaluasi Kinerja Terkait buruknya pelayanan NOBARTV tersebut, panitia secara khusus menyoroti tanggung jawab pengelola teknis di lapangan. Panitia berharap perhatian serius dari Ibu Youlanda Yane Ngantung, S.Pd, M.Pd (Selaku Penanggung Jawab Bagian Akomodasi) dan Ibu Dr. Deisy Sampul, S.Kom., Ms.I (Kepala Sub Bagian Umum BPMP).
“Kami berharap pihak BPMP SULUT dapat berbenah diri dan lebih profesional dalam memberikan pelayanan. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kami dan semoga tidak terulang lagi di kemudian hari,” pungkasnya

Ketidak puasnya pelayanan BPMP Sulut sebenarnya juga dialami sejumlah  organisasi yang menyewa fasilitas tersebut ,sehingga mereka meminta Aparat Hukum untuk menyelidiki BPMP ini ,diduga ada unsur kesengajaan untuk meraup keuntungan pribadi atau sekelompok dalam pengelolaan Fasilitas Negara tersebut .

Minahasa Raih TPID Award 2025, Wabup Vanda Sarundajang Hadiri Pertemuan Akbar Bank Indonesia

JAKARTA,POSTKOTANEWS.CO.ID  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa kembali menorehkan prestasi tingkat nasional di bawah kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey SSi MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS (RD–VaSung).

Pada gelaran Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang berlangsung di Gedung B Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (28/11/25), Pemkab Minahasa resmi meraih TPID Award 2025 untuk kategori Kabupaten Berprestasi dalam pengendalian inflasi daerah.

Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, yang hadir mewakili daerah sebagai salah satu dari lima kabupaten terbaik se-Indonesia.

Acara PTBI 2025 menjadi sorotan publik karena dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang pada kesempatan tersebut menyampaikan arahan strategis mengenai kebijakan perekonomian nasional untuk tahun 2026.
Wabup VaSung mengikuti seluruh sesi arahan Presiden sebagai dasar penguatan langkah-langkah Pemkab Minahasa dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Wabup VaSung menegaskan bahwa raihan TPID Award 2025 merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Minahasa dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, serta dukungan penuh masyarakat. Kami akan terus menjaga stabilitas harga agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan tersebut, Minahasa kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang mampu secara konsisten mengendalikan inflasi dan menjadi rujukan bagi daerah lain di Indonesia.

Pertemuan akbar Bank Indonesia ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional: Gubernur Bank Indonesia, Ketua DPR RI, Ketua Mahkamah Agung RI, para Menteri Koordinator, para Menteri, Kepala Badan, Wakil Menteri, Kapolri, Panglima TNI, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Ketua MPR RI, Ketua DPD RI, hingga Ketua Komisi XI DPR RI.

Selain itu, hadir pula pimpinan lembaga negara, para duta besar dari berbagai negara sahabat (UEA, Arab Saudi, RRT, Brunei Darussalam, Kamboja, Thailand), pimpinan OJK, LPS, perbankan nasional, serta para gubernur, bupati/wali kota dan korporasi media nasional.

Prestasi ini sekaligus menjadi penutup tahun yang manis bagi Pemkab Minahasa dalam upaya pengendalian inflasi dan penguatan fondasi perekonomian daerah.

HKN ke-61 di Minahasa Sekda Watania : Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Kesehatan menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025. Puncak kegiatan berlangsung di Lapangan Sam Ratulangi Tondano, Kamis (27/11/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Dr. Lynda Deisye Watania, M.M., M.Si., mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey S.Si MAP, hadir sekaligus membacakan sambutan tertulis Menteri Kesehatan RI.

Dalam sambutan tersebut, Sekda Watania menegaskan bahwa sebanyak 84 juta anak Indonesia hari ini akan memasuki usia produktif pada tahun 2045, bertepatan dengan satu abad Indonesia merdeka.

Pemerintah, kata dia, hanya memiliki dua dekade untuk memastikan generasi muda tumbuh menjadi manusia yang sehat, tangguh, dan unggul.

“Tema tahun ini mengingatkan kita bahwa kualitas kesehatan hari ini menentukan peradaban bangsa esok hari. Fokus kita bergeser dari mengobati orang sakit menjadi menjaga orang sehat tetap sehat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya melanjutkan Transformasi Kesehatan Indonesia sebagai pondasi menuju masa depan, dengan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau.

Capaian Transformasi Kesehatan: Cek Kesehatan Gratis Sentuh 52 Juta Orang

Dalam setahun terakhir, program “Hasil Terbaik Cepat Presiden” di bidang kesehatan menunjukkan capaian signifikan.

Lebih dari 52 juta masyarakat telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG), termasuk peningkatan cakupan skrining TB hingga menjangkau lebih dari 20 juta orang.

“Pembangunan dan peningkatan rumah sakit juga terus berjalan. Pada tahun 2025, sebanyak 32 dari 66 lokus peningkatan RSUD telah berjalan sesuai target,”tambahnya.

Sekda juga menyoroti pencapaian enam pilar transformasi kesehatan yang dinilai telah menunjukkan hasil menggembirakan—mulai dari layanan primer hingga transformasi teknologi kesehatan.

Ia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk terus melakukan perubahan budaya kerja menuju birokrasi yang kompeten, bersih, dan akuntabel.

Kepala Dinas Kesehatan Minahasa dr. Olviane Rattu, M.Kes, menegaskan bahwa tema HKN ke-61, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” mencerminkan tekad bersama untuk menciptakan generasi yang sehat secara fisik, mental, dan sosial menuju Indonesia Emas 2045.

“Peringatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya tindakan preventif dan gaya hidup sehat, sekaligus mendorong partisipasi seluruh elemen dalam kegiatan promotif dan preventif,”jelasnya.

Berharap momentum HKN dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat sebagai investasi kesehatan bagi generasi muda.

Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Rattu mengungkapkan bahwa cakupan di Minahasa saat ini baru mencapai 70 persen, karena masih kurangnya sosialisasi di masyarakat.

Kegiatan HKN tahun ini diramaikan oleh seluruh Puskesmas dan tenaga kesehatan se-Kabupaten Minahasa. Acara dirangkaikan dengan:

– pemeriksaan kesehatan gratis,- pemberian penghargaan bagi tenaga kesehatan terbaik,- penyaluran bantuan alat keamanan pangan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa Dr. Riviva Maringka M.Si, perwakilan Forkopimda, para Direktur RS se-Minahasa, para Kepala Puskesmas, serta seluruh tenaga kesehatan ,hadir dalam kegiatan tersebut.

Menteri Fadli Zon Apresiasi Wabup Minahasa Dorong Pengembangan Benteng Moraya Jadi Open-Air Museum

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, mendorong pengembangan Benteng Moraya sebagai open-air museum atau museum ruang terbuka pasca kunjungan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, pada Rabu (26/11). Kunjungan kerja dan ziarah ke sejumlah situs budaya dan sejarah di Minahasa ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk memperjuangkan peningkatan fasilitas destinasi sejarah tersebut.
Menteri Fadli Zon memberikan apresiasi atas kondisi Benteng Moraya yang dinilai telah memenuhi syarat sebagai destinasi budaya berstandar nasional. Saat meninjau Benteng Moraya, Menteri juga menyebut Amphitheater yang mampu menampung hingga 6.000 pengunjung sebagai fasilitas yang sangat representatif.
“Infrastrukturnya sudah bagus. Ada Amphitheater yang bisa memuat sampai enam ribu orang. Kita berharap bisa bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk menyelenggarakan beberapa kegiatan budaya,” ujar Fadli Zon.
Selain Benteng Moraya, Menteri Fadli Zon juga melakukan ziarah ke Makam Kyai Mojo di Kampung Jawa Tondano, melaksanakan salat di Masjid Kyai Mojo, serta mengunjungi Makam Imam Bonjol dan Museum Antik di Warembungan Pineleng.
Wakil Bupati Vanda Sarundajang yang mendampingi kunjungan tersebut menyatakan bahwa Pemkab Minahasa akan segera menindaklanjuti arahan Menteri Kebudayaan dengan menyiapkan proposal resmi ke kementerian terkait. “Kami akan mengajukan proposal untuk menindaklanjuti hal-hal yang beliau sampaikan, terutama terkait peningkatan fasilitas di Benteng Moraya,” ungkap Wabup Vanda.
Vanda menambahkan, Menteri Fadli Zon menilai Benteng Moraya sangat layak dikembangkan menjadi open-air museum yang berkualitas sekaligus venue representatif untuk event kebudayaan skala besar. “Ini sudah sangat memenuhi syarat untuk dijadikan open-air museum. Amphitheater-nya juga sangat representatif untuk festival,” katanya.
Lebih lanjut, Menteri membuka peluang bagi komunitas lokal mengakses Dana Indosiana, program pendanaan kegiatan kebudayaan yang dikelola Kementerian Kebudayaan.
Pemkab Minahasa berkomitmen menyiapkan proposal lengkap sebagai dasar pengembangan lanjutan Benteng Moraya agar destinasi budaya ini dapat menjadi ikon budaya nasional dan pusat kegiatan budaya berskala nasional di Sulawesi Utara.(73″u)

Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon Resmi Menjadi Tuan Rumah Porprov Sulut XIII Tahun 2027

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI Yulius Selvanus SE, secara resmi mengumumkan bahwa Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulut ke XIII pada tahun 2027. Pengumuman ini disampaikan saat penutupan rangkaian Porprov Sulut ke XII di Stadion Klabat, Kota Manado, pada Senin malam, 24 November 2025.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Yulius didampingi oleh Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay dan menyerahkan bendera Petaka Porprov kepada Bupati Minahasa, Robby Dondokambey SSi MAP. Seremoni tersebut dihadiri oleh berbagai tamu undangan dan tokoh masyarakat, yang turut merayakan keberhasilan Porprov Sulut ke XII.

“Saya sangat bangga dan senang mengumumkan bahwa Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon terpilih sebagai tuan rumah Porprov Sulut XIII. Ini adalah kesempatan yang baik untuk menunjukkan potensi dan daya tarik daerah kita,” ungkap Gubernur Yulius.

Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan memastikan kesiapan Kabupaten Minahasa untuk menyambut acara tersebut. “Kami siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Porprov Sulut ke XIII pada tahun 2027. Kami juga siap menyambut seluruh atlet dan tim. Kami tunggu kedatangan semua peserta di Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon,” ujar Bupati Dondokambey.

Dengan penetapan ini, masyarakat di kedua daerah diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Porprov yang akan menjadi ajang bergengsi bagi para atlet dari seluruh Sulawesi Utara.

Kegiatan Porprov sendiri telah menjadi ikon olahraga di Sulut, dan diharapkan dapat meningkatkan semangat sportivitas serta mengembangkan potensi atlet lokal. Penunjukan Minahasa dan Tomohon sebagai tuan rumah diharapkan akan membawa dampak positif, baik bagi perekonomian daerah maupun promosi pariwisata lokal.

Dengan demikian, persiapan untuk Porprov Sulut ke XIII mulai digencarkan, dan semua pihak diharapkan dapat bersinergi untuk menyukseskan acara ini.

Tim Percasi Minahasa Raih Peringkat Dua Umum Porprov XII Sulut, Keberhasilan Berkat Dukungan Sport Manager Donal Ratu

MINAHASA, POSTKOTANEW.CO.ID – Cabang olahraga catur (Percasi) Kabupaten Minahasa kembali menunjukkan taringnya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara yang digelar di Kota Manado. Kontingen Percasi Minahasa berhasil menempati peringkat dua umum se-Sulut, setelah mengoleksi total 6 medali, masing-masing 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Medali emas Minahasa diraih dari kategori catur perseorangan putri serta perseorangan putra veteran. Untuk medali perak, keduanya berhasil disabet dari nomor beregu putra catur standar dan perseorangan putri catur standar. Sementara dua medali perunggu masing-masing diperoleh dari nomor catur kilat putra dan beregu catur kilat putra.

Kepengurusan Percasi Apresiasi Kinerja Sport Manager

Ketua Percasi Minahasa Jeffry Uno bersama Sekretaris AKP Robby Wongkar menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Sport Manager Tim Catur Porprov XII Kabupaten Minahasa, Prof. Dr. Donal Ratu. Menurut keduanya, konsistensi, perhatian, serta dukungan penuh Donal Ratu sejak awal persiapan hingga akhir pertandingan menjadi faktor penting yang mendorong performa luar biasa para atlet catur Minahasa.

 “Kami sangat berterima kasih kepada Prof. Dr. Donal Ratu yang tidak hanya hadir sebagai manajer tim, tetapi benar-benar memberikan sport dan motivasi bagi seluruh atlet sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan Porprov. Hasil ini tidak lepas dari dukungan beliau,” ujar Jeffry Uno.

Prof. Dr. Donal Ratu: Bangga dan Akan Terus Mendukung

Saat dihubungi sejumlah media melalui sambungan telepon seluler, Prof. Dr. Donal Ratu menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian yang diraih Percasi Minahasa. Ia mengatakan sudah memiliki keyakinan sejak awal bahwa Minahasa dapat meraih medali, terlebih dengan diperkuat para atlet berkelas nasional.

 “Saya bangga kepada seluruh pengurus dan atlet catur Minahasa. Dengan hadirnya atlet-atlet master nasional seperti Artur, Musa Manarisip, serta Alfret Dien, saya sudah yakin Minahasa bisa mendulang medali,” ujar Ratu.

 

Lebih jauh, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan catur di Kabupaten Minahasa.

 “Ke depan saya berjanji akan selalu memberikan dukungan apa saja bagi pengurus dan atlet catur Minahasa. Harapannya, perkembangan catur di Minahasa bisa semakin melonjak, dan pada Porprov Sulut berikutnya Percasi Minahasa bisa membawa predikat juara umum,” tegas Ratu penuh optimisme yang adalah Wakil Rektor II Universitas Negeri Manado .

Minahasa Mantapkan Tradisi Medali di Catur

Dengan torehan enam medali dan posisi kedua umum, Percasi Minahasa kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama dalam dunia catur Sulawesi Utara. Prestasi ini menjadi modal berharga bagi pembinaan atlet menuju kompetisi berikutnya serta memantapkan ambisi Minahasa untuk menjadi juara umum pada Porprov mendatang.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.