MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Kodim 1302/Minahasa bergerak mengawal program strategis nasional menuju swasembada pangan melalui peluncuran massal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Mewakili Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf. Bonaventura Ageng F.S., Kepala Staf Kodim Mayor Inf. Daeng Pasaka, S.E. menghadiri pelaksanaan teknis peluncuran virtual KDKMP dari Kantor Koperasi Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso, Sabtu (16/5/2026).
Agenda nasional yang dipusatkan di Nganjuk itu dipimpin langsung oleh Prabowo Subianto.
Di daerah, jajaran Kodim 1302/Minahasa bertugas memfasilitasi jalannya agenda virtual guna memastikan sinkronisasi instruksi pusat dan kesiapan daerah berjalan optimal.
Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, yang hadir bersama Sekretaris Daerah Lynda Watania, menyatakan kesiapan penuh Kabupaten Minahasa dalam mengimplementasikan program hilirisasi ekonomi desa tersebut.
Menurut Vanda, struktur kepengurusan seluruh 270 koperasi desa dan kelurahan di Minahasa telah rampung 100 persen dan seluruh pengurus sudah dilantik.
“Kabupaten Minahasa terdiri dari 227 desa dan 43 kelurahan sehingga terdapat 270 KDKMP. Sejauh ini kepengurusannya sudah lengkap dan telah dilantik. Untuk kantor dan gudang masih berproses; tiga unit sudah siap fisik dan tinggal menunggu fasilitas pendukung, sementara 16 lainnya masih dalam tahap pembangunan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Minahasa kini memfokuskan perhatian pada penyelesaian infrastruktur kantor dan gudang koperasi secara bertahap agar program dapat segera berjalan maksimal.
Secara nasional, Presiden Prabowo Subianto menegaskan KDKMP akan menjadi salah satu pilar utama menuju swasembada pangan nasional. Presiden juga menginstruksikan agar koperasi desa mampu mengelola rantai produksi hingga hilirisasi pertanian secara mandiri.
Untuk mendukung target tersebut, pemerintah akan melengkapi koperasi secara bertahap dengan fasilitas seperti gudang logistik, armada truk, dan kendaraan roda tiga.
Program ini juga mendapat dukungan lintas sektor dari Polres Minahasa dan Kejaksaan Negeri Minahasa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kadis Koperasi UKM Siby Sengke, Kadis PMD Alex Mamesah, Kadis Kominfo Recky Laloan, Kadis Sosial dr. Maya Rambutan M.Kes., Camat Tompaso Stefry Pandey S.T., Kapolsek Tompaso, serta jajaran Danramil Kawangkoan dan Danramil Langowan.














Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan seluruh struktur Pengurus Anak Cabang (PAC) harus terbentuk paling lambat Agustus 2026.
Restrukturisasi ini, lanjut Olly, bukan sekadar agenda organisasi rutin. Proses seleksi calon pengurus PAC akan dilakukan secara ketat guna memastikan kader yang terpilih mampu menjalankan fungsi organisasi secara militan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin organisasi, terutama terkait potensi benturan kepentingan dalam struktur partai. Kader yang merangkap jabatan sebagai perangkat desa atau posisi lain yang bertentangan dengan aturan partai akan dievaluasi.
Olly menilai penguatan struktur sejak dini penting dilakukan karena kekuatan utama partai terletak pada soliditas organisasi di tingkat akar rumput. Tanpa koordinasi yang kuat di desa dan kelurahan, mesin partai dinilai tidak akan berjalan efektif.

Dari hasil pemantauan di lapangan, distribusi Minyakita dinilai berjalan cukup baik. Namun, ditemukan adanya pedagang yang menjual minyak subsidi kepada pelaku UMKM sehingga stok di pasar cepat habis.
Stefanus juga menyoroti distribusi beras SPHP yang masih diharapkan sejumlah pedagang pasar. Menurutnya, penyaluran dilakukan melalui mekanisme rekomendasi Dinas Perdagangan kabupaten sebelum berkoordinasi dengan Bulog.
Sementara itu, Manajer Pemasaran Bulog SulutGo, Sherly Ransingin menjelaskan bahwa distribusi beras SPHP dan Minyakita di Pasar Tondano dilakukan sesuai kebutuhan pedagang dan terus diawasi bersama pemerintah daerah.

