Harganas ke-33 di Minahasa: Orang Tua Diajak Kurangi Gawai, Perkuat Ketahanan Keluarga

Berita, Minahasa5 Dilihat

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Minahasa menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Pemerintah mengajak para orang tua lebih aktif mendampingi anak dan mengurangi ketergantungan terhadap gawai.

Upacara peringatan Harganas berlangsung di halaman Kantor Bupati Minahasa, Senin (29/6/2026), dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, serta perangkat daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa renggangnya hubungan dalam keluarga saat ini sering dipicu oleh penggunaan gawai yang tidak terkendali di lingkungan rumah.

“Hari ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen penting untuk berefleksi. Sudahkah keluarga kita menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mampu mendidik generasi masa depan yang tangguh?” ujar Lynda.

Baca juga:  Pemdes Kayuroya Salurkan BLT Dana Desa Triwulan 3 Ke 82 KPM

Ia juga menyoroti fenomena fatherless, yakni kondisi ketika sosok ayah hadir secara fisik di rumah, namun tidak terlibat secara emosional maupun psikologis dalam proses pengasuhan anak.

Menurutnya, minimnya komunikasi antara orang tua dan anak sering kali digantikan oleh kehadiran gawai. Akibatnya, anak berpotensi mencari perhatian dan pelarian di luar rumah yang dapat memicu berbagai persoalan sosial, seperti tawuran, perundungan (bullying), pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Jangan biarkan meja makan sunyi karena semua sibuk menatap layar. Wahai para ayah, letakkan gawai Anda saat di rumah, peluk anak-anak, ajak mereka berdialog, dan batasi waktu bermain gawai,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru beban sosial akibat tingginya angka pengangguran.

Baca juga:  Wabup Sarundajang : Pemkab mendorong Terobosan dalam Membangun SDM berkualitas melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi

Untuk mewujudkannya, terdapat tiga pilar utama pembangunan keluarga yang harus diperkuat sejak dari rumah.

Pilar pertama adalah kesehatan fisik, melalui percepatan penurunan stunting dengan memastikan pemenuhan gizi selama 1.000 hari pertama kehidupan agar anak tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Pilar kedua adalah pendidikan karakter, dengan menjadikan keluarga sebagai tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.

Sementara pilar ketiga adalah ketahanan mental, yakni memperkuat peran orang tua sebagai pendamping emosional yang mampu menciptakan lingkungan keluarga yang hangat, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui peringatan Harganas ke-33 ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan tangguh menghadapi tantangan zaman digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *