SAS Tepis Tudingan Publik Soal Jabatan Ketua TPPK Tomohon

TOMOHON, postkota.co.id – Tudingan yang menyebut Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) melakukan pembohongan publik soal jabatan sebagai Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TPPK) Kota Tomohon ditepis SAS.

SAS ketika dikonfirmasi soal tuduhan pembohongan publik, menjawab normatif.

“Saya menjalankan payung hukum. Ada Perpres Nomor 15 tahun 2010. Sangat jelas. Siapa yang mengangkangi Perpres, silahkan simak sendiri,” jawab SAS.

Soal tuduhan pembohongan publik, SAS menjawab singkat. “Lagu lama itu. Saya sudah sering jadi target informasi hoax,” ujar SAS.

Di sisi lain, Kabag Hukum Denny Mangundap SH saat dikonfirmasi mengatakan memang sampai saat ini belum ada SK TPPK.

“Yang saya ketahui adalah tahun 2020 ini belum ada SK soal TPPK. Yang ada hanya SK tahun 2019, di mana ketuanya adalah Kaban Bapelitbangda. Jadi selama belum ada SK terbaru, saya kira SK lama masih berlaku,” jelas Mangundap saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020).

“Jadi pada dasarnya yang memprakarsai keluarnya SK TPPK ada dua SKPD yakni Dinas Sosial dan Bapelitbang. Bagian Hukum hanya menganaliasa dan membuat SK dari draft dan usulan yang dibuat dua dinas tersebut,” tegas Mangundap.

Sementara itu Kadis Sosial Pemkot Tomohon, Vonnie Montolalu saat dikonfirmasi membantah pernyataan Mangundap.

“Bukan kami (Dinsos-red) yang membuat SK. SK dikeluarkan Bapelitbang. Kami hanya koordinasi soal data penerima bantuan PKH,” ujar Montolalu.

Di sisi lain, Kaban Bapelitbangda Daniel Pontonuwu saat dikonfirmasi Selasa pagi menyebut sampai saat ini SK TPKP masih berproses.

“Saya belum bisa berkomentar banyak. Yang pasti sampai saat ini SK masih berproses,” ujarnya di balik telepon.

Sementara itu Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Sulawesi Utara, Noldy Mangerongkonda saat dikonfirmasi mengatakan Berdasarkan Perpres Nomor 15 Tahun 2010 Tentang

Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Bab IV Pasal 19 ayat 2

Ketua TKPK Kabupaten/Kota adalah Wakil Bupati/Walikota yang ditetapkan oleh Bupati/Walikota.

“Dan pada Ayat 3 ; Sekretaris TKPK Kabupaten/Kota adalah Kepala Bappeda Kabupaten/Kota yang ditetapkan oleh Bupati/Walikota.

Maka dengan demikian kalau Walikota/Bupati menetapkan lain berarti sudah jelas melanggar Perpres,” tegas Mangerongkonda.

Soal tidak munculnya SK TKPK tahun 2020 padahal sudah di penghujung tahun, Mangerongkonda menyebut jika Pemkot Tomohon dalam hal ini Walikota Tomohon sudah melanggar hukum.

“Berarti SK 2019 itu cacat hukum karna melanggar Perpres dan permendagri,” tukas Mangerongkonda (varly)

Carol Resmikan Skertariat MIlitan CSWL di Paslaten

TOMOHON, postkota.co.id – Calon Wali Kota Tomohon Caroll Senduk meresmikan Sekretariat Militan CSWL Paslaten selasa (13/10) 2020.

Saat Meresmikan Sekertariat tersebut, Calon Wali Kota usngan PDIP tersebut mengucapkan terima kasih kepada muda-mudi di Paslaten yang bergerak bersama mendukung

“Saya dan Pak Wenny Lumentut mengapresiasi langkah Militan CSWL Paslaten. Masih muda begini, sudah bersemangat untuk merubah Tomohon, ke arah yang lebih maju lagi, lebih hebat lagi. Dan Saya bangga melihat anak muda terlibat dalam pemenangan nanti. Ini modal bagi kami sebagai calon karena di dukung milenial yang ada di Paslaten,” tutur Senduk. (varly)

Milenial Paslaten Tomohon Siap Dukung CSWL

TOMOHON, postkota.co.id – Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Caroll Senduk dan Wenny Lumentut (CSWL), terus mendapat tempat di hati pemilih masyarakat Kota Tomohon.

Buktinya, paslon yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra di Pilkada 9 Desember mendatang, mendapat dukungan dari ratusan muda-mudi (milenial) Paslaten Raya Kecamatan Tomohon Tengah.

“Sampai hari ini, tercatat 103 muda-mudi yang sudah bergabung dengan Militan CSWL Paslaten,” ucap Ketua Militan CSWL Paslaten Angly Katio, Selasa 13 Oktober 2020.

Katanya, Animo milenial dari luar Paslaten Raya bergabung dengan Militan CSWL Paslaten terus meningkat.

“Kami mengutamakan warga Paslaten. Tetapi, bagi teman-teman yang di luar Paslaten yang mau bergabung, akan kami lihat apakah mereka belum terdaftar di komunitas atau relawan lainnya,” papar Katio, (varly)

Ditopang Doa, CSWL Makin Siap

TOMOHON, postkota.co.id – Calon Walikota Caroll Senduk bersama Calon Wakil Walilota Wenny Lumentut ikut didoakan dan diberkati Uskup Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC Senin (12/10) 2020.

Itu dilakukan agar keduanya diberikan kekuatan dan kemampuan dari Tuhan sehingga semua kegiatan dan aktivitas berjalan baik.

“Pribadi dan keluarga tentu bersyukur turut didoakan tokoh umat Uskup Manado, paling tidak ada spirit dan penguatan atas harapan dan cita-cita yang menjadi rencana kedepan”, kata Caroll.

Diketahui, pasangan Caroll-Wenny pun turut didoakan denominasi gereja di Kota Tomohon. Dengan harapan yang sama, Tuhan Allah memberkati dan memperlancar visi dan misi pasangan nomor urut dua ini dalam suksesi Pilwako Desember 2020. (Vly)

Jajaran legislatif dan Sekretariat DPRD, Olahraga Bersepeda Bersama

TOMOHON, postkota.co.id – Dalam rangka semakin pempererat jalinan kerjasama dan sinergitas antara jajaran legidlatif dan Sekretariat DPRD, Jumat (2/10/2020) dilaksanakan olah raga bersepeda bersama.

Sepeda santai bersama dalam rangka hidup sehat tersebut mengambil rute mulai di Kantor DPRD Tomohon hingga kompleks persawahan di Kelurahan Kayawu.

Ketua DPRD Djemmy Sundah, SE mengatakan, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi keluarga besar DPRD akota Tomohon, baik para anggota DPRD dan seluruh jajaran Sekretariat DPRD.

Djemmy juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga hidup sehat dengan menerapkan protokol kesehatan serta berola hraga dengan bersepeda.

Kegiatan bersepeda ini diikuti oleh para anggota DPRD Tomohon, Sekretaris DPRD Fransiskus F. Lantang, SSTP serta seluruh jajaran Sekretariat DPRD Kota Tomohon. (JU)

Ketua DPRD Djemmy Sundah, Narasumber Rakorev

TOMOHON, postkota.co.id – Ketua DPRD Djemmy J Sundah, SE tampil sebagai narasumber pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon tahun 2020 di Anugerah Hall Tomohon, Jumat (2/10) 2020.

Didampingi Sekretaris DPRD Fransiskus F. Lantang, SSTP, Djemmy memaparkan materi yang bertema Kegiatan Pembangunan yang Bersumber Dari Dana Dekonsentrasi/Tugas Pembantuan, Tupoksi yang Berkaitan Dalam Rangka Penanganan Covid 19 dan Persiapan Pelaksanaan Pilkada 2020.

Ia menjelaskan, tujuan rakorev adalah untuk menjamin terselenggaranya urusan pemerintahan di daerah serta memperkuat hubungan pusat dan daerah dalam rangka memperkokoh NKRI.

Upaya ini perlu dilakukan, lanjut dia, mengingat kondisi geografis negara Indonesia yang sangat luas dengan keanekaragaman budaya dan kearifan lokal, serta Sebagai pedoman bagi Kementerian/Lembaga, Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) dan Daerah dalam melaksanakan dekonsentrasi dan tugas pembantuan agar dapat terselenggara dengan efektif, efisien, akuntabel serta sesuai dengan asas dan prinsip tata kelola penyelenggaraan pemerintahan.

Djemmy selanjutnya menjelaskan, dekonsentrasi adalah pelimpahan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat kepada gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, kepada instansi vertikal di wilayah tertentu, dan/atau kepada gubernur dan bupati/wali kota sebagai penanggung jawab penyelenggaraan urusan pemerintahan umum.

“Dan tugas pembantuan adalah penugasan dari pemerintah pusat kepada daerah otonom untuk melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat atau dari pemerintah daerah provinsi kepada daerah kabupaten/kota untuk melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah provinsi,” jelasnya.

Rakorev terpantau turut hadir oleh Wali Kota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak, CA.

Tampil sebagai narasumber juga Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH, Dandim 1302 Minahasa Letkol Infanteri Herberth Andi Amino Sinaga S.IP, mewakili KAJARI Tomohon Plh Kajari Tomohon Andi Usmana Harun SH MH, Ketua KPU Kota Tomohon Drs Haryanto Lasut MAP, Ketua Bawaslu Kota Tomohon Deisy Soputan SPd MHum, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc MTh, dihadiri eserta dari jajaran pemerintah Kota Tomohon dan undangan. (J.U)

Sello Ajak Masyarakat Prioritas Kesehatan “PAKE Masker”

TOMOHON, postkota.co.id – Pertarungan Pemilihan Wali Kota (Pilwako) dam Wakil Wali kota Tomohon, menjadi harga mati bagi Pasangan Calon (Paslon) WaliKota Robert Pelealu SH MH dan Calon Wakil Walikota Tomohon, Fransiscus Angelo Soekirno SH MH Independen, begitu berkomitmen menjadi pelopor menekan penyebaran pandemi Covid-19 di Kota Bunga, yang menjadi salah satu prioritas duet Mantan Kajari dan TNI AL Perseorangan ini.

Dalam penandatanganan pakta integritas terkait PKPUNomor 13 Tahun 2020. Yang mengedepankan keselamatan dan kesehatan masyarakat, di tengah pelaksanaan Pilkada 2020.

Fransiscus Angelo Soekirno SH MH, penerapan protokol kesehatan pencegahan pandemi di tengah pelaksanaan Pilkada di Kota Sejuk.

“Sudah harus menjadi komitmen kami menjalankan amanah dalam pakta integritas tersebut. Saya juga tegaskan Para pendukung ROSE Harus patuhi , guna suksesnya pelaksanaan pemutusan rantai Covid 19 serta Suksesnya pelaksanaan Pilkada” ujar Sello , saat Kegiatan GERAKAN SEJUTA MASKER se Sulawesi Utara oleh POLDA Sulut di Pasar Bersehati dan Terminal Selasa, 29/09

Dirinya mengimbau, seluruh masyarakat Kota Tomohon juga bersama-sama menyukseskan agenda pesta demokrasi plus pencegahan penyebaran Covid 19 di Kota Tomohon, jangan sampai luntur karena semangat “Eufo ria Pilwako, jadi mari patuh dan sadar untuk terus menerapkan protokol kesehatan, PAKE MASKER ,tutup Fransiscus Angelo Soekirno SH MH calon Wakil Walikota dari Jalur Independen nomor Urut 3. (Jerry Michael)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.