Tomohon, Postkota. co. id – Bawaslu Kota Tomohon dikabarkan telah merekomendasikan tujuh kasus pelanggaran netralitas ASN kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Ketua KASN Prof Dr Agus Pramusinto mengatakan pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu semua rekomendasi yang masuk. Termasuk, rekomendasi dari Bawaslu Tomohon.
“Kami harus kaji dengan dukungan bukti yang ada sebelum direkomendasikan. Semua kami proses di KASN,” katanya kepada wartawan, Selasa (22/9/2020).
Agus menegaskan bakal memberikan sanksi tegas bagi ASN apabila memang terbukti melanggar netralitas.
Menurutnya, sanksi akan diberikan oleh pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini walikota.
“Kalau pun terbukti, KASN akan meminta PPK memberikan sanksi kepada ASN yang melanggar,” tegasnya.
Agus juga memastikan pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) turut berpotensi diberi sanksi, apabila memang sudah diberikan rekom nanti, namun dengan sengaja tak menjalankan.
“Ya ada sanksi bagi PPK, andai tak menjalankan rekomendasi pemberian sanksi,” tandasnya. Dugaan pelanggaran netralitas ASN di Kota Tomohon mencuat menyusul kabar dari Bawaslu bahwa telah merekomendasikan tujuh kasus kepada KASN.
Kota Tomohon sendiri menjadi daerah pertama di Sulut yang menandatangani MoU terkait Pengawasan Netralitas ASN pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Kota Tomohon tahun 2020. *michel*
TOMOHON, Postkota.co.id – Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy J. Sundah, SE memimpi rapat paripurna penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) APBD Dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon, Senin (14/9/2020).
Saat memimpin paripurna melalui video conference tersebut, Djemmy Sundah didampingi Wakil Ketua Caroll J.A. Senduk, SH dan Erens D. Kereh, AMKL serta Sekretaris DPRD Tomohon Fransiskus F. Lantang, SSTP.
Ketua DPRD Djemmy Sundah mengatakan bahwa dalam Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) APBD Dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 Kota Tomohon, harus menyajikan secara lengkap berbagai penjelasan.
a. Perbedaan asumsi dengan kebijakan umum anggaran yang ditetapkan sebelumnya. b. Program dan kegiatan yang dapat diusulkan untuk ditampung dalam perubahan APBD dengan mempertimbangkan sisa waktu pelaksanaan APBD tahun anggaran berjalan.
c. Capaian target kinerja program dan kegiatan yang harus dikurangi dalam perubahan APBD asumsi kebijakan umum anggaran tidak tercapai.
d. Capaian target kinerja program dan kegiatan yang harus ditingkatkan dalam perubahan APBD apabila melampaui asumsi kebijakan umum anggaran.
Selanjutnya, katanya, pasal 155 ayat (5) menyatakan bahwa : Rancangan kebijakan umum perubahan APBD dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan APBD sebagaimana dimaksud pada ayat (4), setelah dibahas selanjutnya disepakati menjadi kebijakan umum perubahan APBD serta prioritas plafon anggaran sementara perubahan APBD.
“Dan, pasal 156 ayat (1) , mengatakan bahwa : kebijakan umum perubahan APBD dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan APBD yang telah disepakati sebagaimana dimaksud dalam pasal 155 ayat (5), masing-masing dituangkan kedalam nota kesepakatan yang ditandatangani bersama antara Kepala Daerah dengan pimpinan DPRD dalam waktu bersamaan,” jelasnya. Paripurna dilanjutkan dengan Penandatanganan nota kesepakatan KUPA APBD dan PPAS perubahan APBD tahun anggaran 2020 Kota Tomohon.
Penandatanganan diawali oleh Wakil ketua DPRD, Erens D. Kereh, AMKL, kemudian Wakil ketua DPRD, Caroll Joram Azarias Senduk, SH, Ketua DPRD, Djemmy Jerry Sundah, SE dan terakhir oleh Wali Kota Jimmy Eman.
Hadir dalam rapat paripurna melalui video converence, juga Sekretaris Daerah H.V. Lolowang, M,Sc dan Kepala BPKPD Tomohon Drs. Gerardus Mog. ( Jerry)
TOMOHON, postkota.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) berusaha terus mengawal bantuan sosial pemerintah pusat sampai di tangan penerima.
Faktanya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyerahkan secara simbolis bantuan sosial beras bagi 4.175 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Kota Tomohon di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tomohon, Senin (14/8) 2020.
“Ini merupakan bantuan pusat sehingga wajib dikawal oleh pemprov,” kata Olly didampingi Sekprov Edwin Silangen dan Wakil Wali Kota (Wawali) Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS).
“Secara umum sudah berjalan baik, diharapkan tentunya bantuan ini bisa membantu mereka para keluarga penerima,” ujarnya.
Sementara itu, Kadis Dinsos Sulut dr Rinny Tamuntuan menjelaskan untuk mekanismenya memang untuk data penerima disusun oleh pemerintah Kabupaten/kota.
“Untuk penyaluran langsung dari kementerian, dengan memanfaatkan pihak ke tiga. Kami hanya tetap melakukan pendampingan dan juga evaluasi,” jelas Tamuntuan.
Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, Wawali SAS menegaskan bahwa bantuan beras ini memang sudah merupakan salah satu program pemerintah pusat.
“Untuk itu kami sebagai pemerintah kota mengapresiasi pemerintah provinsi sebagai perpanjangan tangan pusat. Sebagai wakil wali kota sudah tigas saya untuk mengawasi realisasinya apakah sudah tepat sasaran atau tidak,” ujar SAS.
Terpantau hadir pula pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Tomohon Caroll Senduk, anggota DPRD Tomohon Jhonny Runtuwene dan Noldie Lengkong.
Sebelum penyerahan simbolis, rombongan Gubernur disambut dengan yel-yel dari para pendamping PKH hingga beberapa perwakilan penerima. (Jerry Michael)
TOMOHON, postkota.co.id – Wakil Wali Kota (Wawali) Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) mendampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey menghadiri HUT ke 175 Jemaat GMIM Baitani Matani, Kota Tomohon, Senin sore (14/9) 2020.
Gubernur Olly berharap pelayan khusus bersama seluruh jemaat GMIM Baitani Matani tetap kuat menghadapi situasi negara, bahkan seluruh dunia yang saat ini sedang tertimpa virus pandemi Covid-19. ubernur Olly mengapresiasi sinergitas Pemprov Sulut bersama GMIM yang mampu meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulut termasuk di Kota Tomohon.
Ia mengajak jemaat untuk selalu berdoa agar setiap kegiatan yang dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19 dapat berjalan lancar. Pada kesempatan tersebut Gubernur Olly memberikan bantuan dana sebesar Rp25 juta bagi setiap jemaat di Wilayah Tomohon Satu. Turut dihadiri Sekprov Sulut Edwin Silangen SE MS, Anggota DPRD Sulut Vonny Paat dan Rocky Wowor, Wakil Ketua DPRD Tomohon Caroll Senduk SH, Anggota DPRD Tomohon Noldie Lengkong dan Drs Johny Runtuwene DEA. (Jerry Michael)
TOMOHON, postkota.co.id – Memasuki Tahapan Pemilihan Kepala Daerah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Syerly Adelyn Sompotan (SAS) menyatakan tekadnya, memberikan hasil terbaik untuk kemenangan Olly Dondokambey- Steven Kandouw (ODSK) di Kota Tomohon pada Pilkada Sulut akhir tahun 2020 mendatang.
“Saya berjanji akan menangkan pak Gubernur (OD) di Tomohon,” tandasnya saat memberikan kesaksian pada syukuran HUT-nya ke- 45, Sabtu (5/8/) 2020 malam, di kediamannya di Lokon View (LV).
Ikhtiar itu, kata SAS, bukan karena sikap dendam game online fanta namun lantaran dirinya tahu OD akan menang di Kota Tomohon.
Terkait kehadiran OD, Wakil Walikota Tomohon itu menilainya sebagai hadiah terindah.
“Pak Gubernur datang di HUT saya, itu adalah hadiah yang terindah dalam hidup saya. Dan saya akan berikan hadiah di 9 Desember nanti,” ungkap SAS yang dipercayakan sebagai Ketua Tim Pemenangan Olly-Steven di Kota Tomohon.
Tak hanya Olly Steven, SAS pun menyatakan akan memenangkan Carol Senduk dan Wenny Lumentut (CS-WL) pada Pilwako Tomohon. Ada moment yang sungguh haru terjadi saat SAS menceritakan pengalamannya di dunia politik online game fanta.
“Saya sudah puluhan tahun di Golkar. Pernah jadi pengurus Golkar Manado sampai saya menjadi Wakil Bendahara Provinsi. Sampai saya nyaleg dua kali. Sampai Tuhan mengangkat saya jadi Wakil Wali Kota. Saya mengucapkan terima kasih kepada pak Olly (gubernur) yang sudah menghargai saya meski saya belum berbuat apa-apa buat pak Gubernur. Hanya orang baik dan hebat yang bisa melihat kebaikan orang lain,” kata SAS yang sempat meneteskan air mata ketika mencurahkan isi hati (curhat).
Sementara itu Gubernur OD Mengawali sambutan mengucapkan selamat kepada SAS atas nama pemerintah dan keluarga Dondokambey-Tamuntuan.
“Kiranya selalu ada suka cita,” kata OD. Gubernur berpesan kepada SAS, dalam dunia politik selalu ada harapan.
“Masih banyak harapan. Puji Tuhan karena Tuhan selalu bekerja untuk kita sebagai umat-NYA,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutan, sekali lagi OD menyampaian ucapan selamat bersyukur bagi SAS dan keluarga.
“Kehadiran kita semua di sini tentunya dalam rangka memberikan support dan doa bagi keluarga Purba-Sompotan,” pungkasnya.
Di akhir acara SAS memasang lilin angka 45 didampingi Suami tercinta Ir Terkelin Purba SH MM.
Turut Hadir Sekdakot Tomohon Harold Lolowang, mantan Bupati Minahasa Stefanus Vreeke Runtu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tomohon Caroll Senduk (CS), Ketua Fraksi Nyour Melambai DPRD Sulut Wenny Lumentut (WL), Kapolres Tomohon, Dandim 1302 Minahasa, sahabat, kerabat dan keluarga. Tak lupa ribuan pendukung dari semua komunitas SAS dan para pendukung CS-WL. (admin)
Masa Menilai DPP Partai Golkar Tidak Perhatikan Hasil Survey
TOMOHON, postkota.co.id – Keputusan Dewan Pimpinn Pusat (DPP) yang menyatakan Jilly Gabriella Eman, dan review game online Virgie Baker, (JGE-VB) sebagai usungan Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota usungan Partai Golkar pada Pilkada 2020 untuk Kota Tomohon, mendapat penolakan.
Pasalnya, masa yang mengklaim diri sebagai pendukung balon Wali Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS), turun ke jalan dan menolak keputusan partai beringin besutan Airlangga Hartarto ini.
Bukan hanya itu, masa tersebut juga menandatangani petisi online game terbaik menolak Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan DPP Partai Golkar Pusat pada Rabu (26/08-2020).
Kordinator aksi, Raffi Tuda Rengkung saat di tengah kumpulan massa menjelaskan, hal ini merupakan aksi keprihatinansekaligus aksi tegas untuk menolak SK yang dikeluarkan pihak DPP Partai Golk Golkar.
“SK yang dikeluarkan pihak DPP Golkar kami anggap sangat tidak merespon dan tidak mengacu dengan hasil survei riil. Kami selaku kader dan simpatisan partai Golkar sangat kecewa, karena SAS adalah kader yang benar-benar diinginkan masyarakat, kader dan simpatisan partai,” tegasnya.
Massa aksi mengklaim bahwa SAS unggul dalam survei oleh sejumlah lembaga survei sebagai Cawali Tomohon di banding dengan dua balon lainnya, JGE dan Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP (MJLW).
“Sebagai pendukung riil, tentu kami tak terima jika kader potensial kami seperti Ibu SAS dibuat seperti ini,” tandasnya.
“Kami inginkan keadilan dan fakta yang sebenarnya, karena SAS merupakan calon pemimpin dari Golkar yang benar-benar diinginkan masyarakat,” sambungnya.
Aksi massa pendukung SAS berawal di rumah Keluarga Purba-Sompotan, Kelurahan Kolongan pada sekira pukul 15.00 Wita, kemudian berlanjut di Home Stay Kelurahan Uluindano, Kecamatan Tomohon Selatan, lokasi pelaksanaan Musda Partai Golkar Kota Tomohon.
Sampai pukul 18.00 Wita, para pendemo masih banyak yang bertahan menenteng berbagai baliho penolakan sambil berorasi.
“Kami mau bertemu langsung dengan Ketua DPD Partai Golkar Sulut Ibu Tetty Paruntu untuk meminta klarifikasi,” ujar Raffi. (Jerry Uno)
TOMOHON, postkota.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rekyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon Djemmy J. Sundah, SE memimpin Rapat Paripurna mendengarkan Pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rangka Hari Ulangt Tahun (Hut) kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Jumat (14/8) 2020.
DPRD Kota Tomohon
Pidato kenegaraan Presiden Jokowi tersebut disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.
Dalam memimpin sidang paripurna di Ruang Paripurna DPRD Kota Tomohon mulai pukul 10.00 Wita tersebut, Djemmy Sundah didampingi Wakil Ketua Caroll JA Senduk, SH dan Wakil Ketua Erens D. Kereh, AMKL bersama Sekretaris DPRD Fransiskus .F Lantang, SSTP.
Pada kesempatan itu, Ketua DPRD mengatakan bahwa moment peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 ini, diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi segenap warga negara untuk semakin meningkatkan rasa cinta kepada bangsa dan tanah air, dan untuk lebih meningkatkan daya juang dalam membangun bangsa dan negara serta semakin giat memperjuangkan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
“Jika kita mengenang kembali perjuangan para pahlawan di tahun 1945, maka terlintas jelas di benak kita semangat para pahlawan yang bagaikan api yang tak kunjung padam begitu menyatu dengan hati dan jiwa para pejuang,” paparnya.
Menurutnya, jiwa dan semangat 45 adalah jiwa dan semangat kebersamaan. Jiwa yang mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
“Untuk itu pula, maka kita wajib meningkatkan rasa solidaritas berbangsa dan bernegara dan menumbuhkan terus semangat kebersamaan dalam mewujudkan cita-cita perjuangan kemerdekaan,” paparnya.
Usai mendengarkan Pidato Presiden Jokowi, Ketua DPRD Djemmy Sundah mengucapkan terima kasih kepada para hadirin yang telah hadir dalam paripurna ini.
Sidang paripurna berlanjut pada pukul 15.00 wita dengan mendengarkan Pidato Presiden Jokowi dalam rangka penyampaian pengantar/keterangan pemerintah Atas RUU Tentang APBN Tahun Anggaran 2021 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya.
Seperti sebelumnya Djemmy Sundah juga didampingi Wakil Ketua Caroll J.A Senduk, SH dan Wakil Ketua Erens D. Kereh, AMKL bersama Sekretaris DPRD Fransiskus F Lantang, SSTP.
Ia menjelaskan, pidato kenegaraan Presiden Jokowi kali ini merupakan salah satu dari serangkaian acara yang akan dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-75 ini.
Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi memaparkan Rencana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun anggaran 2021.
Menurutnya, RAPBN 2021, disusun di atas fondasi yang telah dicapai dan perkembangan faktual dari tahun anggaran sebelumnya.
Penyusunan RUU APBN merupakan wujud konkrit dari kerja bersama antara Pemerintah , DPR, dan DPD dimana pada proses pembicaraan pendahuluan dengan DPR dan DPD, pemerintah telah mendapatkan masukan-masukan yang konstruktif dari DPR. Dengan masukan-masukan itu, pemerintah dapat menyusun RUU APBN dan dapat disampaikan dalam sidang paripurna.
Hadir dalam rapat paripurna tersebut Wali Kota Jimmy F. Eman, SE.Ak,CA, para anggota DPRD Tomohon, Kapolres Tomohon AKBP Bambang Azhari Gatot SIK MH, Kajari Tomohon Immanuel Richendry Hot SH MH, mewakili Dandim 1302 Minahasa Kasdim 1302/Minahasa Mayor (Inf) Feky Welang, dan Sekretaris Daerah Ir. H.V. Lolowang, MSc serta jajaran Pemerintah akota Tomohon. (Advetorial)