GUBERNUR OD DAN WALIKOTA ANDREI ANGOUW DAMPINGI PRESIDEN JOKOWI KUNJUNGI PASAR MANADO

Inst;Presiden Jokowi kunjungi Pasar tradisional pinasungkulan

 

MANADO, Postkota.net – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memulai kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tepatnya di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kamis (19/1/2023).Jokowi sapaan akrabnya mengawali kunjungannya di Pasar Pinasungkulan, Karombasan, Kota Manado didampingi Gubernur Olly Dondokambey, Wali Kota Manado Andrei Angouw, Sekretaris Kota Manado Micler Lakat, Dirut PD Pasar Manado Lucky Senduk serta sejumlah pejabat lainnya.

Presiden yang tampil tanpa masker disambut antusias para pedagang di salah satu pasar terbesar di Kota Manado tersebut. Apalagi, Presiden pada kesempatan tersebut selain membuka ruang diskusi dengan para pedagang juga memberikan hadiah berupa kaos dan bantuan sosial berupa uang tunai.

Seusai dari situ, Jokowi bertolak ke Minut untuk meresmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan. Sebelum ke situ Jokowi singgah di Pasar Airmadidi yang juga berlokasi di Minut

“Hari ini, Bendungan Kuwil Kawangkoan telah selesai dibangun dan saya resmikan. Selain mengurangi banjir (di Manado), bendungan dengan luas genangan 157 hektare ini bisa juga digunakan untuk pembangkit listrik, pertanian dan sebagai destinasi wisata,”ungkap Jokowi.

Usai meresmikan Bendungan Kuwil, Presiden Jokowi meninjau pembangunan infrastruktur pariwisata di Likupang, Minut. Likupang diketahui masuk 5 destinasi wisata super prioritas yang telah ditetapkan pemerintah.

Dari Minut, Jokowi menutup kunjungan kerja hari pertamanya di Sulut dengan menyambangi salah satu Manado Town Square. Lagi-lagi, Jokowi disambut antusias masyarakat yang sekadar ingin melihat presidennya atau bahkan berswafoto.

Sekadar diketahui, dari informasi yang diterima, pada Jumat (20/1) besok, Jokowi akan melanjutkan kunjungan kerjanya dengan mendatangi Taman Laut Bunaken, Pasar Bersehati dan meresmikan Malalayang Beach Walk sebelum kembali ke Jakarta. (Tim Red)

Sekda Frits Muntu Wakili ROR-RD, Buka Seleksi JPTP Sekda Minahasa

MANADO – postkota.net- Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, MSi diwakili Sekertaris Daerah Frits R. Muntu, S.Sos membuka dengan resmi pelaksanaan Seleksi Terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tahun 2023 pada Selasa, 17 Januari 2023 bertempat di Hotel Quality Manado.

Seleksi Terbuka yang berlangsung sejak 12Januari 2023 dengan tahapan Pengumuman Seleksi Berkas dilanjutkan dengan Test Assement pada 13 Januari 2023 lalu, telah melibatkan peserta Seleksi, masing-masing :

1. Dr. Lynda Deisye Watania, MM, MSi, Kepala Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan KB Provinsi Sulawesi Utara,
2. Drs. Riviva W, Maringka, MSi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Minahasa,
3. Dr. Christian Vicky H.S. Tanor, SPi, MSi, Asisten Bidang  Administrasi dan Umum Sekda Minahasa,
4. Agustivo Tumundo, SE, MSi, Staf Ahli Bupati Minahasa Bidang Kemasyarakatan dan SDM,
5. Drs. Melky L. Rumate, MSi, Kepala Dinas Pemandam Kebakaran Kabupaten Minahasa,
6. Dra. Riany S. Suwarno, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Minahasa, dan
7. Alexander W. Mamesah, SSTP, MSi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Minahasa.

Dalam sambutannya, Sekda Frits Muntu mengatasnamakan Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, MSi dan Wakil Bupati Dr (HC) Robby Dondokambey, SSi, MAP memberikan apresiasi bagi Panitia Seleksi yang telah menggelar Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekdakab Minahasa ini, dan menyampaikan selamat kepada ke-Tujuh pejabat peserta seleksi yang sudah berhasil mengikuti beberapa tahapan yang lalu, dan saat ini masuk dalam tahapan Test Penulisan Makalah.

Sekda Frits Muntu mengharapkan,”  agar ke-Tujuh peserta yang terdiri dari satu Pejabat dari Pemprov Sulut dan enak Pejabat dari Pemkab Minahasa ini dapat mengikuti tahapan Test yang sisa dengan baik, yang selanjutnya hasil dari Seleksi ini akan menggantikan dirinya yang akan memasuki masa Purna Bakti pada 1 Maret 2023 mendatang,” Kata Frits Muntu.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa Drs. Moudy L. Pangerapan, MAP mengatakan bahwa setelah Test Makalah ini, akan dilanjutkan dengan Test Wawancara pada Rabu, 18 Januari 2023 besok, yang selanjutnya akan lakukan Pengumuman hasil Seleksi pada Kamis, 19 Januari 2023 nanti.

Turut hadir dalam Pembukaan Seleksi Terbuka ini diantaranya Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulut Clay J.H. Dondokambey, SSTP, MAP, Ketua Panitia Seleksi Dr. Bode Lumanauw, SE, MM, Anggota Pansel lainnya masing-masing Dr. Sihar Wilford Siagian, MA, Dr. Wempie Kumendong, SH, MH, Drs. Philip M. Regar, MS dan Kabid Pengembangan SDM Albert Ombeng, SSos.(Udin)

DPD SPRI Sulut Tatap Muka Pengurus Cabang Bahas Pelaksaan SKW dan Pelantikan

Manado, – postkota.net- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) gelar pertemuan tatap muka bersama Pengurus Cabang yang telah terbentuk. Selasa (27/12/2022).

Pertemuan ini sekaligus rapat internal dalam rangka membahas pelaksanaan kegiatan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) yang tertunda pada Desember tahun ini, dan akan laksanakan pada Januari nanti.

Pertemuan berlangsung di Kantor Sekretariat DPD SPRI Sulut, tepatnya di kediaman Ketua SPRI Sulut, Veldy Reynold Umbas, yang beralamat di Perum PDK No. 73, Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado. Dan dihadiri para pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SPRI Kabupaten dan Kota diantaranya adalah, Kabupaten Minasaha, Kota Manado, Kota Tomohon, dan Kota Bitung.

Pertemuan tersebut sengaja dijadwalkan saat Natal sekaligus saling silaturahmi antara pengurus DPC SPRI yang baru terbentuk dengan DPD SPRI Sulut.

“Pertemuan ini memang sengaja kami buat saat Natal, biar pengurus SPRI Sulut bisa saling silaturahmi dengan DPC SPRI. Setelah pertemuan perdana ini diharapkan kita sudah membuat program jangka pendek dan jangka panjang yang dapat membantu pemerintah Sulut dalam memberikan informasi yang seluas luasnya kepada masyarakat,” terang Veldy Umbas yang juga sebagai Owner Media Sulut Hebat.

Dalam pertemuan rapat ini juga telah diagendakan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada Pengurus DPC SPRI Kabupaten dan Kota. Untuk Kabupaten Minahasa telah sah menerimah SK dengan Nomor : 008/A/SK/DPD-SPRI/XII/2022, Kota Tomohon SK dengan Nomor : 010/A/SK/DPD-SPRI/XII/2022, Kota Manado SK Nomor : 009/A/SK/DPD-SPRI/XII/2022, dan Kota Bitung SK Nomor : 007/A/SK/DPD-SPRI/XII/2022.

Pengurus DPC SPRI Kabupaten dan Kota yang baru saja menerimah SK di antaranya, Ketua DPC SPRI Kabupaten Minahasa, Jefry Uno, SH, Ketua DPC SPRI Kota Manado, Tevri Ngantung, SE, Ketua DPC SPRI Kota Tomohon, Jery Uno, dan Ketua DPC SPRI Kota Bitung Octavianus Barauntu S.Pd.K.

Selain agenda rapat pembentukan pengurus DPC SPRI di satu Kabupaten dan tiga Kota yang ada di Sulut. Hal yang terpenting adalah membahas tahapan pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) pada bulan Januari tahun 2023 nanti.

”Pelaksanaan Pelantikan pengurus rencananya akan dilaksanakan secara serentak, dan akan dihadiri Gubernur serta Forkopimda Sulut sebagai undangan dalam pelaksanaan pelantikan nanti. Untuk mekanisme SKW sendiri yang paling utama itu kita harus mempersiapkan portofolio sebagai syarat pendaftaran,” ujar Veldy.

Kegiatan turut dihadiri Plt. Sekertaris SPRI Sulut Zulkifli Liputo, Wakil Ketua SPRI Sulut Decky Geruh, bersama beberapa pengurus SPRI Kabupaten dan Kota lainnya. (Red)

Kaban Kesbangpol Sulut Imbau Warga Sulut Jangan Mudah Terprovokasi

Sulut, – postkota.net- Adanya video viral te
pelarangan ibadah kepada jemaat Gereja Advent di Desa Buyat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mendapat respons dari Pemprov Sulawesi Utara (Sulut).

Atas nama Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (ODSK), Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi, Fery Jones Sangian bergerak cepat dan langsung menggandeng instansi terkait.

Fery Sangian menegaskan proses penyelesaian sudah dilakukan dan berjalan sesuai harapan.
“Tadi sudah rapat dengan perwakilan Polda, FKUB dan BIN. Kita rembuk dan sudah sepakat menyelesaikan persoalan ini dengan tuntas,” kata Sangian, Selasa (27/12).

Karena itu, Fery kembali mengimbau masyarakat tidak mudah terpancing dan mempercayakan sepenuhnya kepada pemerintah untuk menuntaskan masalah ini.

“Warga Sulut cinta damai. Jangan mudah terprovokasi. Marilah kita sama-sama menjaga kedamaian di Bumi Nyiur Melambai tercinta ini,” imbuh Sangian.(Red)

Ormas Adat Minahasa Apresiasi Kapolda Sulut , Pada Prosesi asesmen ke 34 WNI di Kamboja

MANADO, postkota.net-  Sebanyak 34 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di negara Kamboja, menjalani asesmen di markas kepolisian setempat.

Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kegiatan asesmen dilakukan oleh Interpol Indonesia (Divhubinter Polri), Polda Sulut dan KBRI di Kamboja.

“Kegiatan asesmen dilakukan oleh Ses NCB Interpol Indonesia (Divhubinter Polri) Brigjen Pol Amur Chandra, Atase Kepolisian di Thailand Kombes Pol Endon Nurcahyo, Atase Pertahanan di Kamboja Kolonel CPM Mochamad Rizal, Staf KBRI di Kamboja, dan Dir Reskrimum Polda Sulut Kombes Pol Gani Siahaan serta anggota,” katanya, Kamis (15/12/2022) siang, di Mapolda Sulut.

Saat ini sedang dilakukan asesmen oleh pihak kepolisian Kamboja terhadap 34 WNI, di markas kepolisian Kamboja yang berada di Phnom Penh.

“Setelah asesmen oleh pihak kepolisian Kamboja, mereka akan dibawa ke KBRI di Kamboja, dan selanjutnya akan difasilitasi hingga kembali ke Indonesia. Saat ini Dir Reskrimum Polda Sulut Kombes Pol Gani Siahaan juga sedang melakukan asesmen, untuk mengetahui bagaimana proses mereka (ke 34 WNI) sampai di Kamboja dan kegiatan mereka selama di Kamboja,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, beberapa waktu yang lalu Divhubinter Polri beserta Dir Reskrimum Polda Sulut dan anggota telah dikirimkan ke Kamboja untuk mengetahui riwayat perjalanan WNI berkaitan informasi adanya 34 WNI yang saat ini berada di markas kepolisian Kamboja.

“Kronologisnya sehingga mereka berada di markas kepolisian Kamboja yaitu, pada awalnya para WNI ini direkrut oleh satu orang warga negara Malaysia dan diiming-imingi atau dijanjikan akan dipekerjakan dengan gaji tinggi. Namun setelah bekerja selama beberapa bulan, ternyata mereka mendapat gaji yang tidak sesuai dengan iming-iming atau tawaran pada saat mereka akan dipekerjakan,” ujarnya, di depan sejumlah awak media.

Karena tidak sesuai dengan gaji yang dijanjikan oleh perekrut, mereka kemudian meminta untuk berhenti bekerja dari pihak pengelola namun tidak diperkenankan. Kemudian mereka hanya ditempatkan di ruangan atau rumah milik pengelola.

“Kemungkinan besar mereka tidak diizinkan (untuk berhenti bekerja) karena biaya yang cukup besar pada saat mendatangkan beberapa WNI ini. Kemudian mereka berusaha untuk menghubungi pihak KBRI di Kamboja, sehingga pihak KBRI berkoordinasi dengan pihak kepolisian Kamboja yang ada di Phnom Penh,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Selanjutnya, pihak KBRI di Kamboja bersama kepolisian Kamboja, Atase Kepolisian di Thailand, dan Atase Pertahanan di Kamboja membebaskan mereka dari tempat bekerja yaitu di Poipet, Kamboja, yang berjarak sekitar 7-8 jam dari Phnom Penh (ibu Kota Kamboja).

“Setelah dikeluarkan dari Poipet, mereka dibawa ke markas kepolisian Kamboja di Phnom Penh. Dan saat ini kondisi ke 34 WNI tersebut dalam keadaan baik dan sehat,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menepis isu terkait adanya penganiayaan secara fisik terhadap para WNI tersebut.

“Berdasarkan hasil sementara yang kita dapatkan dari Dir Reskrimum Polda Sulut Kombes Pol Gani Siahaan bahwa, menurut keterangan beberapa WNI, mereka tidak mendapatkan penganiayaan secara fisik. Namun menurut mereka memang terjadi intimidasi ataupun ditakut-takuti akan dilakukan kekerasan atau lain sebagainya namun tidak mendapatkan penganiayaan secara fisik,” jelasnya.

Lebih lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, para WNI tersebut dipekerjakan di Poipet, sebagai scammer.

“Scammer dalam arti, mereka bekerja untuk melakukan penipuan secara online kepada WNI lainnya, yang ada di Indonesia tentunya. Nah, ini pekerjaan mereka, sehingga mungkin ini juga menjadi ralat kami. Dimana sebelumnya kami sudah menyampaikan bahwa, mereka dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga ataupun di tempat hiburan. Namun sebenarnya mereka dipekerjakan sebagai scammer atau melakukan penipuan secara online,” terangnya.

Menurut Kombes Pol Jules Abraham Abast sesuai informasi awal, diduga para WNI tersebut masuk ke Kamboja dengan berbagai fasilitas dan berbagai cara.

“Ada mungkin yang dengan jalur legal, namun banyak juga yang ilegal seolah-olah wisatawan atau turis. Yang jelas mereka masuk ke Kamboja untuk bekerja sebagai scammer dan awalnya mereka tertarik karena diiming-imingi atau dijanjikan dengan gaji yang cukup tinggi,” katanya.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, 34 WNI tersebut seluruhnya bukan warga Sulut.

“Info sementara dari hasil pemeriksaan, 34 WNI tersebut terdiri dari 33 warga Sulut dan 1 warga Palembang. Dan menurut mereka, masih banyak WNI khususnya dari Sulut yang masih berada di Poipet. Saat ini WNI tersebut belum berada di Phnom Penh, baik di markas kepolisian Kamboja maupun di KBRI Kamboja,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Ormas Adat Laskar Manguni Indonesia (LMI) Melalui Ketua DPD  Kabupaten Minahasa Noldi Lila memberikan Apresiasi langkah yang di tempuh Kapolda Sulut Irjen.Pol Setyo Budiyanto,  pada Asesmen ke 33 Warga Tanah Toar Lumimuut yang menjadi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang.

,” Selaku warga Sulawesi Utara Kami LMI mendukung sepenuhnya serta memberikan Apresiasi kepada Bapak Kapolda yang telah memberi Atensi serius pada penanganan TPPO terhadap 33 Warga Tanah Toar Lumimuut di Negara Kamboja,” Kata Noldi.

Dihubungi via cellulernya di 08524031… Noldi lila juga berharap agar Pemerintah Daerah Sulawesi Utara lebih memberi pengawasan yang extra ketat terhadap Perusahaan Pengelola jasa Tenaga Kerja Indonesia yang ada di Sulut agar hal demikian tidak terulang lagi. (Udin)

Ketua GM FKPPI Sulawesi Utara Victor Mailangkay : TNI Kebanggaan Indonesia

Sulut, Postkota.net – Kodam 13 Merdeka menggelar upacara dalam rangka memperingati Hut TNI yang 77 di Lapangan serbaguna Makodam Jalan 14 Februari Teling Atas Manado, Rabu (5/10/2022).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Hut TNI di Makodam 13 Merdeka adalah Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey,SE , dan dalam kesempatan ini Gubernur membacakan amanat dari Panglima TNI Jendral Andika Perkasa.

Ketua Pengurus Daerah GM FKPPI DR.J.Victor Mailangkay, SH,MH yang juga adalah Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara lewat pesan WhatsApp kepada awak media mengucapkan “Dirgahayu TNI ke-77 Semoga TNI semakin kuat dan selalu jadi kebanggaan rakyat Indonesia “.

Survey dari lembaga-lembaga independent bahwa TNI mendapat kepercayaan dengan nilai tertinggi dari masyarakat, untuk itu dihimbau kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI selalu menjaga kepercayaan masyarakat dengan bertindak serta berucap berdasarkan tugas pokok TNI.

Gubernur Olly dalam wawancara dengan para kru media menuturkan mudah-mudahan keadaan Sulawesi Utara aman dan tentram sehingga TNI akan tetap terus bersama rakyat, sinergitas Pemprov Sulut dan TNI akan tetap terus terbina ,dari segi keamanan dan ekonomi terus bergerak, kehadiran Kodam XIII Merdeka sangat di dukung Pemprov dan masyarakat Sulawesi Utara

Disisi lain Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Alfret Denny Tuejeh mengungkapkan bahwa refleksi Hut TNI tahun ini sesuai dengan tema “TNI Adalah Kita”, kita sedang menghadapi situasi masalah yang cukup besar karena Covid 19 sampai pemulihan ekonomi hingga kita sedang mengalami inflasi, di lain hal Pangdam memberikan apresiasi kepada Gubernur Olly Dondokambey karena sangat peduli terhadap kebutuhan rakyat Sulawesi Utara.

Di lain hal Sekretaris PD GM-FKPPI Sulut Bung Dolvi Makawena saat diminta tanggapan tentang Hut TNI mengatakan ” Kami khususnya GM-FKPPI Sulut memberikan apresiasi kepada Pangdam XIII Merdeka Mayor Jendral TNI Alfred Denny Djoike Tuejeh dan panitia penyelenggara atas kinerja yang luar biasa hingga kegiatan ini dapat terselenggara, sebagai keluarga besar TNI kami GM-FKPPI berharap supaya sinergitas TNI untuk Bangsa ini semakin dirasakan setiap element masyarakat bahwa benar TNI hadir untuk kepentingan Bangsa dan Negara karena TNI telah membuktikan bahwa rakyat Indonesia merasakan kerja nyata para prajurit TNI selalu berada di Garda Terdepan bangsa, untuk itu atas nama pimpinan dan anggota GM-FKPPI Sulut mengucapkan Dirgahayu TNI ke-77 Kartika Eka Paksi, Jalasveva Jayamahe, Swa Bhuana Paksa “.

Lanjut Makawena mengatakan GM-FKPPI adalah bagian dari keluarga besar TNI dan sesuai slogan tahun ini “TNI Adalah Kita”, maka harapan kami TNI tetap solid dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kami tetap selalu bersama sesuai visi dan misi GM- FKPPI sangat jelas ” Solid Kuat Militan “.

Untuk itu karena ini adalah momentum yang sangat baik maka GM-FKPPI XXII Sulut menghadirkan 1 Pleton dalam upacara Hut TNI dan ini adalah bentuk kerjasama loyalitas anggota, kehadiran dari personil GM-FKPPI karena adanya koordinasi dari Dansatgas Boy Wagey bersama DanProv Jemel Supit, WadanProv Fiky Sorongan, sebelumnya ada ziarah di TMP dan GM-FKPPI turut hadir juga, tutup Makawena

Hadir dalam giat Hut TNI di Makodam 13 Merdeka Danrem 131/Stg, DanLantamal VIII, Danlanudsri Manado, Kapolda Sulut , GM-FKPPI XXII Sulut dan Anggota.

Bapemperda DPRD Jatim Diterima CNR

Postkota.co.id– Ketua Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sulawesi Utara Careig.N.Runtu, menerima kunjungan kerja dari Bapemperda DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), di ruang rapat serba guna DPRD Sulut, Selasa (19/7/2022).

Dr.Ir.Daniel Rohi ,M. Eng. Sc. Jpm, Memimpin Rombongan DPRD Jatim, melakukan kunjungan kerja Bapemperda Provinsi Jatim di Sulut. Daniel Rohi menjelaskan maksud dan tujuan dari Bapemperda Jatim mengunjungi Sulut, Kami dari DPRD Provinsi Jawa Timur khususnya Bapemperda datang berkunjung dalam rangka mendapatkan informasi dan masukan terkait Bapemperda kerjasama antar daerah yang akan kami buat.

Sementara itu CNR saat ditemui awak media pada saat selesai rapat dengan Bapemperda Jatim, mengatakan kunjungan tersebut merupakan kunjungan kerjasama antar daerah. Kedatangan teman-teman dari DPRD Jatim khususnya Bapemperda Jatim adalah ingin melihat seperti apa, apakah ranperda ini sudah diberlakukan atau belum. Tetapi khusus Sulut ranperda terkait dengan kerjasama antar daerah baru sebatas peraturan kepala daerah dan belum sampai pada tahapan peraturan daerah,” tutur CNR

Contoh kerjasama antara Sulawesi Utara, Maluku, Papua dan Sulawesi Tengah, di perairan atau kelautan. Salah satu contoh dari Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang dibuat belum sampai pada Perda adalah bagaimana untuk meminimalisir para pencuri-pencuri ikan yang ada di laut Sulawesi maupun di tempat-tempat lain, CNR, berharap  dengan tingkat kebutuhan yang lebih meningkat, dari peraturan kepala daerah ke depan ini bisa ditingkatkan menjadi peraturan daerah untuk kesejahteraan rakyat.

Adapun rapat kunjungan kerja ini Careig N. Runtu, SIP, didampingi anggota Yusra Alhabsyi dan dihadiri oleh sekretaris DPRD Sulut, Glady Kawatu, SH, MSi.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.