Uskup dan CSWL Tanam Kopi Arabika

Tomohon, Postkota.co.id – Wali kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH bersama Wakil Wali Kota Wenny Lumentut melakukan Penanaman Perdana Kopi Arabika Mahawu dengan metode Agroforestry untuk pengembangan Pariwisata.

Penanaman bibit kopi arabika tersebut dilaksanakan di Tanah misi Keuskupan Manado jalan Keuskupan, Kamis (8/4/21).

Saat itu Walikota Tomohon mengatas namakan pemerintah Kota Tomohon menyambut baik dan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada segenap stakeholder terutama kepada redo coffe yang secara aktif dan partisipatif menopang dan mendukung program – program Pemerintah Kota Tomohon dalam misi peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor dan menjadikan Tomohon sebagai kota wisata dunia.

“Hal ini tentunya telah menjadi komitmen kami selaku pemerintah untuk terus berupaya mengembangkan berbagai metode dan cara yang tepat membangun Kota Tomohon dengan melibatkan para stakeholder dan seluruh komponen masyarakat yang ada, dengan demikian ini akan berimplikasi pada penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Tomohon,” ucap Wali Kota.

Diketahui, pelaksanaan padat karya produktif melalui penanaman perdana kopi arabika mahawu dengan metode agroforestry untuk pengembangan pariwisata sangat tepat dan penting karena bertujuan untuk menyediakan lapangan pekerjaan produktif dan berkelanjutan bagi para pengangguran dan setengah pengangguran, sehingga melalui penyediaan lapangan pekerjaan yang produktif ini memberi dampak positif dalam rangka memberdayakan ekonomi masyarakat ketingkat yang lebih sejahtera serta mendukung misi menjadikan Tomohon sebagai kota wisata dunia.

Untuk itu, Wali Kota mengajak para petani dan pengusaha kopi, untuk menyadari dimana Kota Kota tomohon merupakan Kota yang memiliki dimensi pertan8an dan pariwisata yang baik bagus.

“Saya mengajak kita semua lebih khusus petani dan pengusaha kopi, untuk menyadari ciri khas Kota Tomohon sebagai kota yang memiliki dimensi pertanian dan kepariwisatannya yang menonjol dan sangat potensial, dimana sekitar 70 % sumber pendapatan masyarakatnya berasal dari sektor pertanian,” ajaknya.

Selanjutnya juga Wali Kota menjelaskan, hal ini membuktikan bahwa pengembangan perekonomian kota kedepan tetap berada ditangan masyarakat itu sendiri, melalui dukungan agroekosistem dan potensi lahan yang baik maka salah satu potensi pertanian yang dapat dikembangkan oleh masyarakat Kota Tomohon adalah tanaman kopi, yang memiliki keterkaitan lintas sektor dan membangkitkan multiplier effect yang signifikan bagi tumbuhnya mata rantai usaha, menciptakan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, pelestarian lingkungan hidup dan kepariwisataan.

Dikesempatan itu Wakil Wali kota Wenny Lumentut sapaan akrap WL menambahkan, pemerintah Kota Tomohon sangat mensupport program di bidang pariwisata dan pertanian.

“Saya menantang pengelola dengan memberi reward apabila benar lahan umat ini ditanami 12 ribu pohon kopi. Saya akan datang lihat langsung tanggal 8 April 2022 dan jangan lupa saat sudah menghasilkan, harus diberi nama Kopi Mahawu. “Jangan lagi tanam di Tomohon, tapi brand-nya bukan Tomohon. Ingat itu,” kata WL.

Keduanya sebagai pemimpin Kota Tomohon mengharapkan agar adanya dukungan dari pemerintah bahkan kepada pengelola agar memaksimalkan pengelolaan melalui para petani.

“Harapan kami selaku pemerintah, kiranya perhatian dan dukungan yang diberikan baik dari pihak pemerintah maupun pengusaha dapat dikelola dengan baik dan maksimal oleh para petani, sehingga dapat memberikan
manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan para petani maupun kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon,” lanjut WL.

Mengakhiri sambutannya Wawali WL mengutip sebuah pantun “Jika anda kelelahan. Dan bimbang mengambil keputusan. Jangan dulu melangkah. Minumlah dulu secangkir kopi, baru buat keputusan,” tutup WL.

Dalam kesempatan itu pula, Uskup Keuskupan Manado Yang Mulia Mgr. Benedictus E.R. Untu, MSC dalam sambutannya mengatakan,
Kiranya lahan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh umat sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian umat di paroki ini, tanah misi seluas 12 hektar ini merupakan aset Keuskupan Manado sudah sejak tahun 1929.

Hadir mewakili Gubernur, Kadis Kehutanan Daerah Provinsi Sulut Rainer Dondokambey, S.Hut, Kadis Pertanian dan Perikanan Daerah Kota Tomohon Steven Waworuntu, SSTP, Marie Pusung Kasie Dinas Lingkungan Hidup Kota Tomohon mewakili Kadis, Pastores, Umat Katolik Stasi Rurukan Paroki Roh Kudus Tomohon, serta Founder Redo Coffe Ril Ogi.
(michje)

KAPOLRI DIDAMPINGI GUBERNUR IKUTI MISA KAMIS PUTIH DI GEREJA KATOLIK KATEDRAL MANADO

Manado,Postkota.co.id – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara dalam rangka memantau kesiapan pengamanan jelang perayaan Jumat Agung dan Hari Raya Paskah di Kota Manado, Kamis (1/4/2021).

Didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Kapolri meninjau pengamanan di Gereja Katolik Katedral Manado termasuk juga di dalamnya penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam kesempatan itu juga Kapolri dan Gubernur menyempatkan diri mengikuti perayaan Misa Kamis Putih bersama dengan umat Katolik Manado.

Usai mengikuti perayaan misa Kapolri menjelaskan bahwa pihak keamanan memastikan perayaan Tri Hari Suci bagi umat Kristen dapat berjalan dengan baik.

“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan perayaan mulai dari misa Kamis Putih, Jumat Agung, dan Minggu Paskah berjalan dengan baik,” katanya.

Lanjut Kapolri bahwa umat Kristen yang akan merayakan Paskah nanti untuk tidak khawatir terkait perayaan peribadatan apalagi terganggu dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya.

“Dan ini juga saya yakinkan kepada seluruh masyarakat khususnya umat Nasrani, tidak usah terganggu dengan peristiwa yang terjadi, peristiwa bom Makassar akan kita ungkap sampai tuntas,” bebernya.

Masih ditempat yang sama, Gubernur Olly menjelaskan bahwa kedatangan Kapolri Sigit Prabowo ke Sulut merupakan bukti nyata kepedulian aparat keamanan bagi masyarakat Sulut yang hendak menjalankan peribadatan Paskah nanti.

“Komitmen aparat keamanan TNI/Polri begitu cinta dengan rakyat Sulut sehingga mereka melihat langsung perayaan keagamaan kamis putih bersama dengan perayaan jumat agung,” ucap Olly.

Pada kesempatan itu juga Olly mengingatkan kepada semua umat Kristen yang akan datang beribadah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Tentunya kita menjaga jarak, kita menggunakan masker dan tentunya kita tidak lupa juga untuk melakukan penyuntikan vaksin agar masyarakat sulut terlepas dari pandemi covid,” tutupnya.

Seusai dari Gereja Katedral, Kapolri dan Gubernur melanjutkan pemantauan serupa di Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Jemaat Paulus.

Turut hadir dalam melakukan pemantauan Pejabat Utama Mabes TNI dan Mabes Polri, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang dan para tokoh agama.

Sebelumnya, Kapolri didampingi sejumlah pejabat Mabes Polri, tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, Kamis sore sekitar pukul 15.30 Wita, dijemput Forkopimda Sulut, antara lain Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang.
(Rol-michje)

MANTAPKAN MUSREMBANG, JEMMY RINGKUANGAN MINTA PERAN AKTIF TOKOH MASYARAKAT, DELEGASI SETIAP KECAMATAN.

Tomohon, Postkota.co.id – Pejabat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan AP, MSi hadiri kegiatan dalam Focus Group Discussion pra Musrenbang untuk penyusunan RKPD kota Tomohon tahun 2022, bertempat di Ruang Rapat lantai III mall pelayanan publik, Senin (29/3/21).

Dalam kegiatan ini, Ringkuangan membacakan sambutan Wali Kota Tomohon, yang mengatakan, rakor Perencanaan Pembangunan Pra Musrenbang RKPD Kota Tomohon tahun 2022 dalam format Focus Group Discussion yang kita laksanakan saat ini, merupakan forum pemantapan persiapan pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat kota, untuk sinergitas program dan kegiatan pembangunan di Kota Tomohon.

Sehingga diharapkan dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang akan disusun dapat menjamin tercapainya keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) yang terdiri dari kebijakan umum APBD (KUA), prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) serta rencana kerja anggaran (RKA) perangkat daerah.

” Saya berharap rencana program dan kegiatan yang akan termuat dalam dokumen RKPD nantinya harus bersinergi dengan tema, sasaran prioritas, rencana program aksi pembangunan yang disepakati, serta memperhatikan berbagai pokok-pokok pikiran dari para pemangku kepentingan, begitu juga pokok-pokok pikiran DPRD “, ucap Ringkuangan.

Sekot menambahkan, dalam rangka menuntaskan berbagai persoalan yang berkembang ditengah masyarakat, Perangkat Daerah terkait diharapkan dapat mengakomodir usulan masyarakat secara efektif, cermat dan terencana dengan baik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap.

Oleh karena itu diperlukan peran aktif dari setiap delegasi Kecamatan yang hadir untuk memberikan usulan-usulan dari masyarakat berdasarkan hasil Musrenbang tingkat Kelurahan dan Kecamatan yang sudah di input dalam sistem SIPD (sistem informasi pemerintah daerah) yang adalah aplikasi langsung dari Kementerian Dalam Negeri RI, karena tahapan penyusunan dokumen RKPD Kota Tomohon tahun 2022 saat ini sudah berbasis elektronik (e-Planning) termasuk e-Pokir atau pokok-pokok pikiran DPRD yang juga di input dalam aplikasi SIPD.

Lebih lanjut Sekot mengatakan, kesempatan ini merupakan saat yang tepat dalam memberikan masukan dan memilih program dan kegiatan serta skala prioritas.
Untuk itu diharapkan kepada seluruh peserta untuk pro aktif dalam forum ini, agar dalam menentukan skala prioritas lebih mengedepankan kepentingan bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang tentunya juga harus disesuaikan dengan visi dan misi serta program unggulan dari Walikota dan Wakil Walikota Kota Tomohon. Karena hanya dengan totalitas dan komitmen yang tinggi dengan melibatkan seluruh kelompok dan lapisan masyarakat, maka kita akan dapat mewujudkan Kota Tomohon yang lebih maju, berdaya saing dan sejahtera.

” Walaupun sampai saat ini kita masih berada dalam tahun yang berat bagi Indonesia dan dunia akibat pandemi covid-19, yang mengakibatkan krisis kesehatan dan berdampak pada melemahnya perekonomian, namun pemerintah Kota Tomohon tetap berupaya dalam percepatan penanganan pandemi ini, karena sudah menjadi prioritas kami sebagai pimpinan daerah untuk mensejahterakan masyarakat Kota Tomohon. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Kota Tomohon saat ini yaitu memanfaatkan dana pusat terkait pemulihan ekonomi nasional (Dana PEN) “, tukas Ringkuangan.

Hadir melalui vidcon Anggota DPRD Kota Tomohon, Kepala Bapelitbang Daerah Kota Tomohon Drs. Daniel Pontonuwu, Narasumber DR. Stevanus Ngenget, SS, MA selaku Dekan Fakultas Pariwisata Unika De’la Salle, DR. Een Novritha Walewangko, MSc akademis Fakultas Ekonomi Unsrat, para Delegasi dari setiap Kecamatan, serta para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Akademis, Tokoh Pejuang Kota Tomohon Herry Runtuwene.

(michje)

Rita Tamuntuan Lantik Jeand’arc Senduk Ketua DEKRANASDA

Tomohon – postkota.co.id – drg Jeand’arc Senduk-Karundeng dilantik sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kota Tomohon, di dampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Tomohon, Ny.Eleanora Lumentut Sangi.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua DEKRANASDA Provinsi Sulut, Ny Rita Dondokambey-Tamuntuan, bersamaan dengan beberapa Kabupaten/Kota lainnya yang digelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, jumat (26/3/21).

Dalam sambutan Ketua Dekranasda Provinsi Sulut mengucapkan selamat kepada ibu-ibu Ketua yang baru dilantik. ” Selamat kepada ibu – ibu ketua yang baru kami lantik “, ucap Ny. Rita Tamuntuan.

Rita Tamuntuan, Berharap sekaligus mengajak peran serta Ketua-ketua Dekranasda kabupaten/Kota dalam menciptakan produk kerajinan daerah dengan memberdayakan kelompok pengrajin. Sekaligus membina kelompok pengrajin di wilayah masing-masing.
Seluruh Ketua dan jajaran Dekranasda mendukung Pemerintah pusat menjadikan Sulut sebagai salah satu tujuan pariwisata.

Padaikesempatan itu, Ketua Dekranasda Kota Tomohon mangatakan akan mendukung program Pemerintah untuk mengangkat produk kerajinan lokal.

” Kami senantiasa mendukung program Pemerintah Provinsi dan Pemerintah pusat dalam mengangkat produk kerajinan lokal yang berbasis kearifan lokal dengan memberdayakan sumber daya manusia dan sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan “, ucap jeand’ arc. (michje)

PEMERINTAH KOTA GELAR PENANDATANGANAN PENETAPAN PERJANJIAN KERJA ORGANISASI

Tomohon,postkota.co.id – Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. menghadiri kegiatan Penandatanganan Penetapan Perjanjian Kinerja Organisasi di Lingkungan Pemerintah Kota Tomohon, Taman Wisata Alam Tomohon Kamis 25 Maret 2021

Penandatanganan ini dimulai dari Walikota Tomohon yang menandatangani penetapan perjanjian kinerja dilanjutkan penandatanganan perjanjian kinerja oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan, A.P., M.Si. dilanjutkan oleh Para Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, dan Camat.

Walikota Tomohon dalam sambutannya mengatakan
Kegiatan ini memiliki peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan di kota tomohon. Visi kami dalam menjalankan pemerintahan adalah “tomohon maju, berdaya saing dan sejahtera”, dan dalam hubungannya dengan misi yang akan kita wujudkan bersama-sama diantaranya yakni misi kelima yaitu “mewujudkan pelayanan pemerintahan yang bersih, efektif dan berintegritas”. maka pelayanan sesuai visi ini akan kita wujud nyatakan apabila para pejabat di jajaran pemerintah kota tomohon berkomitmen dan menandatangani penetapan perjanjian kinerja organisasi. serta bekerja dengan totalitas dan loyalitas yang tinggi sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Pemerintah kota tomohon tidak akan berhenti pada paradigma pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good governance and clean government), tetapi melalui komitmen bersama guna mewujudkan smart government yaitu pemerintah yang cerdas melayani dan mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat. saya bersama dengan Wakil Walikota Tomohon bapak Wenny Lumentut, S.E., kami menetapkan tahun pertama kepemimpinan sebagai tahun kerja, ini berarti kita semua secara solid berjuang bersama meningkatkan kerja dan karya dalam rangka menghadirkan pemerintah yang totalitas melayani untuk masyarakat.
selanjutnya saya sampaikan bahwa penandatanganan penetapan perjanjian kinerja organisasi adalah dokumen yang berisikan penugasan dari walikota tomohon kepada sekretaris daerah kota tomohon dan kepala perangkat daerah sebagai pengguna anggaran dan diikuti oleh sekretaris daerah kota tomohon dengan para kepala bagian sekretariat daerah kota tomohon selaku kuasa pengguna anggaran untuk melaksanakan program, kegiatan dan sub kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja yang smart yaitu specific (kekhususan), measurable (terukur), achievable (tercapai), relevant (relevan), dan time-bound goals (tepat waktu).
karena itu saya mengajak kita semua untuk bekerja berorientasi pada hasil (outcome), mempunyai dampak positif (positive impact) dan nilai ekonomis bagi masyarakat kota tomohon (benefit).
kami menyadari bahwa kita masih dalam perjuangan melawan pandemi covid-19 yang memiliki dampak luas dan mempengaruhi aktivitas pemerintahan di kota tomohon. guna menindaklanjuti akibat dari pandemi ini pemerintah kota tomohon telah melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan dan pencegahan covid-19. hal ini berdampak pada penyesuaian dan pengurangan anggaran pada beberapa sub kegiatan, namun kami berharap sekalipun terdapat penyesuaian dan pengurangan anggaran tetapi outcome, impact dan benefit dari program dan kegiatan akan tetap tercapai. hal ini selaras dengan essensi dari kinerja yakni memaksimalkan sumber daya manusia yang tersedia dan mengefisiensikan penggunaan anggaran untuk mencapai kinerja perangkat daerah yang optimal.

Setelah penandatangan penetapan perjanjian kinerja organisasi ini, saya berharap akan dilanjutkan dengan penandatanganan penetapan perjanjian kinerja organisasi secara internal antara kepala perangkat daerah dengan pejabat esselon III dan esselon IV di perangkat daerah masing-masing. khusus kepada kepala dinas pendidikan dan kebudayaan daerah melakukan penandatanganan perjanjian kinerja sampai dengan para kepala sekolah dan kepala dinas kesehatan daerah melakukan penandatanganan perjanjian kinerja sampai dengan para kepala pusat kesehatan masyarakat dan direktur RSUD anugerah tomohon.(michje)

Walikota Senduk Membuka KLHS

Tomohon, Postkota.id.co – Jemmy Ringkuangan AP MSi Pejabat Sekretaris Sekdakot, mendampingi Walikota Tomohon Caroll Senduk, SH membuka kegiatan Konsultasi Publik KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Tomohon Tahun 2021-2026, yang digelar di Mall Pelayanan Publik Wale Kabasaran Tomohon, Rabu (24/3/2021)

Sambutan Walikota (KLHS) adalah proses formal yang menyeluruh, sistematis, dan partisipatif sebagai pelaksanaan amanat dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2018 tentang pembuatan dan pelaksanaan KLHS dalam penyusunan RPJMD.
Implementasi KLHS terhadap rancangan RPJMD Kota Tomohon, selain mengikuti Peraturan dan Perundangan pemerintah, tentu akan membantu terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Kota Tomohon, terang Walikota.

Diharapkan dokumen RPJMD Kota Tomohon tahun 2021-2026 memiliki kekuatan dari sisi substansi dalam mewujudkan prinsip pembangunan berkelanjutan yang menempatkan aspek sosial-ekonomi dan lingkungan secara berimbang, harap Walikota.

Utamanya yang tertuang dalam dokumen RPJMD yang merupakan penjabaran dari visi dan misi, serta arah pembangunan yang direncanakan dalam kurun waktu 5 (lima) tahun kedepan.
Adapun visi Kota Tomohon kedepan adalah “Tomohon maju, berdaya saing dan sejahtera” yang nantinya akan di implementasikan lewat beberapa misi melalui program dan kegiatan demi kesejahteraan masyarakat serta pembangunan Kota Tomohon.

Untuk itu saat ini marilah kita secara bersama-sama memberikan sumbangan pemikiran dalam bentuk masukan dan saran untuk menyempurnakan laporan KLHS RPJMD Kota Tomohon Tahun 2021-2026 sehingga arah pembangunan yang kita sepakati bersama ini dapat bermanfaat dan senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat Kota Tomohon yang kita cintai, ucap Walikota.

Kaban Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Tomohon Drs Daniel Pontonuwu mengatakan konsultasi publik ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa dalam penyusunan KLHS sudah melibatkan pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah (asas partisipatif), jelas Pontonuwu.
Hadir Bapelidbang Sulawesi Utara, Tokoh Tokoh masyarakat, pimpinan Organisasi.
(Michje)

Walikota melaksanakan, Penandatanganan Pakta Integritas

TOMOHON, postkota.co.id – Wali kota Tomohon Caroll J.A Senduk, SH mengatakan Penandatanganan Pakta Integritas adalah salah satu bentuk pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan praktek korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Karena penandatangan pakta integritas ini bersifat mengikat untuk seluruh pejabat di lingkungan pemerintah Kota Tomohon dan berlaku sepanjang yang bersangkutan masih memangku jabatan dalam kurun waktu tahun berjalan,” ujarnya saat memberikan sambutan pada kegiatan penandatanganan Pakta Integritas Lingkup Pemkot Tomohon Tahun Anggaran 2021, selasa (23/3), bertempat di Lantai III Mal Pelayanan Publik (MPB).

Kata Walikota, pentingnya penerapan pakta integritas sebagai praktek terbaik di setiap lini pembangunan untuk mewujudkan pemerintahan yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Adapun tujuan pakta integritas antara memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, menumbuhkembangkan keterbukaan dan kejujuran serta memperlancar pelaksanaan tugas yang berkualitas, efektif, efisien dan akuntabel serta mewujudkan pemerintah dan masyarakat indonesia yang maju, mandiri, bertanggungjawab dan bermartabat dengan dilandasi oleh nilai-nilai luhur budaya bangsa, Undang-undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan Pancasila,” paparnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini tentu Wali Kota berharap dapat memperkuat komitmen bersama dalam pelaksanaan penyelenggaraan tugas tanggung jawab, serta pelayanan bagi masyarakat di Kota Tomohon sebagai wujud pencegahan dan pemberantasan korupsi dalam pemerintahan yang transparan dan akuntabel sehingga membentuk citra positif dan kredibilitas instansi serta menjadi dasar dari komitmen pemerintah kota tomohon demi terwujudnya wilayah bebas dari korupsi di lingkungan pemerintah Kota Tomohon.

Hadir Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan, AP, MSi serta seluruh jajaran Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Tomohon

Micje

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.