HUT Ke-61 Jemaat GMIM Moria Sasaran di hadiri Bupati Kumendong dan Sekda Watania

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  – Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, MSi dan Sekretaris Daerah Dr. Lynda Watania, MM, MSi menghadiri Ibadah Syukur HUT Ke-61 Jemaat GMIM Moria Sasaran Wilayah Tondano , Minggu (19/5/2024)

Ibadah syukur HUT Jemaat Moria Sasaran dipimpin oleh Sekretaris Umum Sinode GMIM Pdt. Dr. Evert Tangel, M.Theol yang mengambil pembacaan Alkitab dalam Kisah Para Rasul 2:14-40.

Bupati Kumendong, atas nama pemerintah Kabupaten Minahasa mengucapkan selamat kepada seluruh jemaat. Usia 61 bukan usia yang pendek. Kami yakin dan percaya perjalanan 61 tahun sudah banyak memberikan warna dalam pelayanan kepada seluruh jemaat.

“61 Tahun Jemaat GMIM Moria Sasaran ini kiranya menjadi motivasi untuk mempertinggi pelayanan kepada jemaat dan mempertinggi iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus,” kata Kumendong yang juga Penasehat GMIM Moria Sasaran.

Dilanjutkan Bupati Kumendong, dalam pelayanan banyak dinamika yang terjadi, dan kiranya dinamika yang terjadi di jemaat Moria Sasaran ini akan semakin memperkokoh seluruh anggota jemaat dalam sebuah organisasi gereja.

“Tugas dan tanggungjawabnya gereja yaitu memberitakan kabar baik bagi seluruh umat manusia dapat terjadi untuk menjadi garam dan terang bagi seluruh anggota masyarakat yang beragam dapat terwujud,” harap Bupati.

Dikesempatan tersebut Bupati meminta seluruh jemaat agar waspada terhadap cuaca saat ini, dengan fenomena alam yang tidak menentu, sehingga banyak sekali terjadi bencana.

Beberapa waktu yang lalu terjadi bencana alam di sejumlah wilayah Minahasa, baik di Tondano, Eris, Kombi, Lembean Timur Kakas.

“Tentu ini menjadi tanda awas bagi kita semua untuk bersahabat dengan alam, untuk mewaspadai jangan sampai terjadi bencana alam walau bencana itu tidak kita inginkan,” tutur Bupati Kumendong.

Turut hadir, Ketua BPMW Tondano 5 sekaligus Ketua BPWJ Moria Sasaran Pdt. Winda Walalangi, MTh, Asisten I Drs. Riviva Maringka, MSi, Kadis Perhubungan David Mangundap, SE, Kadis Perpustakaan Drs. Steady Tumbelaka, MSi, Kabag Prokopim Ricky Laloan, SH, Kabag Kesra Dr. Geovani Rorora, Kabag SDA Lexi Korengkeng, Serta Camat Shanty Lengkong, SSTP. (73″U)

BUPATI KUMENDONG KUKUHKAN GUGUS TUGAS TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DI MINAHASA.

MINAHASA,POSTKOTANEWA.CO.ID – Pj. Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M, Si, membuka kegiatan Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Eksploitasi Seksual Anak dan mengukuhkan Gugus Tugas TPPO Masa Bakti 2024-2028 di Minahasa, yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), pada Kamis, (17/5/24) bertempat di Hotel Yama Tondano.

Kegiatan diawali dengan laporan Plt. Kepala Dinas PPPA Agustivo Tumundo, SE, MSi, menampilkan Nara Sumber Asisten I Sekda Minahasa Drs. Riviva Maringka, MSi dan Kepala Unit PPA Polres Minahasa Aiptu Grafland Karading, yang turut dihadiri oleh Asisten III Sekda Dr. Christian Vicky Tanor, MSi, para Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Pengurus stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya Pj. Bupati Jemmy Kumendong mengatakan bahwa Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan kejahatan eksploitasi seksual anak merupakan kejahatan yang luar biasa, yang wajib dilawan semua elemen masyarakat.

Menurutnya, TPPO dan eksploitasi seksual anak berdasarkan data yang ada, masih saja banyak terjadi di lingkungan sekitar kita, terjadi kepada anak dan kaum perempuan, sehingga ini perlu diseriusi bersama.

“Tanah yang mengedepankan nilai nilai kemanusiaan, nilai-nilai agama dan etika. Untuk itu, Pemkab Minahasa berkomitmen melawan segala bentuk kejahatan TPPO dan eksploitasi seksual anak ini, dengan segenap upaya dan sumber daya yang ada,” tandas Bupati.

Lanjutnya, khusus bagi para korban, perlu ada integrasi sosial, karena integrasi sosial ini sangat penting. Menurutnya, para korban perlu mendapat pendampingan dan perlindungan, serta memberikan keterampilan sehingga mereka bisa mandiri dan produktif, agar mereka bisa kembali ke masyarakat.

Kepada Gugus Tugas TPPO yang baru terbentuk ini, Bupati Kumendong berpesan agar segera melakukan tindakan sesuai tupoksi.

“Kepada Gugus Tugas, jangan setelah dilantik lalu mati suri dan tak berbuat apa-apa. Harus ada langka dan upaya sesuai tupoksi yang sudah diberikan. Tapi juga perlu ada penguatan hukum, bila ada kejadian, jangan ada rasa kasihan terhadap pelaku dengan upaya-upaya melindungi, harus ditindak tegas sesuai hukum, penegakan hukum harus menjadi prioritas utama,” harap Bupati.

Adapun susunan Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang yang dikukuhkan diketuai oleh Asisten I Sekda Drs. Riviva Maringka, MSi, Ketua Harian Plt. Kepala Dinas PPPA Agustivo Tumundo, Sekretaris Kepala Bidang PHPPKA Dinas PPPA Dra. Christine Dowah, Permbantu Umum para Kepala OPD, Kabag dan Camat se-Minahasa.

Bupati Kumendong Kukuhkan Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang Di Minahasa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID –  Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M, Si, membuka kegiatan Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Eksploitasi Seksual Anak dan mengukuhkan Gugus Tugas TPPO Masa Bakti 2024-2028 di Minahasa, yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), pada Kamis, (17/5/24) bertempat di Hotel Yama Tondano.

Kegiatan diawali dengan laporan Plt. Kepala Dinas PPPA Agustivo Tumundo, SE, MSi, menampilkan Nara Sumber Asisten I Sekda Minahasa Drs. Riviva Maringka, MSi dan Kepala Unit PPA Polres Minahasa Aiptu Grafland Karading, yang turut dihadiri oleh Asisten III Sekda Dr. Christian Vicky Tanor, MSi, para Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Pengurus stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Kumendong mengatakan bahwa Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan kejahatan eksploitasi seksual anak merupakan kejahatan yang luar biasa, yang wajib dilawan semua elemen masyarakat.

Menurutnya, TPPO dan eksploitasi seksual anak berdasarkan data yang ada, masih saja banyak terjadi di lingkungan sekitar kita, terjadi kepada anak dan kaum perempuan, sehingga ini perlu diseriusi bersama.

“Tanah yang mengedepankan nilai nilai kemanusiaan, nilai-nilai agama dan etika. Untuk itu, Pemkab Minahasa berkomitmen melawan segala bentuk kejahatan TPPO dan eksploitasi seksual anak ini, dengan segenap upaya dan sumber daya yang ada,” tandas Bupati.

Lanjutnya, khusus bagi para korban, perlu ada integrasi sosial, karena integrasi sosial ini sangat penting. Menurutnya, para korban perlu mendapat pendampingan dan perlindungan, serta memberikan keterampilan sehingga mereka bisa mandiri dan produktif, agar mereka bisa kembali ke masyarakat.

Kepada Gugus Tugas TPPO yang baru terbentuk ini, Bupati Kumendong berpesan agar segera melakukan tindakan sesuai tupoksi.

“Kepada Gugus Tugas, jangan setelah dilantik lalu mati suri dan tak berbuat apa-apa. Harus ada langka dan upaya sesuai tupoksi yang sudah diberikan. Tapi juga perlu ada penguatan hukum, bila ada kejadian, jangan ada rasa kasihan terhadap pelaku dengan upaya-upaya melindungi, harus ditindak tegas sesuai hukum, penegakan hukum harus menjadi prioritas utama,” harap Bupati.

Adapun susunan Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang yang dikukuhkan diketuai oleh Asisten I Sekda Drs. Riviva Maringka, MSi, Ketua Harian Plt. Kepala Dinas PPPA Agustivo Tumundo, Sekretaris Kepala Bidang PHPPKA Dinas PPPA Dra. Christine Dowah, Permbantu Umum para Kepala OPD, Kabag dan Camat se-Minahasa.(73″U)

Vicky Tanor Buka Kegiatan  Evaluasi dan Pengukuhan KLA Kabupaten Minahasa 

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID– Asisten III Sekda Dr. Christian Vicky Tanor, SPi, MSi mewakili Bupati Minahasa, membuka kegiatan Evalusi Kabupaten Layak Anak dan mengukuhkan Gugus Tugas KLA Kabupaten Minahasa.

Kegiatan evaluasi KLA ini digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Kamis (16/5/2024), di Yama Hotel Tondano.

Kegiatan ini diawali dengan laporan Plt. Kepala Dinas PPPA Agustivo Tumundo, SE, MSi, dan menampilkan Nara Sumber Kepala UPTD PPA DP3AD Provinsi Sulut Marsel Silom, SE dan Fasilitator PUG dan Anak Provinsi Sulut Drs. Boas Wilar.

Kegiatan ini dihadiri Asisten II Sekda Dr. Arodi Tangkere, MAP, para Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Pengurus Forum Anak Daerah dan stakeholder lainnya.

Pada kesempata ini, Asisten III Dr. Christian Vicky Tanor, SPi, MSi, mewakili Bupati menyampaikan kegiatan evaluasi dan pengukuhan Gugus Tugas KLA Kabupaten Minahasa, sangat berharap bisa melaksanakan setiap tanggung jawab dengan keteguhan, sehingga menghasilkan langkah-langkah konkrit terhadap implementasi kegiatan KLA di Minahasa.

“Pelantikan gugus tugas ini merupakan cerminan dari komitmen untuk menciptskan lingkungan yang kondusif bagi pertumubuhan, perlindungan, dan partispasi penuh anak-anak dalsm setiap aspek kehidupan. Olehnya, kegiatan yang kita lakukan ini memiliki makna sangat penting bagi masa depan anak-anak kita, dan kemajuan Kabupaten Munahasa secara keseluruhan,” kata Tanor.

Adapun susunan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak yang dikukuhkan berdasarkan SK Bupati Minahasa Nomor 44 Tahun 2024 ini, antara lain, Sekda Dr. Lynda Deasy Watania, MM, MSi sebagai Ketua, Kepala Bapelitbangdan Philip Siwi, SE Wakil Ketua, Plt. Kepala Dinas PPPA Agustivo Tumundo Sekretaris, Inspektur Daerah Maudy Lontaan, S.Sos Koord Kelembagaan, Kadis Dukcapil Meidy Rengkuan, SH, MAP Koord Klaster I, Kadis PPKB Dra. Meita Aguw, Koord Klaster II, Kadis Kesehatan dr. Olviane Rattu, MKes Koord Klaster III, Kadis Pendidikan Tommy Wuwungan, SPd, MM Koord Klaster IV, dan Kadis Sosial dr. Maya Rambitan, MKes, Koord Klaster V, serta para Kepala Perangkat Daerah, Kabag dan Camat sebagai Anggota Klaster.

Lanjut Tanor mengajak marilah kita memanjat puji syukur kepada kepada Tuhan yang maha esa, karena atas limpahan karunia dan kasih-nya, saat ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan dalam kegiatan yang sangat penting dan strategis ini.

“Atas nama Pemkab Minahasa dan selaku Penjabat Bupati Minahasa memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat mengikuti kegiatan evaluasi KLA Tahun 2024, guna memberikan penguatan dan pengembangan lembaga layanan bagi anak yang memerlukan perlindungan khusus dan menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berkualitas bagi anak-anak kita,” ungkapnya.

Pelaksanaan evaluasi ini, kata Tanor, bertujuan untuk meninjau kembali program-program yang telah kita implementasi dan mengevaluasi keefektifannya, sehingga kegiatan ini diharapkan akan merumuskan langkah-langkah konkrit untuk meningkatkan kualitas layanan, aksesibilitas, dan inklusivitas bagi anak-anak.

“Didasari bahwa kita telah menciptakan kemajuan yang signifikan, dalam upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak di Kabupaten Minahsa. Namun, perjalanan ini masih panjang, karena masih terus bekerja keras untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” ungkapnya.

“Untuk itu, saya mengajak kita semua berkomitmen dalam upaya dan menjadikan evaluasi saat ini sebagai momentum untuk menyatukam gagasan kita, memperbaiki kelemahan dan menguatkan keberhasilam yang telah lita raih,” tandasnya.(73″U)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.