Paripurna Dewan Minahasa Bupati RD Apresiasi Kerja sama DPRD  Mengawal Kebijakan Fiskal Serta pengelolaan Aset Daerah.

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Minahasa terus menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Hal ini tercermin dalam kehadiran langsung Bupati Minahasa, Bapak Robby Dondokambey, S.Si, MAP, dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa yang digelar pada Rabu (2/7/25) di Ruang Sidang DPRD Minahasa.

Rapat Paripurna ini membahas dua agenda penting, yakni Pembicaraan Tingkat I atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 dan Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Dipimpin oleh Ketua DPRD Minahasa, Drs. Robby Longkutoy, MM, rapat berlangsung tertib dan penuh semangat kolaboratif antara eksekutif dan legislatif. Turut mendampingi, Wakil Ketua DPRD Ibu Putri M. Pontororing, SE dan Wakil Ketua Bapak Adrie Kamasi, SH, MH, bersama segenap Anggota DPRD Kabupaten Minahasa.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyampaikan apresiasi atas kerja sama DPRD dalam mengawal kebijakan fiskal dan pengelolaan aset daerah. Ia menegaskan pentingnya sinergi dalam membangun Minahasa yang maju dan sejahtera melalui pengelolaan keuangan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD bukan sekadar laporan, tetapi cerminan dari komitmen kita bersama dalam melayani rakyat dan membangun daerah,” ujar Bupati.

Rapat Paripurna ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien, serta memastikan setiap kebijakan anggaran dan aset daerah memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Minahasa.

Kegiatan dihadiri,Kabag Logistik Polres Minahasa Bapak Agus Setiawan mewakili Kapolres Minahasa, Kasdim 1302 Minahasa Mayor Inf Daeng Pasaka mewakili Dandim, Kasi Intel Suhendro, SH mewakili Kajari Minahasa, Sekretaris Daerah Minahasa Ibu Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, Kepala Kantor Pertanahan yang diwakili Ibu Ires Tumumpas, Perwakilan dari Bank SulutGo, BPJS, jajaran pemerintah kabupaten, tim pakar DPRD, dan insan pers.

Karya Bakti Pembersihan Eceng Gondok di Danau Tondano Oleh Korem 131 Santiago di Hadiri Bupati Minahasa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID.ADV — Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, hadiri kegiatan Karya Bakti Pembersihan Eceng Gondok di Danau Tondano yang diselenggarakan oleh Korem 131/Santiago bekerja sama dengan Kodim 1302/Minahasa, Kamis (26/6/25).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Martin SM Turnip, Asisten I Setda Provinsi Sulut Dr. Denny Mangala, M.Si mewakili Gubernur Sulut, perwakilan Kapolda Sulut, Dandim 1302/Minahasa, Kapolres Minahasa, perwakilan dari Universitas Negeri Manado, Ketua DPRD Minahasa, serta Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Danrem Brigjen Martin SM Turnip menyampaikan apresiasinya atas semangat seluruh pihak yang terlibat dalam karya bakti pembersihan Danau Tondano dari gulma eceng gondok. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini telah berlangsung sejak 17 Februari 2025 secara masif dengan melibatkan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar Danau Tondano.

“Kegiatan ini sudah berjalan lebih dari empat bulan dan hasilnya sangat signifikan. Dari 294 hektar luasan eceng gondok, kini hampir 50% atau sekitar 130 hektar telah berhasil dibersihkan. Ini merupakan wujud nyata kerja keras Satgas Eceng Gondok dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Danrem.

Ia menambahkan bahwa karya bakti ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan bentuk kepedulian terhadap kelestarian Danau Tondano yang memiliki fungsi penting sebagai sumber air, ekosistem perikanan, pariwisata, dan budaya. Menurutnya, pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat telah mengancam kualitas air, menyebabkan pendangkalan, dan berpotensi menyebabkan banjir jika tidak ditangani secara serius.

“Kegiatan ini harus menjadi pemicu semangat lintas sektor untuk terus menjaga Danau Tondano. Kami juga berterima kasih kepada Bapak Gubernur Sulut dan Bupati Minahasa atas dukungan anggaran dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyatakan dukungan penuh terhadap program pembersihan Danau Tondano.

“Kami bersyukur penanganan Danau Tondano sudah berjalan dengan baik. Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Danrem 131 Santiago, Kodim 1302 Minahasa, serta seluruh Forkopimda dan masyarakat yang telah terlibat aktif. Progres pembersihan yang sudah mencapai 50% adalah capaian luar biasa,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa program pembersihan tidak akan berhenti sampai di sini. Ia mengimbau seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Minahasa untuk terus menjaga kelestarian dan kebersihan Danau Tondano, di antaranya dengan melaksanakan kerja bakti rutin setiap hari Jumat.

“Pertumbuhan eceng gondok sangat cepat, sehingga kerja bakti setiap Jumat di sekitar Danau Tondano dan pusat kota akan terus dilakukan oleh Pemkab Minahasa,” imbuhnya.

Usai Apel Karya Bakti, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan dan pembersihan eceng gondok, penanaman pohon, pasar murah dan pengobatan gratis.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut yakni Asisten II Setdakab Minahasa, Kadis PUPR, Kadis Lingkungan Hidup, Kabag SDA, Kabag Prokopim, Camat Remboken, serta Hukum Tua Desa Leleko.

Diketahui, kegiatan ini mengusung tema “Bersatu dengan Alam untuk Indonesia Maju, TNI Manunggal Memelihara Danau Tondano Danau Tondano Bersinar (Bersih, Indah, dan Udara Segar)”, sebagai simbol sinergi dan komitmen lintas sektor dalam menjaga warisan alam Minahasa yang sangat berharga.

Pemkab Minahasa Salurkan Bantuan Korban Banjir, Bupati: Kita Bangkit Bersama, Pulih Lebih Cepat

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menyalurkan bantuan darurat kepada ratusan warga terdampak banjir di sejumlah wilayah, akibat luapan air Danau Tondano yang terjadi beberapa bulan terakhir.

Penyerahan bantuan dilakukan Bupati Minahasa, Robby Dondokambey SSi MAP, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, serta Ketua DPRD Minahasa, Drs Robby Longkutoy MM.

Kegiatan berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa, Rabu (25/6/25), dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, termasuk Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs Riviva Maringka MSi.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan keprihatinannya terhadap musibah yang menimpa masyarakat. Ia juga mengapresiasi atas kekompakan berbagai pihak yang turut ambil bagian dalam penanganan bencana.

“Bencana ini tidak hanya merusak rumah dan lahan pertanian, tapi juga membuat ratusan warga mengungsi. Namun di balik itu, saya bangga melihat semangat gotong royong dari masyarakat, TNI-Polri, relawan, dan organisasi sosial yang bahu-membahu menolong sesama,” ujar Bupati RD. L

Ia menegaskan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Pemerintah, kata dia, terus melanjutkan langkah pemulihan jangka menengah dan panjang, termasuk normalisasi sungai, pemetaan wilayah rawan, dan edukasi masyarakat.

“Bantuan ini memang tidak sebanding dengan kerugian yang dialami. Tapi ini adalah bentuk tanggung jawab dan kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat. Kita harus bangkit bersama, pulih lebih cepat, dan membangun Minahasa yang tangguh,” tandasnya.

637 KK TERDAMPAK, BPBD DISTRIBUSI LOGISTIK DAN PROSES MASA PEMULIHAN

Sementara itu, Kepala BPBD Minahasa, Lona Wattie SSTP MSi, mengungkapkan bahwa total pengungsi yang terdampak banjir mencapai 637 kepala keluarga (KK). Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan 500 paket sembako serta 400 matras dan selimut untuk warga.

Namun, jumlah tersebut belum sepenuhnya mencukupi. “Masih ada kekurangan sekitar 137 paket. Tapi ini telah ditutupi melalui sumbangan suka rela dari para kepala OPD, camat, dan stakeholder lainnya,” jelas Lona.

Ia juga menyebutkan bahwa Pemkab Minahasa telah menetapkan dua kali status tanggap darurat dan saat ini memasuki fase transisi ke masa pemulihan.

“Surat Keputusan Bupati Minahasa untuk masa transisi dari darurat ke pemulihan sudah diproses. Masa berlaku dari 18 Juni sampai 18 Juli 2025,” kata Lona.

Sebagai bagian dari kesiapan bencana ke depan, BPBD Minahasa juga telah menerima dua unit perahu katamaran dan mesin untuk mendukung proses evakuasi serta distribusi bantuan di wilayah terdampak bencana air.

GERAKAN SADAR SAMPAH JADI PRIORITAS PEMKAB

Dalam momen penyaluran bantuan itu, Bupati RD juga kembali menggaungkan “Gerakan Sadar Sampah” sebagai program prioritas daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengingat salah satu faktor penyebab banjir adalah penyumbatan aliran sungai akibat sampah rumah tangga.

“Mari kita mulai dari hal kecil: buang sampah pada tempatnya, kurangi plastik sekali pakai, dan jaga aliran air. Karena bencana tidak selalu datang dari alam, tapi juga dari kelalaian kita sendiri,” tegas Bupati RD.

Bupati juga menyerukan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga hutan, sungai, dan lingkungan sekitar.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kunci dari pemulihan dan ketangguhan daerah ini adalah kebersamaan,” tutup Bupati pilihan masyarakat Minahasa itu.

SOLIDARITAS UNTUK PEMULIHAN

Penyaluran bantuan kemanusiaan ini menjadi bentuk nyata solidaritas Pemkab Minahasa bersama seluruh jajarannya, dan menandai dimulainya masa pemulihan pascabencana secara sistematis dan menyeluruh.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Pemkab optimistis Minahasa akan kembali pulih, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi tantangan ke depan.

Sekda Minahasa Ikuti Rapat Evaluasi Ranperda RTRW 2024-2044

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Manado- Ditengah dinamika pembangunan yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Minahasa mengambil langkah strategis dengan mengevaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Minahasa Tahun 2025-2044.

Evaluasi ini dilaksanakan dalam Rapat Forum Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Utara, yang digelar di Hotel Rogers, Manado, Selasa (24/6/25).

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda Watania, MM, M.Si, mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam rapat tersebut memaparkan bahwa RTRW bukan hanya sekadar dokumen perencanaan pembangunan, tetapi merupakan peta jalan menuju Minahasa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

“RTRW Kabupaten Minahasa dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan masa kini dan masa depan. Dokumen ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, melainkan juga instrumen untuk mengelola potensi wilayah secara holistik,” ujar Sekda Watania.

Ia menambahkan bahwa dokumen RTRW ini akan menjadi dasar arah pembangunan terukur yang mempertimbangkan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. RTRW akan menjadi acuan dalam pengendalian pemanfaatan ruang, mencegah konflik penggunaan lahan, dan menjaga daya dukung serta daya tampung wilayah.

Beberapa aspek strategis dalam RTRW Kabupaten Minahasa turut dijabarkan, seperti pemetaan dan perlindungan terhadap Kawasan Perdesaan Prioritas “Mapalus”, sekolah-sekolah unggulan, serta kawasan destinasi wisata. Di samping itu, proyek infrastruktur penting seperti pembangunan Bendungan Sawangan akan diintegrasikan dalam tata ruang tersebut guna menjamin keberlanjutan dan efektivitas pembangunan daerah.

“Penetapan RTRW Kabupaten Minahasa sebelum RTRW Provinsi merupakan langkah proaktif. Ini penting untuk memberikan kepastian hukum serta mempercepat proses pembangunan, dan pada akhirnya menjamin sinkronisasi dengan tata ruang provinsi,” jelas Watania.

Ia menambahkan bahwa langkah ini juga merupakan bentuk nyata dari semangat otonomi daerah yang bertanggung jawab.

Lebih lanjut, Sekda Watania menekankan bahwa RTRW ini akan menjadi fondasi bagi investasi berkelanjutan di Minahasa. Diharapkan, dokumen ini dapat menarik investor yang sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, serta membuka lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat.

Rapat evaluasi ini, enurutnya,mencerminkan sinergi positif antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa dalam membangun masa depan Sulawesi Utara yang lebih sejahtera. Diakhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi dalam proses evaluasi tersebut.

“Dengan adanya RTRW ini, Kabupaten Minahasa siap menyongsong masa depan yang lebih cerah. Kami berkomitmen untuk membangun Minahasa yang berdaya saing, lestari, dan sejahtera,” tutup Sekda Watania.

Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel Opini WTP ke 11 Untuk Kabupaten Minahasa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID (ADVE) – Pemerintah Kabupaten Minahasa berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Repoblik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulawesi Utara.

Hal ini setelah diterimanya hasil Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 tersebut, di Kantor BPK-RI Perwakilan Sulut, Manado, Kamis (19/06/2025) tadi pagi.

Pencapaian ini tentunya sebagai bukti bahwa tata kelola keuangan yang akuntabel di Pemkab Minahasa, terus terjaga.

LHP dengan Opini WTP ini kemudian diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPK-RI Provinsi Sulut, Bombit Agus Mulyo, kepada Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MAP, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, dan Ketua DPRD Minahasa, Drs Robby Longkutoy MM.

Bupati Robby Dondokambey usai menerima LHP ini, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas opini WTP yang kembali berhasil diraih Pemkab Minahasa.

“Atas nama Pemkab Minahasa, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPK-RI Perwakilan Sulut, yang telah melaksanakan pemeriksaan terhadap LKPD kami secara profesional, independen, dan objektif, serta selalu bersinergi dalam semangat membangun tata kelola keuangan daerah yang semakin baik,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran Pemkab Minahasa dan berkat anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Ini adalah prestasi yang membanggakan, sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa capaian ini adalah amanah yang harus dijaga dan ditingkatkan dengan kerja nyata dan integritas,” imbuhnya.

LKPD Anggaran 2024 sendiri merupakan hasil konsolidasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyajikan informasi yang lengkap dan transparan mengenai kondisi keuangan daerah.

Bupati RD juga menyampaikan komitmennya dalam menindaklanjuti catatan-catatan yang diberikan oleh BPK. Ia menilai rekomendasi BPK sebagai masukan yang sangat berharga untuk perbaikan sistem dan penguatan tata kelola keuangan ke arah yang lebih baik.

“Kami percaya bahwa hasil audit ini bukanlah sekadar angka atau opini semata, tetapi menjadi pendorong dan alat evaluasi yang konstruktif dalam proses pembangunan. Untuk itu, kami senantiasa membuka ruang dialog dan kerja sama yang produktif bersama BPK,” tegasnya.

Lebih lanjut, opini WTP ini disebut sebagai bagian dari komitmen Pemkab Minahasa dalam mewujudkan good governance dan clean government. Bupati RD pun mengajak seluruh jajaran untuk tidak berpuas diri, melainkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami berharap agar sinergi antara Pemerintah Daerah dan BPK RI dapat terus diperkuat dalam semangat transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas. Jadikan pencapaian ini bukan sebagai akhir, tetapi sebagai awal untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Robby Dondokambey kembali menyampaikan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara atas bimbingan dan arahan yang selama ini diberikan, seraya berharap agar kerja sama yang baik ini terus berlanjut demi kemajuan Minahasa dan kesejahteraan rakyat.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati dan menuntun setiap langkah kita dalam pengabdian kepada bangsa dan daerah kita tercinta,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Bupati dan Wabup, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi, Asisten III Setdakab Minahasa Dr Christian Vicky Tanor SPi MSi, serta Kepala BPKAD Minahasa Joice Pua SE.

Bupati Minahasa RD : WKI GMIM Untuk Terus Berkarya di Tengah Masyarakat Dengan Semangat Pelayanan

Bupati Robby Dondokambey Hadiri Ibadah Agung dan Pembukaan HAPSA WKI Sinode GMIM Tahun 2025 di Tondano

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID –(ADVE) Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey- Lengkong SE, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Panitia HAPSA WKI Sinode GMIM 2025 menghadiri Ibadah Agung dan Pembukaan Rangkaian kegiatan HAPSA yang digelar di Lapangan Stadion Maesa Tondano, Jumat (13/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, Ketua WKI Sinode GMIM Dra. Fenny Lumanauw SIP, serta tokoh nasional Dra. Adriana Dondokambey, M.Si, anggota DPD RI yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Pelayanan Lansia Sinode GMIM, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Panitia HAPSA WKI GMIM.

Ibadah agung dipimpin oleh Pdt. Jani Rende, M.Th selaku Plt. Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM yang menandakan awal dari rangkaian perayaan iman yang melibatkan ribuan peserta dari seluruh jemaat GMIM.

Tampak pula hadir para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Utara atau yang mewakili, jajaran Forkopimda Kabupaten Minahasa, Jajaran Pemkab Minahasa, pejabat dari Pemerintah Provinsi Sulut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Ketua Komisi WKI Sinode GMIM beserta jajaran, serta para Ketua Rayon WKI, Ketua Jemaat dan Ketua Wilayah se-Sinode GMIM, juga diikuti oleh para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta peserta lomba dari seluruh rayon WKI GMIM yang memadati lokasi acara dengan penuh antusias dan sukacita pelayanan.

Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa sekaligus Ketua Umum Panitia HAPSA WKI GMIM 2025, Martina Dondokambey–Lengkong, SE menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam suksesnya persiapan kegiatan ini.

“Hari ini kita menyaksikan wujud nyata dari kesatuan dan komitmen pelayanan kaum ibu dalam tubuh Gereja. HAPSA WKI bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta memperlihatkan kontribusi nyata wanita gereja dalam pembangunan rohani dan sosial,” ungkap Martina.

Sementara Bupati Robby Dondokambey juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan akbar ini sebagai wujud sinergi antara gereja dan pemerintah, serta penguatan peran strategis WKI GMIM dalam berbagai bidang.

Bupati Dondokambey berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh anggota WKI GMIM untuk terus berkarya di tengah masyarakat dengan semangat pelayanan.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan berbagai lomba diantaranya Gerak Jalan, CCA, Lomba Busana Gereja, Lomba Junjung Sosiru, dan Senam Jantung Sehat.

Hewan Kurban 853kg Pemberian Prabowo di Serahkan Bupati RD

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beri bantuan ternak sapi kurban kepada warga muslim .Hal ini secara serentak nasional dilakukan pada hari  rabu (04/06/2025) dalam peringatan Idul Adha 1446 .

Kabupaten minahasa Sendiri ,bantuan Presiden RI Prabowo tersebut diserahkan langsung secara simbolis Bupati Minahasa Robby Dondokambey ,yang berlokasi di Masjid Baitul Ikhlas Desa Waleure kecamatan Langoan Utara .

Hewan Sapi kurban bantuan Presiden ini, mempunyai berat 853 Kg . Warga umat islam langoan menyambutnya dengan penuh syukur dan bahagia untuk hari raya kurban .Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah pusat ,dalam hal Bapak Presiden RI Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumiraka wakil Presiden RI.

Usai penyerahan  Hewan kurban tersebut, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan bahwa bantuan hewan kurban ini merupakan bentuk nyata perhatian Presiden RI kepada seluruh umat Muslim di Indonesia, termasuk yang berada di Kabupaten Minahasa.

“Penyerahan hewan kurban ini adalah simbol solidaritas dan semangat kebersamaan antarumat beragama, serta bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan yang hidup dalam masyarakat,” ujar Bupati RD

Acara tersebut turut dihadiri Tokoh umat muslim serta sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, Kabag Kesra, para camat .(7″U)

 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.