GP Ansor Minahasa Galang Dana Untuk Korban Bencana di Manado

MINAHASA, postkota.co.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Minahasa Selasa (26/01) 2020, melaksanakan aksi kemanusiaan dengan melakukan pengumpulan dana untuk masyarakat Kota Manado yang terdampak bencana Alam.

Ketua GP Ansor Minahasa Herman Dalle mengatakan kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dari Ansor untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban dari bencana banjir dan tanah longsor.

“Ini bentuk wujud kepedulian dari GP Ansor Minahasa. Semoga aksi yang kami lakukan ini bisa berdampak baik, dan bisa meringankan serta membantu saudara kita yang terkenah musibah,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Oleh Wakil Ketua GP Ansor, Haris Tumbol, mengatakan kegiatan penggalangan dana tersebut sudah dijalankan pada beberapa hari lalu.

“Kegiatan ini sudah yang kedua kalinya GP Ansor Minahasa turun ke jalan pada tahun 2018 lalu, dalam membantu korban bencana Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah lalu,” tuturnya. (Varly)

Produsen Tepis Petani Gagal Panen Akibat Benih JH 37

MINAHASA, postkota.co.id – Adanya keluhan petani jagung yang gagal panen karena benih jagung varietas 37 yang ditanam oleh sejumlah petani Desa Tountimomor Kecamatan Kakas Barat berkualitas tidak baik, mendapat respon dari pemerintah dan Produsen Benih Jagung Varietas JH 37, Senin (25/01) 2021.

Nurcahyo SPT,  Manager Produksi PT Twinn Produsen selaku produsen benih jagung varietas 37 menepis hal tersebut. Menurutnya benih jagung JH 37 sudah melalui tahap uji dari Balai Pengawasan dan Sertifikat Benih, (BPSB).

“Melihat sisi pertumbuhan, tidak mungkin masalah gagal panen karena benih, atau bibit jagungnya, tapi karena penyakit tanaman. Dan jika benih tidak baik, tanamannya tidak akan bertumbuh,” ujarnya.

Lanjutnya, Dari hasil pembicaraan bersama petani Desa Tountimomor, akan melakukan pengujian terhadap benih JH 37 dengan benih Varietas lainnya.

“Kami sepakat dengan para petani untuk melakukan uji cobah. apakah ini dari bibitnya atau dari faktor lain,” katanya.

Ditempat yang sama, Julius Simboh, petugas pengamat hama Balai Perlindungan Pengujian Mutu Tanaman Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengatakan dari hasil pemeriksaan dan pemantauan kasus yang menimpah tanaman Jagung Varietas JH 37 itu, bukan akibat dari Benih.

“Penyebab terjadinya gagal panen dari petani ini akibat dari cendawan atau jamur Bulai,” ujarnya.

Menurutnya, di lokasi terkebunan itu diketahuinya Cendawan atau jamur Gulai daerah tersebut sudah menjadi Endemis, dalam arti penyakit tanaman itu sduah ada sejak lama.

“Di Daerah ini, Benih sehat apapun bisa terjangkit Penyakit gulai, apapun varietasnya. jadi, masalah ini bukan akibat dari Benih. Dan kami menyarankan kepada petani agar pemeliharaan lebih ditingkatkan, terutama dalam mencegah penyakit tanaman dan Hama yang ada, seperti pemupukan dan sebagainya.

Dirinya juga menambahkan kepada para petani yang ada di Sulawesi Utara agar memperhatikan masa dalam bercocok Tanam.

“Faktor Alam atau cuaca, juga bisa mempengaruhi Tanaman, apalagi tanaman Jangung, jika kurang terkena matahari, penyakit Bulai cepat menyebar pada tanaman. dan para petani agar mencegah dari awal agar bisa mengantisipasi dan meminimalisir tanaman terkena penyakit,” paparnya. (Varly)

Forum Mahasiswa Muslim Langowan Galang Dana Untuk Korban Bencana Alam di Manado

MINAHASA,postkota.co.id – Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Muslim Langowan, Melakukan kegiatan aksi kemanusiaan melalui penggalangan dana untuk warga kota Manado yang terdampak Bencana Alam pada beberapa waktu lalu.

Penggalangan dana tersebut dilaksanakan di depan pos terpadu pasar baru di kecamatan langowan, Sabtu (23/01) 2021.

Diman Bilatula, selaku Koordinator aksi penggalangan dana tersebut mengatakan, kegiatan ini sebagai bukti kepedulian terhadap warga manado yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor yang ada di manado.

“Kami memegang teguh pribahasa torang samua basudara, jadi kami wajib membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan tanah longsor di manado. Dan rencananya hasil dari penggalangan ini akan disalurkan pada minggu 24 januari 2021” Ujar Diman. (varly)

Pintu Air PLTA Tonsea Lama Tidak Pernah Dibuka

MINAHASA, postkota.co id – Adanya isu soal meluapnya Sungai Tondano yang ada di Kota Manado akibat dari dibukanya Pintu Air PLTA Tonsealama Kecamatan Tondano Utara saat ini banyak dibicarakan di berbagai kalangan khususnya di Media Sosial.

Menindaklanjuti isu tersebut, Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, bersama Jajaran langsung melakukan monitoring ketinggian air di pintu air tersebut, Sabtu 23 Januari 2021.

Kepada Kapolres Manager PLTA Tonsea Lama Soni Lembong kepada Kapolres mengatakan Petugas pintu air tidak pernah membuka pintu air Tonsea Lama karena masih pada batas aman dan normal. Selain itu untuk sistem buka tutup pintu air harus seijin pihak manageman PLTA Tonsea Lama bersama pihak pemerintah, sehingga tidak sembarangan membuka pintu air. Dan maksimal ketinggian air hingga 350 cm.

“Dalam 2 minggu terakhir ini tidak ada kegiatan buka tutup pintu air Tonsea Lama. kegiatan buka tutup dilaksanakan apabila ada kegiatan perbaikan atau pemeliharaan turbin pembangkit listrik di Gardu 1 dan 2 PLTA Tanggari dan hal tersebut juga ada mekanismenya yang perlu diperhatikan secara saksama karena  banyak pertimbangannya termasuk resiko baik terhadap kondisi PLTA maupun keselamatan masyarakat sekitar Bantaran DAS Tondano,” Ujar meneger sembar mengatakan pembukaan Pintua air Hoax.

Kapolres Minahasa, AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, mengatakan dari monitoring itu, diketahui batas normal ketinggian air dalam keadaan Normal.

“Jadi sampai saat ini, di pintu air PLTA Tonsea Lama masi dalam keadaan normal untuk mengaliri Intake Pembakit Listrik PLTA Tonsealama. Dan dari penjelasan petugas jaga yang ada, selama ini tidak ada pembukaan Pintu Air, dan dari keterangan mereka walaupun intensitas curah hujan sangat lebat, namun tinggi air tetap dalam keadaan Normal,” Ujar Kapolres.

Adapun situasi ketinggian air di Pintu air PLTA Tonsea Lama mulai dari Jumat 22 Januari 2021 yakni :

*1. Hari Jumat tanggal 22 Januari 2021*

a. Pukul 08.00 – 15.00 Wita :

– 08.00 Wita 300-295 Cm
– 09.00 Wita 295 Cm
– 10.00 Wita 292 Cm
– 11.00 Wita 285 Cm
– 12.00 Wita 283 Cm
– 13.00 Wita 280 Cm
– 14.00 Wita 280 Cm
– 15.00 Wita 280 Cm.
– 16.00 Wita 280 Cm

Petugas : O. Mongi, Melky Sumuwun,

b. Pukul 16.00-24.00 Wita

– 16.00 Wita 280 Cm
– 17.00 Wita 285 Cm
– 18.00 Wita 310 Cm
– 19.00 Wita 315 Cm
– 20.00 Wita 320 Cm
*- 21.00 Wita 320 Cm*
*- 22.00 Wita 320 Cm*
– 23.00 Wita 315 Cm
– 24.00 Wita 310 Cm

Petugas : Frany Rumbayan, Herman Wenas.

c. Pukul 24.00-08.00 Wita.
– 24.00 Wita 310 Cm
– 01.00 Wita 310 Cm
– 02.00 Wita 304 Cm
– 03.00 Wita 300 Cm
– 04.00 Wita 300 Cm
– 05.00 Wita 300 Cm
– 06.00 Wita 295 Cm
– 07.00 Wita 295 Cm
– 08.00 Wita 295 Cm

Petugas : Roy Kenap, Meidy Pakasi.

*2. Hari Sabtu tanggal 23 Januari 2021*

– 08.00 Wita 295 Cm
– 09.00 Wita 295 Cm
– 10.00 Wita 295 Cm
– 11.00 Wita 295 Cm
– 12.00 Wita 295 Cm
– 13.00 Wita 295 Cm
– 14.00 Wita 295 Cm
– 15.00 Wita 292 Cm

Petugas: Maxi Tumengkol, M. Kalalo.
(varly)

Pintu Air PLTA Tonsea Lama Tidak Pernah Dibuka

MINAHASA, postkota.co.id – Adanya isu soal meluapnya Sungai Tondano yang ada di Kota Manado akibat dari dibukanya Pintu Air PLTA Tonsealama Kecamatan Tondano Utara saat ini banyak dibicarakan di berbagai kalangan khususnya di Media Sosial.

Kapolres Minahasa daat Memonitor Pintu Air PLTA Tonsea Lama

Menindaklanjuti isu tersebut, Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, bersama Jajaran langsung melakukan monitoring ketinggian air di pintu air tersebut, Sabtu 23 Januari 2021.

Maxi Tumengkol salah satu pegugas jaga pintu air kepada Kapolres Mengatakan ketinggian air sampai pada Sabtu (23/01) 2021 pada pukul 14.30 berkisar 290 Cm sampai 295 Cm,

Kapolres Minahasa, AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, mengatakan dari monitoring itu, diketahui  batas normal ketinggian air di pintu air tersebut mencapai 350 cm.

“Jadi sampai saat ini, di pintu air PLTA Tonsea Lama masi dalam keadaan normal untuk mengaliri mengaliri Intake Pembakit Listrik PLTA Tonsealama. Dan dari penjelasan petugas jaga yang ada, selama ini tidak ada pembukaan Pintu Air, dan dari keterangan mereka walaupun intensitas curah hujan sangat lebat, namun tinggi air tetap dalam keadaan Normal,” Ujar Kapolres. (varly)

24 Adegan Gambarkan Tewasnya Lerry Kapoh

MINAHASA, postkota.co.id – Polres Minahasa melalui Satuan Reserse Kriminal Menggelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan yang mengakibatkan Lelaki Lerry Kapoh Meninggal awal tahun 2021 lalu, di Langowan.

Pelaksanaan Rekon tersebut, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH SIK di halaman uji SIM Mako Polres Minahasa, Rabu 13 Januari 2021.

Dalam kegiatan itu digelar sebanyak 24 adegan yang diperankan langsung oleh Lima dari enam tersangaka yakni lelaki CR alias Chan (23), RRS alias Ica (22), RRM alias Kiki (29), IAK alias Ayen (24), dan VK alias Alen (21).

Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi melalui Kasat Reskrim, AKP Sugeng Wahyudi Santoso, SH SIK mengatakan pelaksanaan rekon tersebut adalah salah satu pesyaratan untuk kelengkapan berkas dalam penyelidikan.

“Dari rekon yang dilaksanakan ini, kami juga mengundang dari Kejaksaan. Untuk tersangka WLR aliaa Babong tidak dihadirkan. Pasalnya tersangka tersebut masi dirawat di Rumah Sakit,” ujar Kasat.

Lanjutnya, “Dari pelaksanaan rekon tersebut fakta-fakta yang didapati, bahwa Korban memang sengaja untuk mencari istrinya, yang diduga bersama para tersangka,” papar Santoso, Mantan Katim Jatanras Polda Sulut. (varly)

Polres Minahasa, Berhasil Ungkap 3 Kasus di Minahasa

postkota.co.id – Kepolisian Resort Minahasa, Senin 11 Januari 2021 menggelar Konfrensi Pers 3 Kasus yang berhasil diungkap di awal tahun 2021 ini.

Adapun Kasus yang disampaikan yakni, Dugaan penganiayaan secara bersama yang dilakukan oleh tersangka Lelaki WLR alias Babong, lelaki CR alias Chan (23), RRS alias Ica (22), RRM alias Kiki (29), IAK alias Ayen (24), dan VK alias Alen (21), yang mengakibatkan Korban Lery Kapoh Tewas, pada 1 januari lalu.

“Dalam Konfrensi Pers tersebut, dari 6 tersangka, baru dihadirkan 5 tersangka, karena tersangka WLR alias Babong sedang dirawat di Rumah Sakit,” Kata Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu SH.

Pada Konfrensi pers itu juga disampaikan 2 Kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan oleh Lelaki NT Alias Tores (15) bersama Lelaki FT alias Lewi (24) yang dilakukan akhir tahun 2020, dan dugaan pencurian barang elektronik (Curanik) di Kawangkoan yang diduga dilakukan oleh lelaki RK alias Aldo.

“Untuk kasus pencurian ini, terjadi di 3 lokasi berbeda oleh tersangka yang berbeda, dan diketahui dari tiga tersangka ini, lelaki RK alias Aldo sudah perna di dipidanan dengan kasus yang sama,” ujar Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH SIK.

Adapun dugaan kasus Toto Gelap (Togel) yang berhasil di ungkap oleh Polres Minahasa yang dilakukan oleh lelaki JR Warga Desa Wolaang Kecamatan langowan Timur dan Lelaki FR (35) warga yang sama dan keduanya berperan sebagai pengecer atau pengepul, yang beraksi di wilayah Langowan.

Dari pelaksanaan Konfrensi pers tersebut, juga di tunjukan barang bukti, dari ketiga kasus tersebut, berupa, Bambu, senjata tajam, dan potongan kayu yang dilakukan para tersangka penganiayaan, Dua Unit Sepeda Motor yang diduga dipakai pelaku dan korban dalam melakukan tindakan penganiayaan, Dua Unit Sepeda Motor hasil Curanmor, barang elektronik hasil Curanik, dan barang bukyi uang bersama kupon dari yang digunakan dalam kasus Togel. (varly)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.