Gelar Semiloka, Pemuda Adat Bahas Pentingnya Perda Adat di Minahasa

MINAHASA, postkota.co.id – Kehadiran Peraturan Daerah (Perda) Masyarakat Adat di Kabupaten Minahasa terus menjadi perhatian serius sejumlah kalangan. Maraknya kasus perampasan hak masyarakat adat menjadi alasan regulasi ini harus dilahirkan. Keresahan itu mencuat dalam Seminar dan Lokakarya (Semiloka) mendorong lahirnya Perda Masyarakat Adat di Kabupaten Minahasa yang digelar di Yama Resort Tondano, Selasa (04/05) 2021.

Ketua Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN), Allan Sumeleh selaku inisiator kegiatan ini mengatakan, Semiloka ini dilakukan untuk membedah tentang seberapa penting Perda Adat di Kabupaten Minahasa itu harus dilahirkan.

“Kami mendengar jika Perda tentang masyarakat adat telah masuk dalam prolegda (program legislasi daerah) Kabupaten Minahasa. Tentu, ini merupakan satu kabar baik bagi masyarakat adat di Kabupaten Minahasa. Untuk itu, langkah ini kami buat sebagai bentuk dukungan konkret kami terhadap pihak legislatif dalam menggodok Perda ini,” ucapnya.

Deputi II Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Erasmus Cahyadi menjelaskan secara umum kehadiran Perda Adat merupakan suatu kewajiban dari berbagai pihak untuk menjamin hak masyarakat adat di daerah.

“Dalam sebuah sistem hukum, Perda merupakan salah satu alat penting bagi pemerintah dan masyarakat adat untuk mengakui hak asal-usulnya. Ia juga menjadi instrumen penting melindungi hak masyarakat adat,” ucapnya.

Menurutnya, keharusan untuk menciptakan Perda Adat juga disebabkan pandangan yang kurang jelas terhadap masyarakat adat.

“Ada satu sikap yang melihat masyarakat adat sebagai kelompok masyarakat yang akan hilang. Karena itu konstitusi kita meletakkan syarat-syarat pengakuan masyarakat adat itu,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Tokoh Adat Minahasa, Matulandi Supit membeberkan sejumlah ancaman yang siap menerpa kelompok masyarakat adat.

“Di tengah rencana pembangunan nasional saat ini, masyarakat adat merupakan salah satu kelompok yang paling terancam keberadaannya. Belum lagi investasi besar-besaran yang kian gencar di Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa yang kita tahu tidak berpihak pada masyarakat adat. Mereka kapan saja bisa menggusur keberadaan dan membunuh eksistensi masyarakat adat di Kabupaten Minahasa,” jelasnya.

Ia menambahkan, melihat berbagai persoalan ini, maka sudah seharusnya Perda Adat itu segera dilahirkan.

“Harus segera. Karena, Perda juga akan menjadi dasar hukum yang mengatur, mengakui, serta menjamin hak-hak dari masyarakat adat itu sendiri,” tandasnya.

Diketahui, Semiloka menghadirkan 3 orang narasumber yakni, Erasmus Cahyadi selaku Deputi II Sekjen AMAN bidang Advokasi Hukum dan Ham, Denni Pinontoan Direktur Eksekutif Pusat Kajuaan Kebudayaan Indonesia Timur (Pukkat) dan Matulandi Supit selaku anggota Perhimpunan Pengacara Pembela Masyarakat Adat (PPMAN).

Hadir dalam kegiatan ini, Ormas Adat Brigade Manguni, AMAN Sulut, Tou Muung Wuaya, Institut Kumatau, Waraney Wuaya Warembungan, Wale Papendangan Sonder, Waraney Umbanua, Mawale Cultural Center, LMND Minahasa, GMKI Tondano, GMNI Minahasa, Sanggar Seni Toar Lumimuut FBS UNIMA, GMNI Sulut dan Pukkat. (varly)

“Wujudkan Merdeka Belajar” UNIMA Gelar Upacara Peringati Hardiknas

MINAHASA, postkota.co.id – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Minggu 2 Mei 2021, Universitas Negeri Manado (UNIMA) menggelar Upacara di halaman Kantor Pusat Unima.

Pelaksanaan upacara tersebut berlaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi peserta upacara.

Mentri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim dalam pidato yang dibacakan oleh Rektor Unima, Prof Dr Deitje Adolfien Katuuk M.Pd mengatakan, pelaksanaan peringatan Hardiknas tersebut, merupakan kali keduanya dilakukan di masa pandemi, dan tentunya dalam melaksanakan didikan dan menerima didikan adalah salah satu proses yang sulit di masa panemi.

” Masa-masa ini tidaklah mudah bagi kita semua dalam menjalankan aktivitas Pengajar dan pelajar. Untuk itu saya mengajak kita semua untuk kesampingkan sejenak segala kesulitan ini. Dan saat ini, kita bangkitkan semangat untuk menyongsong lembaran baru pendidikan di Indonesia. Mari Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar!,” Tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rerktor juga mengapresiasi dengan kehadiran dalam pelaksanan upacara tersebut, baik secara langsung maupun lewat daring. Dan mengajak untuk bersma-sama meningkatkan tekad belajar dan mengajar.

Saya mengajak kita semua bersama-sama mewujudkan satu kesatuan menuju Unima yang unggul dan inovatif,” pungkasnya. (varly)

Tahap 2 Pencairan BPUM di BRI Cabang Tondano Lebih Cepat Dari Jadwal yang Ditentukan

MINAHASA, postkota.co.id – Penyaluran Banatuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) tahap dua oleh Bank BRI Cabang Tondano tercatat pada Kamis (29/04) 2021 mencapai 40,42%. Seperti yang diasampaikan oleh Kepala BRI Cabang Tondano, I Gede Mahendra Jumat (30/04) 2021.

“Saat ini kami sudah melayani atau merealisasikan sebanyak 20.647 penerima bantuan dari 51.153 penerima, dan penerima ini dari berbagai wilayah yang ada di Minahasa,
maupun luar Minahasa” kata Kacab BRI Tondano.

Dijelaskannya, pelaksanaan penyaluran tersebut sesuai dengan Standart pelayanan yang diatur oleh kantor BRI Pusat, dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Dari penyaluran ini, kami sudah memberikan jadwal kepada masyarakat penerima
bantuan ini. Tentunya di jadwal tersebut juga sudah teretera nomor antriannya. Dan
perharinya kami melayani 250 penerimah,
”Jelasnya.

Lenjutnya, jika tidak ada halangan pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut bisa lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.

“Meilhat data penerima yang sudah direalisasikan, kami prediksikan akhir bulan Mei mendatang bakal rampung,” terang Mahenra

Mahendra juga menambahkan, pihak BRI Cabang Tondano juga melayani Bantuan
Pemerintah Indonesia Pintar.

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat penerima bantuan ini, untuk melihat jadwal
yang sudah ada, agar tidak akan menimbulkan antrian yang panjang dan kerumunan, sebagimana yang sudah diatur oleh pemerintah tentang protokol kesehatan,” pungkasnya. (varly)

Dandim 1302 Minahasa Jamin Hari Raya Jumat Agung dan Perayaan Paskah Aman

MINAHASA, postkota.co.id – Dalam Rangka Pelaksanaan Ibadah Jumat Agung, dan Ibadah Perayaan Paskah, Komandan Kodim 1302/Minahasa Letnan Kolonel Inf Herbeth Andi Amino Sinaga S.I.P pastikan berjalan Aman.

Hal tersebut diungkapkannya pada saat Dandim berkeliling wilayah teritorial mengeadakan pengecekan kesiapan prajuritnya untuk malaksanakan pengaman ditiap-tiap Gereja tempat palaksanaan Ibadah Jumat Agung dan Paskah pada, Selasa (30/03) 2021 Kemarin (Red)

Pada kesempatan itu Komandan Kodim 1302/Minahasa melalui Media Center Kodim 1302/Minahasa menyampaikan beberapa hal, terkait pengamanan tersebut.

“Dalam rangka pelaksanaan Jumat Agung dan hari Raya Paskah Umat Kristiani termasuk saya juga akan merayakannya, saya sudah memerintahkan seluruh Jajaran saya agar berpatroli bersama dengan aparat Kepolisian dalam hal ini Polsek setempat, untuk mendeteksi sejak dini orang-orang untuk kegiatan yang menurut kita tidak awam dan mencurigakan, Katanya.

Lanjut Dandim, Kegiatan Patroli ini sudah berkoordinasi  dengan Kapolres Minahasa, Kapolres Kota Tomohon, Kapolres Minahasa Selatan, dan Kapolres Minahasa Tenggara.

“Semua bersinergi melakukan patroli bersama. Kita tidak melihat waktu dalam melaksanakan patroli tersebut, Ungkap Orang Nomor Satu di Kodim 1302/Minahasa tersebut.

Ditambahkannya pula, Demikian pula dengan peran serta masyarakat tentunya sangatlah dibutuhkan dan berpengaruh, masyarakat wajib lapor dan memberitahu secepat mungkin apabila ada yang menemukan orang yang tidak dikenal yang tiba-tiba langsung pindah dan orang yang berpenampilan tidak awam, contohnya ada suatu rumah dikontrak, cek dulu kepada Hukum Tua atau Kepala Desa, Itu siapa, periksa KTP nya, dari mana asalnya, ditelusuri, sehingga pemilik rumah tidak sembarangan mengontrakkan rumahnya, karena kebanyakan Teroris itu melakukan kegiatannya dikontrakan atau dirumah-rumah, kebiasaan masyarakat kita rata-rata acuh tak acuh, ini juga perlu kita tekankan kepada masyarakat, jangan acuh, kita harus peduli, “Tandasnya. (Varly/red)

Bersama BRI, BNI, dan Full Terminal Tahuna, Kapolres Teken MOU Objek Pengamanan T.A 2021

SANGIHE, postkota.co.id – Kepolisian Resort Kepulauan Sangihe Melaksanakan kegiatan Penandatanganan kesepakatan bersaman/MOU dengan objek Pengamanan Tahun Anggaran 2021 di Wilayah Hukum Polres Kepulauan Sangihe, Senin (29/03) 2021, di Ruang Vikon Mako Polres Kepulauan Sangihe.

Pelaksanaan kegiatan tersebut diawali dengan Doa oleh Kasubbag Humas AKP Jacub T Sedu, dilanjutkan dengan Sambutan Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo, SIK, serta Penandatanganan Nota Kesepahaman/MOU Oleh Kapolres Kepulauan Sangihe, dengan Kepala BRI Cabang Tahuna, Kepala BNI Tahuna dan Kepala Kantor Fuel Terminal Tahuna.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo, SIK, Wakapolres Kompol Ferry Manoppo, Kabag Ops Kompol Muh Sabry Zuma, Kabag Sumda Kompol W. Pandensolang, Kasat Sabhara AKP Ferdy Pelengkahu SH, Kepala Cabang BRI Tahuna Arya Gani Agusta, Kepala BNI Tahuna Thimotius H. J. Bolo, Kepala Kantor Fuell Terminal Tahuna Rudolf Y. Kaurong. (varly)

GP Ansor dan Banser Minahasa Kutuk Tindakan Pengeboman Gereja Katedral di Makasar

MINAHASA, postkota.co.id – Terkait adanya Tragedi Bom Bunuh Diri yang memakan Puluhan Korban luka di Gereja Katedral Makasar pada Minggu (28/03) 2021 dikutuk keras oleh Organisasi Sayap Kepemudaan Nahdatul Ulama Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser Kabupaten Minahasa.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua GP Ansor Minahasa Sahabat Herman Dalle bahwa tindakan yang dilakukan oleh pihak pelaku pengeboman itu merupakan aksi biadap.

“Kami gerakan pemuda Ansor Minahasa mengutuk keras atas aksi biadab yang terjadi di makassar pada hari ini, yakni peristiwa bom di gereja katedral makassar,” ujar Ketua Ansor Minahasa didampingi Sekretaris Arif Kurniawan dan Bendahara Parto Gusasi.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua NU Kabupaten Minahasa Hi Syafaruddin SE, bahwa tindakan itu merupakan hal yang tidak bisa ditolelir.

“Kami Nahdatul Ulama Mengecam keras atas peristiwa yang terjadi di Makassar yakni pengemboman di gereja katedral makassar. Kami berharap dari pihak kepolisian dapat mengusut tuntas aksi yang telah dilakukan oleh orang yang tak bertanggungjawab,” Katanya.

Disaat yang sama Pimpinan Cabang GP Ansor dan Satkorcab Banser serta Ketua NU Minahasa berharap kepada seluruh masyarakat khususnya di minahasa untuk tidak terprovikasi dengan kejadian tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada pihak kepolisian. (varly)

SMA N 2 Tompaso Lakukan Ujian Secara Daring Kepada Seluruh Siswa

MINAHASA, postkota.co.id – SMA N 2 Tompaso melaksanakan Ujian Akhir Tahun (UAT) kepada 47 Sisiwa kelas XII (Dua Belas). Pelaksnaan Ujian tersebut dimulai pada Senin (22/03) 2021.

Kepala Sekolah SMP N 2 Tompaso, Joice Tuwo, Rabu (24/03) 2021, mengatakan pelaksanaan UAT oleh Siswa kelas XII merupakan salah satu tahapan untuk mennentukan kelulusan.

“Ujian ini merupakan tahap sebagai patokan untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” Kata Kepsek.

Lanjutnya selain pelaksanaan UAT, Siswa Kelas Sepulu dan Sebelas juga melaksanakan ujian semester.

“Kelas sepuluh dan sebelas juga mengikuti Ujian Semester, tentunya dilaksanakan secara Daring karena masi dalam situasi Pandemi,” tuturnya. (varly)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.