MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Tondano – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar Ibadah Oikumene awal bulan Juni 2026 yang berlangsung khidmat bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kerja di lingkungan Pemkab Minahasa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Wale Ne Tou Tondano, Rabu (3/6/2026).
Ibadah dipimpin Ketua Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara, Pdt. Yvonne Indra Awuy Lantu, dengan pembacaan Firman Tuhan yang diambil dari Mazmur 65:5 dan Yohanes 15:16.
Dalam khotbahnya, Pdt. Yvonne menegaskan bahwa setiap orang yang dipilih Tuhan merupakan pribadi yang berbahagia karena Tuhan sendiri yang memanggil dan mendekatkan umat-Nya.
“Berbahagialah mereka yang Engkau pilih. Tuhan yang memilih kita. Tuhan menyuruh kita mendekat, maka Tuhan akan mendekat kepada kita,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam kehidupan, setiap orang pasti menghadapi berbagai tantangan, baik sakit penyakit maupun persoalan hidup. Namun, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya.
“Ada saatnya kita sakit, ada saatnya kita mengalami masalah, tetapi Tuhan akan mendekat kepada kita. Jika kita tetap tinggal dalam pelataran Tuhan, kita akan menikmati kasih setia-Nya dan pertolongan Tuhan tidak akan pernah terlambat,” katanya.
Menurutnya, apabila seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa hidup melekat kepada Tuhan, maka Minahasa akan terus mengalami pertumbuhan dan berkat.
“Saya percaya, jika kita semua hidup melekat kepada Tuhan, Minahasa akan terus bertumbuh dan diberkati,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Ibadah Oikumene setiap bulan bukan sekadar agenda rutin, melainkan menjadi fondasi moral dan spiritual bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Ibadah Oikumene ini dilaksanakan setiap bulan dan bukan sekadar agenda rutin. Kita harus memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkab Minahasa atas dedikasi dan kerja keras dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia bersyukur karena Pemkab Minahasa kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.
“Pemkab Minahasa kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk yang ke-12 kali berturut-turut. Saat ini posisi kita berada di peringkat ketiga dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara,” ungkapnya.
Meski demikian, Bupati mengingatkan seluruh jajaran agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Kumtua), sehingga perbedaan pilihan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
Bupati juga meminta seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang ditandai dengan curah hujan tinggi dan berpotensi menimbulkan pohon tumbang maupun gangguan lainnya.
“Kita harus bergerak cepat dalam melakukan penanganan terhadap berbagai potensi dampak cuaca ekstrem demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.
