Diduga Keterlibatan Orang Dalam BSG,Transaksi Rekening Nasabah Bocor ini Harus Usut Pelakunya

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Dokumen rahasia nasabah Bank SulutGo bocor. Bocornya dokumen rahasia tersebut, diduga ada keterlibatan orang dalam.

Bagaimana tidak, tanpa sepengetahuan nasabah, daftar transaksi keluar masuk di rekening bisa diketahui orang lain.

Dimana, transaksi berupa pencairan kerja sama antara media dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Minahasa, bisa diakses orang lain.

Padahal, yang bisa mengakses dokumen rahasia seperti itu, hanya dinas terkait, Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), atau pihak bank sendiri.

Salah satu pejabat Diskominfo yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan bahwa dirinya telah menerima informasi dari salah satu oknum wartawan. Bahwa dia memiliki data transaksi pencairan kerja sama media dengan Diskominfo.

“Oknum wartawan itu menyebutkan secara rinci berapa yang diterima oleh setiap media yang bekerjasama dengan Diskominfo,” katanya.

Sementara, pihak Diskominfo Minahasa ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa dokumen rahasia seperti rekening, tidak bisa diakses sembarangan atau di print out.

“Kecuali ada pemeriksaan BPK baru kita bisa print out atau kepentingan pemeriksaan internal dinas,” kata Bendahara Diskominfo, Imelda Lengkay, kepada sejumlah media, Rabu (24/4/24).

Merasa dirugikan, sejumlah perusahaan media yang bekerjasama dengan Diskominfo Minahasa, mempertanyakan kredibilitas Bank SulutGo.

“Sebagai pemilik perusahaan media, tentunya kami merasa sangat dirugikan dengan adanya dugaan kebocoran transaksi keuangan perusahaan kami,” ujar Angelo Uno ,Sandy Rambing dan sejumlah pemilik perusahaan media.

Mereka menduga ada orang dalam Bank SulutGo yang dengan sengaja membocorkan dokumen rahasia berupa transaksi keuangan perusahaan media kepada orang lain.

“Kita minta kepada pimpinan Bank SulutGo, agar segera menyelidiki siapa dalang bocornya transaksi keuangan perusahaan kami. Dan jika itu tidak dilakukan, kita akan mengambil langka untuk melaporkan hal itu ke OJK, atau bisa di pidanakan ” tegas mereka.

Kepala Cabang Bank SulutGo Tondano, Rina Sigar, ketika dikonfirmasi sejumlah media mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan transaksi rekening nasabah bisa diakses orang lain.

“Tapi itu tidak terjadi di Kantor Bank SulutGo Cabang Tondano. Dan saya jamin itu tidak terjadi di Cabang Tondano,” kata Kacab Rina Sigar, Rabu (24/4/24).

Terkait dugaan adanya orang dalam yang melakukan akses transaksi rekening nasabah, Sigar mengatakan bahwa itu bisa saja terjadi, namun secara ilegal. “Itu bisa saja terjadi, tapi itu ilegal dan bisa dikenakan sanksi melanggar etika sebagai pegawai ,oleh kantor pusat Bank Sulut Go yang menangani kasus pelanggar etika  tersebut .” pungkasnya. (73″U)

Watania : Pemerintah Minahasa Siap Salurkan Bantuan Bencana Gunung Ruang Sitaro Tahap Pertama

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa siap menyalurkan bantuan  bagi korban bencana alam erupsi Gunung Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Dr Lynda Watania MM MSi, mengatakan bahwa bantuan bencana alam Pemkab, rencananya akan diserahkan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, malam ini untuk tahap pertama saat melakukan pemantauan posko bantuan bencana di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, Selasa (23/4/24) siang tadi. Sekda Watania menjelaskan bahwa bantuan ini adalah tahap pertama yang akan di salurkan saat ini .

“Rencananya, malam ini, bantuan dari Pemkab Minahasa akan diserahkan ke Pemprov Sulut. Dan nantinya Pemprov akan menyalurkan secara langsung ke korban bencana melalui pemerintah setempat.Ini baru bantuan tahap pertama. Dan nantinya ada juga bantuan tahap kedua,” kata Sekda Watania didampingi para asisten dan kepala-kepala OPD saat memantau langsung pengumpulan bantuan di BPBD Minahasa.

Watani pun berharap, bantuan Pemkab Minahasa ini, bisa meringankan beban warga Tagulandang yang terdampak bencana erupsi Gunung Ruang, Sitaro.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu sedikit beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam Gunung Ruang di Sitaro,” harap Watania.

Kepala BPBD Minahasa, Lona Wattie SSTP MAP, menambahkan bahwa bantuan ini dikumpulkan oleh sekretariat daerah, para OPD, dan kecamatan.

“Untuk jenis bantuan ada bermacam-macam. Diantaranya beras, air mineral, mie instan, ikan kaleng, susu, minyak goreng, pampers bayi, sabun, bahan campur, pakaian baru dan bekas,” kata Wattie. (73″U)

Watania : Pembangunan kantor Dinas Perpustakaan Minahasa Bernilai 9.5 M Sedang Dibangun

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Dr Lynda Watania MM MSi, didampingi para asisten dan sejumlah kepala OPD memantau pembangunan kantor baru Dinas Perpustakaan, Selasa (23/4/24) siang tadi.

Sekda Watania ,saat memantau langsung dilokasi , mengatakan bahwa pembangunan kantor perpustakaan yang terletak di kompleks Wale Ne Tou, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara ini, masih dalam tahap awal pekerjaan.“Total anggaran pekerjaan pembangunan kantor dinas perpustakaan ini sebesar Rp 9.536.770.000. Sedangkan waktu pelaksanaan pekerjaan 287 hari kalender,”ungkap Watania.

Sekda Watania juga menyebut bahwa dana pembangunan kantor Dinas Perpustakaan ini, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Keuangan tahun 2024.

“Nantinya fungsi kantor ini untuk perpustakaan dan kearsipan. Jadi perpustakaan itu untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan anak-anak didik. Kemudian untuk memberi jaminan tertip penyelengaraan manajemen kearsipan,” katanya.

Sedangkan tujuan pembangunan kantor ini, lanjut Sekda Watania, dalam rangka mewujudkan good governance (tata pemerintahan yang baik) and clean goverment (pemerintahan yang bersih).

“Dengan kata lain, semakin hari Pememerintah Kabupaten Minahasa semakin mewujudkan sistem penyelengaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel,”Pungkas Watania. (73″U)

Evaluasi Tim PPB di Pimpin Sekda Watania

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Dr Lynda Watania MM MSi, memimpin rapat evaluasi Tim Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB), di Ruang Rapat Dinas PM-PTSP), Selasa (23/4/24).

Pada rapat evaluasi tersebut, Sekda Lynda Watania meminta kepada Tim PPB, agar mencari penyebab hambatan dalam proses pelayanan izin usaha di kabupaten Minahasa.

“Tapi pada prinsipnya, bagaimana Pemerintah Kabupaten Minahasa dapat menjamin untuk proses pelayanan izin itu sesuai dengan regulasi yang ada. Apa lagi, sebagian besar hampir semua izin sudah diproses melalui aplikasi,” kata Sekda Watania.

Sementara, Kepala Dinas PM-PTSP Minahasa, Mekri Sondey SE MSi, mengungkapkan bahwa yang menjadi kendala utama adalah proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Dua tahun terakhir ini, animo masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin mengurus izin PBG sangat turun, dibandingkan tahun-tahun sebelum diberlakukannya aturan yang baru,” ungkapnya.

Sondey juga menjelaskan, akibat turunnya pengurusan izin PBG dari pelaku usaha. Tentunya akan berdampak pada pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya retribusi PBG.

“Rapat evaluasi program kerja ini sudah dilakukan dua kali. Dan Pak Bupati sebagai pembina, Ibu Sekda ketua tim, dan Kepala Dinas PM-PTSP sekretaris tim. Sedangkan anggota tim terdiri dari beberapa kepala OPD,” ungkap Sondey.

Diketahui, rapat ini dihadiri juga Kepala ATR/BPN Minahasa, Yandry Rory. Dimana, ia menjelaskan terkait Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR).

Dimana, KKPR merupakan salah satu persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha dalam proses perizinan berusaha.

Seperti contoh untuk izin pembangunan perumahan atau galian C, itu harus ada pertimbangan teknis dari BPN sebelum diterbitkan KKPR dari tim.

Hadir pula dalam rapat ini, diantaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir Wenny Talumewo MSi, Asisten Administrasi Umum, Dr Vicky Tanor MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs Riviva Maringka MSi, Kepala BPKAD, Joice Pua SE, Kadis PUPR, Daudson Rombon ST, Kadis Lingkungan Hidup, Drs Vecky Kaloh, dan Kadis Perhubungan, David Mangundap SH. (*)

Hari ini RSUD Dr Sam Ratulangi Mulai Beroperasi

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat Kabupaten Minahasa dan sekitarnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sam Ratulangi Tondano, yang terletak di Kelurahan Tounsaru Kecamatan Tondano Selatan, Senin 22 April 2024 mulai beroperasi dengan  menyediakan pelayanan kesehatan yang melibatkan tenaga dokter spesialis.

Penjabat Bupati Minahasa Dr Jemmy Stani Kumendong M.Si, melalui Direktur RSUD Sam Ratulangi Tondano Dr. Nancy C. Mongdong MHSM, Sp, PD, mengatakan ” Pada hari ini Senin 22 April 2024 RSUD Sam Ratulangi mulai beroperasi, yang diawali dengan apel bersama baik ASN dan THL RSUD Sam Ratulangi.

” Ada 2 Poliklinik yang sudah beroperasi yaitu Poli Rehabilitasi medik serta Poli Kulit dan Kelamin. Tentunya persiapan ini sudah dilakukan sejak satu bulan sebelumnya baik dari dokternya, perawat, tenaga administrasi, Sekurity serta operator dan IT.

“Semua akan kami siapkan secara bertahap diwaktu berjalan ini termasuk apotik juga tenaga farmasi. Para dokter spesialis di RSUD Sam Ratulangi juga siap melayani masyarakat mulai Senin hingga Sabtu” ujar Mongdong.

“RSUD Sam Ratulangi ini merupakan impian dan harapan semua masyarakat kabupaten Minahasa . Nantinya rumah sakit ini akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Minahasa.

“Menjadi harapan dengan adanya rumah sakit ini kiranya dapat bermanfaat bagi masyarakat atau pasien, sebab rumah sakit ini nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai” tutupnya.

Bupati Kumendong  Minta Warga Doakan Warga Sitaro Agar Dilindungi Dari Bencana Erupsi Gunung Ruang

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Penjabat  Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, mendoakan seluruh warga Kepulauan Sitaro, agar dilindungi dari bencana Erupsi Gunung Ruang.

Dikatakannya, untuk merenungi apa yang sedang terjadi kepada warga di Kepulauan Sitaro. Dimana, pada saat ini sedang mengalami bencana alam yaitu erupsi Gunung Ruang.

“Mari kita semua untuk mendoakan dan turut memberikan semangat kepada saudara-saudara kita, agar selalu dilindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan terkadi,” ajak Bupati Kumendong, saat meresmikan Gedung Serbaguna Desa Talikuran, Jumat (19/4/24).

Kumendong juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa, agar meminimalisir aktivitas di luar ruangan atau lapangan terbuka.

“Karena wilayah Minahasa terkena dampak erupsi Gunung Ruang, terutama debu vulkanik. Maka, dihimbau agar kita menjaga kesehatan dan tidak mengkonsumsi air yang tercemar dari debu vulkanik tersebut,” kata Kumendong menghimbau. (*)

Bupati Jemmy Kumendong Resmikan Balai Serbaguna Desa Talikuran Tompaso

MINAHASA,–POSTKOTANEWS.CO.ID – Pj Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, meresmikan Gedung Serbaguna Desa Talikuran, Kecamatan Tompaso, Jumat (19/4/24).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita gedung serbaguna, oleh Pj Bupati Jemmy Kumendong.

Bupati Kumendong mengatakan, peresmian gedung serbaguna ini, merupakan tonggak sejarah baru bagi masyarakat Desa Talikuran.

Dimana, gedung ini akan menjadi pusat kegiatan masyarakat yang memberikan manfaat besar bagi seluruh warga Talikuran.

“Peresmian gedung serbaguna ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan kerjasama yang solid antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak,” katanya.

Bupati Kumendong juga mengatakan, gedung ini bukan hanya sekedar bangunan fisik. Tetapi juga simbol persatuan dan kemajuan Desa Talikuran.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh komponen masyarakat Talikuran yang telah bersatu padu dalam mewujudkan impian bersama ini,” kata Kumendong.

Ia pun berharap, gedung serbaguna ini menjadi tempat yang bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat. Diantaranya tempat untuk berkumpul, beribadah, dan berbagai kegiatan positif lainnya.

“Mari kita jaga dan manfaatkan gedung ini dengan sebaik-baiknya, sebagai sarana untuk memperkokoh persatuan, memajukan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” ajak Kumendong.

Ia pun berpesan agar sinergitas yang telah terjalin antara komponen masyarakat harus dijaga dengan baik.

“Semua itu harus kita pertahankan dan lanjutkan agar apa yang kita cita-citakan di Tanah Minahasa tercinta akan terlaksana,” pesan Kumendong.

Sebelumnya, Hukum Tua (Kumtua) Desa Talikuran, Joula Wungkar, dalam laporannya menyampaikan bahwa renovasi gedung serbaguna ini dianggarkan dari dana desa tahun 2023.

“Dana renovasi gedung serbaguna ini menelan anggaran 350 juta lebih, dan itu sudah termasuk dari swadaya masyarakat Desa Talikuran,” kata Kumtua Joula Wungkar.

Turut hadir, Ketua ODC Sulawesi Utara, Ferry Wowor, Kadis PMD Minahasa, Dra Arthur Palilingan, Kasat Pol PP, Alexander Mamesah SSTP MSi, Camat Tompaso, Stenly Umboh SSTP, Camat Tompaso Barat, Stefry Pandey, para undangan dan warga Talikuran. (*)

 

 

 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.