Jalan Sehat hingga Deklarasi Integritas, Martina Dondokambey Tekankan Transparansi Penerimaan Murid Baru

Berita, Minahasa6 Dilihat

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID TONDANO — Suasana Lapangan Sam Ratulangi, Tondano, tampak berbeda pada Jumat pagi. Ribuan aparatur di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan menjaga kebugaran, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam dunia pendidikan.

Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Minahasa, Martina W. Dondokambey-Lengkong, menegaskan pentingnya menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam menjalankan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

“Tubuh yang sehat menjadi modal penting untuk bekerja dan mengabdi secara optimal,” ujarnya.

Baca juga:  Sambut Pemilu 2024, KPU Minahasa Gelar Rakor Pembentukan Badan AD HOC

Namun, perhatian utama dalam kegiatan itu tertuju pada penandatanganan deklarasi komitmen bersama terkait proses penerimaan murid baru di Kabupaten Minahasa.

Martina menekankan bahwa sistem penerimaan murid baru harus berjalan secara transparan, adil, tertib, dan sesuai aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka tanpa praktik-praktik yang mencederai integritas pendidikan.

“Langkah ini sangat penting agar setiap anak mendapatkan hak yang sama dalam memperoleh layanan pendidikan berkualitas,” tegasnya.

Menurut Martina, deklarasi tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga integritas di sektor pendidikan.

Baca juga:  Hukumtua Desa Paslaten Kakas Mengikuti Sosialisasi Pembangunan Kawasan Pedesaan

Karena itu, ia meminta seluruh panitia penerimaan murid baru untuk mengedepankan kejujuran, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Di akhir kegiatan, Martina juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada sistem di sekolah, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga yang kuat.

“Fondasi utama pendidikan anak dimulai dari keluarga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *