MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa — Pemerintah Kabupaten Minahasa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian sekaligus membantu masyarakat yang terdampak bencana dan kebakaran. Pada Senin, 18 Mei 2026, Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada sejumlah kelompok tani, serta menyalurkan dana bantuan bencana dan kebakaran tahap I.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Minahasa itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda D. Watania, jajaran pemerintah daerah, para penerima bantuan, serta kelompok tani dari berbagai kecamatan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa menyerahkan bantuan traktor roda empat kepada Kelompok Tani Weruan Desa Kanonang Satu, Kecamatan Kawangkoan Barat; Kelompok Tani Ora Et Labora Desa Tonsewer, Kecamatan Tompaso Barat; serta Kelompok Tani Wanata Desa Sarani Matani, Kecamatan Tombariri.
Selain itu, Kelompok Tani Usaha Bersama Desa Tondegesan, Kecamatan Kawangkoan menerima bantuan alat panen padi dan jagung jenis combine harvester yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan produktivitas pertanian.
Bupati Robby Dondokambey mengatakan, bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mendorong kemajuan sektor pertanian, khususnya dalam meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan petani.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tani untuk menunjang aktivitas pertanian, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Bupati.
Selain menyerahkan bantuan pertanian, Pemerintah Kabupaten Minahasa juga menyalurkan dana bantuan bencana dan kebakaran tahap I kepada masyarakat terdampak sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang mengalami musibah.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah.
