PostKota News

Rita-Devi Salurkan Bantuan di Tomohon

Komitmen untuk menekan penyebaran Covid 19 terus dilakukan istri tercinta Olly Dondokambey, Ny Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan dan  istri tercinta Steven Kandouw Ny dr Devi Kandouw – Tanos.

Pada Sabtu (17/10/2020, Ibu Rita dan Devi serta SAS menyisir pasar tradisional Beriman Tomohon dan melakukan tatap muka dengan dan berdialog bersama para pedagang pasar serta membagikan masker dalam upaya menangkal penyebaran covid 19 yang ada di kota Tomohon. Selain pemberian masker di pasar Beriman, kedua putri hebat Sulut itu juga mengunjungi SLB GMIM Damai dan Membagikan Masker dam sembako untuk para lanjut usia serta ke panti asuhan Mefiboset untuk membagikan masker dan sembako kepada anak-anak panti tersebut.

Ibu Rita mengatakan kegiatan ini dalam rangka membagi masker dan menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak covid 19 di daerah ini.

“Kegiatan ini dalam rangka mensosialisasikan 3M pada warga untuk menekan penyebaran covid 19 pada warga Tomohon. “Untuk menekan penyebaran Covid 19 warga harus patuhi 3 M, yaitu pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” kata Ibu Rita.

Hal senada juga disampaikan Ibu Devi kepada warga yang dijumpainya. “Warga Harus disiplin dalam menerapkan 3M dalam aktivitas keseharian, dan mematuhi protokol kesehatan Covid 19,” tambah sosok yang juga Karo Kesra Sekdaprov Sulut itu yang sedang mengambil cuti.

Selain menyerahkan masker Rita dan Devi juga menyerahkan bantuan pada warga Tomohon yang terdampak pandemi covid 19. (vly)

SAS Bakal Merahkan Tomohon

TOMOHON, postkota.coid – Ketua DPD PDI Perjuangan Olly Dondokambey yakin kehadiran Syerly Adelyn Sompotan (SAS) memuluskan target kemenangan 85 persen bagi pasangan Olly – Steven.

Ini disampaikan Olly usai melantik Tim Pemenangan Kota Tomohon, di Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah, Sabtu (17/10) 2020.

“Bersama CSWL, saya yakin SAS akan mampu memerahkan kota Tomohon baik Pilwako maupun Pilgub,” ungkap Olly yang juga Bendahara Umum DPP PDIP.

Sementra itu, SAS mengatakan, target kemenangan untuk Olly Dondokambey-Steven Kandouw 85 persen.

“Itu target yang realistis, karena ada yang saya jumpai untuk Pilwalkot masyarakat memilih lain, tapi memilih ODSK untuk Pilgub,” katanya.

Namun, ia akan tetap berjuang untuk kemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk-Wenny Lumentut.

Ia berharap, masyarakat yang selama ini mendukung dirinya, untuk bergerak bersama, bekerja bersama demi kemenangan PDIP di Tomohon.

“Agar Kota Tomohon yang kita cintai ini maju dan hebat,” katanya.

Kesempatan yang sama, Sekertaris Tim Kemenangan ODSK Tomohon, Jerry Uno mengatakan, semua dilakukan untuk kemenangan.

“Kami akan bekerja untuk kemenangan ODSK dan CSWL, target kita merahkan Tomohon, Dan Masyarakat Tomohon sudah cerdas, saya Yakin masyarakat Tomohon dapat menentukan pilihan yang tepat untuk terus membangun Sulawesi Utara juga Kota Tomohon.” tandasnya.(vly)

Ingin Majukan Tomohon, SK : Pilih OD-SK dan CS-WL

TOMOHON, postkota.co.id – Ketua Bapilu DPD PDI-Perjuangan Sulut yang juga selaku calon wakil gubernur Steven Kandouw menegaskan bahwa kota Tomohon selama ini pembangunannya di nilai lambat dan sangat tertinggal beda dengan kabupaten kota yang lain di daerah ini.

“Kesekian kali sering saya sampaikan bahwa ada banyak hal kenapa Tomohon torang harus rebut karena di satu sisi rasa-rasanya di Tomohon selama ini ada pembangunan padahal kecepatan pembangunan masih di nilai lambat dibandingkan dengan daerah lain,” kata Steven Kandouw saat memberikan pembekalan kepada sejumlah tim relawan ODSK dan CSWL yang baru dilantik, Jumat (16/10/2020) malam.

Ia mengatakan dari sejumlah aspek yang ada di kota Tomohon. Seperti sisi aspek pendidikan sangat lemah beda dengan daerah lain.

“Pada jaman tahun 60an bahkan 80an seluruh sulawesi dan luar daerah ini kalau sekolah datang di Tomohon. Tapi sekarang semakin tertinggal, itu baru aspek pendidikan, belum dengan aspek-aspek yang lain,” beber Kandouw.

Ia menyebutkan pemerintah yang baik seharusnya lebih transparan dan terbuka. “Apalagi terkait penyusunan anggaran seharus masyarakat kota Tomohon harus tau tapi selama ini di kota Tomohon semuanya tertutup,” imbuhnya.

Tambah Kandouw sampai saat ini pembangunan hanya dirasakan oleh segelintir orang dan ini tidak boleh. Sampai saat ini pemerintah yang baik seharus koordinasi dengan pemerintah provinsi.

“Tapi nyatanya sampai saat ini Tomohon tidak ada koordinasi dengan pemerintah provinsi. Makanya pembangunan tidak optimal padahal APBD Tomohon tidak mampu meng-cover semua. Jadi kalau Tomohon ingin ada perubahan pilih ODSK dan CSWL pada 9 desember mendatang,”Pungkas calon wakil gubermur Sulut itu. (vly)

Dahan Beringin Sulut Mulai Patah

OD-SK, CS-WL Makin Tinggi

TOMOHON, postkota.co.id – Dalam Politik siapa yang tak mengenal Arther Wuwung STh, Dia adalah salah satu Petinggi partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara (Sulut).

Politisi yang menjabat sebagai Wakil sekretariat DPD partai Beringin itu, tak segan memberikan dukungan resmi terhadap pasangan calon nomor urut 2 (dua) Caroll-Wenny, diajang pemilihan Walikota Tomohon Desember mendatang.

Itu terlihat saat fungsionaris golkar Sulut bersama Syerly Sompotan ikut hadir dalam tatap muka bersama milenial di Kelurahan Matani serta blusukkan Wenny Lumentut di Kelurahan Tumatangtang 1(satu).

Menurut Wuwung, dukungan ini murni diberikan kepada Caroll Wenny, sebagai alasan tepat melihat dan penerapan visi misi kedua paslon ini untuk kemajuan dan perubahan di Kota Tomohon.

“Saya suda pamitan kepada ibu CEP” kata wuwung

Selain itu Wuwung menambahkan, Dukungan tidak hanya terhadap Caroll Wenny tapi Calon Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandow (ODSK).

“ODSK harus menang dan tetap melanjutkan kepemimpinan roda pemetintahan di Sulut demi meningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini”, kata Arther sapaan akrab.(varly)

Rayakan Hut ke-58 P/KB GMIM, P/KB Wilayah Tomohon Empat Gelar Ibadah Syukur

TOMOHON. postkota.co.id – Komisi Pria/Kaum Bapa (P/KB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Wilayah Tomohon Empat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 di Jemaat Imanuel Walian, Selasa (13/10) 2020. Ibadah syukur yang dipimpin Ketua BPMW Tomohon Empat, Pdt. Daniel Bastian, M.Th, berlangsung hikmat.

Ketua Komisi P/KB GMIM Wilayah Tomohon Empat, Pnt. Ir. Stefanus B.A.N. Liow, MAP, dalam sambutannya mengatakan pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, berjemaat, bermasyarakat dan berbangsa.

“Tapi, mau tidak mau harus dihadapi, seraya berharap Covid-19 cepat berlalu dengan terus memohon pertolongan Tuhan, mematuhi protokol kesehatan, serta berinovatif untuk pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan,” ujar Liow.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Komisi P/KB Sinode GMIM 2005-2014 dan Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM 2014-2018 mengungkapkan, sekalipun kita berbeda latar belakang status sosial, profesi, etnis, budaya dan warna-warni politik, tetapi harus bersatu dalam menjawab keterpanggilan gereja untuk bersekutu, bersaksi dan melayani.

Anggota DPD RI/MPR RI ini juga mengingatkan, perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) rawan menimbulkan perpecahan terhadap keragaman, kebersamaan, kekeluargaan.

“Oleh karena itu, semua elemen masyarakat di dalamnya bapak-bapak, gereja harus terlibat aktif dalam upaya mempertahankan persatuan dan kesatuan, kebersamaan, kekeluargaan, keamanan, kerukunan dan kedamaian,” lanjutnya.

“Jangan sampai perhelatan Pilkada merusak itu semua, hanya karena terjebak pada kepentingan sesaat,” imbuh Liow.
Menurutnya, secara institusi gereja tidak boleh berpihak pada salah satu warna atau partai politik.

“Tugas gereja adalah memperlengkapi warganya melakukan pembinaan dan pendidikan politik, diantaranya untuk menggunakan hak politiknya sebagai warga negara serta menjadi terdepan berpolitik santun,” sambungnya.

Diketahui, hadiah untuk enam jemaat yang mengikuti lomba solo, diberikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Tomohon, Pnt. Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP, yang juga Sekretaris Komisi Wanita/Kaum Ibu Sinode GMIM.(varly)

CS-WL Siapkan 20 Program Unggulan

TOMOHON, postkota.co.id – Calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon Usungan Nomor Urut 2 Carrol Senduk dan Wenny Lumentut (CS-WL) siapkan 20 program ungulan untuk membawa Kota Tomohon untuk lebih maju dan hebat.

CS-WL  yang memiliki visi-misi mandiri akan membangun Tomohon yang lebih baik dalam program yang sudah menjadi keungulan di bidang kesejahteraan, Paslon CS-WL pun dikabarkan siap menggandeng sejumlah pelaku usaha lokal maupun nasional menjadikan Kota Tomohon lebih maju dan lebih terkenal.

Calon Waki; Walikota Wenny Lumentut mengatakan Bersama Calon Walikota siap mendatangkan pelaku usaha berskala Nasional maupun Lokal. Berinvestasi untuk kemajuan Kota Tomohon. Baik sektor Pendidikan, Sarana dan Infrastruktur serta Pariwisata akan menjadi  ungulan,

“Menjadi cita-cita Tomohon sebagai kota Destinasi Pariwisata dunia. ditunjang dengan sarana pendukung dan fasilitas pendidikan profesional dapat terwujud jika amanah dan kepercayaan rakyat diberikan dipundak kami, terang WL. (varly)

SAS Tepis Tudingan Publik Soal Jabatan Ketua TPPK Tomohon

TOMOHON, postkota.co.id – Tudingan yang menyebut Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) melakukan pembohongan publik soal jabatan sebagai Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TPPK) Kota Tomohon ditepis SAS.

SAS ketika dikonfirmasi soal tuduhan pembohongan publik, menjawab normatif.

“Saya menjalankan payung hukum. Ada Perpres Nomor 15 tahun 2010. Sangat jelas. Siapa yang mengangkangi Perpres, silahkan simak sendiri,” jawab SAS.

Soal tuduhan pembohongan publik, SAS menjawab singkat. “Lagu lama itu. Saya sudah sering jadi target informasi hoax,” ujar SAS.

Di sisi lain, Kabag Hukum Denny Mangundap SH saat dikonfirmasi mengatakan memang sampai saat ini belum ada SK TPPK.

“Yang saya ketahui adalah tahun 2020 ini belum ada SK soal TPPK. Yang ada hanya SK tahun 2019, di mana ketuanya adalah Kaban Bapelitbangda. Jadi selama belum ada SK terbaru, saya kira SK lama masih berlaku,” jelas Mangundap saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020).

“Jadi pada dasarnya yang memprakarsai keluarnya SK TPPK ada dua SKPD yakni Dinas Sosial dan Bapelitbang. Bagian Hukum hanya menganaliasa dan membuat SK dari draft dan usulan yang dibuat dua dinas tersebut,” tegas Mangundap.

Sementara itu Kadis Sosial Pemkot Tomohon, Vonnie Montolalu saat dikonfirmasi membantah pernyataan Mangundap.

“Bukan kami (Dinsos-red) yang membuat SK. SK dikeluarkan Bapelitbang. Kami hanya koordinasi soal data penerima bantuan PKH,” ujar Montolalu.

Di sisi lain, Kaban Bapelitbangda Daniel Pontonuwu saat dikonfirmasi Selasa pagi menyebut sampai saat ini SK TPKP masih berproses.

“Saya belum bisa berkomentar banyak. Yang pasti sampai saat ini SK masih berproses,” ujarnya di balik telepon.

Sementara itu Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Sulawesi Utara, Noldy Mangerongkonda saat dikonfirmasi mengatakan Berdasarkan Perpres Nomor 15 Tahun 2010 Tentang

Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Bab IV Pasal 19 ayat 2

Ketua TKPK Kabupaten/Kota adalah Wakil Bupati/Walikota yang ditetapkan oleh Bupati/Walikota.

“Dan pada Ayat 3 ; Sekretaris TKPK Kabupaten/Kota adalah Kepala Bappeda Kabupaten/Kota yang ditetapkan oleh Bupati/Walikota.

Maka dengan demikian kalau Walikota/Bupati menetapkan lain berarti sudah jelas melanggar Perpres,” tegas Mangerongkonda.

Soal tidak munculnya SK TKPK tahun 2020 padahal sudah di penghujung tahun, Mangerongkonda menyebut jika Pemkot Tomohon dalam hal ini Walikota Tomohon sudah melanggar hukum.

“Berarti SK 2019 itu cacat hukum karna melanggar Perpres dan permendagri,” tukas Mangerongkonda (varly)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.