PostKota News

Pintu Air PLTA Tonsea Lama Tidak Pernah Dibuka

MINAHASA, postkota.co id – Adanya isu soal meluapnya Sungai Tondano yang ada di Kota Manado akibat dari dibukanya Pintu Air PLTA Tonsealama Kecamatan Tondano Utara saat ini banyak dibicarakan di berbagai kalangan khususnya di Media Sosial.

Menindaklanjuti isu tersebut, Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, bersama Jajaran langsung melakukan monitoring ketinggian air di pintu air tersebut, Sabtu 23 Januari 2021.

Kepada Kapolres Manager PLTA Tonsea Lama Soni Lembong kepada Kapolres mengatakan Petugas pintu air tidak pernah membuka pintu air Tonsea Lama karena masih pada batas aman dan normal. Selain itu untuk sistem buka tutup pintu air harus seijin pihak manageman PLTA Tonsea Lama bersama pihak pemerintah, sehingga tidak sembarangan membuka pintu air. Dan maksimal ketinggian air hingga 350 cm.

“Dalam 2 minggu terakhir ini tidak ada kegiatan buka tutup pintu air Tonsea Lama. kegiatan buka tutup dilaksanakan apabila ada kegiatan perbaikan atau pemeliharaan turbin pembangkit listrik di Gardu 1 dan 2 PLTA Tanggari dan hal tersebut juga ada mekanismenya yang perlu diperhatikan secara saksama karena  banyak pertimbangannya termasuk resiko baik terhadap kondisi PLTA maupun keselamatan masyarakat sekitar Bantaran DAS Tondano,” Ujar meneger sembar mengatakan pembukaan Pintua air Hoax.

Kapolres Minahasa, AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, mengatakan dari monitoring itu, diketahui batas normal ketinggian air dalam keadaan Normal.

“Jadi sampai saat ini, di pintu air PLTA Tonsea Lama masi dalam keadaan normal untuk mengaliri Intake Pembakit Listrik PLTA Tonsealama. Dan dari penjelasan petugas jaga yang ada, selama ini tidak ada pembukaan Pintu Air, dan dari keterangan mereka walaupun intensitas curah hujan sangat lebat, namun tinggi air tetap dalam keadaan Normal,” Ujar Kapolres.

Adapun situasi ketinggian air di Pintu air PLTA Tonsea Lama mulai dari Jumat 22 Januari 2021 yakni :

*1. Hari Jumat tanggal 22 Januari 2021*

a. Pukul 08.00 – 15.00 Wita :

– 08.00 Wita 300-295 Cm
– 09.00 Wita 295 Cm
– 10.00 Wita 292 Cm
– 11.00 Wita 285 Cm
– 12.00 Wita 283 Cm
– 13.00 Wita 280 Cm
– 14.00 Wita 280 Cm
– 15.00 Wita 280 Cm.
– 16.00 Wita 280 Cm

Petugas : O. Mongi, Melky Sumuwun,

b. Pukul 16.00-24.00 Wita

– 16.00 Wita 280 Cm
– 17.00 Wita 285 Cm
– 18.00 Wita 310 Cm
– 19.00 Wita 315 Cm
– 20.00 Wita 320 Cm
*- 21.00 Wita 320 Cm*
*- 22.00 Wita 320 Cm*
– 23.00 Wita 315 Cm
– 24.00 Wita 310 Cm

Petugas : Frany Rumbayan, Herman Wenas.

c. Pukul 24.00-08.00 Wita.
– 24.00 Wita 310 Cm
– 01.00 Wita 310 Cm
– 02.00 Wita 304 Cm
– 03.00 Wita 300 Cm
– 04.00 Wita 300 Cm
– 05.00 Wita 300 Cm
– 06.00 Wita 295 Cm
– 07.00 Wita 295 Cm
– 08.00 Wita 295 Cm

Petugas : Roy Kenap, Meidy Pakasi.

*2. Hari Sabtu tanggal 23 Januari 2021*

– 08.00 Wita 295 Cm
– 09.00 Wita 295 Cm
– 10.00 Wita 295 Cm
– 11.00 Wita 295 Cm
– 12.00 Wita 295 Cm
– 13.00 Wita 295 Cm
– 14.00 Wita 295 Cm
– 15.00 Wita 292 Cm

Petugas: Maxi Tumengkol, M. Kalalo.
(varly)

Pintu Air PLTA Tonsea Lama Tidak Pernah Dibuka

MINAHASA, postkota.co.id – Adanya isu soal meluapnya Sungai Tondano yang ada di Kota Manado akibat dari dibukanya Pintu Air PLTA Tonsealama Kecamatan Tondano Utara saat ini banyak dibicarakan di berbagai kalangan khususnya di Media Sosial.

Kapolres Minahasa daat Memonitor Pintu Air PLTA Tonsea Lama

Menindaklanjuti isu tersebut, Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, bersama Jajaran langsung melakukan monitoring ketinggian air di pintu air tersebut, Sabtu 23 Januari 2021.

Maxi Tumengkol salah satu pegugas jaga pintu air kepada Kapolres Mengatakan ketinggian air sampai pada Sabtu (23/01) 2021 pada pukul 14.30 berkisar 290 Cm sampai 295 Cm,

Kapolres Minahasa, AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, mengatakan dari monitoring itu, diketahui  batas normal ketinggian air di pintu air tersebut mencapai 350 cm.

“Jadi sampai saat ini, di pintu air PLTA Tonsea Lama masi dalam keadaan normal untuk mengaliri mengaliri Intake Pembakit Listrik PLTA Tonsealama. Dan dari penjelasan petugas jaga yang ada, selama ini tidak ada pembukaan Pintu Air, dan dari keterangan mereka walaupun intensitas curah hujan sangat lebat, namun tinggi air tetap dalam keadaan Normal,” Ujar Kapolres. (varly)

24 Adegan Gambarkan Tewasnya Lerry Kapoh

MINAHASA, postkota.co.id – Polres Minahasa melalui Satuan Reserse Kriminal Menggelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan yang mengakibatkan Lelaki Lerry Kapoh Meninggal awal tahun 2021 lalu, di Langowan.

Pelaksanaan Rekon tersebut, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH SIK di halaman uji SIM Mako Polres Minahasa, Rabu 13 Januari 2021.

Dalam kegiatan itu digelar sebanyak 24 adegan yang diperankan langsung oleh Lima dari enam tersangaka yakni lelaki CR alias Chan (23), RRS alias Ica (22), RRM alias Kiki (29), IAK alias Ayen (24), dan VK alias Alen (21).

Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi melalui Kasat Reskrim, AKP Sugeng Wahyudi Santoso, SH SIK mengatakan pelaksanaan rekon tersebut adalah salah satu pesyaratan untuk kelengkapan berkas dalam penyelidikan.

“Dari rekon yang dilaksanakan ini, kami juga mengundang dari Kejaksaan. Untuk tersangka WLR aliaa Babong tidak dihadirkan. Pasalnya tersangka tersebut masi dirawat di Rumah Sakit,” ujar Kasat.

Lanjutnya, “Dari pelaksanaan rekon tersebut fakta-fakta yang didapati, bahwa Korban memang sengaja untuk mencari istrinya, yang diduga bersama para tersangka,” papar Santoso, Mantan Katim Jatanras Polda Sulut. (varly)

Polres Minahasa, Berhasil Ungkap 3 Kasus di Minahasa

postkota.co.id – Kepolisian Resort Minahasa, Senin 11 Januari 2021 menggelar Konfrensi Pers 3 Kasus yang berhasil diungkap di awal tahun 2021 ini.

Adapun Kasus yang disampaikan yakni, Dugaan penganiayaan secara bersama yang dilakukan oleh tersangka Lelaki WLR alias Babong, lelaki CR alias Chan (23), RRS alias Ica (22), RRM alias Kiki (29), IAK alias Ayen (24), dan VK alias Alen (21), yang mengakibatkan Korban Lery Kapoh Tewas, pada 1 januari lalu.

“Dalam Konfrensi Pers tersebut, dari 6 tersangka, baru dihadirkan 5 tersangka, karena tersangka WLR alias Babong sedang dirawat di Rumah Sakit,” Kata Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu SH.

Pada Konfrensi pers itu juga disampaikan 2 Kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan oleh Lelaki NT Alias Tores (15) bersama Lelaki FT alias Lewi (24) yang dilakukan akhir tahun 2020, dan dugaan pencurian barang elektronik (Curanik) di Kawangkoan yang diduga dilakukan oleh lelaki RK alias Aldo.

“Untuk kasus pencurian ini, terjadi di 3 lokasi berbeda oleh tersangka yang berbeda, dan diketahui dari tiga tersangka ini, lelaki RK alias Aldo sudah perna di dipidanan dengan kasus yang sama,” ujar Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH SIK.

Adapun dugaan kasus Toto Gelap (Togel) yang berhasil di ungkap oleh Polres Minahasa yang dilakukan oleh lelaki JR Warga Desa Wolaang Kecamatan langowan Timur dan Lelaki FR (35) warga yang sama dan keduanya berperan sebagai pengecer atau pengepul, yang beraksi di wilayah Langowan.

Dari pelaksanaan Konfrensi pers tersebut, juga di tunjukan barang bukti, dari ketiga kasus tersebut, berupa, Bambu, senjata tajam, dan potongan kayu yang dilakukan para tersangka penganiayaan, Dua Unit Sepeda Motor yang diduga dipakai pelaku dan korban dalam melakukan tindakan penganiayaan, Dua Unit Sepeda Motor hasil Curanmor, barang elektronik hasil Curanik, dan barang bukyi uang bersama kupon dari yang digunakan dalam kasus Togel. (varly)

Karang Taruna Desa Pinabetengan Selatan Berbagi Kasih

MINAHASA, postkota.co.id – Berbagi Kasih. Itula yang dilakukan oleh Karang Taruna Desa Pinabetengan Selatan dalam merayakan Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dengan cara membagi Bantuan kepada para Lanjut Usia yang ada di Desa Pinabetengan Selatan.

Bantuan sosial yang dilakukan oleh Karang Taruna ini yakni Bahan Pokok (Bapok) berupa Beras 5 Liter dan Gula 1,6 Kg untuk masing-masing penerimah.

Ketua Karang Taruna Desa Pinabetengan Selatan, Jenly Turangan, SE mengatakan, pembagian Bapok tersebut, merupakan program dari Karang Taruna setiap tahun.

“Ini merupakan program kami. Untuk pengadaan bahan ini, melalui dana kas yang kami kumpulkan selama tahun 2020,” ujarnya.

Lanjutnya, Dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat, khususnya lansia yang ada di desa boleh terbantu.

“Dalam pembagian ini, kami sudah berikan kepada 62 penerima. Harapan kami, dengan Bapok ini, bisa membantu para penerima. apalagi di masa pandemi Covid-19,” tutur pemuda yang biasa di sapa Pace. (varly)

GP Ansor Minahasa, Dukung Sikap Tegas Pemerintah Bubarkan FPI

MINAHASA, postkota.co.id – Keputusan Pemerintah Republik Indonesia Melalui Mentri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang menyatakan bahwa keberadaan Front Pembela Islam (FPI) tidak diakui lagi oleh Pemerintah sebagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) mendapat dukungan oleh berbagai pihak. Salah Satu yang mendukung keputusan pemerintah tentang hal itu, yakni Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Minahasa.

Ketua GP Ansor Kabupaten Minahasa Herman .D. Amirudin Sabtu (02/01) 2021 menyatakan dukungan atas sikap tegas Pemerintah yang secara resmi melarang segala bentuk kegiatan dari FPI.

“Dengan ini mendukung sepenuhnya sikap tegas pemerintah untuk membubarkan FPI dan melarang semua aktivitasnya. Dan tentunya saya mengajak kepada segenap lapisan masyarakat untuk menghormati sikap tegas Pemerintah tersebut dan tidak terpancing berita hoax,” Ujarnya. (varly)

Lelaki Palamba Tewas Usai Baku Hantam

MINAHASA, postkota.co.id – Lelaki Leri Kapoh (18) Warga Desa Palamba Kecamatan Langowan Selatan Tewas usai saling duel dengan lelaki LR alias Lerry (31) Warga Desa Toraget Kecamatan Langowan Timur, Jumat (01/01) 2021 di Desa Taraitak Kecamatan Langowan Utara.

Kronologis Kejadian Sekitar pukul 23.55 Wita Korban bersama saksi-saksi datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari keberadaan istrinya, namun saat di TKP, Korban tidak menjumpai istrinya yang berdasarkan informasi sedang bersama-sama tersangka lelaki Lerry dan kawan-kawan sedang minum minuman keras. Saat menemui terduga pelaku, Korban menikam Terduga dengan pedang dan berujung sehingga keduanya saling duel satu lawan satu.

Saat saling baku hantam Kemudian Pedang yang awalnya di pegang Korban dapat di rebut oleh Terduga yang selanjutnya Terduga membalas menghujamkan pedang pada korban mengenai kaki Korban. setelah beberpa saat kemudian kawan – kawan Terduga mengetahui perkelahian tersebut, selanjutnya langsung bersama sama Terduga menganiaya Korban sehingga korban Meninggal Dunia.

Kapolres Minahasa, AKBP Hrnzly Moningkey SIK MSi melalui Kepala Sub Bagian Humas, AKP Ferdy Pelengkahu SIK membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Dari hasil fisum Korban mengalami luka lebam pada bagian wajah tepatnya pada pelipis sebelah kanan, dahi sebelah kanan, bibir atas luka robek dan luka robek dibagian kepala sebelah kanan, beberapa luka tusuk pada paha kiri serta terdapat luka lecet pada telapak kaki kiri dan kanan. dan Korban meninggal dunia saat di Rumah Sakit Budi Setia Langowan.

Pelengkahu menambahkan Terduga juga mengalami luka tusuk di bagian rusuk sebelah kanan dan tusuk di bagian lengan sebelah kanan.

“Saat ini terduga pelaku sedang dirawat di Rumah Sakit Noongan untuk menjalani operasi. Dan Kasus ini sudah ditangani Satuan Reskrim Polres Minahasa untuk dilakukan pengembangan apakah ada tersangka lain. Kerena dari keterangan para saksi korban sempat di pukul oleh beberapa rekan tersangka. Untuk motif dari kejadian ini, diduga korban marah karena Istri korban sedang Miras dengan Terduga dan kawan-kawan,” ujar Pelengkahu.

Dari kejadian itu, Polisi mengamankan 2 unit sepeda motor, Pakaian korban yang di pakai, Beberapa potongan kayu/bambu, dan Tombak besi yang diduga dilakukan saat menganiaya korban. (varly)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.