PostKota News

Diduga Menghina Bupati ROR di FB, CS Diproses Hukum

MINAHASA, postkota.co.id – Charles Subroto (CS) (38) warga Kelurahan Paleloan Kecamatan Tondao Selatan kini harus berhadapan dengan hukum. Pasalnya lelaki tersebut salah dalam menggunakan media sosial (Medsos) Facebook, (FB).

CS ditetapkan sebagai tersangka  dari laporan polisi Nomor LP/362/VIII2020/2020/Resmin, Tanggal 10 agustus 2020 dan penyelidikan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) dikarenakan Menulis kata-kata tidak senono terhadap Lelaki bernama ‘Roy Roring’ tak lain dan tak bukan tujuanya yakni Bupati Minahasa Kabupaten Minahasa lewat akun FB bernama Bravo Carly pada 29 maret lalu. Dan dari LP tersebut tertera pelapor mengatasnamakan Dr Ir Royke Octavian Roring MSi (ROR)

Dari postingan tersebut dilakukannya lewat Grub FB Pilkada Sulut 2020. Dan tertera jelas mengungkapkan kata, “Kita OD-SK sudahjo ngoni Buli-buli belum sempurna semuanya…..(sensor)” dan mencantumkan nama pelapor.

Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu membenarkan adanya laporan tersebut, dan mengatakan tersangka sendiri sudah diamankan di mako Polres Minahasa, pada Sabtu, (14/11) 2020.

“Dari hasil penyidikan oleh unit Tipidter sudah dua kali melayangkan surat panggilan namun tersangka tidak merespon hingga dilanjutkan sebagai DPO. Dan tersangka sendiri diaman kan oleh Buser Polres Minahasa, berkolaborasi dengan Buser Polda Sulut di kawasan Mega Mas Manado sekitar pukul 22.00 Wita,” Ujar Pelengkahu, Senin (16/11) 2020.

Lanjutnya, pasal yang disangkakan terhadap lelaki tersebut tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE)

“Tersangka diancam dengan Pasal 311sub Pasal 310 KUHP, JO Pasal 45 JO pasal 27 ayat 3 UU no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas uu no 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun penjara denda Rp 1 milyar,”pungkasnya. (Varly Pantow)

Fun Rally SAS 2020 Digelar Besok, Ada Baksos

TOMOHON – Ketua Tim Pemenangan Olly Dondokambey- Steven Kandouw (OD-SK) Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS) menggelar Fun Rally SAS 2020 yang digelar Sabtu (14/11) 2020.

SAS didukung relawan dan komunitas OD-SK termasuk pasukan pendukung pasangan Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL) ini menggandeng Tomohon Kijang Community (TKC).

SAS kepada wartawan mengatakan acara ini dibuka untuk umum dengan pendaftaran gratis dengan memperebutkan Piala dan sejumlah hadiah.

“Start mulai di kediaman Bapak Wenny Lumentut di kolongan dan akan finish kembali di situ. akan dimulai jam 09.00 Wita,” jelas SAS.

Di rally ini akan ada juga kegiatan Bakti Sosial (Baksos) sebagai bentuk kepedulian pasangan OD-SK dan CS-WL.

“Tujuan kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulian saya bersama barisan Relawan Pendukung OD-SK di Tomohon termasuk CS-WL. Saya berharap kegiatan Baksos ini bermanfaat terutama bagi masyarakat betul-betul membutuhkan untuk sama-sama kita wujudkan Sulut dan Tomohon Hebat,” ujar SAS.

Bansos Tenaga Kerja Dinilai Pilih Kasih

TOMOHON, postkota.co.id – Dinilai ada kesalahan soal penyaluran Bantuan Sosial (Bansos), bagi warga yang di PHK akibat Covid-19, Sejumlah Warga menggelar Demo di kantor Lurah Walian Satu Rabu (11/11) 2020.

“Kami kemari untuk menuntut keadilan. Karena sesuai video yang beredar bantuan hanya diberikan ke warna lain. Sedangkan kami yang mendukung merah tidak diberikan,” keluh Paula Polii Walian Satu, Lingkungan 1.

Tak cuma itu, dia menyebutkan penyaluran bantuan bagi naker yang terdampak covid-19 sangat tidak adil.

Karena kenyataan di lapangan banyak yang tidak terkena PHK, namun malah menerima bantuan.

“Contohnya pala dan anaknya malah mendapat bantuan. Padahal anaknya THL di Pemkot, kan mereka tak terdampak tapi malah dapat. Sedangkan anak saya yang nyatanya diberhentikan dari pekerjaan akibat Covid-19 malah tidak dapat . Kan ini aneh,” ungkap Paula.

Senada diungkapkan, Yanti Mandagi yang menyebut banyak nama yang masuk daftar penerima sengaja dicoret, dikarenakan menyatakan dukungan untuk Merah.

“Buktinya di video yang beredar sudah jelas terdengat nama-nama merah dicoret daftar. Juga bisa dilihat di lapangan,” ungkapnya.

Sementara terpantau, warga turut meneriakan permintaan ke pihak Kelurahan.

Yang mana warga secara kompak meminta pihak kelurahan membeberkan data penerima bantuan naker terdampak covid-19.

Sementara itu, Lurah Walian Satu Reynhard Paat mengatakan untuk penyaluran sesuai draft dan tidak memandang warna.

“Saya sebagai Lurah sudah perintahkan ke staf untuk menyalurkan sesuai nama-nama yang tertera di SK. Jadi nama-nama itu tidak ada diganti, tapi sesuai dengan SK,” ungkap Paat.

“Malah nama-nama penerima kebanyakan dari warna lain. Tapi warna warni karena penerima diberikan untuk warga yang terkena PHK atau di rumahkan. Tidak ada unsur-unsur politik di situ,” tambah Paat.

Sebelumnya sempat beredarnya video media sosial (medsos) yang mana salah seorang petugas kelurahan menyebutkan untuk daftar nama yang merah harus dikeluarkan.

“Yang tim-tim merah torang so nda jaga kase. Deng pangge kerja bakti so nimau,” kata seorang staf kelurahan dalam video berdurasi 43 detik ini.

SAS Penuhi Undangan Warga Perum Tesalonika Lansot

TOMOHON,postkota.co.id – Ketua Tim Pemenangan Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK) Kota Tomohon yang tidak lain adalah Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan menyempatkan diri untuk hadir dan memenuhi undangan dari kumpulan masyarakat yang tinggal di Perum Tesalonika Kelurahan Lansot lingkungan 1 kecamatan Timohon Selatan pada (09/11).

Dalam kegiatan tersebut SAS di Sambut oleh ratusan warga yang tinggal di kompleks Perumahan, dan langsung berdialog dengan warga.

Dalam sambutanya SAS meminta Kepada warga masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan ajang pemilihan walikota Tomohon Dan pemilihan Gubernur Sulut pada 9 Desember mendatang.

“Mari kita sukseskan Pilkada serentak ini agar berjalan lancar tanpa ada hambatan, jika kita searah dari pusat, propinsi dan daerah maka perogram apa saja bisa berjalan dengan baik, kita lihat saja sekarang, karna tidak sejalan maka banyak proyek dan program tidak sampai di kota ini lantaran kita tidak sejalan dengan pemerintahan diatas kita. ” Kata SAS.

Sementara itu Jerry Uno yang tidak lain adalah sekertaris Tim ODSK Kota Tomohon saat memberikan kata² pengantar bahwa, di kompleks Perumahan tersebut semua searah dan sejalan, maka saat ini semua wajib pilih telah menentukan sikap mereka untuk berjuang bersama Partai PDI Perjuangan untuk memenangkan ODSK untuk Sulut Dan Carol-Wenny untuk Tomohon.

“Perum ini memang belum ada Tempat pemungutan suara (TPS) namun kami sudah menyatakan sikap sepenuhnya untuk Mendukung Dua Pasangan Calon ini baik di Propinsi dan Kota Tomohon”. Kata Uno.

Debat Paslon Carol Tampil Dengan Program Perubahan

TOMOHON,postkota.co.id – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tomohon menggelar Debat Calon Walikota bertempat di Aula Bukit Inspirasi (ABI) Tomohon, Sabtu (07/11) 2020.

Debat Calon diikuti Paslon Nomor Urut 1, Jilly G Eman-Virgie Baker (JGE-VB), Paslon Nomor Urut 2 (Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL) dan Paslon Nomor Urut 3 (Robert PA Pelealu-Franciscus H.A. Soekirno (RP-FS).

Debat pertama ini masing-masing Calon Walikota diberikan kesempatan menyampaikan Visi dan Misi serta Program.

Calon Walikota Nomor Urut 2, Caroll Senduk tampil elegan dan penuh simpatik memaparkan visi, misi dan program CS-WL yang pro rakyat dengan mengusung jargon ‘Tomohon Butuh Perubahan’.

Berlatarbelakang legislator Kota Tomohon, Caroll meyakinkan publik melalui Debat Calon bahwa masa depan Tomohon di bawah Kepemimpinan CS-WL akan berubah drastis baik soal pembangunan infrastruktur, SDM maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon.

“Tomohon harus lebih baik dari saat ini. Untuk itu, Tomohon butuh perubahan kedepan,” tandas Caroll.

“Perubahan itu diusung dan akan diwujudnyatakan CS-WL melalui program pro rakyat. Maka cobloslah Calon Nomor Urut 2, Caroll-Wenny pada tanggal 09 Desember 2020 mendatang,” pungkas Caroll.

Usai Debat Calon, Caroll Senduk kepada wartawan mengatakan, CS-WL memiliki program nyata berbasis kerja, kerja dan kerja. CS-WL tetap solid bersinergi untuk bekerja demi kemajuan Kota Tomohon kedepan.

“Apa yang saya sampaikan dalam Debat Calon merupakan harapan nyata sesuai dengan harapan masyarakat, bukan hanya sekedar ungkapan pikiran belaka. Hal terpenting bagi saya dan pak Wenny adalah tindakan nyata melalui kerja, kerja dan kerja. Bukan hanya sekedar bicara konsep belaka, tetapi kerja nyata. Lebih baik sedikit berbicara, tetapi banyak bekerja, daripada banyak dan fasih berbicara tetapi belum berbuat,” tandas Caroll didampingi Calon Wakil Walikota Wenny Lumentut.

Menurut Caroll, tindakan nyata lebih penting dari sekedar banyak berbicara.

“Program CS-WL sodorkan adalah program nyata, bukan sekedar akal sehat belaka. Program CS-WL adalah logis dan menyentuh semua masyarakat demi kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon,” kunci Caroll.

Diduga Depresi, Wanita 57 di Langowan Barat Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

MINAHASA, postkota.co.id – Warga Desa Noongan Kecamatan Langowan Barat, dibuat gempar. Pasalnya Meike (57) salah satu warga di desa itu, ditemukan tewas dengan cara gantung diri, di fentilasi pintu rumah kosong yang tidak jauh dari rumah tempat tinggalnya. Dan ditemukan oleh suami korban Doni Rawung Minggu (08/11) 2020, sekitar pukul 07.00 Wita.

Dari Keterangan Saksi, menjelaskan bahwa istrinya sudah sejak tengah malam telah keluar rumah dan tidak diketahuinya pergi kemana.

Merasa Khawatir, saat pagi hari, dirinya mencari korban ke rumah tetangga dan dirumah keluarga korban, namun korban tidak ditemukan.

Merasa curiga, Doni pun masuk dirumah kosong tersebut sekitar 10 meter dari rumah tempat tinggalnya. Kemudian dirinya pun masùk melalui pintu belakang dan mendapati korban telah gantung diri di pintu kamar rumah tersebut dengan tali yang terbuat dari kain putih.

Polres Minahasa, Melalui Polsek Langowan Barat, saat tibah dilokasi langsung mengamankan TKP kemudian memintai keterangan pada saksi-saksi yang ada.

Kapolres Minahasa, AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, Melalui Kasubbag Humas, AKP Ferdi Pelengkahu Membenarkan kejadian tersebut.

“Dari hasil penyelidikan dari anggota yang ada di lokasi menyampaikan dari hasil Visum Dokter yang ada di RSUD Noongan, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dan dari keterangan Saksi Doni (Suami korban) dugaan sementara korban nekat menggakhiri hidupnya karena Depresi terkait adanya penyakit, dan sering masuk keluar Rumah Sakit. Bahkan kepada suami korban, hampir tiap malam menyampaikan akan gantung diri,” ujar Pelengkahu. (varly pantow)

Menuju Pilkada, CS-WL Ikuti Pembekalan Cakada

TOMOHON, postkota.co.id – Pasangan Calon Walikota dan wakil walikota Tomohon, Caroll Senduk dan Wenny Lumentut (CS-WL) menghadiri pembekalan calon kepala daerah (cakada) pada pilkada serentak tahun 2020,  bertempat di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, peserta webinar di NTB mengikuti pembekalan secara daring.

Pembekalan calon kepala daerah (cakada) pada pilkada serentak tahun 2020 di buka oleh Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Sulut Agus Fatoni, Kamis (5/11/2020).

Dalam arahannya Fatoni mengatakan pentingnya proses pilkada. Cara dan pelaksanaan pilkada yang baik dan berintegritas, menurut Agus, pada akhirnya akan memunculkan kepala daerah yang berkualitas dan berintegritas.

“Proses pilkada penting. Dari proses politik pemilihan kepala daerah yang baik dan berintegritas akan menghasilkan kepala daerah yang baik dan berintegritas juga. Proses Pilkada yang berintegritas inilah tanggung jawab kita semua, pemerintah, KPU, Bawaslu, KPK, dan partai politik,” pesan Agus.

Sementara itu, Caroll Senduk selaku peserta pilkada mengatakan, kehadiran dirinya bersama Wenny Lumentut dalam rangka untuk mengikuti pembekalan dari pihak KPK.

“Pembekalan ini sangat penting apalagi narasumbernya dari pihak KPK. Jadi, KPK menginginkan proses politik pemilihan kepala daerah harus berjalan baik dan berintegritas,” kata Caroll.

Senada dengan Caroll, Wenny Lumentut menyebutkan arahan dari pihak KPK merupakan suatu hal yang baik. “Karena jika pilkada yang berintegritas adalah akan menghasilkan pemimpin yang baik. Oleh sebab itu, saya minta kepada petahana-petahana stop mobilisasi ASN karena hal itu mengajarkan sesuatu yang tidak baik,” pintah WL.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut Herwyn J. H. Malonda menekankan perlunya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pilkada. Di Sulawesi Utara, menurutnya, sampai saat ini sudah ada 69 ASN yang direkomendasikan oleh Bawaslu untuk diberikan sanksi oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Berdasarkan ranking kerawanan politik uang, Sulawesi Utara berada di peringkat kedua teratas. Karenanya, yang paling penting adalah edukasi kepada konstituen untuk dapat memilih cakada yang menurut mereka berintegritas. Modus politik uang kini sudah canggih, bukan sekedar sebar uang, tapi juga sudah masuk ke sistem e-money, termasuk pemberian paket data internet ke warga,” tutur Herwyn.

Selanjutnya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengingatkan para calon kepala daerah (cakada) cermat menerima bantuan dari sponsor untuk kepentingan Pilkada Serentak 2020.

“Hasil survei KPK di tahun 2018 menunjukkan sebanyak 82,3 persen dari calon kepala daerah yang diwawancarai menyatakan adanya donatur dalam pendanaan pilkada. Bahkan, pembiayaan pilkada oleh sponsor tidak hanya terbatas pada masa kampanye,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Paslon CS-WL menandatangani pakta integritas yang di saksikan oleh Pjs Gubernur Sulut dan Wakil Ketua KPK, Ketua KPU Sulut, Ketua Bawaslu Sulut.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.