Launcing Kota Tanpa Kumuh,Walikota “Warning” Pengelolaan Keuangan

POSTKOTA.CO.ID – Pembinaan dan Fasilitasi dalam rangka pengendalian pelaksanaan pembangunan pada kegiatan administrasi pembangunan yang dirangkaikan dengan launching program cash for work atau padat karya tunai melalui program KOTAKU (KOTA TANPA KUMUH), bertempat di BPU Kelurahan Tinoor Dua, Jumat (4/6/2021).

Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH, dalam arahannya menyampaikan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, hadir untuk mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), memulai upaya mitigasi terhadap Covid-19 dengan memberikan penghasilan tambahan untuk kelompok berpenghasilan rendah melalui skema Padat Karya Tunai (PKT) atau Cash For Work (CFW).

“Seperti yang telah kita ketahui bersama dengan adanya sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, maka Kota Tomohon mendapat bantuan dari pemerintah pusat melalui kegiatan Padat Karya Tunai Program Kota Tanpa Kumuh. Kegiatan ini merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan bantuan tunai, dalam bentuk upah tenaga kerja kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dan yang mengalami Putus Hubungan Kerja (PHK) serta bagi masyarakat yang mengalami penurunan/kehilangan pendapatan. Disamping itu pula, kegiatan padat karya tunai ini juga bertujuan memulihkan perekonomian masyarakat untuk mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi akibat Covid-19, khususnya di wilayah perkotaan,” tuturnya.

Lanjut, Caroll Senduk dengan adanya program padat karya ini, maka jelas aset-aset infrastruktur yang ada di kelurahan akan semakin baik karena adanya pemeliharaan dan perbaikan yang dibangun program Kotaku maupun Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) lainnya melalui swakelola masyarakat. Prinsip pelaksanaan kegiatan program Padat Karya Tunai ini adalah partisipatif, transparan dan akuntabel, sederhana dan mudah dikerjakan, berkualitas, layak dan berkelanjutan. Kota Tomohon mendapatkan anggaran padat karya tunai sebesar 3 Miliar, masing-masing kelurahan 300 juta.

“Saya berharap kesepuluh kelurahan yang mendapatkan program ini yaitu Kelurahan Tinoor Satu, Tinoor Dua, Talete Satu, Pangolombian, Tondangow, Kayawu, Lahendong, Kinilow, Kinilow Satu dan Kelurahan Kampung Jawa dapat melaksanakan program ini sebaik mungkin. Untuk itu, melalui kegiatan pembinaan dan fasilitasi dalam rangka pengendalian pelaksanaan pembangunan saat ini, maka saya tegaskan agar harus ada sinergitas antara pemerintah Kecamatan dan Kelurahan selaku pembina kegiatan masyarakat di Kelurahan masing-masing bersama dengan Lembaga Keswadayaan Masyarakat, serta harus ada koordinasi bersama pihak Kotaku selaku penanggungjawab kegiatan, jangan sampai terjadi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan di masing-masing Kelurahan,”pintahnya

Selanjutnya dirinya menghimbau kepada Lembaga Keswadayaan Masyarakat sebagai pelaksana kegiatan program Padat Karya di Kelurahan untuk benar-benar melaksanakan kegiatan ini secara bertanggung jawab, mengarahkan dan memberikan pembinaan selama kegiatan, sampai pada tahap evaluasi dan pelaporan agar tujuan dari kegiatan ini bisa tercapai, dan kepada para Lurah kiranya bisa memberikan dukungan penuh kepada Lembaga Keswadayaan Masyarakat, memantau dan memberi pembinaan agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat penuh bagi para tenaga kerja dan masyarakat pada umumnya.

“Saya bersama Wakil Walikota Wenny Lumentut, SE atas nama pemerintah Kota Tomohon menyampaikan apresiasi yang tinggi serta ungkapan terima kasih atas sinergitas yang tercipta dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Sulawesi Utara sebagai leading sektor kegiatan ini,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Drs. Johny Runtuwene, DEA, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan, AP, MSi, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Pemukiman pada Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulut Alfrits Makalew, ST, MSi, Tenaga Ahli Monitoring Evaluasi Kotaku Sulut Michiko Mamuaya, ST, perwakilan 10 Kelurahan yang melaksanakan program, jajaran pemerintah Kota Tomohon, beserta hadirin dan undangan.

Michje

Serah Terima Jabatan Plt Kadinkes, dr. Deesje Liuw Pada dr Olga M Karinda M.Kes .

POSTKOTA.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tomohon menggelar serahterima jabatan (Sertijab) dari pejabat yang lama Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon dr. Deesje Liuw kepada pejabat yang baru yakni dr Olga Karinda, yang ditunjuk oleh Walikota Kota Tomohon Caroll Senduk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon.
Asisten 1 Sekdakot Tomohon Toar Pandeirot mewakili Walikota Caroll Senduk memimpin langsung Sertijab, bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tomohon,Kamis (3/6/2021),

Kesempatan itu, dibacakan berita acara sertijab. Dan dilakukan pendatangan berita acara dan serahterima dokumen dinas.

Pejabat lama dr Deesje Liuw dalam sambutannya menyampaikan dari pribadi mengucapkan banyak terimakasih kepada Tuhan.

“Selama saya menjadi ASN tentunya puji syukur kepada Tuhan karena Tuhan sudah memberikan kepada saya semua apa yang saya pikirkan. Itu patut disyukuri. Dan disampaikan terimakasih pemerintahan CSWL yang sudah mempecayahkan kami selaku kepala dinas. Kepada dr Olga, saya berharap bisa melanjutkan seluruh kegiatan program yang sudah terlaksana. Karena pelayanan kesehatan kepada masyarakat itu yang paling penting,”ungkap Liuw.

Dalam arahannya Toar Pandeirot menyampaikan

atas nama Walikota dan Wakil Walikota Sulut (CS-WL) mengingatkan kembali kepada pejabat yang baru ditunjuk selaku Plt Kadinkes Kota Tomohon agar langsung bekerja sesuai dengan tupoksi dan totalitas dalam penanganan covid 19 yang ada di Kota Tomohon.

Toar berharap kepada seluruh jajaran Dinkes Kota Tomohon agar bekerjalah sesuai dengan harapan pimpinan dalam rangka mewujudkan program CSWL menuju Tomohon Hebat serta diutamakan dalam penanganan covid 19,” tandas Pandeirot.

Sementara itu, Plt dr Olga Karinda dalam sambutannya menyampaikan terimakasih tentunya yang pertama kepada Tuhan. Kehadiran saya disini karena perkenan Tuhan dalam hidup saya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah CSWL yang sudah mempercayahkan saya selaku Plt Kadinkes Kota Tomohon. Saya akan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya selaku Plt Kadinkes Kota Tomohon. Keberhasilan tidak bisa dicapai jika bekerja sendiri. Untuk itu saya mohon topangan kepada seluruh jajaran Dinkes Tomohon untuk dapat membantu dalam melaksanakan tugas untuk membangun Kota Tomohon lebih sehat dan hebat kedepan,” tutur dr Olga Karinda.

Lanjut dr Olga, pesan pimpinan kepada dirinya dalam melaksanakan tugas dengan kerja,kerja, kerja.

“Kerja,kerja,kerja dengan melakukan koordinasi, maupun sinergitas agar program bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran sesuai harapan pak Walikota dan Wakil Walikota (Caroll-Wenny),” imbuhnya.

Michje

Jemmy Ringkuangan : Merubah Perilaku Masyarakat Menuju Budaya Aman Bencana

Tomohon,Postkota.co.id – Walikota Caroll Senduk diwakili Plt Sekretaris Daerah Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan membuka sosialisasi penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat terhadap kesiap-siagaan bencana di Aula Megfra, Rabu (02/06/2021).

Dalam sambutannya, Ringkuangan mengatakan soasialisasi ini adalah, suatu kegiatan strategis. Karena kegiatan ini, disetting guna menjadikan kota Tomohon sebagai kota siaga terhadap bencana dan siap akan ancaman bencana.

Berdasarkan undang-undang nomor 24 tahun 2007, tentang penanggulangan bencana sebagai bagian dari revolusi mental, upaya untuk merubah perilaku masyarakat menuju budaya aman bencana dengan melakukan edukasi publik melalui gerakan kesiapsiagaan dan meningkatkan seluruh komponen pemerintah, organisasi, masyarakat, komunitas, serta khususnya keluarga dan individu itu sendiri.

“Kita ketahui bersama, kota Tomohon merupakan salah satu kota di Indonesia, yang diapit oleh dua buah gunung berapi aktif yaitu gunung Lokon dan Mahawu, yang secara geologis dapat menyebabkan bencana gempa bumi, erupsi gunung, gerakan tanah serta secara hidrologis dapat menimbulkan bencana banjir, kekeringan dan kebakaran hutan. Untuk mengatasi beragamnya tingkat resiko bencana yang dimaksud, menghendaki kita warga negara dan aparatur untuk senantiasa waspada serta tanggap dalam penanggulangan bencana,” jelas Sekot.

Ia pun berharap, kegiatan ini dapat lebih menyatukan gerak dan langkah, sejalan dan harmoni dalam mengemban misi mulia, bekerja demi kemanusiaan dibidang penanggulangan bencana.

“Kami selaku pemerintah kota Tomohon, menyadari masih banyak tantangan dan kendala dalam hal penyelenggaraan penanggulangan bencana, kami mengharapkan peserta sosialisasi ini dapat melancarkan tugas komando tanggap darurat guna memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, ia menekankan beberapa poin yang menjadi perhatian bersama, yaitu :

Pertama, para pejabat, dan jajaran pemerintah kota Tomohon, agar meningkatkan monitoring dan kewaspadaan, serta mampu mengambil tindakan yang cepat dan tepat terhadap berbagai ancaman bencana.

Kedua, menghimbau kepada semua elemen masyarakat terutama yang berada di kawasan rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan membatasi aktivitas pekerjaan disekitar daerah kawasan rawan bencana radius 2,5 km.

Menghimbau kepada masyarakat agar tenang dalam beraktivitas sehari-hari dan tidak terprovokasi berbagai isu-isu yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang meresahkan masyarakat.

Terakhir, meningkatkan koordinasi secara terus menerus antar instansi terkait yang ada baik vertikal maupun horisontal sehingga terwujud sinergitas yang harmonis.Tampak hadir, Narasumber Asisten Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan Toar Pandeirot, serta para peserta.

Michje

CSWL PERCAYAKAN PLT KADIS KESEHATAN PADA dr OLGA MARIA KARINDA. TCW Bilang dr Olga ,Masih Bersih.


Tomohon Postkota.co.id – Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, Caroll Senduk – Wenny Lumentut (CSWL) menunjuk dr Olga Maria Karinda untuk digunakan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan.

Jabatan ini merupakan bentuk Kepercayaan yang diberikan terhadap Karinda oleh CSWL menyusul pejabat sebelumnya yakni dr Deesje Liuw telah masuk masa purnabakti atau pensiun per 1 Juni 2021.

Penunjukan dr Olga Karinda sebagai Plt Kadis Kesehatan pun dilakukan dalam bentuk penyerahan Surat Keputusan (SK) Walikota yang diserahkan langsung walikota Caroll Z Senduk bersama Wenny Lumentut, di ruang Kominfo lantai 2 Selasa (1/6/2021)

“Tidak ada arahan lebih selain kerja sebaik mungkin , terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 ini,” jelas Senduk yang turut diamini Lumentut ketika diwawancarai wartawan.

Karinda sendiri pun langsung menyatakan siap menjalani tugas dan tanggung jawab baru yang diberikan kepadanya, terlebih dalam membawa kesehatan di Tomohon semakin hebat.
“Tentunya langkah awal saya akan melihat dan mempelajari apa yang perlu adanya pembenahan. Termasuk meningkatkan program yang sudah baik dilaksanakan sebelumnya serta seturut dengan instruksi pimpinan,” jelas Karinda.

Namun tentunya dikatakan Karinda hal lain yang perlu mendapat perhatian khusus adalah soal situasi pandemi Covid-19 di Kota Tomohon.
“Termasuk berbagai Pekerjaan Rumah yang perlu kita tuntaskan, mengingat surat tugas ini berlaku sampai bulan Agustus sebelum adanya penjabat definitif,” tukasnya.

Tidak lupa juga dr Olga Karinda memintakan masukkan dari awak media mitra kerja pemerintah untuk memberikan informasi dalam membenahi apa yang sudah dilaksanakan dan belum dilaksanakan pada Dinas kesehatan agar lebih baik dan lebih hebat lagi ,tutup Karinda.

Aktifis Anti Korupsi (TCW) Steven Lalawi , memberikan Apresiasi Pada CSWL terhadap Penunjukkan Plt Kadis Kesehatan Ibu dr Olga Karinda ,dimana track record seorang dr Olga Karinda salah satu pejabat yang terbilang masih bersih dimana tidak pernah terkait dengan masalah korupsi saat menjabat sebagai kepala dinas pemuda dan olahraga dan juga sebagai kepala dinas pemberdayaan perempuan dan anak kota Tomohon .

Steven : CSWL sudah tepat memberikan kepercayaan ini pada Pejabat yang masih bersih seperti dr Olga M Karinda .

Tidak lupa juga Aktifis Anti korupsi TCW Steven Lalawi mengucapkqn selamat kepada ibu dr Olga Karinda, semoga dapat bekerja sebaik mungkin atas jabatan sekaligus kepercayaan yang diberikan oleh CSWL.

Michje

Djemmy J Sundah,SE Pimpin Paripurna Raperda RPPLH

Tomohon Postkota.co.id – Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy Sundah SE pimpin Rapat Paripurna didampingi Wakil Ketua Drs Johny Runtuwene DEA dan Erens Kereh AMKL.Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon dalam rangka mendengarkan tanggapan/jawaban Walikota terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi mengenai Ranperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kota Tomohon Tahun 2021 – 2051, dilaksanakan di ruang sidang DPRD Kota Tomohon, senin (31/5/2021).

Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH didampingi Wakil Walikota Wenny Lumentut SE dalam tanggapannya bahwa kaitan dengan Ranperda RPPLH Pemerintah Kota Tomohon meyakini dapat berfungsi semaksimal mungkin dalam penguatan setiap kebijakan yang ada juga dengan implementasinya.

Walikota memberikan Apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada semua fraksi yang ada di DPRD Kota Tomohon yang senantiasa menghargai Ranperda yang telah kami ajukan.
Masukan strategis, berbagai catatan dan usulan yang telah disampaikan pihak legislatif tentu merupakan bentuk tanggung jawab konstitusional yang dilandasi niat baik dan semangat kebersamaan untuk mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah diseluruh sektor, dan segala masukan, tanggapan tentunya kami sebagai pemerintah akan memberikan perhatian yang pastinya untuk kepentingan bersama.

Hadir dalam Rapat paripurna para anggota DPRD,,Kajari Tomohon Fien Ering SH MH, Perwira penghubung Kota Tomohon Mayor Inf Vino Onibala,Penjabat Sekot Jemmy Ringkuangan AP MSi bersama Organisasi Perangkat Daerah terkait.

(michje)

CAROLL SENDUK,SH NAKODAI KONI 2021 – 2025

Tomohon,Postkota.co.id – Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) ke-3 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang digelar Jumat 28 Mei 2021 di Hotel Grand Master Kecamatan Tomohon Utara.

Musorkot ke-3 menetapkan Caroll J.A.Senduk SH sebagai Ketua Koni terpilih periode 2021 – 2025.

Dalam pleno pemilihan Ketua KONI, 22 Cabang Olahraga sebagai peserta Musorkot sepakat mengusung dan mencalonkan Caroll J.A.Senduk.

Dalam proses sidang pleno musorkot ke-3 yang dipimpin Ketua Sidang Judie Turambi SH, Sekretaris Yongky Sumual, Wakil Ketua Hanny Watung, sepakat mengetuk palu pertanda Caroll J.A.Senduk sah sebagai Ketua Koni.

Selain menetapkan Ketua Terpilih, Musorkot juga menetapkan 2 (orang) formatur untuk mendampingi Ketua KONI menyusun komposisi personalia pengurus Koni antara lain Fentje D.Goni dan Eliert Paat. Sedangkan masa kerja tim fotmatur selama 14 hari dan sampai pada pelantikan pengurus kONI.

Sementara Ketua KONI terpilih Caroll Senduk saat diberikan kesempatan pimpinan sidang menyampaikan kesediaannya, secara terbuka Ketua Terpilih menyatakan kesediannya untuk kemajuan olahraga di Kota Tomohon yang lebih hebat, solid untuk olahraga itu sendiri.
Untuk kemajuan tersebut tentunya harus ditopang oleh semua pengcab olahraga yang ada, dengan menciptakan sinergitas yang baik antara KONI dan Pengcab semua cabor dan tentunya dengan pemerintah dalam hal ini Pemkot Tomohon.

“Saya juga selaku pemerintah tentunya akan memajukan olahraga di kota Tomohon sesuai dengan visi misi kami. Ke depan, kami rencanakan akan membangun sarana prasaran olahraga di setiap kelurahan yang disertai dengan fasilitas penunjang lainnya. Sebagai ketua KONI terpilih, kami menargetkan untuk lebih berprestasi lagi di Pekan Olahraga Provinsi. Kalau dalam porprov lalu kita berada di 4 besar, maka Porprov selanjutnya kita targetkan juara atau minimal 3 besar, artinya harus ada progress dan lebih baik dari Porprov sebelumnya,” tutur Caroll Senduk.

Michje

Hadiri Hut Ke – 14 GMIM Anugerah Paslaten, Wawali WL Ajak Jemaat Turut Berpartisipasi Dalam Pembangunan Kota Tomohon

Whatsapp

POSTKOTA.CO.ID – Wakil Wali kota Tomohon Wenny Lumentut, S.E. menghadir ibadah syukur Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Serbaguna dan Hari Ulang Tahun Ke- 14 Jemaat GMIM Anugerah Paslaten Wilayah Tomohon Satu, Kamis (27/5/21

Ibadah syukur ini dipimpin oleh Wakil Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Daan Sompe, M.PdK.

Mengawali sambutannya Wakil Wali kota Tomohon berikan ucapan selamat ulang tahun kepada Jemaat GMIM Anugerah Paslaten.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat kota tomohon pribadi dan keluarga, mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Ke-14
kepada seluruh Jemaat GMIM Anugerah Paslaten. semoga dengan bertambah usia jemaat di tengah pandemi covid-19, kita tingkatkan iman dan imun, sehingga persekutuan jemaat mampu menghadirkan dampak luar biasa dalam berbagai eksistensi kehidupan, yang tetap menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur gereja dengan pembangunan iman jemaat yang sangat baik sesuai dengan predikat kota tomohon sebagai kota religius dan kota pendidikan.
Oleh karena itu, mari kita jaga dan lestarikan tomohon sebagai kota religius dan kota pendidikan agar supaya pembangunan infrastruktur dan pebangunan karakter di tengah-tengah jemaat dan masyarakat akan semakin maju, semakin sejahtera dan semakin hebat,”ucap WL.

selanjutnya dalam kesempatan ini, Wawali memberikan apresiasi kepada pimpinan dan jemaat yang telah menjaga persatuan serta memelihara toleransi antar umat beragama.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi bagi pimpinan gereja bersama seluruh jemaat yang telah bersatu padu dalam menjaga persatuan dan kesatuan, memelihara toleransi antar umat beragama, serta berperan aktif bagi kelangsungan pembangunan di kota tomohon, kami berkomitmen untuk bersinergi dengan pemimpin-pemimpin gereja dan pemimpin gereja kiranya bersinergi dengan pemerintah untuk bersama-sama membangun, bukan hanya pembangunan fisik tetapi pembangunan manusia yang menyentuh kebutuhan jemaat dengan melibatkan masyarakat,” ungkap WL.

Beliau melanjutkan, perayaan hari ulang tahun GMIM Anugerah Paslaten ke-14 tahun, tentu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tetapi sarat makna dan tanpa mengabaikan arti dari ungkapan syukur yang sesungguhnya.

“Tuhan sudah menganugerahkan kita alam yang indah dan tanah subur, potensi ini harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya, seperti mempraktekkan gaya hidup yang cinta dan peduli lingkungan melalui penanaman pohon, penanganan sampah yang baik, budaya gemar menanam untuk kedaulatan pangan dan menjaga kelestarian lingkungan, yang juga adalah wujud ucapan terima kasih yang nyata kepada Tuhan, supaya kota tomohon yang indah, sejuk dan subur boleh kita wariskan kepada anak cucu kita,” lanjutnya.

Adapun tantangan gereja saat ini sangat besar ketika beraktivitas dan beribadah di tengah pandemi covid-19. untuk itu saya mengajak jemaat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas serta menyukseskan program vaksinasi covid-19.

Memang jumlah kasus aktif covid-19 di kota tomohon sudah menurun dan trend kesembuhan pasien juga semakin meningkat, kendati begitu kita jangan lengah karena covid-19 masih ada dan mengancam.
kita harus belajar dari apa yang terjadi dibeberapa negara yang kasus covid-19 nya meningkat berkali-kali lipat belakangan ini. saya yakin kita semua tidak ingin hal ini terjadi. karena itu marilah kita tetap optimis menghadapi masa depan, disiplin dan bersemangat untuk terus berkarya bagi kota tomohon dan bagi kemuliaan tuhan melalui profesi dan keterampilan kita masing-masing.

Wawali mengajak seluruh jemaat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan yang ada di Kota Tomohon.

“Saya juga mengajak seluruh komponen Jemaat GMIM Anugerah Paslaten untuk dapat ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan yang ada di kota tomohon, melalui harmonisasi pelayanan yang saling menopang, menghayati teladan kristus dalam berbuat kebaikan kepada banyak orang, introspeksi diri dan hidup selalu berpedoman pada firman tuhan adalah hal penting yang harus terus dilakukan jemaat dan masyarakat di tengah perayaan hari ulang tahun, maupun dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sehingga visi tomohon maju, berdaya saing dan sejahtera akan kita capai.

Adapun misi yang harus dijalankan yakni :

  • Menjaga dan melestarikan tomohon sebagai kota religius;
  • Peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor; menjadikan tomohon sebagai kota wisata dunia;
  • Memajukan sistem pertanian.

Michje

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.