Wenny Lumentut Membuka kegiatan Diseminasi, Publikasi Data Informasi dan Analisa Industri Kabupaten/Kota

POSTKOTA.CO.ID – Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, S.E. menghadiri dan membuka kegiatan Diseminasi, Publikasi Data Informasi dan Analisa Industri Kabupaten/Kota Melalui SIINas (Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional) dilaksanakan di AAB Guest House Tomohon, Jumat 26 November 2021

Narasumber Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon Ir. Ervinz Liuw, M.Si., Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Industri Kecil Menengah Disperindag Provinsi Sulawesi Utara dan Staf Statistik Produksi Badan Pusat Statistik Tomohon Ibu Zasya Safitri ,Peserta utusan dari setiap kelurahan Se- Kota Tomohon

Walikota Tomohon dalam sambutan yang dibacakan Wakil Walikota Tomohon : Dalam rangka menerapkan kebijakan pengembangan industri yang baik dan sebagai dasar pembangunan industri nasional, maka diperlukan dukungan data dan informasi industri yang akurat, lengkap dan terkini. oleh karena itu kementerian perindustrian telah membangun suatu sistem informasi industri nasional (SIINas) berdasarkan undang-undang nomor 3 tahun 2014 dimana dalam peraturan tersebut menyatakan bahwa setiap perusahaan industri wajib menyampaikan data industri yang akurat, lengkap dan tepat waktu secara berkala kepada menteri perindustrian, gubernur dan bupati/walikota (pasal 64 ayat 1). Laporan data industri dimaksud disampaikan melalui aplikasi siinas, demikian juga bagi pemerintah daerah dalam hal ini gubernur, bupati/walikota harus menyampaikan laporan hasil. oleh karena itu setiap perusahaan diharuskan mampu menggunakan aplikasi siinas dengan memiliki akun siinas yang dapat dilakukan secara daring.

Kami berharap agar para pelaku usaha industri di kota tomohon agar setelah mengikuti sosialisasi ini dapat mengimplementasikannya yaitu dengan mendaftarkan perusahaannya ke aplikasi siinas dan selalu melaporkan perkembangan industrinya secara berkala.
hal ini adalah bagia dari proses pembangunan sumber daya industri yang pelaksanaan pembangunannya terus digalakkan. karena industri kecil dan menengah adalah bidang strategis yang diharapkan cepat pulih menghasilkan dan meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja dan industri kecil baru, sehingga terjadi peningkatan ekonomi masyarakat yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak pemulihan perekonomian indonesia.
membangun industri kecil dan menengah mengandung makna transformasi yaitu adanya perubahan kearah pembentukan masyarakat industri yang tangguh dan maju. apalagi di era industri 4.0, digitalisasi industri sangatlah penting. untuk menunjang perekonomian nasional maka perlu didukung dengan pembangunan perekonomian di daerah.
untuk itu pemerintah kota tomohon melalui dinas perdagangan dan perindustrian melaksanakan kegiatan ini dalam rangka menggairahkan kembali dunia usaha sekaligus membantu ikm untuk terus bergerak maju.

saya berharap agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar untuk menunjang industri kecil dan menengah dan menjadikan perindustrian yang ada di kota tomohon akan semakin berkembang, maju dan memberi dampak luas pada perekonomian daerah. Melalui pemutahiran data industri kecil yang ada di kota tomohon, nantinya akan di paparkan dalam bentuk profil industri kota tomohon, dan dengan penyediaan informasi data industri akan menjadi bahan pertimbangan untuk pengambilan kebijakan dari pemerintah kota tomohon.

Selanjutnya saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia pelaksana kegiatan ini dan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga akan memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kegiatan usaha industri dan perdagangan yang ada di kota tomohon dan sekitarnya.

Saya juga menghimbau kepada seluruh pelaku usaha industri di kota tomohon agar mendaftarkan perusahaannya ke aplikasi SIINas dan selalu melaporkan perkembangan industrinya secara berkala.

Hadir juga Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon Ruddie Lengkong, S.STP., MAP.

Kadis DR Dolvin Karwur Ajak Guru Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan

POSKOTA.CO.ID – Bangga dan bahagia menjadi kesan Juliana Dolvin Karwur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tomohon, pada perayaan Hari Guru Nasional, 25 November 2021.

“Saya sangat merasa bangga, bahagia di hari guru ini. Banyak selamat bagi guru-guru. Apa yang sudah diabdikan merupakan penghargaan setinggi-tingginya bagi negara, kususnya untuk kota Tomohon,” tutur Karwur kepada inatara.com, usai upacara memperingati Hari Guru Nasional, di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Kamis (25/11/2021).

Menurutnya, tema yang diangkat dalam Hari Guru tahun ini adalah ajakan luar biasa bagi para guru untuk terus bangkit keluar dari keterpurukan di masa pandemi Covid-19.

“Tema Hari Guru 2021 ialah bergerak dengan hati pulihkan pendidikan. Ini mengajak kita untuk pulihkan pendidikan karena kita masih diperhadapkan dengan pandemi Covid-19,” ajak Karwur.

Apresiasi pun diungkapkannya atas upaya para guru di Kota Pendidikan (Kota Tomohon), karena setelah kurang lebih satu tahun setengah dengan PJJ (pembelajaran jarak jauh), kali ini sudah masuk pada PTMT (pembelajaran tatap muka terbatas).

“Saya mengapresiasi kerja bapak dan ibu guru, dari masa pandemi yang belum menguasai IT (Information technology), pada akhirnya kita mulai menguasainya. Itulah salah satu upaya memulihkan pendidikan,” aku Karwur.

Untuk itu dia berharap, upaya menjadi ujung tombak negara dalam pendidikan harus terus di asa.

“Saya berharap ibu bapak guru tetap semangat. Mari bergerak bersama menuju indonesia maju, Tomohon hebat, Sulut hebat,” kunci Karwur.

Wakil Walikota Wenny Lumentut ,SE Inspektur Upacara Hari Guru Nasional 2021 “Bergerak dengan hati, pulihkan pendidikan”.

POSTKOTA.CO.ID – Wakil Walikota Wenny Lumentut,SE Sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2021 di lapangan Kantor Walikota, kamis (25/11/2021).

Hari Guru Nasional kali ini mengusung tema
“Bergerak dengan hati, pulihkan pendidikan”.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim dalam sambutan  yang  dibacakan Inspektur upacara mengatakan, adanya pandemi Covid 19, guru dari Sabang sampai Merauke terpukul secara ekonomi, terpukul secara kesehatan dan secara batin.

Tetapi pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru, namun justru menyalakan obor perubahan. “Guru-guru se-Indonesia menginginkan perubahan, dan kami mendengar,” katanya.

Menurutnya, guru se-Indonesia menginginkan kesempatan yang adil untuk mencapai kesejahteraan yang manusiawi. Guru se-Indonesia menginginkan akses terhadap teknologi dan pelatihan yang relevan dan praktis. Guru se-Indonesia menginginkan kurikulum yang sederhana dan bisa mengakomodasi kemampuan dan bakat setiap murid yang berbeda-beda. Guru se-Indonesia menginginkan pemimpin-pemimpin sekolah mereka untuk berpihak kepada murid, bukan pada birokrasi. Guru se-Indonesia ingin kemerdekaan untuk berinovasi tanpa dijajah oleh keseragaman.

“Sejak pertama kali kami cetuskan, sekarang Merdeka Belajar sudah berubah dari sebuah kebijakan menjadi suatu gerakan. Contohnya, penyederhanaan kurikulum sebagai salah satu kebijakan Merdeka Belajar berhasil melahirkan ribuan inovasi pembelajaran. Gerakan ini makin kuat karena ujian yang kita hadapi bersama. Gerakan ini tidak bisa dibendung atau diputarbalikkan, karena gerakan ini hidup dalam setiap insan guru yang punya keberanian untuk melangkah ke depan menuju satu tujuan utama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” paparnya.

“Karena itulah, saya tidak akan menyerah untuk memperjuangkan Merdeka Belajar, demi kehidupan dan masa depan guru se-Indonesia yang lebih baik.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua guru se-Nusantara atas pengorbanan dan ketangguhannya. Merdeka Belajar ini sekarang milik Anda,” sambung Menteri Nadiem.

Dalam upacara, Wakil Walikota Tomohon menyerahkan berupa penghargaan Satyalancana Karyasatya Guru secara simbolis.

Ikut hadir dalam upacara, Kajari Tomohon Fien Ering SH MH, Perwira Penghubung Mayor Inf Vino Onibala, unsur Polres Tomohon, bersama para pejabat jajaran Pemkot Tomohon.
Hadir sebagai peserta upacara para guru dan siswa siswa sekolah berbagai tingkatan.

WAKIL WALIKOTA TOMOHON MENERIMA KUNJUNGAN BUPATI TASIKMALAYA DI SHOW WINDOW

POSTKOTA.CO.ID – Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE Dalam Sambutan mengatakan: Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon selamat datang dan terima kasih kepada bapak Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, SIP bersama rombongan yang telah berkunjung di kota sejuk tomohon. Apresiasi yang tinggi saya sampaikan kepada bapak Bupati. 24/11/21

Beliau berharap semoga melalui kunjungan lapangan saat ini akan mampu menyerap berbagai kiat sukses dalam pelaksanaan budidaya tanaman aren dan hasil olahan yang ada di Kota Tomohon serta manfaatnya.

Tanaman aren memiliki kelebihan dan manfaat ekonomi lebih dibandingkan dengan pohon lain maka penanaman aren menjadi pilihan utama hingga sekarang. Pohon aren mulai akar batang daun, lidi ijuk hingga nirahnya dapat dimanfaatkan.

Terutama nirahnya dapat diolah menjadi gula dengan kualitas export. Serta batang kayu aren yang telah selesai berproduksi dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat meybel dan tehel seperti yang di produksi oleh pusat pengelolaan kayu kelapa dan kayu aren di PPWG Kaaten Tomohon.

Pengembangan tanaman aren yang ada dengan hasil turunannya yang antara lain air nirah yang kemudian bisa diproses melalui penyulingan menjadi uap dan menghasilkan alkohol yang juga dapat digunakan sebagai hand sanitizer. Begitupulah dengan proses pengolahan air nirah yang dimasak dalam kuali kemudian menjadi gula batu dan gula semut. Hasil gula aren ini digunakan sebagai bahan pokok untuk membuat kue-kue tradisional.

Tomohon memiliki populasi penduduk sekitar 100.587 sedangkan Tasikmalaya memiliki populasi penduduk sekitar 1.800an juta jiwa, saya terkesan dengan penilaian bapak Bupati bahwa Tomohon begitu rapi, begitu asri, banyak bunga yang bagus. Perlu saya sampaikan untuk para Pejabat dan ASN di Kota Tomohon bahwa kalau Tomohon yang kecil ini tidak mampu kita urus, maka berarti para Pejabat di SKPD, ASN “so nda butul ba karja”, coba kita lihat Tasikmalaya dengan begitu besar dan luas wilayahnya masih berupaya untuk kunjungan kerja dalam rangka menambah wawasan untuk nantinya dibawah ke Tasikmalaya untuk diimplementasikan demi untuk meningkatkan kesejahtraan rakyat disana. Oleh karena itu karena Tomohon wilayah yang kecil mari kita buat sebaik-baiknya.

Akhir kata semoga kunjungan kerja ini dapat bermanfaat baik untuk pemerintah Kabupaten Tasikmalaya maupun untuk pemerintah Kota Tomohon agar supaya pelayanan kita kepada masyarakat akan semakin prima.

Sebelumnya acara diawali dengan perkenalan dan penyampaian maksud dan tujuan oleh Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, SIP :
Kurang lebih 2 tahun kami merencanakan kunjungan kerja ini, namun karena pandemi covid- 19 akhirnya baru dapat terlaksana hari ini. Perasaan saya saat bertemu dengan bapak Wakil, walaupun ini pertama kalinya kami bertemu, saya merasa seperti bertemu dengan kawan lama dimana kami sama-sama pejuang rakyat saat duduk di DPRD, jadi langsung nyambung.

Saya bersyukur saat pertama kali datang di Tomohon sepertinya saya pulang rumah, itu karena kemiripan Tomohon dan Tasikmalaya, walaupun perlu diakui Tomohon lebih indah karena bunganya.

Adapun maksud kedatangan kami adalah menambah wawasan dan pengetahuan guna meningkatkan Budidaya Tanaman Aren dan Hasil Produksi Olahan di Tasikmalaya, Tasikmalaya merupakan daerah dengan lahan aren terbesar bahkan mungkin didunia, tapi pengeloaanya masih tradisional, oleh karena itu kami datang di Kota Tomohon untuk belajar pengolahan, belajar tatakelola dan belajar sistem dari Kota Tomohon.

Dalam kegiatan ini Bupati tasikmalaya bersama rombongan juga melakukan kunjungan ke pabrik gula aren masarang, dan lokasi wisata danau linow.

Hadir jajaran Pejabat Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya serta Kadis Pertanian dan Perikanan Daerah Kota Tomohon Steven Waworuntu, SSTP.

Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Konsil kesehatan Indonesia (KKI) dengan Pemerintah Kota Tomohon

POSTKOTA.CO.ID  – Penandatangan ini dilaksanakan wali kota Tomohon Caroll J A. Senduk, SH tentang Pemanfaatan Data Surat Tanda Registrasi Dokter dan Dokter Gigi dan Surat izin Praktik Dokter dan Dokter Gigi dalam rangka percepatan pelayanan publik di Kota Tomohon bertempat di Gedung Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Jakarta 24 November 2021.

Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH dalam sambutannya mengatakan terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama kepada dokter dan dokter gigi maka agenda ini sangat penting.
Karena melalui penandatanganan nota kesepakatan ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kerjasama dari berbagai pihak terkait dalam pemanfaatan data surat tanda registrasi dokter dan dokter gigi terintegrasi di Kota Tomohon.

Beliau mengatakan bahwa
Pemerintah pusat dan daerah perlu memberikan perhatian extra bagi tenaga kesehatan termasuk mempercepat dan mempermudah penerbitan pengurusan izin dokter dan izin praktek dokter dan dokter gigi terutama karena para tenaga kesehatan dokter menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah saat ini sedang berupaya untuk mempercepat proses pelayanan perizinan termasuk didalamnya ijin praktek dokter dan dokter gigi.

Dengan kesepakatan ini dapat diperoleh data base secara elektronik untuk langsung digunakan pada aplikasi perizinan yang dimiliki Pemkot Tomohon melalui DM PTSP yang diberikan limpahan wewenang dalam menandatangani 112 jenis layanan perizinan termasuk ijin-ijin di bidang kesehatan.

Ketua Konsil Kedokteran Indonesia dr. Putu Moda Arsana, Sp. PD-KEMD.,Finasim mengatakan penandatanganan ini bertujuan untuk meningkatkan pemantauan dan pengawasan terhadap STR Dokter dan Dokter Gigi serta SIP Dokter dan Dokter Gigi di wilayah Kota Tomohon. Beliau mengharapkan dengan terlaksananya penandatanganan ini, praktik Kedokteran dapat dilaksanakan dengan baik, melindungi masyarakat dan meningkatkan kualitas praktik Kedokteran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Nota kesepakatan ini menjadi awal yang sangat penting bagi peningkatan koordinasi pengelolaan data STR (surat tanda registrasi) dan SIP (surat izin praktek) bagi dokter dan dokter gigi baik registrasi baru dan registrasi ulang secara elektronik kata drg. Moh Nur Nasruddin, M. Kes yang menyampaikan laporan kegiatan.

Wawali Wenny Lumentut,SE Membuka Kegiatan Pembumian Pancasila

POSTKOTQ.CO.ID – Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik melaksanakan kegiatan sosialisasi peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur budaya bangsa, dengan tema kegiatan “Pembumian Pancasila”,dilaksanakan di Wellu Cafe & resto Tomohon, rabu (24/11/2021).

Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut SE mewakili Walikota Caroll J A Senduk SH saat membuka kegiatan mengatakan atas nama Pemerintah Kota Tomohon menyambut baik disertai rasa bangga atas pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk lebih mempertebal kesadaran masyarakat terlebih khusus bagi para generasi muda di Kota Tomohon akan nilai-nilai luhur budaya Bangsa dan jiwa Nasionalisme guna menyongsong masa depan Bangsa yang maju dan hebat yang dilandasi oleh semangat untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara serta Kota Tomohon yang sama-sama kita cintai dan banggakan ini.

Perlu disadari bahwa dengan perkembangan teknologi yang pesat ini perlu diimbangi dengan aspek budaya yang ada, terutama dalam hal nilai-nilai positif yang terkandung dalam budaya masyarakat. Janganlah sampai perkembangan teknologi ini malah memberikan dampak tenggelamnya aspek nilai-nilai positif kebudayaan yang ada di dalam masyarakat.

Oleh karena itu, diperlukan adanya Pembumian Pancasila, yang bertujuan untuk mengembalikan dan menjadikan pancasila sebagai pedoman dasar hidup masyarakat indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Kami menaruh harapan besar kepada segenap generasi muda Kota Tomohon untuk dapat meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi dan menyikapi berbagai potensi kemungkinan terjadinya konflik berbau “sara” (suku, agama, ras, dan antar golongan).

Kepada  para generasi muda Kota Tomohon diajak pula untuk membangkitkan semangat Nasionalisme dengan senantiasa memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa dalam melaksanakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kaban Kesbangpol Kota Tomohon Ronni Lumowa S Sos MSi sebagai unsur pelaksana kegiatan menguraikan maksud kegiatan ini adalah menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap tanah air dengan mengimplementasikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai Dasar Negara.
Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah untuk membina dan membentuk masyarakat Indonesia terlebih khusus masyarakat Kota Tomohon yang berkepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil berdasarkan pengamalan Pancasila dan UUD 1945.

Peserta dalam kegiatan tersebut terdiri dari siswa/siswi SMP dan SMA bersama para pemuda di Kota Tomohon.
Kegiatan dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan, pesertanya melewati pemeriksaan rapid antigen covid 19.

Hadir sebagai narasumber anggota DPD RI Ir Stefanus B A N Liow, anggota DPRD Kota Tomohon Noldy Lengkong, Widyaiswara Ahli Madya BPSDM Provinsi Sulut Joachim Elias, Unsur Akademisi dari Unima Dr Julien Biringan.

Dinas PUPR dan Dispar Tomohon Minim Serapan Anggaran

POSTKOTA.CO.ID  — Pemerintah Kota Tomohon melakukan Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Anggaran (EPRA) Tahun Anggaran 2021, di Rumah Dinas Wali Kota Tomohon, Selasa (23/11/2021).

Terpantau hadir beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Tomohon, Camat Tomohon Timur, Camat Tomohon Selatan dan Camat Tomohon Barat.

Ditemui setelah kegiatan, Asisten III, ODS Mandagi mengatakan EPRA ini untuk mengevaluasi serapan anggaran sudah berapa persen.

“Tadi dievaluasi ada 16 (OPD) yang berada di zona biru atau diatas 50 persen,” ujar Mandagi.

Tapi, katanya, ada beberapa OPD yang masih berada di bawah 50 persen untuk serapan anggaran.

Sehingga pihaknya saat ini mencari tahu apa yang menjadi kendala dan mencari solusi seperti apa.

“Kita akan melakukan percepatan serapan anggaran ini. Setidaknya akhir tahun ini kita harus mencapai target,” jelasnya.
Tambahnya, Pemkot Tomohon menargetkan untuk dapat terserap semua anggaran yang ada.
Ia pun mengatakan beberapa faktor terjadinya serapan anggaran yang minim.Seperti pada Dinas PUPR Tomohon yang saat ini masih ada kegitan yang dalam pelaksanaan dan adanya dana PEN yang masuk tahun ini.
Begitu juga pada Dispar Tomohon yang masih di bawah 20 persen penyerapan anggarannya karena ketambahan Dana PEN untuk tahun ini.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.