Usai Pilhut Serentak, Bupati RD Ajak Hukum Tua Terpilih Rangkul Seluruh Warga dan Fokus Bangun Desa

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di Kabupaten Minahasa telah berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses. Sebanyak 129 desa kini resmi memiliki Hukum Tua terpilih yang akan memimpin selama delapan tahun ke depan. Saat ini, para Hukum Tua terpilih tinggal menunggu proses pelantikan yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

Meski seluruh tahapan pemilihan telah selesai, dinamika di tengah masyarakat masih terasa. Perbincangan mengenai hasil Pilhut masih kerap muncul, baik di ruang-ruang sosial maupun di media sosial. Namun, kondisi tersebut dinilai sebagai bagian yang wajar dalam proses demokrasi di tingkat desa.

Menanggapi hal itu, Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, mengingatkan seluruh Hukum Tua terpilih agar segera meninggalkan perbedaan yang muncul selama masa kontestasi dan mulai fokus merangkul seluruh elemen masyarakat.

“Tugas utama Hukum Tua terpilih adalah menjadi pemimpin bagi semua warga, tanpa membeda-bedakan pilihan politik, serta bersama-sama membangun desa,” tegas Dondokambey, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, setiap Hukum Tua yang terpilih merupakan pilihan masyarakat yang harus dihormati. Karena itu, amanah yang diberikan rakyat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat. Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

Pada kesempatan tersebut, Dondokambey juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Minahasa yang telah menggunakan hak pilihnya dalam Pilhut serentak. Ia turut memberikan penghargaan kepada jajaran TNI dan Polri yang telah mengawal seluruh tahapan pemilihan sehingga berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Apresiasi serupa disampaikan kepada seluruh panitia penyelenggara Pilhut, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Berkat kerja keras dan dedikasi seluruh pihak, pelaksanaan Pilhut serentak di Kabupaten Minahasa dapat berjalan lancar dan sukses.

Dengan berakhirnya pesta demokrasi desa tersebut, seluruh pihak diharapkan kembali bersatu, menjaga kebersamaan, dan bersama-sama mendukung pembangunan demi kemajuan Kabupaten Minahasa.

Martina Dondokambey-Lengkong Dorong Budaya Literasi Lewat Lomba Bertutur SD se-Minahasa

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID TONDANO, 23 Juni 2026 – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa, Martina Watok Dondokambey-Lengkong, menghadiri sekaligus menjadi dewan juri dalam Kegiatan Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Minahasa yang digelar di Tondano, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi terbaik dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Minahasa tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta menampilkan kemampuan bertutur dengan membawakan berbagai cerita edukatif yang sarat akan nilai moral, budaya, serta kearifan lokal.

Dalam kesempatan itu, Martina Watok Dondokambey-Lengkong mengatakan bahwa lomba bertutur merupakan wadah yang efektif untuk menumbuhkan minat baca dan budaya literasi sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih kemampuan berbahasa, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan rasa percaya diri anak-anak dalam menyampaikan cerita dan pesan positif.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar berbicara di depan umum, tetapi juga diajak untuk mencintai buku, memahami nilai-nilai kehidupan, serta melestarikan budaya bertutur yang menjadi bagian dari warisan bangsa,” ujarnya.

Martina juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan, keberanian, dan kreativitas terbaik selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa generasi muda Minahasa memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan meraih prestasi.

“Kiranya kegiatan ini dapat terus memotivasi generasi muda Minahasa untuk mencintai literasi, melestarikan budaya bertutur, serta tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Minahasa diharapkan dapat terus menjadi agenda berkelanjutan dalam upaya membangun budaya literasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini di Kabupaten Minahasa.

Pemkab Minahasa Targetkan Pelantikan Hukum Tua Terpilih Sebelum 17 Agustus

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa berencana mempercepat pelantikan para Hukum Tua terpilih hasil Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Serentak 2026. Langkah ini dilakukan guna mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Minahasa, Alex Mamesah, mengatakan pelantikan para Hukum Tua terpilih diupayakan dapat dilaksanakan sebelum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

“Diusahakan pelantikan Hukum Tua terpilih akan dipercepat, kalau bisa sebelum 17 Agustus. Apakah dilaksanakan secara serentak atau bertahap, nantinya akan dibahas kembali bersama pimpinan dan Bupati Minahasa,” ujar Mamesah kepada wartawan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, percepatan pelantikan sangat penting agar para kepala desa yang baru terpilih dapat segera menjalankan program pembangunan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta merealisasikan berbagai agenda pemerintahan desa.

Selain itu, Mamesah berharap seluruh Hukum Tua terpilih mampu menjaga stabilitas dan kondusivitas masyarakat pasca-Pilhut. Ia menekankan agar dinamika politik yang muncul selama proses pemilihan tidak berlarut-larut dan tidak menghambat jalannya pembangunan di desa.

“Kami berharap para Hukum Tua terpilih segera bekerja untuk rakyat. Segala perbedaan yang terjadi selama proses Pilhut harus diselesaikan dengan baik demi kemajuan desa,” tegasnya.

Mamesah juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilhut Serentak di 127 desa pada 17 Juni 2026 secara umum berlangsung aman, lancar, dan demokratis. Meski demikian, panitia tingkat kabupaten masih menerima sejumlah pengaduan terkait hasil pemungutan suara.

Namun, sebagian besar pengaduan tersebut dinilai belum didukung bukti yang kuat dan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil pemilihan.

Dengan percepatan pelantikan ini, Pemkab Minahasa berharap roda pemerintahan desa dapat segera berjalan optimal sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat direalisasikan lebih cepat.

Kejar Standar FIFA, Pemkab Minahasa Percepat Renovasi Stadion Maesa Tondano

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terus mempercepat proses renovasi besar-besaran Stadion Maesa Tondano yang ditargetkan memenuhi standar FIFA.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Minahasa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Sulawesi Utara pada Senin, 22 Juni 2026. Rapat yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Minahasa itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS.

Pertemuan tersebut membahas berbagai kesiapan teknis dan administratif guna mempercepat pelaksanaan pembangunan stadion yang menjadi salah satu proyek strategis daerah.

Hadir dalam rakor tersebut tim Satker Prasarana Strategis Kementerian PU Sulut, Kepala BPN Minahasa, serta sejumlah pejabat Pemkab Minahasa, di antaranya Asisten Pemerintahan, Kepala Bappelitbangda, Kepala BPKAD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Kominfo, Kabag Pembangunan, Kabag Umum, dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.

Langkah koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari upaya yang dilakukan Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang (RD-Vasung), yang sebelumnya telah memperjuangkan anggaran renovasi stadion hingga ke tingkat pusat.

Beberapa waktu lalu, RD-Vasung melakukan audiensi dengan Ketua Komisi V DPR RI di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, mereka turut didampingi tim teknis, termasuk Kepala Dinas PUPR Minahasa Rivai Mamoto, ST, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Agustivo Tumundo, SE., M.Si.

Dalam pemaparannya di hadapan Komisi V DPR RI, Pemkab Minahasa menyajikan data dan kondisi lapangan secara komprehensif, termasuk rencana pengawasan proyek guna memastikan penggunaan anggaran renovasi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Usai rakor, Wakil Bupati Vanda Sarundajang mengungkapkan bahwa setelah proposal diajukan ke Kementerian PUPR melalui dukungan Komisi V DPR RI, tim Satker Prasarana Strategis langsung melakukan survei lapangan di Stadion Maesa Tondano.

“Dari hasil survei tersebut, pihak Satker meminta surat rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Untuk pelaksanaan pekerjaan fisik nantinya akan sepenuhnya dilakukan oleh Satker Prasarana Strategis Kementerian PUPR,” jelas Vanda.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Bupati Robby Dondokambey dijadwalkan melakukan kunjungan ke Kemenpora RI di Jakarta guna menindaklanjuti dan memperoleh surat rekomendasi yang dibutuhkan.

“Kita berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga renovasi stadion ini dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Minahasa,” ujarnya.

Diproyeksikan Jadi Stadion Utama Porprov Sulut

Percepatan pembangunan Stadion Maesa Tondano dilakukan karena stadion tersebut diproyeksikan menjadi lokasi utama pelaksanaan upacara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara mendatang.

Selain itu, keterlibatan Kementerian PUPR diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas stadion hingga memenuhi standar internasional.

“Satker Prasarana Strategis juga menyampaikan bahwa pembangunan stadion ini harus berstandar FIFA. Jika fasilitas seperti itu terwujud, tentu akan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga, khususnya sepak bola di Minahasa. Mari kita doakan bersama agar pembangunan Stadion Maesa dapat segera terealisasi,” pungkas Vanda Sarundajang.

Gelapkan  Dana Perusahaan , Patricia Beelt Warga Matani  Dieksekusi  Jaksa 4 Tahun Penjara

TOMOHON,POSTKOTANEWS.CO.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon mengeksekusi terpidana Patricia Maureen Beelt alias Nini alias Ninolle dalam perkara penggelapan dana perusahaan milik PT Adicitra Anantara, Senin (22/6/2026).
Eksekusi dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah putusan Pengadilan Tinggi Manado Nomor 54/PID/2026/PT MND berkekuatan hukum tetap (inkrah). Terpidana kemudian langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Tomohon untuk menjalani masa hukumannya.
Proses eksekusi diawali dengan diterimanya salinan putusan yang telah inkrah. JPU melalui Nathan Andhika Luntungan, SH terlebih dahulu melayangkan surat panggilan kepada terpidana dengan Nomor B-199/P.1.15/Eoh.3/06/2026, sebelum menerbitkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan (P-48) sebagai dasar pelaksanaan eksekusi.
Dalam putusan tingkat banding, majelis hakim memperberat hukuman Patricia Beelt warga  Matani Tomohon ini dari tiga tahun menjadi empat tahun penjara. Hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penggelapan dalam hubungan kerja, sebagaimana diatur dalam Pasal 374 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Dengan dieksekusinya putusan tersebut, Patricia resmi menjalani hukuman empat tahun penjara. Seluruh administrasi pelaksanaan putusan juga telah diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Sementara itu, pihak PT Adicitra Anantara melalui Olivia Tike Wuisang, selaku pelapor dan pihak yang dirugikan, menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Tomohon atas pelaksanaan putusan yang dinilai cepat dan profesional.
“Kami mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Tomohon, khususnya Jaksa Penuntut Umum, yang telah menindaklanjuti putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Ini merupakan bentuk kepastian hukum sekaligus memberikan rasa keadilan bagi pihak yang dirugikan,” ujar Olivia.
Menurutnya, eksekusi tersebut menjadi pesan tegas bahwa setiap tindakan yang merugikan perusahaan maupun pihak lain akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan hukum.
“Penegakan hukum harus menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa setiap perbuatan melawan hukum memiliki konsekuensi yang jelas. Putusan ini menunjukkan bahwa proses hukum berjalan dan memberikan kepastian bagi pencari keadilan,” tegasnya.

Hadiri PENAS XVII Gorontalo 2026, Wabup Vanda Sarundajang Tegaskan Komitmen Minahasa Majukan Pertanian dan Perikanan

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Gorontalo – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS., MAP, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, menghadiri pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo, Sabtu (20/6/2026).

PENAS XVII merupakan ajang pertemuan terbesar insan pertanian dan perikanan di Indonesia. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dan dihadiri sejumlah menteri dan wakil menteri, anggota DPR RI, gubernur dan wakil gubernur se-Indonesia, bupati dan wakil bupati, serta para Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dari seluruh Indonesia.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam agenda strategis nasional ini menjadi wujud komitmen daerah dalam mendukung penguatan sektor pertanian dan perikanan, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat pedesaan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.

Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan bahwa PENAS XVII menjadi momentum penting bagi daerah untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring kerja sama, serta menyerap berbagai inovasi dan teknologi yang dapat diterapkan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani maupun nelayan di Kabupaten Minahasa.

“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang dapat menjadi referensi dalam mengembangkan sektor pertanian dan perikanan di Minahasa agar semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Vanda dan Sekda Minahasa turut didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa, antara lain Asisten III, Inspektur, Kepala Bapenda, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, Kepala Dinas PPPA, Kepala Dinas Kominfo, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan yang juga menjabat Kabag Umum, serta Direktur RSUD Sam Ratulangi Tondano.

Melalui partisipasi aktif dalam PENAS XVII Gorontalo 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap dapat membawa pulang berbagai pengalaman, teknologi, dan inovasi terbaru untuk memperkuat pembangunan sektor pertanian dan perikanan. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat Minahasa secara berkelanjutan.

BPJS Kesehatan dan Pemkab Minahasa Resmikan Taman Inisiatif, Simbol Kolaborasi untuk Masyarakat Sehat

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa resmi meresmikan ruang publik baru bernama Taman Inisiatif di kawasan Taman GodBless Tondano, tepat di depan Kantor Bupati Minahasa, Kamis (18/6/2026).

Peresmian taman tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., serta Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K.

Dari pihak BPJS Kesehatan hadir Direktur SDM dan Umum Dr. Betty Yulianty Permanasari, S.Si., M.P.H., Deputi Direksi Wilayah X Dr. Mokhamad Cucu Zakaria, M.PHM., AAAK., serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano Dr. Adlwyn Zeinhard Napitulu.

Capaian JKN Minahasa Tembus 98,77 Persen

Dalam sambutannya, Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Dr. Betty Yulianty Permanasari, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Minahasa atas komitmen dan dukungan terhadap penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Berdasarkan data per 1 Juni 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Minahasa telah mencapai 98,77 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 75,55 persen.

“Terima kasih kepada Pemkab Minahasa yang terus mendukung penyelenggaraan JKN. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal,” ujar Betty.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, badan usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna meningkatkan cakupan dan keaktifan peserta JKN.

“Kiranya kolaborasi ini dapat menjamin seluruh masyarakat Minahasa memperoleh akses pelayanan kesehatan kapan pun dibutuhkan,” tambahnya.

Taman Inisiatif Jadi Ruang Edukasi dan Promosi Kesehatan

Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan yang telah menggagas sekaligus mendukung pembangunan taman tersebut.

Menurutnya, nama Inisiatif merupakan akronim dari Integritas, Pelayanan Prima, Kolaborasi, dan Inovatif, yang menjadi nilai dasar dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.

“Taman Inisiatif merupakan simbol semangat bersama dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Nilai-nilai ini tidak hanya menjadi landasan pelayanan publik, tetapi juga pedoman dalam membangun Minahasa yang lebih maju,” kata Robby.

Ia menjelaskan, taman tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai sarana edukasi kesehatan, aktivitas olahraga, serta penguatan budaya kerja dan semangat gotong royong masyarakat.

“Kehadiran taman ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada aspek kuratif atau pengobatan, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif untuk mendorong masyarakat hidup sehat sejak dini,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan baik.

“Mari kita jadikan taman ini sebagai ruang publik yang hidup, produktif, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” tuturnya.

Disambut Positif Warga

Kehadiran Taman Inisiatif mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu warga Tondano, Aldo Lesar, mengaku senang dengan hadirnya fasilitas publik tersebut.

“Tempat ini menjadi lokasi favorit anak saya untuk bermain. Bahkan sebelum diresmikan, saya sudah sering membawa keluarga ke sini,” ungkap Aldo.

Ia menilai taman tersebut tidak hanya menjadi tempat bermain anak-anak, tetapi juga ruang berkumpul dan bersantai bagi masyarakat, terutama kalangan muda.

“Terima kasih kepada Pemkab Minahasa dan BPJS Kesehatan. Taman ini bukan hanya tempat bermain anak-anak, tetapi juga menjadi tempat bersantai bagi anak muda di Tondano, khususnya pada malam hari,” pungkasnya.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.