MINAHASA,- postkota.net- Komando Distrik Militer ( Kodim ) 1302/Minahasa melaksanakan kegiatan upacara bendera mingguan senin 30/01-2023 pada pukul 07.00 wita.
Kegiatan upacara berlangsung di lapangan Makodim jalan Manguni, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.
Upacara Bendera kali ini Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf.Ircham Effendy bertindak sebagai Inspektur upacara ( Irup ) dengan komandan upacara ( Dan Up ) Perwira Seksi Personalia ( Pasi Pers ) Letnan Satu ( Lettu ) Inf Farisnop Ompoeo, dan sebagai pengibar bendera Merah Putih Prajurit Satu ( Pratu ) Angky Rumube, Pratu Muh. Yunus, dan Pratu Mustain, sementara yang bertugas sebagai pengucap Sapta Marga adalah Prajurit Dua ( Prada ) Joudy Sasebohe.
Usai pelaksanaan upacara, Dandim 1302/Minahasa memberikan arahan pada jam Komandan kepada para personil, Dandim 1302/Minahasa kembali menegaskan agar mewaspadai terjadinya bencana alam, “Cuaca hari ini bagus, berbeda dengan hari-hari kemarin yang mendung dan hujan deras, saya tidak henti-hentinya menegaskan agar selalu siaga dalam menghadapi kemungkin terjadinya bencana alam di wilayah, maksimalkan pencegahan terjadinya bencana alam terutama banjir dan tanah longsor, kordinasikan bersama Babin Kamtibmas dan perangkat Desa untuk melaksanakan kegiatan pencegahan seperti pembersihan saluran air agar nantinya ketika hujan deras tidak terjadi banjir,” Tegasnya ( MC/Udin )
MINAHASA,- postkota.net- Rapat Koordinasi dan Evaluasi Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Minahasa dibuka langsung Wakil Bupati Minahasa DR,(HC) Robby Dondokambey SSi,MM.
Bertempat di gedung GMIM Imanuel Leilem Kecamatan Sonder, rapat koordinasi dihadiri Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Minahasa selasa 31/01-2023.
Membuka kegiatan ini, Wabup Robby Dondokambey (RD) mengatakan FKUB adalah forum yang dibentuk masyarakat dan difasilitasi pemerintah dalam rangka membangun, memelihara dan memberdayakan umat beragama untuk menciptakan kerukunan dan kesejahteraan umat.
Wabup berharap kesediaan para pemuka agama untuk menjadi anggota FKUB adalah untuk menanamkan rasa tanggung jawab sebagai penampung dan penyalur segala kepentingan umat beragama baik yang seagama atau pun tidak.
“Dimintakan perhatian terhadap sejumlah persoalan yang masih ada di tengah masyarakat termasuk menjaga produktivitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi,” ujar Dondokambey.
Turut hadir pada pembukaan Rakorev tersebut, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa, Drs. Riviva Maringka, M.Si, Kaban Kesbangpol, Ir. Jani Moniung,Kabag Kesra Pdt Giovanai Rorora Kepala Kantor Kementrian Agama Minahasa, Sonya Mongkauw, SE, Ketua FKUB Kabupaten Minahasa, Pdt. Dr. Evert Tangel, S.Th, M.Pdk, Kabag Prokopim, Johnny Tendean AP. MAP, camat Sonder Denny Mangundap dan para anggota FKUB Kabupaten Minahasa.(Udin)
MINAHASA,-postkota.net- Dilantik sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa, Dano Warouw SE MSi resmi gantikan posisi Drs, Yory Gumansing yang telah masuk masa purna bakti, Selasa (31/1/23).
Pengambilan sumpah janji jabatan dan pelantikan yang dipimpin Wakil Bupati DR,(HC) Robby Dondokambey SSi, MM bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa.
Dano yang sebelumnya menjabat Irban l di Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Utara ini, kini mendapat tugas yang baru sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa.
Wabup RD dalam sambutannya menyampaikan lima poin penting. Pertama, jabatan yang dipercayakan adalah sebuah amanah yang dititipkan, dan setiap saat dapat diambil kembali.
Kedua, jabatan yang dipercayakan harus dijaga dan diimbangi dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja. Dan menjadi teladan dalam tugas sebagai pemerintahan, serta sebagai masyarakat.
Ketiga, menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin tinggi, dan komitmen terhadap tugas-tugas, serta tanggung jawab sebagai ASN. Harus bersifat sensitif dan responsif terhadap tantangan, serta permasalahan baru yang timbul, baik di dalam maupun luar organisasi.
Keempat, harus mampu mengembangkan wawasan jauh kedepan, dan harus melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif, serta sitematik untuk kepentingan organisasi.
Kelima, harus mampu membangun koordinasi efektif dengan unsur-unsur terkait. Mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara optimal, guna menghasilkan produktifitas kerja yang maksimal.
Selain itu, Wabup RD juga meminta kepada pejabat yang baru dilantik agar mampu menjadi representatif bupati dan wakil bupati untuk melayani rakyat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Minahasa.
“Atas nama pemerintah dan Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi, saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Kepala Dinas Perdagangan yang baru dilantik. Selamat bertugas, semoga mengemban amanah dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa, Drs Moudy L. Pangerapan MAP, membacakan Surat Keputusan (SK) pelantikan Kadis Perdagangan.
Hadir dalam pelantikan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa, Drs Riviva Maringka MSi, Inspektur Drs Moudy Lontaan, Kepala Bapelitbangda Philip Siwi SE, serta sejumlah pejabat baik dari Pemkab maupun Pemprov Sulut.(Udin)
MINAHASA,- postkota.net- Berlangsung di kantor Dinas Komunikasi Infomatika (Diskominfo) Kabupaten Minahasa Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2023 dipimpin langsung Kepala Dinas Maya Marina Kainde SH,MAP.
Penandatanganan diikuti jajaran Pejabat struktural dan fungsional bersama Aparatur Sipil Negeri (ASN) Diskominfo Minahasa, Tondano, Selasa (31/01/2023).
Kadis Kominfo Maya Kainde berharap dengan dilakukannya penandatanganan Perjanjian Kinerja seluruh jajaran dapat lebih termotivasi dalam menjalankan tugas pekerjaan sesuai Tupoksi.
Kepada awak media, Maya Kainde mengatakan, tahun kerja 2023 ini seluruh jajaran Diskominfo dapat meningkatkan etos kerja, disiplin dan loyalitas sehingga apa yang dikerjakan boleh lebih maksimal.
“ ditahun ini seluruh jajaran Diskominfo akan lebih meningkatkan disiplin dan etos kerja, sehingga apa yang di kerjakan bisa lebih maksimal,” kata Maya Kainde.(Udin)
MINAHASA,-postkota.net – Terletak pada ketinggian 500-1000 Meter di atas permukaan laut, Kota Tondano Kabupaten Minahasa begitu banyak menyimpan potensi alam bagi dunia Parawisata yang menarik untuk di tumbuh kembangkan.
Diketahui saat ini terdapat ada 15 tempat wisata yang menjadi andalan Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten berlambang burung manguni ini, di antaranya Danau Tondano, Sumber Mata air Uluna, Air Terjun Kandera, Air Terjun Timbukar, Arung Jeram Sungai Nimanga, Air Terjun Tumiperas, Pulau Likri, Benteng Moraya, dan Bukit Kasih Kanonang serta masih banyak potensi tempat yang dapat menarik untuk di kunjungi Wisatawan Lokal dan Manca Negara.
Foto ; Pemandangan Lokasi Wisata Benteng Moraya pada sore hari
Sajian budaya lokal juga setiap tahunnya menjadi salah satu andalan seperti halnya Festifal Danau Tondano, Cakalele serta kuliner daerah menghiasi dan membuka Tabir Parawisata Tondano dengan ciri khas tersendiri.
Hasil kunjungan crew postkota ditempat wisata alam ini, sarana pendukung seperti menara pandang serta fasilitas permandian air panas telah di bangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dihampir semua lokasi wisata, sebagaimana yang ada di Bukit Kanonang, Pulau Likri dan Lokasi Benteng Moraya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Minahasa Drs.Steady Tumbelaka M.Si yang ditemui postkota.net kepada wartawan Kamis 13/10-2022 menyampaikan, bahwa Kabupaten Minahasa dibawa Pimpinan Bupati Royke Octavian Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey telah melakukan banyak perubahan bagi pengembangan Parawisata di Daerah.
,” Parawisata di Kabupaten Minahasa dibawah Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati ROR- RD saat ini telah melakukan banyak perubahan, terutama pada Sarana dan Prasarana penunjang dilokasi wisata yang ada di Daerah ini,” Kata Steady.
MINAHASA,- postkota.net – Pembangunan Tanggul Revitalisasi Danau yang mengitari sepanjang 32 Km di danau Tondano kini menjadi perhatian Masyarakat Kota air Tondano Kabupaten Minahasa.
Dari hasil perjalanan infestigasi crew postkota pada Program Revitalisasi Danau yang menelan Anggaran pada tahap ke satu sebesar Dua Ratus Milyar rupiah ini, semakin menimbulkan polemik bagi Masyarakat pemilik lahan yang dilalui jalur pekerjaan tersebut.
Keinginan masyarakat untuk mendapatkan ganti untung pada lahan yang mereka kuasai selama ratusan tahun ini kandas dan tersandung dengan dalil penetapan Garis Sempadan Danau.
foto: Tim Crew postkota dilokasi pekerjaan Revitalisasi Danau
Kita semua tahu bahwa garis sempadan Danau adalah luasan lahan yang mengelilingi dan berjarak tertentu dari tepi badan danau yang berfungsi sebagai kawasan pelindung danau dan di atur dalam Peraturan Pemerintah.
Namun kita juga tidak harus melupakan, atau menyepelekan hukum adat pada kepemilikan lahan, yang identik dengan sejarah, dimana Kota Tondano terbentuk dari keberadaan permukiman pertama dengan sebutan Tou dan Danou (Orang Danau), adalah penduduk pertama yang mendiami area Danau 500 tahun silam sebelum adanya Aturan Garis Sempadan.
Diketahui untuk penetapan Garis Sempadan Danau Tondano sendiri baru tahun 2022 dilakukan pembahasan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa sebagaimana yang dilaksanakan di Cafe Eneo’s Kelurahan Tonsaru Kecamatan Tondano Selatan, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama Balai Sungai Wilayah 1 Provinsi Sulawesi Utara.
Sebelumnya Pemkab dan Balai Sungai Sulawesi 1 juga pernah menggelar Focus Group Discussion (FGD) pertama pada beberapa waktu lalu. Kemudian kembali dibahas dalam FGD kedua, yang dilaksanakan , Rabu 02/11/2022.
Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulut, Alexander Watrimena, dan dihadiri Tenaga Ahli Madya Direktorat Bendungan dan Danau Kementerian PUPR, Adi Rusman ST MT, Kepala Balai Sungai Wilayah 1 Sulawesi Utara, Komang Sudana, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Minahasa, Ir Wenny Talumewo MSi, yang juga sebagai narasumber.
Asisten 2 Bidang Pembangunan Pemkab Minahasa Ir.Weny Talumewo yang diwawancarai Crew postkota.net Selasa 06/12-2023, kepada wartawan menyampaikan bahwa Usulan Penetapan Garis Sempadan Danau ini Sudah di usulkan ke pada Pemerintah Pusat dijakarta dan tinggal menunggu hasil penetapannya dari Pemerintah Pusat.
,” Usulannya sudah kami ajukan, dan tinggal menunggu penetapannya dari Pemerintah Pusat,” Ujar Ketua Tim Percepatan Revitalisasi Danau Ir.Wenny Talumewo.
Seharusnya penetapan garis Sempadan Danau Tondano ini dilakukan jauh sebelum turunnya Anggaran Revitalisasi Danau, agar tidak menghambat pengerjaan Projek berbandrool ratusan Milyar Rupiah ini yang dilaksanakan oleh Kontraktor Pelaksana PT.Bumi Karsa.
Bahkan dari pantauan media ini, pada pekerjaan di hampir semua segmen terhenti pengerjaanya oleh karena tuntutan ganti untung yang di inginkan Masyarakat penilik lahan belum mampu di penuhi oleh Pemerintah Kabupaten.
PT.Bumi Karsa melalui Kepala Projek (Kapro) Cristianto,B.L yang yang pernah diwawancarai wartawan mengakui bahwa pekerjaan pembangunan Tanggul ini terhenti karna tuntutan ganti untung dari Masyarakat yang belum di penuhi oleh Pemerintah.
,” Kami selaku pelaksana pekerjaan tidak memiliki wewenang atas penyelesaian Ganti Untung yang diminta Masyarakat pemilik lahan,” Kata Cristianto menjawab pertanyaan wartawan.
Kondisi saat ini pada pekerjaan tersebut sering terjadinya gesekan yang dapat memicu gangguan Kamtibmas antara pekerja dari pelaksana pekerjaan serta pihak pemilik lahan kerap terjadi dihampir semua segmen.(Udin)
MINAHASA,-postkota.net- Bencana Alam Banjir melanda hampir diseluruh wilayah Kota Manado, personil Kodim 1302/Minahasa dibawah pimpinan Letnan Kolonel ( Letkol ) Inf Ircham Effendy melaksanakan kegiatan Bakti sosial dengan mengumpulkan bantuan berupa Sembilan Bahan Pokok ( Sembako ) bagi para korban Banjir sabtu 28/01/2022 Pukul 13.14 Wita.
Bantuan Sembako tersebut berupa Beras, Minyak Goreng, Telur, Gula, Mie instan, Air Mineral dan Pakaian layak pakai di kumpulkan oleh personil Kodim 1302/Minahasa kemudian disatukan di Makodim yang kemudian di angkut ke dapur lapangan perbekalan dan Angkutan Kodam ( Bek Ang Dam ) XIII/Merdeka di Makorem 131/Stg, untuk selanjutnya di salurkan ke pada para pengungsi korban bencana alam banjir di Kota Manado.
Kepada awak media, Dandim 1302/Minahasa mengatakan, Kegiatan ini sengaja di lakukan guna membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana banjir yang terjadi, “Bencana Alam yang dialami oleh saudara-saudara kita di Kota Manado adalah dampak dari curah hujan yang berintensitas tinggi melanda disemua wilayah provinsi Sulawesi Utara, oleh karena itu Kodim 1302/Minahasa selaku satuan teritorial dibawah Korem 131/Stg turut serta dalam memberikan sembako yang dikumpulkan di posko bantuan yang berada di Makorem 131/Stg yang kemudian dilanjutkan pendistribusiannya kepada para Korban bencana,” Ujar Letkol Ircham Effendi.
Dandim juga menambahkan, Oleh karena itu, saya selaku Komandan Kodim 1302/Minahasa menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh jajaran yang telah menyisihkan sebagian rezkinya untuk aksi kemanusiaan, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menerima segala amal ibadah kita semua, dan saya berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para korban bencana di Manado serta kita semua berdoa semoga situasi dan kondisi Kota Manado bisa cepat pulih dan normal kembali “Katanya. ( MC/Udin ).