POSTKOTA.CO.ID – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Women Cummuni-Tree. Bantuan urban farming bagi kelompok usaha wanita tani ini dalam rangka Hari Kartini tahun 2021. Penyerahan bantuan digelar di Gardenia Country Inn, Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, Senin (7/06/2021).
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tomohon, drg. JeanD’arc Karundeng yang menerima langsung bantuan tersebut dalam sambutannya mengatakan, ini adalah bagian penting dari perbankan.
“Penyerahan bantuan CSR BRI ini tentu merupakan bagian penting dari usaha tani ini,” ucapnya.
“Bantuan ini diberikan kepada kelompok wanita tani. dana senilai Rp.100 juta itu akan diberikan kepada 5 kelompok. 2 kelompok di Kakaskasen Satu, 2 kelompok di Kakaskasen Dua, dan Kinilow Satu,” sambungnya.
Karundeng pun menjelaskan, dipilihnya 5 kelompok tersebut karena persyaratan yang diberikan adalah kelompok yang bertani di lahan milik pemerintah.
Sehubungan dengan itu, Karundeng menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pihak BRI Kanwil Manado yang telah mewujudnyatakan tanggung jawab sosial perbankan kepada masyarakat.
Diketahui, bantuan CSR BRI itu diserahkan oleh Operation Head Kanwil BRI Manado, Dian Islami dan diterima oleh drg JeanD’arc Karundeng, didampingi Ny. Eleonora Lumentut-Sangi, disaksikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Enos Pontororing, M.Si., Kabag DJS Patrice Poluan, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Steven Waworuntu, S.STP., serta kelompok usaha wanita.
POSTKOTA.CO.ID – Seleksi terbuka Sekertaris Kota (Sekot) Tomohon sudah dimulai Rabu (2/6/2021).
Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Seleksi Sekot Tomohon, Femmy Suluh, kepada awak media, Jumat (4/6/2021), di Tomohon. “Ia sudah dibuka sejak Rabu. Sampai saat ini belum ada yang mendaftar,” ujar Femmy Suluh. Sementara itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk bersama Wenny Lumentut mengatakan ada 12 Penjabat yang direkomendasi.
“Semua yang memenuhi syarat wajib untuk ikut. Saat ini belum ada calon,” ujar Caroll Senduk.
POSTKOTA.CO.ID – Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr. Olga Karinda dan Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon Drs. Daniel Pontonuwu mengikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Stunting Se-Sulawesi Utara Tahun 2021. Rakorev ini dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw di Hotel Luwansa Senin, 2 Juni 2021 Arahan Wakil Gubernur Sulawesi Utara yaitu agar seluruh Walikota/Bupati memperhatikan dengan serius masalah stunting ini dan agar segera menangani serta mengatasi stunting di daerahnya masing-masing
Terkait hal tersebut, Walikota Tomohon Caroll Senduk akan menindaklanjuti arahan dari Wakil Gubernur Sulawesi Utara dalam hal penanganan stunting di Kota Tomohon.
Target prevalansi stunting di Kota Tomohon masih mengacu pada target nasional RPJMN 2020-2024. Target nasional dipergunakan sepanjang target daerah belum ditetapkan.
Target stunting adalah target indikator masalah gizi yang diupayakan mencapai target serendah-rendahnya.
Rakorev ini diikuti oleh seluruh Walikota/Bupati Se- Sulawesi Utara dan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Bapelitbangda Se- Sulawesi Utara.
POSTKOTA.CO.ID – Pembinaan dan Fasilitasi dalam rangka pengendalian pelaksanaan pembangunan pada kegiatan administrasi pembangunan yang dirangkaikan dengan launching program cash for work atau padat karya tunai melalui program KOTAKU (KOTA TANPA KUMUH), bertempat di BPU Kelurahan Tinoor Dua, Jumat (4/6/2021).
Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH, dalam arahannya menyampaikan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, hadir untuk mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), memulai upaya mitigasi terhadap Covid-19 dengan memberikan penghasilan tambahan untuk kelompok berpenghasilan rendah melalui skema Padat Karya Tunai (PKT) atau Cash For Work (CFW).
“Seperti yang telah kita ketahui bersama dengan adanya sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, maka Kota Tomohon mendapat bantuan dari pemerintah pusat melalui kegiatan Padat Karya Tunai Program Kota Tanpa Kumuh. Kegiatan ini merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan bantuan tunai, dalam bentuk upah tenaga kerja kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dan yang mengalami Putus Hubungan Kerja (PHK) serta bagi masyarakat yang mengalami penurunan/kehilangan pendapatan. Disamping itu pula, kegiatan padat karya tunai ini juga bertujuan memulihkan perekonomian masyarakat untuk mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi akibat Covid-19, khususnya di wilayah perkotaan,” tuturnya.
Lanjut, Caroll Senduk dengan adanya program padat karya ini, maka jelas aset-aset infrastruktur yang ada di kelurahan akan semakin baik karena adanya pemeliharaan dan perbaikan yang dibangun program Kotaku maupun Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) lainnya melalui swakelola masyarakat. Prinsip pelaksanaan kegiatan program Padat Karya Tunai ini adalah partisipatif, transparan dan akuntabel, sederhana dan mudah dikerjakan, berkualitas, layak dan berkelanjutan. Kota Tomohon mendapatkan anggaran padat karya tunai sebesar 3 Miliar, masing-masing kelurahan 300 juta.
“Saya berharap kesepuluh kelurahan yang mendapatkan program ini yaitu Kelurahan Tinoor Satu, Tinoor Dua, Talete Satu, Pangolombian, Tondangow, Kayawu, Lahendong, Kinilow, Kinilow Satu dan Kelurahan Kampung Jawa dapat melaksanakan program ini sebaik mungkin. Untuk itu, melalui kegiatan pembinaan dan fasilitasi dalam rangka pengendalian pelaksanaan pembangunan saat ini, maka saya tegaskan agar harus ada sinergitas antara pemerintah Kecamatan dan Kelurahan selaku pembina kegiatan masyarakat di Kelurahan masing-masing bersama dengan Lembaga Keswadayaan Masyarakat, serta harus ada koordinasi bersama pihak Kotaku selaku penanggungjawab kegiatan, jangan sampai terjadi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan di masing-masing Kelurahan,”pintahnya
Selanjutnya dirinya menghimbau kepada Lembaga Keswadayaan Masyarakat sebagai pelaksana kegiatan program Padat Karya di Kelurahan untuk benar-benar melaksanakan kegiatan ini secara bertanggung jawab, mengarahkan dan memberikan pembinaan selama kegiatan, sampai pada tahap evaluasi dan pelaporan agar tujuan dari kegiatan ini bisa tercapai, dan kepada para Lurah kiranya bisa memberikan dukungan penuh kepada Lembaga Keswadayaan Masyarakat, memantau dan memberi pembinaan agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat penuh bagi para tenaga kerja dan masyarakat pada umumnya.
“Saya bersama Wakil Walikota Wenny Lumentut, SE atas nama pemerintah Kota Tomohon menyampaikan apresiasi yang tinggi serta ungkapan terima kasih atas sinergitas yang tercipta dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Sulawesi Utara sebagai leading sektor kegiatan ini,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Drs. Johny Runtuwene, DEA, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan, AP, MSi, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Pemukiman pada Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulut Alfrits Makalew, ST, MSi, Tenaga Ahli Monitoring Evaluasi Kotaku Sulut Michiko Mamuaya, ST, perwakilan 10 Kelurahan yang melaksanakan program, jajaran pemerintah Kota Tomohon, beserta hadirin dan undangan.
POSTKOTA.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tomohon menggelar serahterima jabatan (Sertijab) dari pejabat yang lama Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon dr. Deesje Liuw kepada pejabat yang baru yakni dr Olga Karinda, yang ditunjuk oleh Walikota Kota Tomohon Caroll Senduk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon. Asisten 1 Sekdakot Tomohon Toar Pandeirot mewakili Walikota Caroll Senduk memimpin langsung Sertijab, bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tomohon,Kamis (3/6/2021),
Kesempatan itu, dibacakan berita acara sertijab. Dan dilakukan pendatangan berita acara dan serahterima dokumen dinas.
Pejabat lama dr Deesje Liuw dalam sambutannya menyampaikan dari pribadi mengucapkan banyak terimakasih kepada Tuhan.
“Selama saya menjadi ASN tentunya puji syukur kepada Tuhan karena Tuhan sudah memberikan kepada saya semua apa yang saya pikirkan. Itu patut disyukuri. Dan disampaikan terimakasih pemerintahan CSWL yang sudah mempecayahkan kami selaku kepala dinas. Kepada dr Olga, saya berharap bisa melanjutkan seluruh kegiatan program yang sudah terlaksana. Karena pelayanan kesehatan kepada masyarakat itu yang paling penting,”ungkap Liuw.
Dalam arahannya Toar Pandeirot menyampaikan
atas nama Walikota dan Wakil Walikota Sulut (CS-WL) mengingatkan kembali kepada pejabat yang baru ditunjuk selaku Plt Kadinkes Kota Tomohon agar langsung bekerja sesuai dengan tupoksi dan totalitas dalam penanganan covid 19 yang ada di Kota Tomohon.
Toar berharap kepada seluruh jajaran Dinkes Kota Tomohon agar bekerjalah sesuai dengan harapan pimpinan dalam rangka mewujudkan program CSWL menuju Tomohon Hebat serta diutamakan dalam penanganan covid 19,” tandas Pandeirot.
Sementara itu, Plt dr Olga Karinda dalam sambutannya menyampaikan terimakasih tentunya yang pertama kepada Tuhan. Kehadiran saya disini karena perkenan Tuhan dalam hidup saya.
“Saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah CSWL yang sudah mempercayahkan saya selaku Plt Kadinkes Kota Tomohon. Saya akan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya selaku Plt Kadinkes Kota Tomohon. Keberhasilan tidak bisa dicapai jika bekerja sendiri. Untuk itu saya mohon topangan kepada seluruh jajaran Dinkes Tomohon untuk dapat membantu dalam melaksanakan tugas untuk membangun Kota Tomohon lebih sehat dan hebat kedepan,” tutur dr Olga Karinda.
Lanjut dr Olga, pesan pimpinan kepada dirinya dalam melaksanakan tugas dengan kerja,kerja, kerja.
“Kerja,kerja,kerja dengan melakukan koordinasi, maupun sinergitas agar program bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran sesuai harapan pak Walikota dan Wakil Walikota (Caroll-Wenny),” imbuhnya.
Tomohon,Postkota.co.id – Tatap muka Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Nana Sudjana AS MM dengan Forkopimda Kota Tomohon, tokoh agama, tokoh masyarakat, dilaksanakan di kediaman Wakil Walikota Tomohon, Rabu (2/6/2021).
Kapolda Sulut dalam sambutannya menjelaskan kunjungan saat ini adalah sebagai bentuk silahturami, tatap muka dengan Pemerintah Kota Tomohon termasuk Forkopimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Tomohon, dengan harapan kebersamaan, persaudaraan, kerjasama dalam berbagai hal tetap terus terjalin dengan baik sesuai semboyan ‘torang samua basudara’.
“Sinergitas Pemerintah Kota Tomohon dengan pihak kami akan terus berjalan dengan baik,” harapnya.
Sudjana pun memuji keberadaan Kota Tomohon yang terkenal dengan budayanya, sehingga diajaknya kita terus melestarikan budaya yang ada di Kota Tomohon. Kita harus melestarikan budaya agar budaya kita tidak ditinggalkan.
Dikatakannya pula, dirinya bangga menjadi bagian dari Sulawesi Utara didalamnya Kota Tomohon.
“Kota Tomohon memiliki daya tarik tersendiri, keindahan dan kesejukan alamnya menampakan kedamaian dalam masyarakat, Kota pendidikan dan Kota religius serta kerukunan antar umat beragamanya,” ungkapnya.
Kaitan dengan pengamanan di Kota Tomohon, Kapolda Sulut berharap adanya kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak.
“Sehingga Kota Tomohon tetap aman dan nyaman. Mari kita terus aktifkan Poskamling disetiap kelurahan, dengan tujuan dapat meminimalisir kejahatan yang terjadi dalam lingkungan kita. Hal yang penting juga adalah terkait masalah covid 19, mari kita bersama sama tetap berupaya memutus mata rantai penyebaran covid 19. Kedepankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M. Berharap Sulut akan terus ada penurunan kaitan covid 19, kita semua harus serius bersama berupaya dalam penanganan covid 19 hal ini adalah tugas kita bersama,” bebernya.
Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH didampingi Wakil Walikota Wenny Lumentut SE dalam sambutannya mengatakan atas nama pemerintah dan masyarakat menyampaikan ucapan selamat datang di Kota Tomohon.
“Menjadi sebuah kebanggaan serta kehormatan bagi kami pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon, atas kunjungan ini. Selamat menikmati keindahan dan pesona Kota Tomohon yang didukung oleh keramahan masyarakat serta kehidupan yang rukun dan damai yang terpelihara hingga saat ini, sehingga kondisi keamanan tetap terjaga,” ungkap Walikota.
Sembari berharap kerjasama yang terjalin selama ini tetap terjaga, adanya berbagai bentuk dukungan dari Polda Sulut tentu segala program dari Pemerintah Kota Tomohon akan berjalan dengan baik dan sukses.
Saat bersamaan Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH bersama Wakil Walikota Wenny Lumentut SE ikut menyaksikan pelantikan Pengurus Cabang PBVSI Kota Tomohon Periode 2021- 2025.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua PBVSI Provinsi Sulut Irjen Pol Drs Nana Sudjana AS MM, sebagai Kapolda Sulawesi Utara. Ketua PBVSI Kota Tomohon yang dilantik adalah Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH.
Hadir dalam kegiatan, Kajari Tomohon Fien Ering SH MH, Ketua PN Tondano Nova Loura Sasube SH MH, Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy Sundah SE, Perwira Penghubung Kota Tomohon Mayor Inf Vino Onibala, Penjabat Sekot Jemmy Ringkuangan AP MSi bersama Organisasi Perangkat Daerah, para tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Tomohon,Postkota.co.id – Walikota Caroll Senduk diwakili Plt Sekretaris Daerah Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan membuka sosialisasi penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat terhadap kesiap-siagaan bencana di Aula Megfra, Rabu (02/06/2021).
Dalam sambutannya, Ringkuangan mengatakan soasialisasi ini adalah, suatu kegiatan strategis. Karena kegiatan ini, disetting guna menjadikan kota Tomohon sebagai kota siaga terhadap bencana dan siap akan ancaman bencana.
Berdasarkan undang-undang nomor 24 tahun 2007, tentang penanggulangan bencana sebagai bagian dari revolusi mental, upaya untuk merubah perilaku masyarakat menuju budaya aman bencana dengan melakukan edukasi publik melalui gerakan kesiapsiagaan dan meningkatkan seluruh komponen pemerintah, organisasi, masyarakat, komunitas, serta khususnya keluarga dan individu itu sendiri.
“Kita ketahui bersama, kota Tomohon merupakan salah satu kota di Indonesia, yang diapit oleh dua buah gunung berapi aktif yaitu gunung Lokon dan Mahawu, yang secara geologis dapat menyebabkan bencana gempa bumi, erupsi gunung, gerakan tanah serta secara hidrologis dapat menimbulkan bencana banjir, kekeringan dan kebakaran hutan. Untuk mengatasi beragamnya tingkat resiko bencana yang dimaksud, menghendaki kita warga negara dan aparatur untuk senantiasa waspada serta tanggap dalam penanggulangan bencana,” jelas Sekot.
Ia pun berharap, kegiatan ini dapat lebih menyatukan gerak dan langkah, sejalan dan harmoni dalam mengemban misi mulia, bekerja demi kemanusiaan dibidang penanggulangan bencana.
“Kami selaku pemerintah kota Tomohon, menyadari masih banyak tantangan dan kendala dalam hal penyelenggaraan penanggulangan bencana, kami mengharapkan peserta sosialisasi ini dapat melancarkan tugas komando tanggap darurat guna memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat,” ungkapnya.
Diakhir sambutannya, ia menekankan beberapa poin yang menjadi perhatian bersama, yaitu :
Pertama, para pejabat, dan jajaran pemerintah kota Tomohon, agar meningkatkan monitoring dan kewaspadaan, serta mampu mengambil tindakan yang cepat dan tepat terhadap berbagai ancaman bencana.
Kedua, menghimbau kepada semua elemen masyarakat terutama yang berada di kawasan rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan membatasi aktivitas pekerjaan disekitar daerah kawasan rawan bencana radius 2,5 km.
Menghimbau kepada masyarakat agar tenang dalam beraktivitas sehari-hari dan tidak terprovokasi berbagai isu-isu yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang meresahkan masyarakat.
Terakhir, meningkatkan koordinasi secara terus menerus antar instansi terkait yang ada baik vertikal maupun horisontal sehingga terwujud sinergitas yang harmonis.Tampak hadir, Narasumber Asisten Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan Toar Pandeirot, serta para peserta.