MINAHASA ,POSTKOTANEWS.CO.ID – Kebakaran lahan perkebunan terjadi di kawasan Perkebunan Parentek, Desa Watulaney Amian, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.
Lahan milik Nofjen Sepang tersebut terbakar dan sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena lokasi berada tidak jauh dari akses jalan umum serta berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Youni Korengkeng (50), warga Desa Watulaney Jaga III. Saat berada di kebunnya yang berdekatan dengan lokasi kejadian, saksi melihat lahan milik Nofjen Sepang telah terbakar.
Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Desa Watulaney.
Mendapat laporan, Pemerintah Desa Watulaney langsung mengumumkan kejadian melalui pengeras suara desa. Polsek Lembean Timur bersama pemerintah desa dan masyarakat kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Upaya pemadaman awal dilakukan secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Pemerintah desa juga segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa untuk mengantisipasi api merembet dan mengancam kawasan sekitar.
Tim Damkar Pemkab Minahasa kemudian tiba di lokasi dengan satu unit mobil pemadam kebakaran. Berkat respons cepat petugas bersama personil Polsek Lembean Timur, pemerintah desa dan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 30 x 30 meter atau kurang lebih 900 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material juga dipastikan nihil. Berdasarkan informasi di lapangan, lahan tersebut sudah tidak diolah pemiliknya dan selama ini dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai lokasi pembuangan sampah. Area yang terbakar didominasi rumput, tanaman liar serta sisa sampah.
Meski api telah berhasil dipadamkan, masyarakat masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi munculnya kembali titik api.
Kondisi di lokasi saat ini dilaporkan aman dan kondusif. Tidak terdapat kendala berarti dalam proses pemadaman karena lokasi dapat diakses kendaraan Damkar dan berada dekat dengan aliran sungai yang memungkinkan petugas melakukan pengisian air.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terlebih pada kondisi cuaca kering. Pengelolaan sampah dan aktivitas pembakaran di area perkebunan juga perlu mendapat perhatian agar tidak memicu kebakaran yang lebih luas.
Kebun di Watulaney Amian Terbakar, Damkar Minahasa Bersama personil Polsek Lembean Timur Bergerak Cepat
