Bupati Minahasa Dorong Guru Proaktif Dampingi Siswa Hadapi Sekolah Unggulan

Berita, Minahasa78 Dilihat

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., menaruh perhatian serius terhadap masa depan pendidikan di daerah tersebut.

Ia meminta para guru dan tenaga pendidik lebih proaktif melakukan pendampingan kepada siswa agar mampu bersaing menembus sekolah-sekolah unggulan maupun sekolah kedinasan.

Pesan itu disampaikan Bupati saat membuka Rapat Kerja Teknis Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Robby Dondokambey menegaskan pentingnya objektivitas dalam mengukur kemampuan akademik siswa. Menurutnya, pelaksanaan TKA secara daring tahun ini merupakan langkah strategis untuk memastikan hasil yang murni tanpa intervensi pihak luar.

Baca juga:  Oknum Anggota Dewan Pers Dipolisikan Warnai HPN 2023

“Kejujuran dalam menjawab soal adalah bagian krusial dari pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas,” ujarnya.

Namun di balik teknis pelaksanaan ujian, Bupati juga menyoroti masih rendahnya tingkat kelulusan siswa asal Minahasa di sekolah-sekolah kedinasan atau sekolah taruna.

Karena itu, ia meminta para guru mengaktifkan kembali program bimbingan belajar (bimbel) di sekolah masing-masing guna mempersiapkan siswa menghadapi seleksi tersebut.

“Mari kita bangun bersama agar anak-anak kita berguna bagi bangsa dan negara. Gunakan pendekatan yang membangun untuk membentuk murid berkualitas, tanpa kekerasan atau amarah,” katanya.

Baca juga:  Hukumtua Desa Seretan Pimpin Rapat Anev Kinerja Bersama Para Perangkat Desa

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan jajaran Dinas Pendidikan untuk mempermudah urusan administratif guru. Hal itu dinilai penting agar para tenaga pendidik dapat lebih fokus mencetak generasi cerdas dan berkarakter tanpa terbebani persoalan birokrasi.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, Drs. Arthur Palilingan, turut memotivasi para guru agar mengedepankan pengabdian serta inovasi dalam menjalankan tugas.

“Jangan berharap lebih kalau tidak berbuat lebih. Saya percaya pada kapasitas Bapak dan Ibu guru, maka Saudara juga harus percaya dengan kemampuan diri sendiri,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *