MINAHASA,POSTKOTANEW.CO.ID Tondano – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Sam Ratulangi Tondano, Senin (10/11), saat jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan 2025. Momentum nasional ini menjadi pengingat kuat akan pentingnya meneruskan nilai-nilai kepahlawanan lewat pengabdian yang tulus bagi bangsa dan daerah.
Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1305 Minahasa, Letkol Inf Bonaventura Ageng FS, selaku Inspektur Upacara. Seusai upacara, rombongan melanjutkan kegiatan ziarah dan tabur bunga di makam Pahlawan Nasional Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi (Sam Ratulangi) di Tondano — sosok yang dikenal dengan semboyannya “Si Tou Timou Tumou Tou” (manusia hidup untuk menghidupkan orang lain).
Dalam amanat Menteri Sosial yang dibacakan inspektur upacara, ditekankan pentingnya meneladani tiga nilai utama kepahlawanan: kesabaran dalam menempuh ilmu, keteguhan dalam menyusun strategi, serta semangat membangun kebersamaan.
> “Perjuangan masa kini tidak lagi dengan bambu runcing, tetapi dengan ilmu, empati, dan pengabdian,” demikian pesan yang disampaikan.
Sementara itu, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan, terutama Sam Ratulangi, harus menjadi fondasi dalam membangun Minahasa ke arah yang lebih maju.
> “Kita harus bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus. Inilah bentuk nyata melanjutkan semangat kepahlawanan di masa kini,” ujar Dondokambey usai ziarah.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini juga menjadi ajang refleksi dan apresiasi. Pemkab Minahasa menyerahkan piagam penghargaan simbolis kepada warga berprestasi: Heni Eliana BR Padang dan Ekklesia Vivi Rakian dari Kecamatan Kakas Barat, serta Daisy Sumolang dari Kecamatan Kawangkoan, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka bagi masyarakat.
Hadir dalam seluruh rangkaian kegiatan tersebut Wakil Bupati Vanda Sarundajang, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, serta jajaran Pemkab Minahasa lainnya.
Dengan semangat Hari Pahlawan, Pemkab Minahasa berharap nilai-nilai perjuangan dapat terus hidup di setiap langkah pembangunan daerah — menjadikan sejarah bukan sekadar kenangan, melainkan modal utama untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.
