MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Polres Minahasa menggelar kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani (Bintal Rohani) Kristen melalui Program “Samsung” atau Sambang Lokasi Sabung Ayam, Perjudian dan Penyakit Masyarakat di Kelurahan Papakelan Lingkungan III, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Minahasa membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai dan kondusif.
Kegiatan tersebut dihadiri Kabag SDM Polres Minahasa AKP Michael A.J. Siwu, Kabag Ren AKP Harly Pakasi, Kabag Log AKP Woltein Carlos, Kasat Samapta IPTU Oksin Prong, Kapolsek Toulimambot IPDA Stenly Carundeng, S.Psi., Camat Tondano Timur Vinlyvia Wulus, S.IP., M.M., Lurah Papakelan Meyny Rumbay, S.E., serta jajaran perwira, bintara dan ASN Polres Minahasa bersama masyarakat setempat.
Ibadah dipimpin Pdt. Vrely Lempas Lumentah, S.Th., selaku Ketua BPMJ Elim Papakelan, dengan mengangkat tema “Hiduplah Takut Akan Tuhan.”
Dalam khotbahnya, Pdt. Vrely mengajak masyarakat untuk menjauhi perjudian dan berbagai bentuk penyakit masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, kehidupan yang lebih baik dapat dibangun melalui penguatan iman, kepedulian terhadap sesama serta lingkungan sekitar.
Usai ibadah, Camat Tondano Timur Vinlyvia Wulus menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal menuju perubahan dan pemulihan di tengah masyarakat Papakelan, sekaligus mendorong semakin banyaknya kegiatan positif di lingkungan setempat.
“Kita berharap ke depan dapat terjadi perubahan dan pemulihan, sehingga Kelurahan Papakelan dapat kembali berada dalam situasi yang aman, damai dan tenteram,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam Bintal Komando, Wakapolres Minahasa Kompol Deky Ridwan Pangandaheng, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa kehadiran jajaran Polres Minahasa di tengah masyarakat bukan untuk menghakimi, melainkan untuk membangun kebersamaan melalui pendekatan yang penuh kasih dan humanis.
“Kami datang bukan untuk menghakimi, melainkan berbagi kasih, sukacita dan berkat Tuhan yang boleh kita rasakan bersama dalam peribadatan ini,” ujar Wakapolres.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum perubahan dan pemulihan bagi masyarakat Kelurahan Papakelan. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan kepolisian, pemerintah, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat.
Wakapolres juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat serta tuan rumah yang telah memberikan tempat untuk pelaksanaan kegiatan ibadah tersebut.
Melalui Program “Samsung”, Polres Minahasa terus mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam upaya mencegah perjudian, sabung ayam serta berbagai penyakit masyarakat.
Selain sebagai sarana pembinaan mental dan rohani, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, tokoh agama dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan penuh sukacita iman.
