Empat Kafilah Minahasa Siap Harumkan Sulut di MTQ Nasional 2026 di Semarang

Berita, Minahasa1 Dilihat

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa secara resmi melepas empat kafilah utusan daerah yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Keempat peserta tersebut akan mewakili Provinsi Sulawesi Utara pada ajang MTQ Nasional. Mereka masing-masing adalah:

Ghadiza Khumaira Abu Bakar, cabang Tilawah Anak Putri;

Abid Fadhil Mudzakirillah, cabang Tartil Qur’an Golongan Anak Putra;

Indah Ufaira Masloman, cabang Tartil Qur’an Golongan Anak Putri; dan

Muhammad Hilmanu Yasir, cabang Hifzhil Qur’an 30 Juz.

Acara pelepasan berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Senin (7/9/2026), dan diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Minahasa, Dr. Riviva Maringka, M.Si.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Minahasa, Hi. Syafaruddin Maddepungeng, S.E., menyampaikan rasa syukur dan bangga karena tahun ini untuk pertama kalinya Minahasa mengutus empat peserta untuk berlaga di MTQ Nasional.

“Empat utusan dari Kabupaten Minahasa ini akan mewakili Provinsi Sulawesi Utara. Insyaallah, dengan doa Bapak Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama, serta para orang tua, mereka dapat meraih prestasi dan menjadi juara nasional,” ujar Syafaruddin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Kementerian Agama Kabupaten Minahasa yang selama ini memberikan dukungan, baik secara moral maupun material, dalam proses pembinaan para peserta.

Baca juga:  Wakil Bupati Minahasa Kunjungi Sekolah Rakyat di Desa Tampusu

“Untuk pertama kalinya tahun ini dari Minahasa ada empat orang yang mengikuti MTQ Nasional. Ini merupakan satu kebanggaan kita bersama,” katanya.

Syafaruddin menjelaskan, rangkaian kegiatan MTQ Nasional akan berlangsung selama satu minggu. Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Lapangan Pancasila, pusat Kota Semarang.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, Pdt. Dolie Tangian, S.Th., M.Pd., mengaku optimistis keempat peserta mampu mengharumkan nama Sulawesi Utara, khususnya Kabupaten Minahasa, di tingkat nasional.

“Kami sangat berbahagia manakala anak-anak kita ini ketika berada di tingkat nasional boleh mengharumkan nama Sulawesi Utara, setidaknya Minahasa di tingkat nasional,” ujarnya.

Dolie juga memberikan apresiasi kepada para pelatih yang dengan penuh dedikasi terus membina dan mempersiapkan para peserta. Menurutnya, proses pembinaan tersebut merupakan bentuk pengabdian yang patut dihargai, meskipun tidak selalu disertai insentif atau honor.

Ia menegaskan, keikutsertaan dalam MTQ tidak semata-mata bertujuan untuk memenangkan perlombaan. Lebih dari itu, MTQ menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang mampu memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran.

“Ini bukan sekadar mengikuti lomba, tetapi bagaimana menjadikan putra-putri kita yang ada di Minahasa mampu menerapkan apa sesungguhnya yang tertuang dalam kitab suci Alquran,” katanya.

Dolie berpesan kepada para peserta untuk terus bersemangat dan memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti kompetisi.

Baca juga:  Pekerjaan Betonisasi jalan Perkebunan Kupa Timu Desa Kayuroya Selesai Dikerjakan

“Selamat berjuang, selamat berlomba. Terus semangat. Kami di sini tetap berdoa, semoga pergi dan pulang dalam keadaan sehat dan selamat,” tuturnya.

Mewakili Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Riviva Maringka, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih juara.

Menurutnya, MTQ merupakan momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran, meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sekaligus membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang kuat.

“Karena itu, kepada seluruh peserta yang akan membawa nama Kabupaten Minahasa, saya berpesan agar mengikuti MTQ ini dengan penuh keyakinan, disiplin, rendah hati, dan menjunjung tinggi sportivitas,” kata Riviva.

Ia meminta para peserta menampilkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan melalui proses latihan dan pembinaan selama ini. Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan. Setiap penampilan harus menjadi kesempatan untuk memberikan yang terbaik sekaligus membawa nama baik daerah.

“Adik-adik sekalian, yang lebih penting adalah kehormatan. Jaga keadaan di sana, jaga mental, jaga hati agar supaya fokus betul-betul pada perlombaan,” pesan Maringka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra, Kabag Tapem, para orang tua kafilah, staf Kantor Kementerian Agama Minahasa, para pelatih, official, serta sejumlah pengurus LPTQ Minahasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *