Bupati Minahasa Ikuti Ibadah Minggu Sengsara II, Dilantik sebagai Penasihat BPMJ GMIM Moria Sasaran

Berita, Minahasa53 Dilihat

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Bupati Minahasa, Pnt. Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., menghadiri Ibadah Minggu Sengsara II sekaligus dilantik sebagai Penasihat Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Moria Sasaran, Minggu (1/3/2026). Ibadah tersebut dilaksanakan di Gedung Gereja GMIM Moria Sasaran dan berlangsung khidmat serta penuh sukacita iman.

Kehadiran Bupati turut didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Pnt. Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, S.E., bersama keluarga.

Ibadah dipimpin Ketua BPMJ GMIM Moria Sasaran, Pdt. Winda Walalangi, M.Th., yang juga menjabat sebagai Ketua BPMW Tondano Lima. Dalam pelayanan firman, jemaat diajak memaknai perjalanan sengsara Yesus Kristus sebagai refleksi iman, wujud pengorbanan, serta panggilan untuk hidup dalam kasih dan pelayanan.

Baca juga:  BUPATI KUMENDONG SAMBUT KUNKER MENTERI PPPA BINTANG PUSPAYOGA DI MINAHASA

Pada kesempatan tersebut, Bupati Minahasa secara resmi dilantik sebagai Penasihat BPMJ GMIM Moria Sasaran. Pelantikan ini menjadi wujud sinergi antara gereja dan pemerintah dalam menopang pelayanan serta pertumbuhan iman jemaat.

Bupati Robby Dondokambey menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelayanan gereja dan kehidupan kerohanian masyarakat.

“Kiranya kebersamaan antara pemerintah dan gereja terus terjalin erat dalam membangun kehidupan masyarakat yang beriman, rukun, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jemaat menjadikan momentum Minggu Sengsara sebagai waktu refleksi diri, memperkuat iman, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Baca juga:  Bawaslu Minahasa: Objek Pengawasan Konten Internet Pemilihan Serentak Tahun 2024

Turut hadir sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, para pelayan khusus, serta jemaat GMIM Moria Sasaran yang mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *