MANADO,POSTKOTANEWS.CO.ID- Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Utara yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 6, Kantor Gubernur Sulawesi Utara. Acara ini diadakan pada hari Kamis dan dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH.
Rakor ini bertujuan untuk menyinergikan langkah antara Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam rangka mempercepat implementasi Program MBG, yang menjadi bagian integral dari upaya meningkatkan gizi dan kualitas kesehatan masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan bahwa Program MBG dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa program ini adalah salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan menciptakan generasi yang sehat.
Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara, Christiano Talumepa, SH, M.Si, serta para Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota se-Provinsi Sulawesi Utara. Kerjasama dan koordinasi antara berbagai pihak menjadi fokus utama dalam upaya menyukseskan program ini.
Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, dalam pernyataannya menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa terhadap pelaksanaan Program MBG. Ia menegaskan bahwa daerahnya bertekad untuk berperan aktif dalam menunjang kesuksesan program nasional ini di wilayah Minahasa.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pangan dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, yang merupakan perangkat daerah kunci dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di tingkat lokal. Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah daerah, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan gizi masyarakat dan kualitas pendidikan di Kabupaten Minahasa.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjadi solusi strategis untuk mengatasi masalah gizi buruk dan anemia di kalangan anak-anak, serta mendorong mereka untuk mendapatkan nutrisi yang cukup demi masa depan yang lebih baik.
