LSP Pers Indonesia Tuntaskan SKW di Sulut, 17 Wartawan Sah Berkompetensi

Minahasa50 Dilihat

TOMOHON,- postkota.net – Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Pers (LSP) Pers Indonesia menuntaskan pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) bagi 17 jurnalis Sulawesi Utara, Selasa (31/02/2023) lalu.

Bertempat di Sky Cafe lantai dua, Kelurahan Kaaten, Kota Tomohon, SKW itu diikuti wartawan dari kabupaten dan kota dari berbagai media yang di Sulawesi Utara.

Foto: Ketua LSP Pers Indonesia Hientje Mandagi dan Ketua SPRI Veldy Umbas saat membuka Kegiatan SKW

SKW yang diikuti itu adalah 12 wartawan mengikuti Skema Utama dan lima lainnya Muda Reporter. Dua Asesor LSP Pers Indonesia yang dikirim adalah Salmon Tarigan dan Ketua LSP Pers Indonesia, Heintje Mandagi.

Ketua LSP Pers Hientje Mandagi menutup kegiatan ini kepada postkota menyampaikan, Sulawesi Utara  merupakan wilayah kedua dilaksanakan SKW setelah tahun lalu digelar di Sulawesi Selatan.

Baca juga:  Hukumtua Yenny Wowor, Salurkan Dana Duka Bagi Warga Desa Lemoh Barat

” Ini pelaksanaan SKW pertama kalinya di Sulawesi Utara yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Pusat melalui BNSP,” ujar Mandagi.
Wartawan Sulut yang kini berhak menyandang Kompetensi Wartawan Utama di antaranya Jeffry Uno, Rommy Kaunang, Wil Wongkar, Jerry Uno, Zulkifly Liputo, Yunita Rotikan, Bertje Rotikan, Farly Pantouw, Harris Vandersloot dan Deky Geruh. Sementara Skema Wartawan Muda Reporter yakni Syafudin Hadju, Stenly Pondaag, Terry Lumentut, Lawra Sumilat, Jackson Latjandu Metuak dan Maykel Sonny Karwur.
“Negara melalui BNSP-LSP Pers Indonesia telah mengesahkahkan teman-teman itu sah berkompeten sebagai wartawan. Nama mereka sudah ada dalam _data base_BNSP. Bisa dicek _kok_ di web-nya,” tutur Mandagi yang juga Ketua Umum DPP Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) itu.

Baca juga:  Kunjungi Dinas Kesehatan,Kasat Intel Polres Minahasa Terima Dosis Vaksin Ke 3

Menurut dia insan pers Indonesia sudah seharusnya memiliki sertifikasi kompetensi yang dilaksanakan oleh pemerintah, bukan lembaga lain yang belum memiliki izin resmi. “Dalam hal ini adalah LSP Pers Indonesia yang berlisensi BNSP,” tambah putra asli Kawanua yang ayahnya adalah salah satu wartawan senior Sulut ini.*(udin)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *