PostKota News

CSWL LANGSUNG PIMPIN PEMERIKSAAN KENDARAAN DINAS

POSTKOTA.CO.ID – Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH memimpin langsung pemeriksaan Kendaraan Dinas (Kendis) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon, di lapangan Kantor Walikota, Selasa (09/03/2021).


Walikota yang di dampingi Wakil Walikota Wenny Lumentut SE, dengan tegas mengatakan bahwa kendaraan dinas harus di tata berdasarkan Perwako, serta harus sesuai dengan aturan yang ada dalam penggunaannya.

Ditambahkan Wakil Walikota bahwa kendaraan dinas harus di jaga dan di rawat.

“Jangan di pindah tangankan karena kalau di temukan di gunakan anggota keluarga atau kerabat, maka kendaraan dinas akan di tarik,” tegas Wawali.

Dalam kegiatan ini diikuti seluruh pejabat yang menggunakan kendaraan dinas dan disaksikan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Jemmy Ringkuangan Ap MSi.

Michje

WALIKOTA LAUNCHING APLIKASI SLOATH DAN IMPLEMENTASI PROGRAM UNGGULAN PEMERINTAHAN CSWL

Tomohon,Postkota.co.id – Salah satu program unggulan walikota dan wakil walikota tomohon adalah pelayanan prima kepada masyarakat dari lahir sampai meninggal, yang mampu menjangkau pelayanan dasar baik dalam pemberian hak-hak sipil penduduk maupun dokumen kepedudukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah yang dituangkan dalam sebuah konsensus nasional melalui undang-undang no. 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan, termasuk regulasi pelaksanaan dari undang-undang tersebut.

Program ini sengaja kami tuangkan dalam program unggulan guna merespons dan melegitimasi status dan eksistensi kependudukan dan hak-hak sipil penduduk melalui pemberian dokumen kependudukan yang disadari akan dimanfaatkan dalam semua sendi kehidupan. Sebuah komitmen di dalam kepemimpinan kami kini dan kedepan, dalam soliditas semua stekholder bersama komponen masyarakat baik lembaga keagamaan, pemerintah, kaum wiraswasta dan lainnya.

Hal ini disampaikan Walikota Tomohon Caroll Senduk saat menghadiri Launching Aplikasi Sloath dan Implementasi Program Unggulan Walikota dan Wakil Walikota dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan, Jumat (7/5/2021) bertempat di lantai III MPP.

Lanjut Caroll, untuk menjadikan tomohon mampu bekompetisi dengan daerah-daerah dan kota lainnya baik di dalam negeri dan bahkan di tingkat internasional. Dimana sasaran kami adalah tidak hanya menggali dan memperkenalkan potensi serta kemampuan daerah, namun lebih di titik beratkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

“Hal ini harus di mulai dari jajaran pemerintah sebagai aparatur sipil negara yang merumuskan dan melaksanakan kebijakan pemerintah dan terimplementasi secara akseleratif dan tepat dalam tatanan yang bersih, adil dan bertanggung jawab. Oleh karna itu perlu saya sarankan beberapa hal, antara lain:

  1. Program akselerasi pelayanan yang terintegrasi kepada semua perangkat daerah sampai di tingkat kelurahan adalah sasaran utama untuk mampu merespons kebutuhan masyarakat, seperti halnya pencetakan dokumen kependudukan dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat yang diawali dengan pencetakan dokumen oleh petugas registrasi kelurahan yang sudah melalui proses pelatihan atau bimbingan teknis. Termasuk pelayanan intengratif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan aparatur sipil negara.
  2. Guna menjawab masukan-masukan dari kalangan masyarakat, terutama dalam pelayanan pencatatan perkawinan, dimana amanat undang-undang yang memungkinkan pelayanan kepada masyarakat menggunakan “stelsel aktif” atau jemput bola untuk pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, maka penting diterapkan kembali pola pencatatan perkawinan di tempat terjadinya perkawinan itu sendiri.

3 Dilaporkan tadi oleh kepala dinas terkait aplikasi e-office, maka hal ini pun dapat di implementasikan di tingkat perangkat daerah lainnya termasuk sekretariat daerah dan sekretariat dprd dalam rangka percepatan pengolahan administrasi pemerintahan dan kepegawaian.

  1. Pelayanan dokumen kependudukan yang baru, dibatasi pada penerbitan dokumen akta-akta (akta kelahiran, perkawinan, kematian, pengesahan anak dan kartu keluarga, maka perlu dilakukan penerbitan dokumen ktp-el dan kartu identitas anak (kia) melalui anjungan dukcapil mandiri (adm). Mengingat belum tersedianya alat anjungan dukcapil mandiri tersebut, maka sekiranya dimungkinkan bapak dirjen dapat menfasiltasinya melalui direktorat dukcapil kementerian dalam negeri republik indonesia.
  2. Kegiatan saat ini diharapkan memberi dampak terhadap penyelenggaran administrasi kependudukan yang dilaksanakan sampai di tingkat kelurahan, kecamatan termasuk perangkat daerah terkait dan lembaga-lembaga lainnya, maka dapat pula dilakukan kerja sama pemanfaatan data kependudukan melalui pemberian hak akses yang atas rekomendasi menteri dalam negeri melalui direktorat dukcapil, yang telah memberi kesempatan pemanfaatan data kependudukan,” ungkapnya.

Kegiatan ini pula dirangkaikan penyerahan 1000 KIA kepada beberapa perwakilan dan parah Lurah se Kota Tomohon, Penyerahan sertifikat Petugas Registrasi Adminduk, Penyerahan User ID Administrator Daerah Hak Akses Data Kependudukan. Hadir juga Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendragi Prof DR Zudan Arif Fakrulloh SH MH menyaksikan secara virtual, Kepala Bidang Dinas Capil Provinsi Sulut Jein Wowor SPd MM, Asisten Administrasi Umum Drs O D S Mandagi, jajaran pemerintah Kota Tomohon dan hadirin undangan.
(Michje)

RPJMD 2021-2026 CSWL APRESIASI DPRD TOMOHON

Tomohon,Postkota.co.id – PARIPURNA DPRD KOTA TOMOHON DALAM RANGKA PENANDATANGANAN NOTA KESEPAKATAN RANCANGAN AWAL RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJMD) KOTA TOMOHON TAHUN 2021-2026, dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy Sundah, SE didampingi Wakil Ketua Erens Kereh, AMKL dan Drs. Johny Runtuwene, DEA. Hadir Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE, Anggota DPRD Kota Tomohon, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan, AP, MSi, serta para Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon, Jumat, 7 Mei 2021 bertempat Ruang Sidang DPRD Kota Tomohon.

Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH menyampaikan apresiasi kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD Kota Tomohon yang telah mengagendakan kegiatan rapat paripurna DPRD ini sebagai langkah percepatan dalam tahapan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tomohon tahun 2021-2026.

RPJMD Kota Tomohon merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional yang disusun secara bersama-sama dengan pemangku kepentingan berdasarkan peran dan kewenangan masing-masing, serta dilaksanakan berdasarkan kondisi dan potensi yang dimiliki daerah yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan sesuai dengan dinamika perkembangan daerah dan nasional.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program Walikota dan Wakil Walikota yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah, serta program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu 5 (lima) tahun.

Selaku Walikota Tomohon menyampaikan banyak terima kasih atas kerjasama yang harmonis antara pimpinan dan anggota DPRD Kota Tomohon dengan tahapan yang sudah sesuai dengan alokasi waktu yang telah diatur dalam regulasi. Sebagaimana melalui pembahasan yang sudah dilakukan baik dengan tim penyusun RPJMD Kota Tomohon maupun dengan perangkat daerah yang dibahas bersama komisi DPRD, sehingga apa yang menjadi saran dan masukan bahkan rekomendasi akan menjadi catatan strategis yang dapat dijadikan masukan perbaikan dalam penyempurnaan atas dokumen rancangan awal RPJMD Kota Tomohon tahun 2021-2026 dan akan langsung di tindaklanjuti oleh pemerintah selaku tim penyusun.

Dokumen rancangan awal RPJMD ini nantinya akan dikonsultasikan ke provinsi. Tahapan selanjutnya adalah pengajuan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang RPJMD Kota Tomohon tahun 2021-2026 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah Kota Tomohon. Rancangan awal RPJMD Kota Tomohon tahun 2021-2026 merupakan penyempurnaan rancangan teknokratik RPJMD yang berpedoman pada visi, misi dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih. Sehingga saya selaku Walikota bersama Wakil Walikota terpilih Kota Tomohon ingin menyampaikan visi dan misi kami untuk di implementasikan dalam kurun waktu masa kepemimpinan kami yang dituangkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tomohon tahun 2021-2026. visi kami adalah “Tomohon Maju, Berdaya Saing dan Sejahtera” yang dijabarkan dalam 5 misi :

  1. Menjaga dan melestarikan Tomohon sebagai kota religius
  2. Peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor
  3. Menjadikan Tomohon sebagai kota wisata dunia
  4. Memajukan sistem pertanian dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan
  5. Mewujudkan pelayanan pemerintahan yang bersih, efektif dan berintegritas

Besar harapan kami kiranya sinergitas yang baik antara Pemerintah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat dapat terjalin demi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon yang kita cintai.
Untuk itu dalam kesempatan ini saya mintakan kepada seluruh pejabat dan kepala perangkat daerah di jajaran pemerintah Kota Tomohon untuk bekerjasama dalam penyempurnaan dokumen rancangan awal RPJMD Kota Tomohon ini berdasarkan fungsi masing-masing serta dalam menjalankan program dan kegiatan agar senantiasa sejalan dengan perencanaan pembangunan strategis 5 (lima) tahun ke depan, serta turut berkontribusi dalam memberikan evaluasi kinerja daerah berdasarkan data-data sesuai dengan tanggung jawab, tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah.

Sehingga RPJMD Kota Tomohon tahun 2021-2026 dapat dikatakan sebagai hulu dari seluruh alur pelaksanaan pembangunan yang wajib dijadikan pedoman bagi seluruh stakeholders yang terkait dengan pembangunan di Kota Tomohon. RPJMD Kota Tomohon ini nantinya juga akan menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dilingkup pemerintah Kota Tomohon untuk merumuskan dokumen rencana strategis (Renstra) perangkat daerah tahun 2021-2026, yang kemudian akan dijabarkan setiap tahun selama periode RPJMD ini dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), rencana kerja (Renja) perangkat daerah dan akan menjadi dasar dalam penyusunan RKA perangkat daerah; KUA-PPAS sampai pada penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Tomohon.
(Michje)

Gelar Semiloka, Pemuda Adat Bahas Pentingnya Perda Adat di Minahasa

MINAHASA, postkota.co.id – Kehadiran Peraturan Daerah (Perda) Masyarakat Adat di Kabupaten Minahasa terus menjadi perhatian serius sejumlah kalangan. Maraknya kasus perampasan hak masyarakat adat menjadi alasan regulasi ini harus dilahirkan. Keresahan itu mencuat dalam Seminar dan Lokakarya (Semiloka) mendorong lahirnya Perda Masyarakat Adat di Kabupaten Minahasa yang digelar di Yama Resort Tondano, Selasa (04/05) 2021.

Ketua Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN), Allan Sumeleh selaku inisiator kegiatan ini mengatakan, Semiloka ini dilakukan untuk membedah tentang seberapa penting Perda Adat di Kabupaten Minahasa itu harus dilahirkan.

“Kami mendengar jika Perda tentang masyarakat adat telah masuk dalam prolegda (program legislasi daerah) Kabupaten Minahasa. Tentu, ini merupakan satu kabar baik bagi masyarakat adat di Kabupaten Minahasa. Untuk itu, langkah ini kami buat sebagai bentuk dukungan konkret kami terhadap pihak legislatif dalam menggodok Perda ini,” ucapnya.

Deputi II Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Erasmus Cahyadi menjelaskan secara umum kehadiran Perda Adat merupakan suatu kewajiban dari berbagai pihak untuk menjamin hak masyarakat adat di daerah.

“Dalam sebuah sistem hukum, Perda merupakan salah satu alat penting bagi pemerintah dan masyarakat adat untuk mengakui hak asal-usulnya. Ia juga menjadi instrumen penting melindungi hak masyarakat adat,” ucapnya.

Menurutnya, keharusan untuk menciptakan Perda Adat juga disebabkan pandangan yang kurang jelas terhadap masyarakat adat.

“Ada satu sikap yang melihat masyarakat adat sebagai kelompok masyarakat yang akan hilang. Karena itu konstitusi kita meletakkan syarat-syarat pengakuan masyarakat adat itu,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Tokoh Adat Minahasa, Matulandi Supit membeberkan sejumlah ancaman yang siap menerpa kelompok masyarakat adat.

“Di tengah rencana pembangunan nasional saat ini, masyarakat adat merupakan salah satu kelompok yang paling terancam keberadaannya. Belum lagi investasi besar-besaran yang kian gencar di Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa yang kita tahu tidak berpihak pada masyarakat adat. Mereka kapan saja bisa menggusur keberadaan dan membunuh eksistensi masyarakat adat di Kabupaten Minahasa,” jelasnya.

Ia menambahkan, melihat berbagai persoalan ini, maka sudah seharusnya Perda Adat itu segera dilahirkan.

“Harus segera. Karena, Perda juga akan menjadi dasar hukum yang mengatur, mengakui, serta menjamin hak-hak dari masyarakat adat itu sendiri,” tandasnya.

Diketahui, Semiloka menghadirkan 3 orang narasumber yakni, Erasmus Cahyadi selaku Deputi II Sekjen AMAN bidang Advokasi Hukum dan Ham, Denni Pinontoan Direktur Eksekutif Pusat Kajuaan Kebudayaan Indonesia Timur (Pukkat) dan Matulandi Supit selaku anggota Perhimpunan Pengacara Pembela Masyarakat Adat (PPMAN).

Hadir dalam kegiatan ini, Ormas Adat Brigade Manguni, AMAN Sulut, Tou Muung Wuaya, Institut Kumatau, Waraney Wuaya Warembungan, Wale Papendangan Sonder, Waraney Umbanua, Mawale Cultural Center, LMND Minahasa, GMKI Tondano, GMNI Minahasa, Sanggar Seni Toar Lumimuut FBS UNIMA, GMNI Sulut dan Pukkat. (varly)

Istri Walikota Jeand’arc Karundeng Terpilih Jadi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tomohon

Whatsapp

POSTKOTA.CO.ID – Musyawarah Cabang III Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Tomohon yang bertempat di Taman Wisata Alam Tomohon resmi dibuka oleh Walikota Tomohon yang juga Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. dan musyawarah ini ditutup oleh Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, S.E.

Pada musyawarah ini drg. Jeand’arc Karundeng resmi terpilih menjadi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tomohon dan Fentje Goni S.H. menjadi Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tomohon

Walikota Tomohon dalam sambutannya menyampaikan
musyawarah cabang ke-3 gerakan pramuka kota tomohon tahun 2021 yang boleh diselenggarakan hari ini adalah momentum strategis bagi kita semua untuk memulai lagi sesuatu yang telah lama dinantikan bukan hanya anggota pramuka tapi juga pemerintah dan masyarakat kota tomohon. muscab ini akan menjadi awal langkah yang baru bagi kita semua untuk menunjukkan eksistensi gerakan pramuka di kota tomohon.

“Esensi musyawarah cabang sebagaimana kita ketahui bersama adalah wadah untuk menentukan arah kebijakan organisasi gerakan pramuka di tingkat cabang lewat program kerja sekaligus wadah konstitusional untuk memilih kepengurusan yang baru di kwarcab kota tomohon. sehingga besar harapan kami pemerintah kota tomohon agar gelaran musyawarah cabang saat ini dapat menyusun program kerja yang baik dan menjawab kebutuhan segenap anggota gerakan pramuka di kota tomohon sekaligus juga dapat memilih dan menyusun kepengurusan yang baru yang bisa melaksanakan arah kebijakan dan program kerja kwarcab. Sebagaimana kita ketahui bersama, kota tomohon pernah menjadi barometer kemajuan pembinaan kepramukaan di sulawesi utara. saya selaku walikota yang adalah juga ketua majelis pembimbing cabang gerakan pramuka di kota tomohon menaruh harapan besar kepada kakak-kakak sekalian yang nantinya dipercayakan sebagai pengurus kwarcab masa bakti 2021-2026 untuk mengembalikan masa-masa terbaik tersebut,” imbuhnya.

Lanjutnya, Pemerintah kota Tomohon membutuhkan sinergitas dengan semua stakeholder termasuk didalamnya pengurus kwartir cabang kota tomohon untuk bersama-sama membangun dan mewujudkan kota tomohon yang hebat. Semangat trisatya dan dasa dharma pramuka hendaknya selalu menjadi landasan bergerak dan bertindak bagi segenap insan pramuka di kota tomohon. dan yakinlah kita dapat bersama-sama membuat dunia ini lebih baik disaat kita meninggalkannya, sebagaimana pesan bapak pandu dunia lord baden powell,” ungkap Walikota Caroll.

“Pramuka merupakan kawah candradimuka pembentukan karakter generasi indonesia yang berlandaskan pancasila dan dapat menjadi solusi dalam hal menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan bela negara. terlebih kita masih dihadapkan dengan berbagai masalah radikalisme, terorisme, dan tingginya kriminalitas terlebih dimasa pandemi covid-19 ini. sehingga peranan gerakan pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal yang dapat membentuk karakter bangsa, menanamkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan keterampilan generasi muda yang menghimpun berbagai suku bangsa, agama dan kepercayaan jelas merupakan kekuatan sebagai perekat bangsa. dan untuk itu kita harus  sama-sama bekerja dan bekerja bersama-sama dalam menghadapi berbagai persoalan tersebut serta membantu menanggulangi bencana covid-19 ini yang sampai saat ini menjadi masalah besar bangsa indonesia bahkan diseluruh dunia.
Gerakan pramuka tidak boleh kendur dan tetap semangat dalam upaya membina generasi muda serta melakukan inovasi-inovasi baru. pramuka harus selalu peduli terhadap masyarakat sekitar, peduli terhadap kepentingan sesama dan harus saling membantu dalam menyelesaikan masalah bersama. Beberapa upaya gerakan pramuka dalam membantu pemerintah untuk menangani covid-19 yaitu ikut mensosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan tubuh, termasuk rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker bila berpergian ke luar rumah, dan menjaga jarak di keramaian, yang pada intinya juga harus mematuhi protokol kesehatan yang telah dicanangkan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Selanjutnya peran partisipasi gerakan pramuka kota tomohon dalam hal bela negara yakni nasionalisme yang tinggi, kesetiaan terhadap pancasila, anti terorisme dan sara. oleh karena itu gerakan pramuka harus diarahkan pada pemantapan gerakan untuk memperkuat karakter bangsa. “karakter dan watak bangsa yang unggul akan mampu mempertahankan nilai-nilai bangsa. pemantapan tersebut dilakukan pada 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu pancasila, uud 1945, nkri, dan bhineka tunggal ika. melalui gerakan pramuka ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin di masa yang akan datang. tentu kami menyambut baik digelarnya musyawarah cabang pramuka. hal ini menandakan mekanisme organisasi telah berjalan dengan baik.

Wakil Walikota saat menutup musda ini mengucapkan atas terpilihnya ibu Jean d’arc Senduk- Karundeng sebagai Ketua Kwarcab Kota Tomohon. Selanjutnya Wawali mengatakan
Semoga musyawarah cabang ke-3 gerakan pramuka kota tomohon tahun 2021 yang sudah terlaksana ini bisa berjalan dengan lancar dan ditandai dengan tersusunnya arah kebijakan dan program-program prioritas organisasi gerakan pramuka serta menghasilkan kelengkapan struktur  kepemimpinan/kepengurusan yang akuntabel, kredible dan siap berdinamika, berkolaborasi dan bersinergi dengan semua komponen yang ada, sehingga akan menjadikan kepengurusan solid dan kompak serta mampu bersinergi dengan program pemerintah kota tomohon.

“Kita menyadari bersama bahwa dalam proses musyawarah pasti terjadi perbedaan pendapat. namun merupakan tindakan bijak dan arif, bila kita menjunjung tinggi dan menghargai pendapat itu sebagai wahana untuk penyempurnaan keputusan, agar sesuai dengan sasaran dan tujuan yang hendak dicapai. mudah-mudahan ini akan mampu membawa organisasi pramuka kota tomohon selalu terdepan dan lebih baik sebagai garda terdepan  perubahan dalam penumbuhan karakter bagi generasi muda,” tandas wawalikota  WL itu.

Musyawarah ini dihadiri oleh para pengurus dan anggota Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tomohon.

Michje

Walikota Harapkan Dekranasda Tomohon Mampu Ciptakan Industri Kreatif

Whatsapp

POSTKOTA.CO.ID– Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. dan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, S.E. menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) KotaTomohon periode 2021-2024 yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Walikota Tomohon, Jumat (7/5/2021).

Ketua Umum Dekranasda Kota Tomohon Ny. Jeand’arc Florentia Senduk-Karundeng didampingi Pembina Dekranasda Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. dan Wenny Lumentut, S.E. melantik Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kota Tomohon periode 2021-2024

Ketua Umum Dekranasda Kota Tomohon, Ny. Jeand’arc Florentia Senduk-Karundeng dalam arahannya menyampaikan
sebagaimana telah kita dengarkan tadi bahwa kepengurusan dewan kerajinan nasional daerah kota tomohon telah ditetapkan melalui surat keputusan ketua dewan kerajinan nasional daerah provinsi sulawesi utara nomor 04/dekranasda.prov/sk/v/2021tanggal 3 mei 2021, dan sesuai dengan ad/art dewan kerajinan nasional pasal 27 ayat (5) bahwa pengurus dekranasda kabupaten kota dilantik oleh ketua dekranasda kabupaten kota yang bersangkutan, sebagaimana acara pelantikan yang kita ikuti bersama saat ini.

“Seiring dengan acara syukur saat ini, perkenankan saya selaku ketua dewan kerajinan nasional daerah kota tomohon menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada pengurus dekranasda yang lama atas segala pengabdian dan dedikasi selama ini, dan selanjutnya juga saya menyampaikan selamat kepada pengurus dekranasda yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab selang periode tahun 2021 hingga 2024,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Tomohon Caroll Senduk menyampaikan atas nama pemerintah kota tomohon mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus dewan kerajinan nasional daerah kota tomohon, semoga dengan dilantiknya pengurus dewan kerajinan nasional daerah kota tomohon yang baru akan mampu membantu terwujudnya visi dan misi walikota dan wakil walikota tomohon.

“Institusi dekranasda adalah lembaga independen dan nirlaba sebagai wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan di bidang seni kerajinan di indonesia, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai mitra pemerintah untuk menggali, melindungi, melestarikan, membina dan mengembangkan seni kerajinan berbasis warisan nilai budaya bangsa untuk kesejahteraan pengrajin. indonesia memiliki beragam macam kekayaan budaya dan alam yang dapat diolah dalam bentuk barang kerajinan, khususnya kota tomohon yang memiliki keunikan tradisi dan budaya yang tidak dimiliki oleh daerah lain. hal ini yang mendasari berkembangnya kreatifitas secara dinamis dan melahirkan industri – industri kreatif di berbagai bidang terutama di bidang kerajinan. industri kreatif inilah yang diharapkan untuk menjadi kekuatan ekonomi kota tomohon kedepannya,” imbuhnya.

Susunan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kota Tomohon periode 2021-2024 :

Pembina           :  Walikota Tomohon
Wakil Walikota Tomohon
Ketua Umum :  Ny. Jeand’arc Florentia Senduk-Karundeng
Wakil Ketua :  Ny. Eleonora Magritha Lumentut-Sangi
Ketua Harian :  Kadis Perindag Kota Tomohon
Wakil Ketua Harian : Ny. Silvie Ringkuangan-Kuron
Sekretaris :  Jaqline Mangulu
Bendahara :  Maria Hernie Pijoh.

Michje

WALIKOTA KUKUHKAN VICTORY ,MANGUNI ,SUMARU ENDO WL : Bekerja Sama Demi Peningkatan Kesejahteraan Para Petani


Tomohon Postkota.co.id – Wali Kota Tomohon Caroll J A Senduk SH mengukuhkan 3 kelompok tani yang berada di Kelurahan Kakaskasen, yakni Kelompok Tani Victory, Kelompok Tani Manguni dan Kelompok Tani Sumaru Endo Kakaskasen. Pengukuhan dilakukan di perkebunan Waruga Kakaskasen Tomohon Utara, kamis (6/5/21),

Pengukuhan ini ditandai dengan pemukulan tetengkoren dan penandatanganan berita acara pelantikan serta dirangkaikan penyerahan sertifikat.

Wali kota Tomohon pada kesempatan itu mengatakan ,kelompok tani memiliki peranan penting dan merupakan wadah yang bertujuan untuk dapat meningkatkan perekonomian para petani secara otomatis juga turut serta membantu laju pertumbuhan pembangunan Kota Tomohon.

“Kehadiran dari kelompok tani yang baru ini , harus bisa menunjukan berperan serta berfungsi sebagai organisasi yang memfasilitasi dan memperjuangkan kepentingan petani dengan tujuan utama adalah tercapainya kesejahteraan petani dan terciptanya keadaulatan pangan,” kata Caroll.

Walikota :Semoga kepengurusan ini dapat mengemban amanah bekerja dengan baik, bekerja dengan ikhlas serta bekerja berkualitas sehingga dapat mengelola kelompok tani dalam meningkatkan kesejahteraan para petani, sekaligus menjadi mitra bagi pemerintah Kota Tomohon untuk mencapai misi “memajukan sistem pertanian dalam rangka perwujudan kedaulatan pangan” di Kota Tomohon. kelompok tani ini benar-benar menjadi wadah bagi petani untuk memperoleh wawasan luas mengenai pertanian dengan penguasaan teknologi, akses permodalan, pemasaran dan sebagainya .

Wakil Wali kota Tomohon Wenny Lumentut SE yang ikut hadir saat itu menambahkan kedepan kelompok tani di Kota Tomohon akan difalidasi kembali untuk kebijakan seperti bantuan yang diperuntukan untuk kelompok tani sehingga tidak ada kesalahan dalam penyalurannya.

Dengan terbentuknya kelompok tani ini ,diharapkan benar-benar untuk kepentingan bersama, kalau ada gotong royong, kekompakan di dalam kelompok, maka akan memberi manfaat besar dalam setiap upaya yang dilakukan setiap kelompok tani.

“Dalam meningkatkan pembangunan pertanian, diharapkan anggota kelompok tetap bekerja sama dan sama-sama bekerja bagi peningkatan kesejahteraan para petani dan masyarakat, tukas WL.

Hadir juga Wakil ketua DPRD Kota Tomohon Drs Johny Runtuwene DEA, Asisten Perekonomian Sekda Ir Enos Pontororing MSi, Kadis Pertanian Peternakan dan Perikanan Kota Tomohon Steven Waworuntu SSTP bersama para penyuluh pertanian, unsur Kelurahan Kakaskasen, para anggota kelompok tani, para tokoh agama dan masyarakat.
(Michje)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.