PostKota News

Walikota , Akui Perempuan di Kota Tomohon, Belum Merasa Aman dari Ancaman Kejahatan

Whatsapp
Whatsapp
POSTKOTA.CO.ID – Walikota Tomohon yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon J. S. T. Pandeirot, S.Pd., M.M. menghadiri dan membuka kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Kebijakan, Program dan Kegiatan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan di Kota Tomohon. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lantai 3 Mall Pelayanan Publik Tomohon.,19/5/21

Dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Kota Tomohon dr. John Lumopa, M.Kes., Panitera Pengadilan Negeri Tondano Devid Losu, S.H., Perwakilan Kejaksaan Negeri Tomohon Ibu Rastin Mokodompit dan peserta dari tokoh agama dan tokoh perempuan di Kota Tomohon.

Narasumber pada kegiatan ini Akademisi Dr. Preysi Siby, S.Psi., M.Si., Psikolog Jeniver Mantow, M.Psi. Praktisi Hukum Eunike Sumampouw, S.H, GCL., dan Pemerhati Gender Drs. Boaz Wilar.

Walikota Tomohon yang dibacakan Asisten I dalam sambutannya menyampaikan melalui pertemuan ini kiranya kita dapat disadarkan bahwa perempuan di indonesia terlebih khusus di kota tomohon, belum sepenuhnya memiliki rasa aman dari ancaman kejahatan  kekerasan fisik, psikhis, penelantaran, seksual, perdagangan manusia (trafficking), kejahatan dengan menggunakan teknologi/media sosial, ini merupakan sebuah kenyataan yang harus kita hadapi dengan bijaksana. Dengan berorientasi pada pemecahan masalah serta tanggung jawab kita bersama dan seluruh komponen yang ada karena ini merupakan gejala sosial yang memprihatinkan, terjadi di tingkat sosial  dan pendidikan tinggi maupun rendah dan dilakukan oleh orang-orang terdekat yang seharusnya bertanggung jawab melindungi bagi kehidupannya seperti orang tua, suami, saudara paman, bibi atau sebagai guru.

“Secara garis besar hak korban yang harus dilindungi berdasarkan undang-undang antara lain perlindungan dari rasa takut dan ancaman, mendapat pelayanan gratis medis, perlindungan identitas diri korban, perlindungan dalam rangka rehabilitasi sosial psikologis dan agama serta bantuan hukum baik proses pemeriksaan, penuntutan, dan pengadilan. Perlindungan hak korban menjadi sangat penting untuk dilaksanakan, karena tidak  jarang terjadi pengaduan kekerasan dalam rumah tangga yang memicu kemarahan pelaku atau keluarga lain. Kemarahan terjadi akibat persepsi yang salah bahwa urusan rumah tangga dianggap masalah pribadi yang tidak perlu dicampuri pihak luar,” tuturnya.

Lanjutnya, dalam undang-undang 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga  (pkdrt) disahkan, untuk merubah persepsi yang tidak benar. oleh karena itu, diharapkan semua pihak terkait kiranya dapat memberikan perlindungan terhadap korban dan penyelenggaraan negara harus bertanggung jawab guna melindungi warga negara  yang menjadi korban kekerasan.

“Maka ditegaskan bahwa korban memiliki hak-hak yang harus dilindungi agar dapat kembali menjadi warga masyarakat secara normal. Saya mengajak marilah kita pahami undang-undang yang telah menetapkan bahwa negara, pemerintah, masyarakat, maupun di dalam keluarga berkewajiban bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan hak–hak perempuan dan anak. Oleh karena itu, tanggung jawab bagi perempuan dan anak memerlukan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Marilah kita bersama–sama membangun iklim yang positif, kondusif dan bersahabat. Untuk itu kepada para peserta dan undangan, saya mengajak  supaya dapat memberikan perhatian yang serius terhadap upaya perlindungan perempuan terhadap tindak kekerasan baik yang terjadi dalam rumah tangga maupun diruang publik. Saya yakin bahwa melalui kegiatan ini pasti akan sangat bermanfaat bagi masyarakat kota tomohon serta dapat berperan dalam menyampaikan pesan–pesan guna pembangunan keluarga yang harmonis dan sejahtera di masing-masing keluarga, organisasi, sekolah-sekolah maupun pada perangkat daerah.

Assisten 1 Toar Pandeirot Bersama Kadis Steven Waworuntu,S.STP Kukuhkan Pokdakan Mas Merah

POSTKOTA.CO.ID – Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, SH, diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakot J. S. T. Pandeirot, S.Pd., M.M. menghadiri dan mengukuhkan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mas Merah, di Persawahan Amian Kelurahan Taratara Dua, Kecamatan Tomohon Barat, Rabu (19/5).

“Selamat atas pengukuhan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) “Mas Merah” karena telah dinilai layak sebagai pelaku usaha perikanan,” kata Wali Kota dalam sambutan yang dibawakan Pandeirot.

Wali Kota berharap para pengurus dapat mengelola kelompok ini demi kemajuan dan kesejahteraan anggota pokdakan juga masyarakat yang ada di kelurahan Taratara Dua dan sekitarnya.

Menurutnya, usaha perikanan di Indonesia tetap menjadi sumber utama perekonomian begitu juga di Kota Tomohon.

“Sebab itu mendukung misi kami dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan di Kota Tomohon,” tukas Wali Kota.

Oleh karena itu, lanjut Wali Kota, diperlukan kerjasama dan keseriusan dalam mengelola sumber daya manusia melalui pelaku usaha perikanan dan penyuluh perikanan yang handal.

“Upaya memaksimalkan fungsi lahan perikanan harus menjadi perhatian bersama dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan lokal,” tandasnya.

Berkaitan dengan hal tersebut maka kelompok pelaku usaha perikanan selaku stakeholder pengelola perikanan, kata Wali Kota, harus fokus dalam menerima arahan dan pendampingan sebagai motivasi untuk terus berkreasi guna meningkatkan produktivitas, usaha dan hasil perikanan sehingga mampu memenuhi kebutuhan dan permintaan pasar, memperjuangkan kepentingan pelaku usaha perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan adalah tujuan utamanya.

“Melalui kepengurusan kelompok yang telah dikukuhkan maka pengurus harus bisa menjalankan fungsi advokasi, pendampingan dan pembelaan terhadap berbagai kepentingan anggota kelompok pembudidaya ikan. fungsi pembinaan dan bimbingan sangat penting untuk diberikan kepada Pokdakan sehingga dapat meningkatkan produktivitas. serta fungsi motivator serta dinamisator diperlukan untuk dapat memberi motivasi dan pemahaman kepada seluruh stake holder perikanan, sehingga sinergi yang tercipta dapat semakin memajukan dunia perikanan,” urainya.

Sebagai anggota dan pengurus kelompok pembudidaya ikan, imbuhnya, harus sepakat untuk melaksanakan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab masing-masing. serta mengerti dan menyesuaikan dengan teknologi yang menunjang kegiatan perikanan.

“Sehingga pada gilirannya akan memberikan hasil panen yang lebih baik demi kemudahan, efisiensi dan efektivitas,” ajaknya.

Itu semua, katanya lagi, memberi dampak positif pada biaya produksi sehingga pendapatan pelaku usaha perikanan akan meningkat.

“Saya berharap agar kelompok pembudidaya ikan “Mas Merah” benar-benar menjalankan fungsi dan perannya dengan baik sehingga menjadi wadah bagi pelaku usaha perikanan untuk memperoleh wawasan luas mengenai perikanan dalam penguasaan teknologi, akses permodalan, pemasaran dan sebagainya. teruslah bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan di kota tomohon,” pungkasnya.

Turut hadir Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara Bidang Sumber Daya Manusia Jantje Rau, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Steven Waworuntu, SSTP., Camat Tomohon Barat John Gigir, M.Pd., Lurah Taratara Dua John Lonta, SP., MAP. Lurah Taratara Tiga Jefry Loho, S.E., Ketua Pokdakan Mas Merah Mefie Aruperes bersama Para Pengurus beserta Anggota.

Jemmy Ringkuangan Masih Diperpanjang Sebagai Pj Sekkot Tomohon

Whatsapp

POSTKOTA.CO.ID – Status Penjabat (Pj) Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon, yang saat ini dipercayakan kepada Jemmy Ringkuangan, kembali diperpanjang.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Femmy Suluh, Selasa (18/5/2021) kepada awak media

Kepala BKD Sulut menjelaskan bahwa perpanjangan status penjabat Sekkot Tomohon selama dua Minggu.

“Untuk penjabat Sekkot Tomohon, kembali diperpanjang. Karena proses izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) baru keluar hari ini. Terkait seleksi terbuka untuk Sekkot Tomohon Defitif. Jadi, status penjabat yang dipercayakan kepada Pak Jemmy Ringkuangan itu diperpanjang. Nah dia itu terus berproses. Jadi, selama masih ada proses seleksi, maka status Penjabat Sekkot akan terus diperpanjang,” terang Femmy Suluh.

Ditambahkan Suluh, perpanjangan status Penjabat Sekkot Tomohon maksimal sampai tiga bulan kedepan atau sampai ada pejabat definitif Sekkot Tomohon dilantik.

“Kalau untuk seleksi belum dibuka. Karena suratnya kan baru ada. Jadi, selama masih berproses, otomatis akan diperpanjang lagi. Kalau seleksi terbuka telah selesai dalam dua Minggu kedepan, maka status Penjabat sudah hilang. Yang pasti sampai pejabat definitif dilantik. Nah diseleksi terbuka ini, dipersilahkan bagi siapapun yang tentunya memenuhi persyaratan sebagai calon Sekkot Tomohon,” imbuh Suluh.

Michje

CS-WL Harap WKI GMIM Menjadi Saluran Berkat

Whatsapp

POSTKOTA.CO.ID – Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH bersama Wakil Walikota Wenny Lumentut, SE menghadiri dan mengikuti Ibadah Perayaan Hari Persatuan Wanita/Kaum Ibu GMIM Tahun 2021 bertempat di Aula lantai III Kantor Sinode GMIM, Sabtu 15/5/21.

Ibadah dipimpin oleh kadhim Ketua BPMS GMIM Pdt. DR. Hein Arina.
Dihadiri oleh Ketua Komisi Pelayanan WKI Sinode GMIM Pnt. Dra. Adriana Ch. Dondokambey, M.Si, Sekretaris Pnt. Ir. Miky J. L. Wenur, MAP, Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Jani Rembang, Wakil Bupati Mitra Drs. Jesaya Joke Legi, Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar, SE, Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, Mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE Kepala Dinas Perhubungan Sulut Lynda Watania, para Ketua dan Sekretaris TP-PKK se-Sulawesi Utara, dan Komisi Pelayanan WKI Sinode GMIM.

Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH, dalam sambutannya menyampaikan
Hari Persatuan (Hapsa) WKI GMIM saat ini masih dalam suasana memperingati Kenaikan Yesus Kristus ke Sorga.

“Oleh sebab itu, perayaan ini memiliki nilai, arti dan makna tersendiri. Dengan semangat Kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke Sorga, WKI di semua aras, profesi dan aktivitas terpanggil untuk terus menjadi alat Tuhan mengabarkan injil kebenaran kepada sesama manusia pada situasi dan kondisi apapun. Saat ini masyarakat di seluruh dunia, termasuk di dalamnya masyarakat Indonesia masih dalam situasi pandemi covid-19. Situasi ini membawa perubahan besar terhadap tatanan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Berbagai kebijakan dikeluarkan oleh pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sesuai dengan fase dan kondisi masyarakat dalam upaya menanggulangi penyebaran covid-19,” tutur Walikota Tomohon itu.

Namun demikian, kata Caroll, dalam situasi apapun WKI GMIM harus mampu tampil dan menunjukkan diri menjadi sarana memberitakan injil Yesus Kristus.

“WKI harus mengambil bagian dalam berbagai organisasi, baik organisasi gereja, organisasi pemerintahan, organisasi politik, dan organisasi sosial kemasyarakatan lainnya.

“Diharapkan melalui organisasi tersebut, WKI dapat membuktikan diri untuk menjadi saluran berkat bagi masyarakat maupun jemaat. Saat ini banyak WKI GMIM yang menjadi publik figur, diantaranya Ketua WKI GMIM penatua Dra. Adriana Ch. Dondokambey, M.Si sebagai anggota DPR RI, Sekretaris WKI GMIM Penatua Ir. Miky Junita L. Wenur MAP, sebagai Anggota DPRD Kota Tomohon, dan masih banyak lagi WKI yang menjadi publik figur di organisasi, pemerintahan, politik, sosial kemasyarakatan, profesional, pengusaha dan lain sebagainya. Diharapkan ke depan lebih banyak lagi WKI GMIM yang bisa menjadi pemimpin publik.

Tambah Caroll Senduk, selaku Walikota Tomohon memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini, karena dalam situasi dan kondisi yang dibatasi oleh protokol kesehatan akibat pandemi covid-19, WKI dapat menyelenggarakan ibadah syukur. Kita sama-sama berdoa semoga covid-19 segera hilang dari muka bumi ini sehingga ke depan kegiatan Hari Persatuan WKI GMIM dapat dilaksanakan seperti yang lalu-lalu.

Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE juga mengucapkan selamat merayakan Hari Persatuan Wanita/Kaum Ibu GMIM, Proficiat.

Wawali Wenny Lumentut dalam sambutannya menambahkan dirinya hanya ingin berpesan kepada Ibu-ibu berbuat baiklah maka kebaikan akan mendatangimu. Ada suatu nasehat, jika kita berbuat baik walaupun rejeki belum kita dapatkan tapi yakin dan percaya malapetaka sudah menjauh, jika kita berbuat jahat rejeki pasti akan menjauh dan malapetaka akan semakin mendekat.

“Perlu diingatkan, sesibuk apapun WKI sekalian, tidak boleh melupakan kodrat sebagai seorang istri yang memiliki tanggung jawab terhadap suami dan anak-anak. Hormati dan hargailah suami serta sayangilah anak-anak kita. Harus mampu membagi dan mengorganisir peran sebagi pelayanan Tuhan dan pelayan publik maupun seorang istri dalam keluarga, niscaya tugas dan tanggung jawab dalam berbagai peran akan selalu diberkati oleh Tuhan Yesus Kristus. WKI GMIM harus menjadi teladan bagi masyarakat dan keluarga, mampu mewujudkan persatuan dan kesatuan antar sesama WKI GMIM, mengasihi sesama manusia, mampu berinteraksi, berkreasi dan berinovasi demi kemajuan WKI dan jemaat sinode GMIM secara umum dan dapat membawa damai bagi semua orang.

CSWL Saksikan, Oktavianus Mende SH Dilantik Joune J E Ganda SE , GABSI Tomohon

Tomohon,Postkota.co.id – Pelantikan GABSI (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia) Kota Tomohon Periode 2021-2025, dilaksanakan di Anugerah Hall Tomohon, rabu (12/5/2021). Ketua GABSI Provinsi Sulut Joune J E Ganda SE, juga sebagai Bupati Minahasa Utara secara resmi melantik para pengurus tersebut.

JG sapaan akrabnya dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru saja di lantik. Selamat menjalankan tugas kepengurusan ini, selamat bekerja dan semoga kedepan semakin berprestasi.

Ketua GABSI Sulut mengatakan bahwa salah satu esensi permainan bridge adalah kejujuran. Sehingga diharapkan kepada pengurus maupun atlet bridge kota Tomohon agar mempunyai semangat dan integritas yang tinggi dalam pembinaan untuk meraih prestasi.

“Kepada para atlet atau pemain bridge, perlu diingat bahwa hal yang penting dalam bertanding yaitu prinsip kejujuran.
Aspek kejujuran dalam bertanding bridge harus dikedepankan, pesanya.
Semoga melalui kepengurusan ini akan lebih memajukan bridge di Kota Tomohon dan lebih berprestasi lagi dalam berbagai tingkatan,” ungkapnya.

Sementara itu Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH, didampingi Wakil Walikota Wenny Lumentut SE menegaskan pihaknya mensuport akan kepengurusan bridge di Kota Tomohon agar kedepan semakin hebat.

“Atas nama pemerintah Kota Tomohon mengucapkan selamat kepada pengurus gabungan bridge yang baru dilantik, kiranya saudara-saurdara yang telah dilantik dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam membina dan menghasilkan atlet-atlet bridge yang dapat menorehkan prestasi gemilang untuk membawa dan meningkatkan kemajuan olahraga bridge di Kota Tomohon. Semoga Tuhan memberkati kita semua dalam setiap kerja dan karya membangun Kota Tomohon semakin maju, berdaya saing dan sejahtera,” ungkat Caroll Senduk.

Sementara itu ketua GABSI Kota Tomohon Oktavianus Mende SH, yang baru saja dilantik berharap adanya dukungan dan suport dari Pemerintah Kota Tomohon bersama jajaran pengurus Provinsi Sulut, sehingga kedepan bridge di Kota Tomohon akan semakin maju dan sukses.

Dikatakannya pihaknya telah berkomitmen kedepan akan melaksanakan program bridge masuk sekolah salah satu tujuannya adalah agar boleh tumbuh dari tingkat sekolah.

“Dan kami yakin akan sangat berpegaruh dalam kemajuan dan perkembangan bridge di Kota Tomohon. Hal ini merupakan salah satu program prioritas kami,” tandasnya.

Pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan penyerahan bendera pataka kepada pengurus yang baru, disaksikan Walikota Tomohon sebagai pelindung dalam kepengurusan tersebut, dan Wakil Walikota Tomohon sebagai penasehat.

Kesempatan itu, ketua GABSI Sulut membuka kegiatan pertandingan bridge persahabatan yang diikuti berbagai peserta.

Hadir Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH, Caretaker KONI Tomohon Drs Eliert Paat, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon Dr Juliana D Karwur M Kes, Kadis Kepemudaan dan Olahraga Kota Tomohon Drs Ventje Karundeng.
( michje )

CSWL Selamat AARS, “Semangat ,Jadikan Manado Maju dan Sejahtera,”

Manado,Postkota.co.id – Walikota Caroll Joram Azarias Senduk SH dan Wakil Walikota Wenny Lumentut SE menghadiri pelantikan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado dr Richard Sualang di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (10/5).

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mewakili Presiden RI Joko Widodo resmi melantik Walikota Manado dan Wakil Walikota Manado terpilih periode 2021-2024.

“Banyak selamat untuk rekan seperjuangan kami, Bendahara PDI Perjuangan DPD Sulut pak Andrei Angouw dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado, dr Richard Sualang yang telah dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado periode 2021-2024. Dan juga selamat untuk Ny. Irene Angouw- Pinontoan dan Ny. dr Merry Sualang- Mawardi yang telah dilantik sebagai Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kota Manado.

“Selamat dan semangat melayani jadikan Manado Maju dan Sejahtera,” ungkap CS-WL.

Hadir juga dalam kegiatan pelantikan tersebut, jajaran Forkopimda Sulut, Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw, Kepala Daerah se-Sulawesi Utara, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, jajaran anggota TP-PKK dan Dekranasda Sulut.
(Michje)

Walikota Dan Ibu Hadiri Ibadah HUT ke 87 Jemaat GMIM Elim Kolongan

Whatsapp

POSTKOTA.CO.ID – Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Karundeng mengikuti ibadah syukur Hari Ulang Tahun  Ke- 87 Jemaat GMIM Elim Kolongan wilayah Tomohon Satu

Ibadah syukur yang dilaksanakan di gedung baru GMIM Elim Kolongan ini dipimpin oleh Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th. selaku Sekretaris Departemen Misi dan Oikumene Sinode GMIM

Walikota Tomohon dalam sambutannya mengatakan Selamat Ulang Tahun Ke- 87 kepada Jemaat GMIM Elim Kolongan, semoga dengan bertambahnya usia ini, jemaat semakin dewasa dan memiliki komitmen dalam pertumbuhan iman kristen sehingga dapat berinteraksi berdasarkan kasih dengan sesama jemaat dan masyarakat.

Diharapkan perayaan ulang tahun ini dapat dijadikan momentum untuk lebih mempererat persatuan dan kesatuan, kerjasama, interaksi, serta komunikasi antar sesama jemaat, jemaat dengan pelayan Tuhan maupun antar sesama pelayan.

Apalagi saat ini jemaat GMIM Elim Kolongan sedang membangun gedung gereja yang baru, sehingga kehidupan harmonis yang didasarkan cinta kasih merupakan suatu hal mutlak. Disamping tetap menjaga sikap toleransi umat beragama, stabilitas dan saling menghormati antar sesama masyarakat di masa pandemi covid-19 ini.

Pada kesempatan ini juga Walikota Tomohon bersama ibu menyerahkan hadiah dan piagam bagi pemenang lomba dalam rangka HUT ke- 87 Jemaat GMIM Elim Kolongan

Hadir juga pada ibadah syukur ini Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, S.E. bersama Jajaran Pemkot Tomohon, Ketua BPW Tomohon Satu, Ketua BPMJ GMIM Elim Kolongan Pdt. Steven Manengkey, S.Th. bersama Para Pendeta Pelayan, Pelsus dan Jemaat Kolom 1-19, anggota DPRD Sulawesi Utara Dra. Vonny Paat serta Ketua Panitia HUT.

Michje

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.